Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN DAN PERSEPSI SISWA MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA DALAM UJIAN BERBASIS KOMPUTER Ahmat Wakit; Erna Zumrotun; Wulan Sutriyani
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v8i1.15399

Abstract

This research is a descriptive qualitative research. The purpose of this study was to determine students' perceptions in carrying out computer-based tests (CBT) and to describe students' mistakes in solving math problems in CBT. Data collection methods used are questionnaires, interviews and documentation. The research subjects were 1 class majoring in religion and 1 class majoring in science. The results of this study indicate that the average score on the computer-based test (CBT) in religion class is 51.16, the score on algebra questions is 56.96, the score on calculus questions is 54.59, the score on geometry and trigonometry questions is 36.61 and the score on statistics questions. and the odds are 42.06. The average score on the computer-based test (CBT) in the Science class is 35.71, the score on algebra questions is 36.97, the score on calculus questions is 25.71, the score on geometry and trigonometry questions is 23.21 and the score on statistics and probability questions is 42.86. Students' perceptions of computer-based exams are classified as very good. The advantage of CBT is that computer-based exams are more effective, there are warnings if there are unanswered questions, for English questions using a headset so that listening questions are clearer and you don't have to worry about the exam paper being damaged. Meanwhile, the weakness of CBT is that it can hurt the eyes because the light from the computer screen is too bright when carrying out a computer-based exam.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif desktiptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi siswa dalam melaksanakan ujian berbasis komputer/computer based test (CBT) dan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa menyelesaikan soal matematika SMA dalam CBT. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan angket, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah 1 kelas jurusan keagaman dan 1 kelas jurusan IPA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata ujian berbasis komputer kelas jurusan Keagamaan adalah 51.16, nilai pada soal aljabar 56.96, nilai pada soal kalkulus 54.59, nilai pada soal geometri dan trigonometri 36.61 dan nilai pada soal statistika dan peluang adalah 42.06. Nilai rata-rata ujian berbasis komputer di kelas Jurusan IPA adalah 35.71, nilai pada soal aljabar 36.97, nilai pada soal kalkulus 25.71, nilai pada soal geometri dan trigonometri 23.21 dan nilai pada soal statistika dan peluang adalah 42.86. Persepsi siswa terhadap ujian berbasis komputer tergolong sangat baik. Keunggulan CBT adalah pelaksanaan ujian berbasis komputer lebih efektif, ada peringatan jika ada soal yang belum terjawab, untuk soal Bahasa inggris menggunakan headset sehingga soal listening lebih jelas dan tidak khawatir kertas ujian rusak. Sedangkan kelemahan CBT adalah dapat membuat mata pedih karena cahaya dari layar komputer terlalu terang saat melaksanakan ujian berbasis komputer.
URGENSI PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH DASAR Naili Rofiqoh; Erna Zumrotun; Syailin Nichla Choirin Attalina
Tunas Nusantara Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jtn.v5i1.4997

Abstract

Beragamnya masalah dan kebutuhan peserta didik SD perlu perhatian khusus, sementara guru kelas merangkap menjadi guru bimbingan dan konseling. Berdasarkan wawancara awal ditemukan bahwa di SDN 1 Kuwasen tidak memiliki guru BK sedangkan idealnya sekolah dasar memiliki dua guru BK untuk menangani masalah kelas bawah (1-3) dan kelas atas (4-6). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk melihat pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas memiliki teknik dan strategi untuk tetap melaksanakan layanan BK dengan cara mengintegrasikan materi BK dengan mata pelajaran umum, metode pembelajaran menyesuaikan kebutuhan perkembangan siswa, pengulangan atau remedial dalam proses belajar, melakukan komunikasi efektif dengan siswa, memberikan umpan balik atau respons setiap perilaku positif atau negatif siswa, melakukan kerjasama atau alih tangan kasus pada pihak lain. Beberapa kendala yang dihadapi yaitu guru kurang memahami layanan BK, program belum terorganisir secara matang dan keterbatasan waktu antara mengajar atau melaksanakan layanan BK. Sekolah dasar tetap membutuhkan konselor atau guru khusus untuk layanan bimbingan dan konseling
Optimalisasi Lingkungan Belajar di SDN 3 Karangrandu Jepara pada Program Kampus Mengajar Vannesa Almayra Nugroho; Erna Zumrotun; Syailin Nichla Choirin Attalina
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 17 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8321454

Abstract

Today the learning environment is often underestimated. Even though the learning environment problems will have an impact on the low quality of education. Seeing these conditions, requires the optimization of the learning environment, one of which is the library. This urgent condition has made the government strive to improve the quality of education by creating a good learning environment through the Kampus Mengajar program. The purpose of this research is to find out how to optimize the learning environment at SDN 3 Karangrandu Jepara in the Kampus Mengajar program. The research method used is qualitative with a phenomenological approach. The data collection technique is in the form of data triangulation, namely observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that optimizing the library learning environment at SDN 3 Karangrandu Jepara in the Kampus Mengajar program is carried out in the planning stage first. Optimization of the learning environment is carried out in the first way, the stages of recording the required facilities and library design. Second, classifying books and cleanliness. Third, the "Go Pus (Go Perpustakaan)" program. Fourth, making library administration. Fifth, collaboration. And sixth, there is libraries must be utilized optimally. The SDN 3 Karangrandu Jepara library is used as a place for reading, study guidance, competition guidance, prayer practice, deposit of memorizing Asmaul Husna, AKM, and as a place for ANBK implementation.
Pengaruh Media Arcademics terhadap Minat Belajar Matematika Peserta Didik di SD Miftahussadah Badawi, Munawir; Erna Zumrotun
Eksponen Vol. 14 No. 2 (2024): Eksponen: Volume 14 Nomor 2 September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/eksponen.v14i2.1384

Abstract

The use of learning media that is easy to make and use is needed by teachers along with technological advances. Learning media has a significant influence on the learning process. Observations at Miftahussadah Elementary School in Gebog Subdistrict show that although learning is quite varied, conventional methods without the help of media are still often used. Students' learning motivation is a determining factor in learning activities. The more interesting the learning media used, the higher the tendency and attention of students in learning. This study aims to see the effect of Arcademics media on students' interest in learning. This study used a one group pretest-posttest pre-experiment design. The sampling technique was purposive sampling with a total of 14 students from class V SD Miftahussadah. Data analysis includes validity and reliability tests, normality tests, homogeneity tests (Levene's test), and t-tests with the help of SPSS applications. The results showed that the use of Arcademics media had a positive influence on students' learning motivation.
Analisis Hambatan Guru dalam Mengikuti Program Guru Penggerak: Studi Kasus di Sekolah Dasar Negeri 1 Sukosono Bagas Aviyanto, Muhammad; Erna Zumrotun; Muh Muhaimin
Eduka : Jurnal Pendidikan, Hukum, dan Bisnis Vol. 9 No. 2 (2024): Eduka: Jurnal Pendidikan, Hukum dan Bisnis
Publisher : Pamulang university

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan teknik studi kasus, bertujuan untuk menganalisis hambatan-hambatan yang dihadapi guru dalam upaya mengikuti program guru penggerak di Sekolah Dasar Negeri 1 Sukosono. Enam guru kelas berpartisipasi dalam penelitian sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data digunakan yaitu kegiatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penyusunan kesimpulan sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hambatan yang dihadapi oleh guru meliputi 2 faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi keterbatasan waktu dalam mengikuti program, dan sumber daya fisik guru yang sudah tua, sedangkan faktor eksternal meliputi kurangnya dukungan administrasi bagi guru, dan kebijakan syarat dalam mengikuti program guru penggerak yang mengharuskan minimal mengajar selama 5 tahun dan harus punya dapodik. Hal ini menjadi faktor penghambat dalam mengikuti program Guru Penggerak di Sekolah Dasar Negeri 1 Sukosono. Kata kunci: hambatan guru; program guru penggerak.
Dampak Psikologis Bullying terhadap Motivasi dan Prestasi Belajar Siswa di SDN 1 Mindahan Septiya Zahrotul Ummah; Erna Zumrotun; Muh Muhaimin
JANACITTA Vol. 8 No. 1 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i1.3788

Abstract

Abstract This study aims to identify the causes and impacts of bullying on students' motivation and learning achievement at SDN 1 Mindahan. Based on initial observation data and interviews with teachers, it was found that bullying cases still occur and have an impact on the learning environment. This research used a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation analysis. The results showed that verbal bullying was the most dominant form, followed by physical and social bullying. The impact on victims includes decreased self-confidence, anxiety, and reduced motivation to learn, which has a direct impact on decreased academic performance. In addition, the bully also has difficulty focusing on learning and tends to repeat aggressive behavior. To overcome this problem, SDN 1 Mindahan has implemented various prevention strategies, such as the 3S (Salam, Senyum, Sapa) program, the use of visual media as an anti-bullying campaign, and the involvement of parents in the intervention process. This study confirms that bullying has a significant impact on students' academic and social development. Therefore, more effective prevention and intervention strategies are needed with active involvement from schools, teachers and parents to create a safe and supportive learning environment. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab dan dampak bullying terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa di SDN 1 Mindahan. Berdasarkan data observasi awal dan wawancara dengan guru, ditemukan bahwa kasus bullying masih terjadi dan berdampak pada lingkungan belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying verbal merupakan bentuk yang paling dominan, diikuti oleh bullying fisik dan sosial. Dampaknya terhadap korban meliputi penurunan kepercayaan diri, kecemasan, serta motivasi belajar yang berkurang, yang berdampak langsung pada penurunan prestasi akademik. Selain itu, pelaku bullying juga mengalami kesulitan dalam berfokus pada pembelajaran dan cenderung mengulang perilaku agresif. Untuk mengatasi permasalahan ini, SDN 1 Mindahan telah menerapkan berbagai strategi pencegahan, seperti program 3S (Salam, Senyum, Sapa), pemanfaatan media visual sebagai kampanye anti-bullying, serta keterlibatan orang tua dalam proses intervensi. Penelitian ini menegaskan bahwa bullying memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan akademik dan sosial siswa. Oleh karena itu, diperlukan strategi pencegahan dan intervensi yang lebih efektif dengan keterlibatan aktif dari sekolah, guru, dan orang tua guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung.
Pengembangan Media Dadu Cerita Bergambar untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Cerita Siswa Kelas 4 SD Faradina, Putri Aulia; Erna Zumrotun; Dwiana Asih Wiranti
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 6 No. 3 (2025): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang penting bagi peserta didik, namun pada kenyataannya banyak peserta didik yang masih mengalami kesusahan memahami isi bacaan akibat rendahnya minat baca dan keterbatasan media pembelajaran yang menarik. Tujuan dari penelitian ini guna mengembangkan dan menguji keefektifan media pembelajaran Dadu cerita bergambar (Durigam) dalam keterampilan membaca cerita siswa kelas 4 SD Negeri 3 Mindahan. Metode penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan model ADDIE. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi yang dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil validasi menunjukkan tingkat kevalidan media sebesar 90% (kategori sangat layak), kepraktisan berdasarkan tanggapan guru sebesar 93% dan siswa sebesar 92%, serta hasil efektivitas menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 27,9 menjadi 43,2 dengan nilai N-Gain sebesar 0,80 (kategori tinggi). Uji paired sample T-Test menghasilkan nilai signifikasi 0,000<0,05, hal ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Dengan demikian, media Durigam dinyatakan efektif dan layak digunakan sebagai media inovatif untuk meningkatkan keterampilan membaca cerita siswa di sekolah dasar. Keywords : Media Pembelajaran, Membaca Cerita, Durigam.
Madrasah ibtidaiyah NU Mathalibu ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF FULL DAY SCHOOLAT MI NU MATHALIBUL HUDA MLONGGO: A QUALITATIVE STUDY.: ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF FULL DAY SCHOOLAT MI NU MATHALIBUL HUDA MLONGGO: A QUALITATIVE STUDY. David Adi Setyawan; Erna Zumrotun; Attalina, Syailin Nichla Choirin
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 5 No. 3 (2025): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v5i3.497

Abstract

This study aims to analyze the implementation of full day schoolat MI NU Mathalibul Huda Mlonggo, Mlonggo District, Jepara Regency using qualitative methods. The main focus of this study is to understand how the implementation of this program is implemented, what challenges are experienced, what are the effects on students and teachers, how teachers and students perceive the program, and what are the supporting and inhibiting aspects in its implementation. Information was collected through interviews, observations and documentation. The results of the study show that the implementation of full day schoolat MI NU Mathalibul Huda Mlonggo has had a positive impact on increasing academic achievement and student personality development. However, there are some challenges such as limited facilities and increased teacher workload. This study recommends the need for increased support for facilities and training for teachers to maximize the implementation of full day school.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Perubahan Wujud Benda di Kelas 4 SD Adhitya Putra Pratama; Erna Zumrotun
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i3.1639

Abstract

This study was motivated by the low learning outcomes of fourth-grade students at SDN 02 Kedung, which were presumed to be caused by conventional teaching methods that did not actively involve students. The purpose of this study was to determine the effect of the inquiry learning model on student learning outcomes in the IPAS subject, particularly on the topic of changes in the state of matter. The research employed a quantitative approach with a one group pretest-posttest design. The test instruments were validated through a trial process to ensure their feasibility. The results showed that the average student score increased from 60.64 in the pretest to 71.35 in the posttest, with a paired sample t-test significance value of 0.001 (p < 0.05). This indicates a significant difference in learning outcomes before and after the implementation of the inquiry learning model. The model encouraged students to be more active in the learning process through activities such as observing, questioning, and drawing conclusions. These findings demonstrate that the inquiry learning model is effective in IPAS learning as it improves conceptual understanding and fosters more meaningful and contextual learning experiences.
Pengembangan Media Diorama Tiga dimensi pada Pembelajaran IPAS Materi Ekosistem Hutan di Sekolah Dasar Ahmad Zakariya; Erna Zumrotun; Muh Muhaimin
Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 12 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Department of Education Faculty of Teacher and Training Education University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jipsd.v12i3.53822

Abstract

Pengembangan media pembelajaran inovatif di sekolah dasar masih terbatas sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman siswa terhadap keterkaitan komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kebutuhan untuk menghadirkan media konkret yang dapat menvsualisasikan konsep secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk memngembangkan media diorama tiga dimensi pada pembelajaran IPAS materi ekosistem hutan. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri atas tahap investigasi awal, perancangan prototipe, dan penilaian. Tahap investigasi dilakukan melalui wawancara dengan guru dan siswa guna mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran. Prototipe media yang dihasilkan kemudian direview oleh dua validator, yaitu ahli media dan ahli materi. Uji kepraktisan melibatkan 28 siswa kelas V dan seorang guru dengan menggunakan angket. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil validasi menunjukkan skor 94% untuk aspek media dan 84% untuk aspek materi, keduanya pada kategori sangat layak.