Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR PENGHAMBAT PELAKSANAAN EVALUASI PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING OLEH GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMA NEGERI KOTA PADANG Triyono, Triyono; Sano, Afrizal; Kasih, Fitria
Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Prodi bimbingan & Konseling
Publisher : Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The researchers raised concerns about the study: What are the factors inhibiting the implementation of the guidance and counseling program evaluation by teachers and guidance counseling in SMA Negeri Padang City. The research objective was to describe: (1) Internal factors inhibiting the implementation of the guidance and counseling program evaluation by teachers guidance and counseling. (2) External factors inhibiting the implementation of the guidance and counseling program evaluation by teachers guidance and counseling. This research is a descriptive. The population the guidance and counseling teachers amounting 89 people. A technique used in the sampling is random sampling cluster. So the total sample of 30 people. The instrument used in this study was a questionnaire. While the percentage of data analysis techniques used. The results of this study revealed that: (1) A total of 31.1% of teacher’s guidance and counseling  experiencing barriers to internal factor guidance and counseling program evaluation. (2) A total of 28.4% of teacher’s guidance and counseling experiencing barriers to external factors guidance and counseling program evaluation.
PENTINGNYA PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI OLEH GURU BIMBINGAN DAN KONSELING Triyono, Triyono; Febriani, Rahmi Dwi
JUANG: Jurnal Wahana Konseling Vol 1, No 2 (2018): JUANG
Publisher : JUANG: Jurnal Wahana Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.333 KB) | DOI: 10.31851/juang.v1i2.2092

Abstract

ABSTRAK Teknologi informasi merupakan faktor penting dalam proses pelayanan BK. Adanya pemanfaatan teknologi informasi diharapkan dapat mendorong guru BK/konselor untuk lebih kreatif, inovatif, variatif dalam mencari informasi terbaru dalam proses pelayanan. Oleh sebab itu, teknologi hasus dimanfaatkan dengan sebaik dan seoptimal mungkin oleh guru BK/konselor agar pelayanan yang diberikan bisa memberikan hasil yang optimal. Agar teknologi bisa dimanfaatkan secara optimal maka tidak akan terlepas dari kemauan, pengetahuan, dan keterampilan guru BK/konselor dalam memanfatkannya untuk proses pelayanan. Guru BK/konselor yang memiliki pengetahuan dan keterampilan maka akan cenderung memanfatkan teknologi informasi dalam pelayanan bimbingan dan konseling.Kata Kunci: Teknologi informasi, guru, bimbingan dan konseling.  THE IMPORTANCE OF UTILIZING INFORMATION TECHNOLOGY BY TEACHER AND CONSELING TEACHERS ABSTRACT Technology information is an important factor in the process of guidance and counselling services. The existence of the utilization of technology information is expected to encourage teachers of guidance and counseling for a more creative, innovative, and varied in finding and providing the latest information in the process of counselling. Therefore, technology should be put to my best optimal and perhaps by the teacher guidance and counseling so that the given service can give you optimal results. However, the situation there is still the fact teacher guidance and counselling have yet to utilize technology information optimally. While technology information is one of the factors supporting the ministry of guidance and counseling. So the technology can be utilized optimally then there will be regardless of the will, knowledge, and skills of the teacher guidance and counseling in the figure for service of process. Teacher guidance and counselling have the willingness, knowledge, and skills it will tend to also take advantage of technology information in the service of guidance and counseling. Keyword: Technology information, teacher, guidance and counseling.
PERSEPSI PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH ATAS TERHADAP PENDIDIKAN LANJUTAN Triyono, Triyono; Febriani, Rahmi Dwi
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v3i1.81

Abstract

Persepsi peserta didik tentang pendidikan lanjutan sangat penting untuk kesuksesan karirnya. Persepsi yang positif peserta didik tentang pentingnya pendidikan lanjutan akan mendorong untuk melanjutkan ke pendidikan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan persepsi peserta didik tentang pendidikan lanjutan di SMA Negeri 3 Mukomuko. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis deskriptif. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas XI dan XII SMA Negeri 3 Mukomuko yang berjumlah 245 orang, sampel berjumlah 141 orang, yang dipilih dengan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah Triyono Perception Kuesioner (TPK). Data dianalisis dengan statistik deskriptif. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa secara rata-rata gambaran persepsi peserta didik tentang pendidikan lanjutan berada pada kategori sangat baik. Implikasi hasil penelitian dapat dijadikan sebagai masukan untuk membuat program layanan bimbingan dan konseling.
Factors Affecting Student’s Burnout In Online Learning Rahmi Dwi Febriani; Triyono Triyono; Rezki Hariko; Verlanda Yuca; Elrisfa Magistarina
Jurnal Neo Konseling Vol 3, No 3 (2021): Jurnal Neo Konseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/00567kons2021

Abstract

The Pandemic of Corona Virus Disease (Covid-19) has a significant impact on various sectors of life, including the education sector.The learning process, which was initially carried out in person or face-to-face, is now carried out online.This virtual learning implementation has a negative impact on students' psychology, one of which is the burnout study.Several research results show that many students have difficulty understanding the material provided online, the task demands are high, and cannot interact directly with friends and lecturers.Furthermore, this increases the burnout of the study in students and causes the lecture process to be not optimal.Burnout study is a condition in which an individual feels physically and emotionally exhausted, causing boredom in learning, indifference to academic assignments, lack of motivation, laziness, and decreased learning achievement.Current research uses literature review by looking for theoretical references that are relevant to the problems found.
HUBUNGAN PENYESUAIAN DIRI DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA Suryadi Suryadi; Triyono Triyono; Arsida Nur; Mori Dianto
Jurnal Neo Konseling Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Neo Konseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/00252kons2020

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan penyesuaian diri siswa, (2) mendeskripsikan motivasi belajar siswa, (3) mendeskripsikan prestasi belajar siswa, (4) menguji apakah terdapat hubungan antara penyesuaian diri, motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa, (5) implikasi pelayanan bimbingan dan konseling  dalam meningkatkan penyesuaian diri, motivasi belajar dan prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah siswa SMP Pembangunan Laboratorium UNP Padang kelas VII dan VIII tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 443  orang, sampel sebanyak 210 orang, yang dipilih dengan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk penyesuaian diri dan kuesioner motivasi belajar. Data dianalisis dengan statistik deskriptif, regresi sederhana dan regresi ganda. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa (1) penyesuaian diri siswa secara umum berada pada kategori baik, (2) motivasi belajar siswa secara umum berada pada kategori tinggi, (3) prestasi belajar siswa berada pada kategori tinggi, (4) terdapat hubungan penyesuaian diri dengan prestasi belajar siswa, (5) terdapat hubungan motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa, (6) terdapat hubungan penyesuaian diri, motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa, dan (7) implikasi hasil penelitian dijadikan sebagai masukan untuk membuat program layanan bimbingan dan konseling yang dapat meningkatkan penyesuaian diri, motivasi belajar dan prestasi belajar siswa.
DAMPAK CYBERBULLYING DI MEDIA SOSIAL PADA REMAJA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Triyono Triyono; Rimadani Rimadani
Jurnal Neo Konseling Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Neo Konseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0096kons2019

Abstract

This research is motivated by the existence of teenagers who experience various impacts of cyberbullying in social media. The purpose of this study was to describe 1) The physical impact of cyberbullying on social media in adolescents x 2) The psychological and emotional impact of cyberbullying in social media 3) The emotional psychosocial impact of cyberbullying on social media. This research is a qualitative research that is case study. The research was conducted by observation and interview method with key X informant and 3 additional informants consisting. The results revealed that 1) The physical impact of cyberbullying in adolescents X is feel headache, no appetite, feel sleep disorders, and tired. 2) The psychological and emotional impact of cyberbullying in adolescents X is feelings of sadness, fear and anger. 3) The psychosocial impact of cyberbullying in adolescents X is feeling of isolation, loneliness, and exclusion. Based on the results of the study, it is recommended for adolescents, parents and also to counselors to be able to provide information services, group guidance and individual counseling with assertive training techniques to teenagers.
Rancangan Program Pelayanan Konseling pada Masa Pandemi Berbasis Konseling Ego (Studi di SMA Swasta Intensif Nurul Ikhlas Panyalaian) Shofie Istiqomah; Rahma Wira Nita; Triyono Triyono
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 3 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v19i3.6396

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasikan maladjusment remaja berbasis konseling ego dan membuat rancangan program pelayanan konseling berdasarkan identifikasi. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Swasta Intensif Nurul Ikhlas Panyalaian-Padang Panjang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan populasi seluruh peserta didik sebanyak 148 peserta didik. Dengan penarikan sampel menggunakan menggunakan teknik stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 141 peserta didik. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket sedangkan untuk analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan teknik presentase. Hasil identifikasi penelitian maladjusment remaja berbasis konseling ego   dapat memudahkan guru bimbingan dan konseling (BK) dalam merancangan program pelayanan sesuai dengan maladjusment nilai-nilai yang kaku, individu tidak bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan (keterasingan, kurang berfikir jernih, tidak memperhitungkan untung dan ruginya dan kecemasan. Berdasarkan rancangan program pelayanan konseling pada masa pandemi berbasis model konseling ego di SMA Swasta Intensif Nurul Ikhlas Panyalaian-Padang Panjang ini ada beberapa rancangan program layanan untuk direkomendasikan kepada guru BK agar lebih meminimalisir maladjustment melalui layanan-layanan konseling.
Rancangan Program Pelayanan Konseling pada Masa Pandemi Berbasis Model Pendekatan Psikologi Individual Islamiatul Niza; Rahma Wira Nita; Triyono Triyono
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 3 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v19i3.7091

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi maladjustment remaja berbasis pendekatan psikologi individual dan membuat rancangan program pelayanan konseling remaja masa pandemi berbasis analisis maladjustment model pendekatan psikologi individual. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, populasi penelitian ini peserta didik di SMP Negeri 3 Sijunjung sebanyak 277 peserta didik. Sampel penelitian sebanyak 164 peserta didik menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan teknik presentase.  Hasil penelitian tentang rancangan program pelayanan konseling pada masa pandemi berbasis model pendekatan psikologi individual di SMP Negeri 3 Sijunjung dilihat dari hasil identifikasi maladjustment remaja berbasis psikologi individual berada pada kategori sedikit dan rancangan program pelayanan konseling berdasarkan hasil identifikasi maladjustment diberikan dalam bentuk materi yang disesuaikan dengan meladjustment yang muncul dan diberikan layanan yang sesuai. Berdasarkan hasil penelitian ini direkomendasi dari guru BK agar dapat meminimalisir maladjustment yang banyak dilakukan
Rancangan Program Pelayanan Konseling pada Masa Pandemi Berbasis Model Pendekatan Konseling Analisis Transaksioanal Isra Irman; Rahma Wira Nita; Triyono Triyono
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 2 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v19i2.6393

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya tingkah laku salah suai atay Maladjusment pada peserta didik dalam aktifitas sehari-harinya yaitu peserta didik yang kurang percaya diri dan minder. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi maladjusment remaja berbasis pendekatan konseling analisis transaksional dan menyusun rancangan program pelayanan konseling remaja pada masa pandemi berbasis analisis maladjustment model pendekatan konseling analisis transaksional. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, populasi penelitian ini peserta didik di SMA Negeri 12 Padang sebanyak 643 peserta didik. Sampel pada penelitian sebanyak 90 peserta didik diambil menggunakan teknik purposive simple random sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan untuk analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan teknik persentase. Hasil penelitian tentang rancangan program pelayanan konseling pada masa pandemi berbasis model pendekatan konseling analisis transaksional di SMA Negeri 12 Padang dilihat dari hasil identifikasi maladjustment remaja berbasis konseling analisis transaksional berada pada kategori sangat sedikit dan rancangan program pelayanan konseling berdasarkan hasil identifikasi maladjustment diberikan dalam bentuk materi yang disesuaikan dengan maladjustment yang muncul dan diberikan layanan yang sesuai dengan permasalahan peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian ini direkomendasikan kepada guru BK agar dapat meminimalisir maladjustment yang dilakukan oleh peserta didik.Kata Kunci : Model Konseling Ego, Maladjusment, Rancangan Program.
Rancangan Program Pelayanan Konseling pada Masa Pandemi Berbasis Model Pendekatan Konseling Self Vera Nofelira Hendry; Rahma Wira Nita; Triyono Triyono
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 2 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v19i2.6395

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya peserta didik yang melakukan Maladjusment dalam aktifitas sehari-harinya yaitu peserta didik yang mempunyai persepsi ketika tidak memenuhi kebutuhan dianggap sebagai hal negatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi maladjusment remaja berbasis pendekatan konseling self dan membuat rancangan program pelayanan konseling remaja pada masa pandemic berbasis analisis maladjustment model pendekatan konseling self. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, populasi penelitian ini peserta didik di SMA Negeri 12 Padang sebanyak 1.039 peserta didik. Sampel pada penelitian sebanyak 289 peserta didik diambil menggunakan teknik stratified random sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan untuk analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan teknik persentase. Hasil penelitian tentang rancangan program pelayanan konseling pada masa pandemi berbasis model pendekatan konseling self di SMA Negeri 12 Padang dilihat dari hasil identifikasi maladjustment remaja berbasis konseling self berada pada kategori sedikit dan rancangan program pelayanan konseling berdasarkan hasil identifikasi maladjustment diberikan dalam bentuk materi yang disesuaikan dengan maladjustment yang muncul dan diberikan layanan yang sesuai. Berdasarkan hasil penelitian ini direkomendasikan kepada guru BK agar dapat meminimalisir maladjustment yang banyak dilakukan. Kata kunci: Maladjusment, Konseling Self, Program