Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

VISIT KALBAR 2010 : PROGRAM PENGELOLAAN KOMUNIKASI DALAM MENINGKATKAN PARIWISATA DAERAH KALIMANTAN BARAT Niken Puspitasari
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Komunikasi Makna Vol. 2 No. 2 Agustus 2011 - Januari 2012
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.2.2.140-164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan komunikasi melalui program-program Visit Kalbar 2010 dalam meningkatkan pariwisata di Kalimantan Barat melalui identifi kasi potensi-potensi seni dan budaya daerah yang ada di kota Pontianak dan sekitarnya, memetakan potensi seni dan budaya di Kalbar yang dianggap unggul dan layak untuk dikembangkan bagi kemajuan kepariwisataan daerah, menyusun pola dan strategi pengembangan seni dan budaya daerah Kalbar serta menyusun model pengembangan seni dan budaya daerah terpadu yang berwawasan dan bermartabat.Dari hasil survei yang telah dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kalbar, ditentukan 31 program yang akan dikemas sebagus mungkin dalam Visit kalbar 2010, tujuannya tentu saja untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Kalbar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan yang signifi kan antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi-organisasi pariwisata yang terkait mampu mendorong citra pariwisata Kalbar kearah yang lebih baik.Kata kunci : pariwisata, pengelolaan komunikasi, model pengembangan
EVALUASI PROGRAM GERAKAN MEMBANGUN EKONOMI RAKYAT LAMONGAN BERBASIS PEDESAAN (GEMERLAP) DI DESA LABUHAN KECAMATAN BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN  (Studi Pada Budidaya Ikan Kerapu) NIKEN PUSPITASARI
Publika Vol 4 No 6 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n6.p%p

Abstract

Abstrak Kabupaten Lamongan sebagai salah satu daerah yang melaksanakan pembangunan pedesaan mengalami beberapa permasalahan yaitu potensi yang dimiliki masyarakat desa belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Dari permasalahan tersebut kemudian Pemerintah Kabupaten Lamongan membuat Program Gerakan Membangun Ekonomi Rakyat Lamongan Berbasis Pedesaan (GEMERLAP) sebagai wujud tekat Pemerintah dlam meningkatkan kesejahteran masyarakat pedesaan. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Program GEMERLAP di Desa Labuhan dilihat dari kriteria efektifitas masih dikatakan belum efektif dibuktikan dengan bantuan yang tidak memberikan manfaat untuk petani Desa labuhan. Program ini juga dirasa kurang efisien dalam hal dana, tidak adanya fasilitator dan konsultan pendamping, serta Program GEMERLAP di Desa Labuhan tidak tepat sasaran apabila diberikan kepada masyarakat Labuhan dengan usahanya yang sudah berkembang. Dalam kriteria responsifitas, respon masyarakat petani kurang ditandai dengan tidak adanya kemauan dalam mengajukan permohonan bantuan melalui proposal. Meskipun Program GEMERLAP di Desa Labuhan dikatakan telah merata namun perataan tersebut dilakukan oleh petani kerapu Desa labuhan sendiri. selain itu dari kriteria kecukupan, bantuan dari Program GEMERLAP juga sangat sedikit sehingga belum mencukupi kebutuhan petani kerapu Desa Labuhan. Dengan adanya penelitian ini peneliti memberikan rekomendasi agar dapat dilanjutkan dengan memenuhi saran yaitu mengubah kebijakan menjadi bersifat bottom-up, selain itu menyelesaikan kendala berupa dana dengan menambah anggaran dana untuk pelaksanaan program selanjutnya, melakukan pendampingan untuk mengembangka produk Desa Labuhan ikan kerapu menjadi produk olahan lain, selain itu program GEMERLAP diberikan kepada kelompok yang lebih tepat serta diharapkan pelaksana GEMERLAP dapat melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin dalam pelaksanaan GEMERLAP. Kata Kunci: Evaluasi, GEMERLAP
AKTIVITAS STIMULANSIA EKSTRAK ETANOL BUNGA DAN DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum (L) Merr. & Perry.) PADA MENCIT JANTAN GALUR SWISS BESERTA IDENTIFIKASI GOLONGAN SENYAWA AKTIFNYA Yance Anas; Niken Puspitasari; Maulita Cut Nuria
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol.10 No.1 Juni 2013
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.468 KB) | DOI: 10.31942/jiffk.v10i1.869

Abstract

 ABSTRACT Keywords : Cloves’ buds and leaves (Syzygium aromaticum (L) Merr. & Perry.) ethanol extracts, stimulant, locomotoric activity, hole-board, open field, terpenoid, alkaloids  One of the clove properties is as a stimulant. The purposes of this experimental study were to investigate stimulant effect of clove’s buds and leaves ethanol extracts through locomotoric activity studies on male Swiss strain mice and to identify its active compounds. The experiment was performed with pretest and posttest control group design. Thirty two mice ware divided into eight treatment groups. Locomotoric activity study was performed with hole-board and open-field method. Mice in group I (negative control) provide orally CMC-Na 1% 25 mL/kg BW. Mice in group II (caffeine group) provided orally caffeine 25 mg/kg BW. Six other treatment groups provide clove’s buds and leaves ethanol extracts (100, 200, and 400) mg/kg BW respectively. Frequency of mice head-deeping into holes in the floor and duration of movement in 5 minutes were accessed before and after treatment with extract. Data analyzed using paired-sample T test (p: 0.95). The result showed clove’s buds and leaves ethanol extracts to have stimulant properties on male Swiss strain mice through enhancing locomotoric activity in hole-board method (p<0.05). Clove’s buds and leaves ethanol extracts (100, 200 and 400) mg/Kg BW treatment on male Swiss strain mice can significantly increase mice head-deeping frequency into holes in the floor and exploratory behavior (p<0.05). There was no significant different on mice duration movement (p>0.05). Terpenoid and alkaloid active compounds in clove’s buds and leaves ethanol extracts though to play an important role in enhancing male Swiss strain mice locomotoric activities.
RESIKO GLOBALISASI DI MASYARAKAT DALAM SEKTOR PERTANIAN MENURUT PERSPEKTIF ANTHONY GIDDENS Niken Puspitasari; Akbil Mastufatul Farihah; Safira Nuris Samsil Mufidah
TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2023): Mei: TUTURAN
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/tuturan.v1i2.259

Abstract

Faktor tidak berkembangnya teknologi di sektor pertanian Indonesia akibat ilmu tradisional yang masih diterapkan secara turun-temurun, menjadikan kemajuan teknologi di pertanian Indonesia sulit diterima. Bukan hanya itu saja yang menjadi faktor utama, tetapi faktor malas belajar akan adanya perkembangan teknologi juga menjadikan pertanian di Indonesia ini sulit untuk berkembang. Padahal jika petani itu berkualitas dan berkomitmen untuk mengembangkan pertanian, hal ini bisa menjadi salah satu faktor keberhasilan pembangunan pertanian berkelanjutan. Rendahnya minat pemuda terhadap sektor pertanian juga menjadi faktor penyebab sulitnya teknologi itu berkembang, hal ini disebabkan akibat banyaknya orang tua menganggap bekerja di kantor atau mempunyai usaha lebih menjamin daripada menjadi petani. Di era globalisasi saat ini, penguasaan teknologi merupakan prestise dan indikator kemajuan suatu negara. Suatu negara dianggap maju apabila memiliki tingkat penguasaan teknologi yang tinggi, sedangkan negara yang tidak dapat beradaptasi dengan kemajuan teknologi sering disebut sebagai negara gagal. Pada saat yang sama, Indonesia masih belum tergolong sebagai negara agraris yang maju, hal ini didasari oleh kurangnya kemajuan teknologi yang kurang berkembang. Disamping itu sumber daya manusia yang terdapat di Indonesia masih belum maksimal untuk meningkatkan kualitas di sektor teknologi pertanian. Kebanyakan para petani masih mengandalkan ilmu tradisional yang diturunkan secara turun-temurun dari nenek moyang. Dalam hal globalisasi ini diperlukannya suatu inovasi teknologi yang bisa membantu para petani agar dimudahkan dalam setiap pengerjaannya, dimana hal ini nantinya diharapkan bisa berkembang dan dapat memajukan sektor pertanian itu sendiri. Dengan diadakannya alat seperti itu juga tentunya menjadikan pertanian di Indonesia menjadi melek akan perkembangan teknologi.
Gambaran Terapi dan Luaran Klinik Bedaquiline Pada Pasien MDR TB di RSUP Dr Kariadi Semarang Puspitasari, Niken; Puspitasari, Ika; Nuryastuti, Titik
Majalah Farmaseutik Vol 20, No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v20i1.77632

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi penyebab kematian terbanyak di dunia. Bedaquiline adalah antimikroba baru yang mempunyai aktivitas spesifik melawan Mycobacterium tuberculosis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran terapi dan luaran klinik Bedaquiline pada pasien MDR TB di RSUP Dr Kariadi Semarang. Subyek penelitian yaitu pasien MDR TB di RSUP Dr. Kariadi Semarang periode 1 Januari 2017 sampai dengan 31 Juli 2021. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan metode univariat meliputi data karakteristik subyek, gambaran penggunaan obat, luaran klinik pasien. Terdapat 125 pasien MDR TB yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Rata-rata usia pasien 46,6 tahun ± 13,1 tahun; 57,6% merupakan laki-laki; 53,6% berpendidikan SMA; 67,2% pasien mempunyai pekerjaan; 8,2% pasien berstatus menikah; dan 88,0% pasien mempunyai IMT normal. Jenis obat tuberkulosis yang paling banyak digunakan bersamaan dalam regimen mengandung Bedaquiline yaitu Clofazimin (87,2%), Cycloserin dan Ethambutol (82,4%), Pyrazinamid (80,8%), Isoniazid (69,6%), Ethionamid (65,6%), Levofloxacin (64,8%) dan Linezolid (48,8%). Pasien mengalami konversi kultur sputum rata-rata 52,2 hari dengan SD 42 hari. Tingkat keberhasilan terapi mencapai 74,4% (pasien sembuh 73,6% dan pengobatan lengkap 0,8%). Pasien yang meninggal dunia sebanyak 18 pasien (14,4%); putus berobat 8 pasien (6,4%); dan gagal pengobatan 6 pasien (4,8%).
Growth of cocoa seedlings affected by application of zeolite-cocopeat-manure mixture as soil conditioner enriched by Trichoderma sp. Zakariyya, Fakhrusy; Puspitasari, Niken; Nur’aini, Febrilia
Pelita Perkebunan (a Coffee and Cocoa Research Journal) Vol. 40 No. 1 (2024)
Publisher : Indonesian Coffee and Cocoa Research Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iccri.jur.pelitaperkebunan.v40i1.578

Abstract

The objective of this research was to study the effect of soil conditioner in different dosage levels enriched by Trichoderma sp. on cocoa seedling growth and biomass. This research was conducted in glass house Kaliwining,Experimental Station of Indonesian Coffee and Cocoa Research Institute (ICCRI), Jember, East Java, with rainfall type of D (Schmidt & Ferguson) with relatively flat topography at altitude 45 m above sea level. Complete Randomized Design using four treatments, i. e. no application of soil conditioner (control), the application of 200 grams, 400 grams, and 600 grams/polybags of soil conditioner, with 5 replications and 5 subsamples was engaged for this research. Trichoderma sp. as endophytic fungus has been detected highest in the soil conditioner that enriched with Trichoderma sp. The result of the research was the application of soil conditioner alone or combined with Trichoderma sp. could increase plant growth and plant biomass. This research finding was the addition of Trichoderma sp. with soil conditioner increased the plant growth doubled than soil conditioner alone.
Uniting Differences: Building Multicultural Awareness in Religious Schools Puspitasari, Niken
International Journal of Geography, Social, and Multicultural Education Vol. 1 No. 3 (2024): 1 February 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ijgsme.v1n3.p28-36

Abstract

Schools, as educational institutions that have a key role in shaping the character and values of the younger generation, have a responsibility to promote multiculturalism. However, in educational environments with a religious background, challenges can arise in efforts to promote multiculturalism without ignoring existing religious values. This research aims to examine effective strategies and approaches in instilling multicultural values in schools with a religious background. The research method used is literature reflection to explore an in-depth understanding of the concept of multiculturalism and the challenges faced by schools with a religious background. The research results show that instilling the values of multiculturalism in schools can be done through an inclusive, dialogical and religious-based approach. The integration of a multicultural curriculum that includes cultural and religious aspects from various backgrounds is an effective way to teach tolerance, respect and better understanding of differences. In addition, intercultural education that promotes interfaith dialogue, seminars, visits to places of worship, and cultural exchange programs can be a means of strengthening multicultural awareness in schools with religious backgrounds. This research also emphasizes the important role of teachers in guiding students in understanding and appreciating multiculturalism, while still recognizing the religious values they adhere to. Schools with a religious background need to create an environment that supports interfaith dialogue and encourages tolerance through inclusive educational policies and practices.
Diabetes Mellitus Prediction Using Decision Tree and Deep Neural Network a Case Study at RSUP Kariadi Puspitasari, Niken; Supriyanto, Aji
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 7 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i7.4158

Abstract

The demands of workload combined with an unhealthy lifestyle, without being balanced by regular exercise, can lead to diabetes mellitus (diabetes), a disease caused by problems with the pancreas and insulin. Diabetes is the seventh leading cause of death worldwide, while in Indonesia, it ranks as the third-highest cause of death. The objective of this study is to determine the best model to be used for diabetes prediction. Diabetes prediction will be conducted using machine learning with ensemble methods and deep learning. The data is collected from patients at Dr. Kariadi Central General Hospital, where there is an imbalance between positive and negative diabetes cases. The dataset is processed using SMOTE (Synthetic Minority Over-sampling Technique), and the models are configured and optimized using hyperparameter tuning to achieve the best accuracy, precision, recall, and F1-score. The percentage of patients classified as non-diabetic is 91.49%, and this value is used as the baseline for developing the detection system. When building the best model, accuracy alone is not sufficient; instead, precision and recall are more critical for diabetes prediction. Low recall indicates that many diabetic patients go undetected (high False Negative rate), which is dangerous as they do not receive early treatment. Low precision means many healthy individuals are misdiagnosed as diabetic (high False Positive rate), leading to unnecessary anxiety and treatment. The Decision Tree with Ensemble Extra Trees model achieves the highest recall at 99.65%. The Deep Neural Network model produces the highest precision at 99.15%. The best F1-score balance is achieved by the Decision Tree with Ensemble Extra Trees model, with a score of 99.39%.
Coloring the visual communication of social media instagram within diverse religious madzhabs Purwani, Diah Ajeng; Antin, Titi; Pratiwi, Fatma Dian; Puspitasari, Niken; Nusa, Lukman
Jurnal Komunikasi Vol. 19 No. 2 (2025): VOLUME 19 NO 2 APRIL 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/komunikasi.vol19.iss2.art3

Abstract

This article aims to analyze the using of different color in visual communication of social media especially Instagram used by yukngaji communities in Yogyakarta and Riau. These different colors are some kind of representing the different religion madzab that tried to be removed in the realm of unity in diversity and peace. We use virtual ethnography to analyze the content of Instagram accounts @ynjogya and @yukngajipku. The finding of the study indicates that there are three finding related to the research questions. First, the use of dynamic colors. Second, the visualization of religious learning activities, as analyzed in this research, namely the activities of conveying religious teachings by the community via social media is divided into several things. Last, the use of vocabulary containing anti-SARA, such as all forms of preaching content uploaded on social media platforms.
Pengaruh Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan Dan Harga Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Mabi Salon Unaaha Melati, Melati; Niken Puspitasari
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v4i3.1276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan serta menganalisis pengaruh kualitas produk, kualitas layanan, dan harga terhadap kepuasan pelanggan di Mabi Salon Unaaha. Fokus penelitian diarahkan pada sejauh mana ketiga faktor tersebut berkontribusi dalam meningkatkan kepuasan konsumen. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 40 pelanggan Mabi Salon Unaaha. Analisis data menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak Microsoft Excel dan SPSS. Metode ini dipilih untuk menguji pengaruh kualitas produk, kualitas layanan, dan harga baik secara simultan maupun secara parsial terhadap kepuasan pelanggan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa: (1) Kualitas produk, kualitas pelayanan, dan harga secara bersama-sama memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen di Mabi Salon Unaaha. (2) Secara parsial, kualitas produk berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap kepuasan konsumen. (3) Kualitas pelayanan secara parsial terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. (4) Sedangkan harga, secara parsial tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan konsumen di Mabi Salon Unaaha.