Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Tingkat Kepercayaan Diri Siswa Kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan X, Keterkaitannya dengan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Sinta Putri Kristiani; Kimmy Katkar
Reswara Journal of Psychology Vol. 3 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Magister Psikologi Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rjp.v3i2.11074

Abstract

Responden dalam penelitian ini berjumlah 73 siswa yang merupakan siswa kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan X. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan dua skala, yaitu skala Kepercayaan diri dan skala Komunikasi Interpersonal. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik Korelasi Product Moment. Hasil perhitungan didapatkan nilai correlation coefficient, yaitu 0,654 dengan nilai sig=0,000. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara Kepercayaan Diri dengan Komunikasi Interpersonal, dimana semakin tinggi kepercayaan diri yang dimiliki maka semakin tinggi pula kemampuan komunikasi interpersonalnya. Sebaliknya semakin rendah kepercayaan diri maka semakin rendah pula kemampuan komunikasi interpersonalnya.
Hubungan Antara Harga Diri Dengan Kecemasan Terhadap Pelecehan Seksual Secara Verbal Pada Remaja Di Semarang Timur Diah Martiana Putri; Kimmy Katkar
Reswara Journal of Psychology Vol. 4 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Program Studi Magister Psikologi Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rjp.v4i1.11965

Abstract

Abstract. This study aims to empirically examine the relationship between self-esteem and anxiety in adolescents who experience verbal sexual harassment in East Semarang. The hypothesis proposed in this research is that there is a negative relationship between self-esteem and anxiety in adolescents who experience verbal sexual harassment in East Semarang. The higher a person's self-esteem, the lower the level of anxiety they experience, and vice versa, the lower a person's self-esteem, the higher the level of anxiety they experience. Meanwhile, the respondents in this study were teenagers who had experienced verbal sexual harassment in East Semarang. The method used in this research uses quantitative methods. The sampling technique used was purposive sampling. Research data was collected using a self-esteem scale and an anxiety scale. Data analysis used product moment correlation techniques with the help of SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) version 25. The results of this study show that there is a relationship between self-esteem and anxiety in teenagers who experience verbal sexual harassment in East Semarang. The correlation coefficient value is 0.710 with a sig value = 0.000, meaning there is a very significant relationship between self-esteem and anxiety. So the hypothesis in this research is accepted.   Keywords: (Self-esteem, Anxiety, Verbal Sexual Harassment, Adolescents)   Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara harga diri dengan kecemasan pada remaja yang mengalami pelecehan seksual secara verbal di Semarang Timur. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara harga diri dengan kecemasan pada remaja yang mengalami pelecehan seksual secara verbal di Semarang Timur. Semakin tinggi harga diri seseorang maka semakin rendah tingkat kecemasan yang dialami, begitupun sebaliknya semakin rendah harga diri seseorang maka semakin tinggi tingkat kecemasan yang dialaminya. Sedangkan responden dalam penelitian ini adalah remaja yang pernah mengalami pelecehan seksual secara verbal di Semarang Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan skala harga diri dan skala kecemasan. Analisis data menggunakan teknik korelasi product moment dengan bantuan SPSS (Stastical Package for the Social Sciences) versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara harga diri dengan kecemasan pada remaja yang mengalami pelecehan seksual secara verbal di Semarang Timur. Nilai correlation coefficient yaitu 0,710 dengan nilai sig = 0,000 artinya terdapat hubungan yang sangat signifikan antara harga diri dengan kecemasan. Sehingga hipotesis dalam penelitian ini diterima.   Kata kunci: (Harga Diri, Kecemasan, Pelecehan Seksual Secara Verbal, Remaja)
Interaksi Sosial dan Kohesivitas Kelompok pada Anggota Klub Voli X Alda Nova Dewinda; Kimmy Katkar
Reswara Journal of Psychology Vol. 5 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Psikologi Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rjp.v5i1.15275

Abstract

Kohesivitas kelompok merupakan salah satu faktor penting yang mendukung kerja sama, komitmen, dan keberlangsungan sebuah tim olahraga. Salah satu faktor yang diduga berkontribusi terhadap terbentuknya kohesivitas kelompok adalah interaksi sosial antar anggota. Penelitian ini bertujuan menguji secara empiris hubungan antara interaksi sosial dan kohesivitas kelompok pada anggota Klub Voli X. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa terdapat hubungan positif antara interaksi sosial dan kohesivitas kelompok. Populasi penelitian terdiri atas 58 anggota aktif Klub Voli X yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan skala interaksi sosial dan skala kohesivitas kelompok, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rho dengan bantuan SPSS versi 23. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara interaksi sosial dan kohesivitas kelompok (r = 0,532; p < 0,05), sehingga hipotesis penelitian diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan interaksi sosial antar anggota dapat mendukung terbentuknya kohesivitas kelompok dalam tim olahraga.
Harga Diri dan Perilaku Asertif pada Siswa SMK X Kota Semarang Sabrina Ratnaduhita; Kimmy Katkar
Reswara Journal of Psychology Vol. 5 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Psikologi Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rjp.v5i1.15280

Abstract

Perilaku Asertif ini merupakan salah satu keterampilan yang perlu dimiliki oleh siswa SMK untuk menghadapi berbagai tantangan sosial dan akademik. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi perilaku asertif yaitu harga diri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara Harga Diri dengan Perilaku Asertif terhadap siswa SMK X Kota Semarang. Hipotesis pada penelitian ini terdapat hubungan  positif antara harga diri dengan perilaku asertif pada siswa SMK X. Responden dalam penelitian ini adalah Siswa SMK X Kota Semarang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Random Sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan dua skala yaitu skala perilaku asertif dan skala harga diri. Dengan bantuan aplikasi SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) untuk menguji validitas dan reliabilitas aitem. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara harga diri dengan perilaku asertif pada siswa SMK X Kota Semarang dengan nilai (rxy )= 0,658 dengan taraf signifikan (p) 0,000 (p<0,05) , sehingga hipotesis dalam penelitian ini diterima. Hal ini memiliki arti bahwa harga diri mempunyai peranan pada perilaku asertif siswa SMK X.
Peran Konsep Diri dalam membentuk Kepercayaan Diri pada Mahasiswa Papua yang Merantau Fibulla Ardiana Putri Wondiwoi; Kimmy Katkar
Reswara Journal of Psychology Vol. 5 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Psikologi Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rjp.v5i1.15300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan kepercayaan mahasiswa Papua yang merantau di Semarang. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah adanya hubungan positif antara konsep diri dengan kepercayaan diri. Semakin tinggi konsep diri, maka semakin tinggi pula kepercayaan diri mahasiswa Papua yang merantau di Semarang, begitu pula sebaliknya, semakin rendah konsep diri, maka semakin rendah pula kepercayaan diri pada mahasiswa Papua yang merantau di Semarang. Subjek penelitian ini berjumlah 171 mahasiswa Papua yang merantau di Semarang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan dua skala, yaitu Skala Konsep Diri dan Kepercayaan Diri. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Teknik Korelasi Spearman’s Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara konsep diri dengan kepercayaan diri pada mahasiswa Papua yang merantau di Semarang dengan nilai rho = 0,448 dan p = 0,000 (p<0,01), sehingga hipotesis dalam penelitian ini diterima.