Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH SELF MANAGEMENT TERHADAP KEDISIPLINAN BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI DAN XII DI SMA NEGERI 12 SIJUNJUNG Yuli Andini; Rila Rahma Mulyani; Citra Imelda Usman
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i4.767-780

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya peserta didik yang berkeliaran di dalam kelas sehingga mengganggu temannya saat belajar dan adanya peserta didik yang tidak mematuhi peraturan yang berlaku di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Self management peserta didik, 2) Kedisiplinan belajar peserta didik, 3) Pengaruh self management terhadap kedisiplinan belajar peserta didik kelas XI dan XII di SMA Negeri 12 Sijunjung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan regresi linier sederhana. Populasi penelitian ini sebanyak 267 peserta didik. Dan sampel penelitian ini sebanyak 67 peserta didik dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket, sedangkan untuk analisis data menggunakan uji prasyarat data, uji statistik deskriptif dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1)             Self management peserta didik kelas XI dan XII di SMA Negeri 12 Sijunjung berada pada kategori cukup baik, 2) Kedisiplinan belajar peserta didik kelas XI dan XII di SMA Negeri 12 Sijunjung berada pada kategori cukup disiplin, 3) Adanya pengaruh yang signifikan antara self management terhadap kedisiplinan belajar peserta didik kelas XI dan XII di SMA Negeri 12 Sijunjung dengan kata lain hipotetis diterima bahwa terdapat pengaruh self management terhadap kedisiplinan belajar peserta didik pada kategori lemah. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada peserta didik agar dapat dijadikan sebagai informasi dan bahan untuk memperbaiki diri terutama dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik dalam belajar.
MELATIH KECERDASAN EMOSI ANAK MELALUI BUKU CERITA BERGAMBAR Suryadi Suryadi Suryadi; Rila Rahma Mulyani; Besti Nora Dwi Putri
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2024.v6i1.8207

Abstract

Permasalahan yang muncul pada anak di SD Negeri 016 Binangun Jaya ini adalah masih banyak yang belum mampu mengenal emosi yang ada pada dirinya, terkadang belum mampu mengelola emosinya, kadang-kadang emosinya meledak-ledak sehingga emosinya dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi, pengetahuan dan pemahaman kepada anak tentang mengenal emosinya dan mampu mengelola emosi dengan baik dan mengarah kepada hal yang positif. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan cara memberikan edukasi menggunakan buku cerita bergambar agar  mendapatkan pengalaman langsung dalam belajar serta keterampilan mengelola emosi dengan cerdas. Selain itu juga menggunakan media power point yang berisikan materi tentang pengertian emosi, cara mengelola emosi, faktor yang mempengaruhi emosi, upaya mencapai kecerdasan emosi serta peran guru dalam melatih pengelolaan emosi siswa.
Pengembangan Instrumen Hambatan Komunikasi Pada Aspek Psikologis Peserta Didik Berbasis Teknologi Informasi Di SMPN10 Padang Nadiya Artamevia; Citra Imelda Usman; Rila Rahma Mulyani
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 6 No 2 (2023): GUIDING WORLD ( JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING )
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v6i2.1364

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya peserta didik yang berbeda pendapat ketika menyampaikan pendapat sehingga terjadi kesalahpahaman, belum adanya instrumen khusus untuk mengungkapkan hambatan komunikasi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah 1)Pengembangan instrumen hambatan komunikasi pada aspek antar psikologis peserta didik kelas berbasis teknologi informasi, 2) Identifikasi hasil instrumen hambatan komunikasi pada aspek psikologis peserta didik berbasis teknologi informasi. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian dan pengembangan (R&D). Hasil dari penelitian ini adalah 1)Pengembangan instrumen hambatan komunikasi pada aspek psikologis peserta didik kelas berbasis teknologi informasi yang telah divalidasi oleh pakar teoritis dengan skor rata-rata 3,68 termasuk dalam kategori “Diterima”. Pakar praktis dengar skor 3,43 termasuk daalam kategori “Sangat Diterima”. Pakar IT dengan skor 3,55 termasuk dalam kategori “Sangat Diterima”. 2) Identifikasi hasil instrumen hambatan komunikasi pada aspek psikologis peserta didik berbasis teknologi informasi didik di kelas VIII.6 berada pada kategori rendah. Disarankan kepada peserta didik dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi baik dalam belajar maupun dalam bersosialisasi.
Enhancing Critical Thinking Skills Through the TACK Model with Digital Flipbook Integration Ridha Husnul Hayati; Muhamad Fahrur Rozi; Sari Febrianti; Rila Rahma Mulyani
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i1.6191

Abstract

The rapid advancement of educational technology presents new opportunities to develop learning models that foster essential 21st-century skills, such as critical thinking. This study aims to develop a TACK (Technological, Andragogical, Content Knowledge) learning model utilizing a digital flipbook to enhance the critical thinking abilities of students in the Non-Formal Education (PNF) Department at Universitas Negeri Padang (UNP). This research follows a Research and Development (RD) design, encompassing five stages: needs analysis, model design, development, implementation, and evaluation. Data were gathered using pretest and posttest instruments to measure students’ critical thinking skills, alongside student satisfaction surveys to evaluate the model's reception. The findings indicate a significant improvement in students' critical thinking, with posttest scores (81.6) increasing by 25% from the pretest average (65.3). Additionally, the satisfaction survey revealed a 90% positive response rate, demonstrating strong student engagement and acceptance of the TACK model integrated with digital flipbook content. The TACK learning model, when supported by a digital flipbook, proves effective in enhancing students’ critical thinking skills within the context of non-formal education. Its adaptability suggests potential for broader application in both formal and informal educational settings. These results highlight the importance of integrating technological tools with pedagogical strategies to foster innovative and impactful learning experiences.
PARENTAL INVOLVEMENT AND ADOLESCENT AGGRESSION: EXPLORING THE LINK BETWEEN FAMILY ATTENTION AND BULLYING IN SCHOOLS Yunila Sari; Wira Solina; Rila Rahma Mulyani
EDUCATIONE Volume 4, Issue 1, January 2026
Publisher : CV. TOTUS TUUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59397/edu.v4i1.191

Abstract

Bullying remains a recurring issue in school settings and may be influenced by the quality of parental attention. This study aimed to (1) describe parental attention among seventh-grade students, (2) describe students’ bullying behavior, and (3) examine the relationship between parental attention and bullying behavior at SMP Negeri 2 Lubuk Sikaping. A quantitative correlational design was employed. The population and sample comprised 52 seventh-grade students selected through total sampling. Data were collected using self-report questionnaires measuring parental attention (36 items) and bullying behavior (35 items). Descriptive statistics (percentages) and Pearson product–moment correlation were used for data analysis. Findings indicated that parental attention was predominantly high (100%), while bullying behavior was generally low (65% low; 31% very low; 4% moderate). Correlation analysis revealed a significant negative association between parental attention and bullying behavior (r = −0.307, p = 0.027), indicating that higher parental attention was linked to lower bullying tendencies, although the magnitude of the relationship was small. The study concludes that parental attention functions as a protective factor against bullying among students in this context. Practically, the findings support strengthening parent–school collaboration, including parenting guidance, routine supervision, and school-based reporting and counseling mechanisms to prevent bullying. Future research should use larger and more diverse samples, apply longitudinal approaches, and examine potential mediators (e.g., peer norms, school climate, and family communication patterns).