Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Alat Peraga Mobil Garis Bilangan terhadap Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Kelas VI SD Negeri 6 Klablim Alman Alman; Julisa Palaribato Pulung; Heny Sri Astutik
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan alat peraga mobil garis bilangan terhadap hasil belajar operasi hitung bilangan bulat peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pra eksperimen dengan desain penelitian One Shot Case Study Design. Data menunjukkan rata-rata skor observasi guru (peneliti) dan peserta didik sebesar 100% dengan kriteria sangat baik. Hasil analisis ketuntasan belajar pada nilai rata – rata posttest 69,13. Uji normalitas hasil belajar postest peserta didik memiliki taraf signifikansi 0,200 > 0,05. Uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 3,712 dengan dk = n – 1 (23-1=22) diperoleh ttabel sebesar 1.717. Berdasarkan hasil analisi data nilai yaitu thitung > ttabel (3.712 > 1.717), dengan besarnya taraf signifikansi 0,05, yakni (0,001 < 0,05) maka Hipotesis diterima, Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh alat peraga mobil garis bilangan terhadap hasil belajar matematika materi operasi hitung bilangan bulat pada peserta didik kelas VI SD Negeri 6 Klablim Kota Sorong.
Blended Learning Through Learning Manajement System In Mathematic Of Statistic And Opportunity : Students’ Perception Ahmad, Ahmad; Heny Sri Astutik
Jurnal Inovasi Matematika Vol 5 No 2 (2023): Inovasi Matematika (Inomatika)
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/inomatika.v5i2.353

Abstract

During the COVID-19 pandemic, the conventional education revolution to technology-based education became the world’s spotlight. Online learning activities are one of the most effective solutions during the COVID-19 pandemic. Learning has begin to transition from face-to-face learning to distance learning (online learning) through. Blended learning activities are one of the best options thet can be implemented after the COVID-19 pandemic situation. Student perceptions have a significant part in enhancing students' role, activeness, and progress during the learning process in order to attain learning objectives. As a result, the goal of this research was to find out how senior high school students perception about blended learning though LMS in mathematics. This study employs descriptive quathitative methods with 47 sudents of grade IX in one of SMP Negeri at Sokaraja as a respondent of the study. Questionaire was used to collect the data. According to the findings of the study, Class IX students' perceptions of online learning in subjects Mathematics in the Covid-19 Pandemic at SMP Negeri 2 Sokaraja are in moderate category with a percentage of 6. percentage of 42.56%.
Efektivitas Media Puzzle Manipulatif dalam Meningkatkan Kemampuan Visual-Spasial Siswa Sekolah Dasar pada Materi Bangun Datar: Systematic Literature Review Sitti Hanan Asrawi; Syamsulrizal Syamsulrizal; Heny Sri Astutik
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4452

Abstract

Rendahnya kemampuan visual-spasial siswa sekolah dasar pada materi bangun datar masih menjadi tantangan dalam pembelajaran matematika karena siswa sering mengalami kesulitan memahami bentuk, posisi, dan hubungan ruang secara abstrak. Kondisi tersebut menunjukk an pentingnya penggunaan media pembelajaran konkret yang mampu membantu siswa memahami konsep geometri secara visual dan manipulatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media puzzle manipulatif dalam meningkatkan kemampuan visual-spasial siswa sekolah dasar pada materi bangun datar melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian menggunakan pedoman PRISMA 2020 dengan sumber data dari Google Scholar, ERIC, Garuda, dan Scopus pada rentang tahun 2022–2026. Sebanyak 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan sintesis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media puzzle manipulatif, terutama tangram dan puzzle bangun datar, efektif meningkatkan kemampuan visual-spasial, pemahaman konsep geometri, hasil belajar matematika, dan kreativitas siswa. Media puzzle membantu siswa melakukan visualisasi bentuk, rotasi objek, dan eksplorasi hubungan spasial melalui aktivitas interaktif. Penelitian ini menunjukkan bahwa media puzzle manipulatif relevan digunakan dalam pembelajaran matematika sekolah dasar karena sesuai dengan karakteristik perkembangan kognitif siswa pada tahap operasional konkret.
Analyzing the Characteristics of Elementary School Students' Instrumental Understanding in Solving Mathematics Problems Prima Mytra; Suhardi Buton; Heny Sri Astutik
Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan Vol 11 No 01 (2026): Volume 11 Nomor 1 2026
Publisher : Universitas Islam Ahmad dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jpdk.v11i01.4609

Abstract

Pemahaman matematika siswa sekolah dasar sering kali terjebak pada ranah prosedural tanpa dibarengi dengan pemahaman konseptual yang kuat. Penelitian lapangan ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan secara mendalam karakteristik pemahaman instrumental siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan masalah matematika, khususnya pada materi Pecahan dan Teorema Pythagoras. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari tiga orang siswa kelas V Sekolah Dasar yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling untuk mewakili tiga kategori kemampuan berdasarkan hasil tes diagnostik, yaitu kemampuan tinggi (S-1), sedang (S-2), dan rendah (S-3). Data dikumpulkan melalui instrumen tes tertulis diagnostik dan wawancara klinis berbasis tugas yang telah divalidasi oleh para ahli. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik pemahaman instrumental yang bervariasi: S-1 mampu menyelesaikan komputasi dengan benar namun menunjukkan kekakuan konteks (context rigidity) saat orientasi visual soal diubah; S-2 sangat bergantung pada memori visual langkah prosedural sehingga memicu miskonsepsi akibat hafalan mekanis; sedangkan S-3 mengalami pencampuran prosedur (procedural mixing) akibat keterbatasan skema konseptual. Secara keseluruhan, siswa memahami aturan matematika tanpa mengetahui alasan logis di baliknya (rules without reasons). Penelitian ini merekomendasikan pentingnya guru menekankan pendekatan konseptual melalui jembatan konkret-piktorial sebelum memperkenalkan simbol abstrak kepada siswa.