Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The Use of Personal Inarisk Media in Improving the Concept of Disaster Information Literacy in social Studies Learning Nia Kurniawan; Eldi Mulyana; Slamet Nopharipaldi Rohman; Triani Widyanti; Tetep .; Asep Supriyatna; Yopi Nugraha
RISTEC : Research in Information Systems and Technology Vol 1, No 1 (2020): Implementation of Manager Performance Decision Support System Using the Simple A
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.79 KB) | DOI: 10.31980/ristec.v1i1.2023

Abstract

The purpose of this study is to determine the improvement of the concept of disaster information literacy using InaRisk Personal learning media in social studies learning. This research approach uses quantitative with quasi-experimental method with nonquivqlent control group design. The population of this research is the seventh grade students of SMP Negeri 1 Tarogong Kaler. The sample was taken by purposive sampling technique with class VII A as the experimental class and class VII B as the control class. Based on the results of statistical analysis, the Asymp.sig.2-tailed value is 0.000 and a is 0.05, which means 0.000 <0.05, then Ho is rejected. From these data it can be concluded that the value of Asymp.sig. of 0.000 < 0.05, then there is a significant increase or learning that uses InaRisk Personal learning media is effective to be applied. Overall, the ability of the concept of disaster information literacy affects the preparedness of students in dealing with disasters in the surrounding environment. the ability of the concept of disaster information literacy in the experimental class increased significantly in terms of seeking information, identifying information, evaluating information, and using information.
The Effectiveness Of Using Digital Comic-Based Media In Increasing Social Studies Learning Outcomes Mamur Ramdani; Eldi Mulyana; Slamet Nopharipaldi Rohman; Triani Widyanti; Tetep .; Asep Supriyatna; Yopi Nugraha
RISTEC : Research in Information Systems and Technology Vol 2, No 1 (2021): Research in Information Systems and Technology
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.99 KB) | DOI: 10.31980/ristec.v2i1.2024

Abstract

This research is motivated by the low social studies learning outcomes that occur in students in class VIII SMP Islam As-Syarief. The low social studies learning outcomes are caused by several factors, one of which is the use of social studies learning methods and media that are less attractive and do not invite students to be actively involved in the learning process. Researchers tried to use comic-based worksheets for learning media aimed at improving social studies learning outcomes. The method used is a quasi-experimental research design with a nonequivalent [pre-test and post-test] control group design. The population in this study were eighth grade students of SMP Islam As-Syarief. The samples taken were class VIII-C and VIII-E. Data was obtained by means of tests (pre-test and post-test), and observation sheets. Data analysis was performed using the Lilliefors normality test (Kolmogorov-Smirnov and Shapiro-Wilk), the Mann Whitney test, and the normalized Gain test. The results showed that learning using comic- based worksheets was effective in improving social studies learning outcomes for students, it was based on the average value of social studies learning outcomes after treatment was higher than before. The conclusion of this study is that comic-based worksheets are effective in improving social studies learning outcomes for class VIII students of SMP Islam As-Syarief.
Implementasi Joyful Learning Dalam Pembelajaran IPS Di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Eldi Mulyana; Tetep; Triani Widyanti
Dedikasi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Dedikasi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III DKI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53276/dedikasi.v2i1.34

Abstract

Kondisional pandemi Covid-19 yang semakin pesat memberikan pengaruh terhadap proses pembelajaran dalam satuan pendidik. Di tengah-tengah kondisi saat ini tentunya tidak dapat dipungkiri memberikan pengaruh terhadap penurunan minat belajar peserta didik. Di mana sistem pembelajaran pada saat ini melalui konsep pembelajaran jarak jauh, tentunya hal tersebut harus diikuti oleh peserta didik, walaupun peserta didik mengalai penuruan minat belajar dan mulai merasakan titik kejenuhan dalam proses pembelajaran. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan proses pembelajaran menyenangkan (Joyfull Learning) dalam situasi kondisi pada masa adaptasi kebiasaan baru, sehingga akan menimbulkan motivasi belajar peserta didik, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: mengetahui peningkatan minat belajar peserta didik pada pembelajaran IPS dalam proses belajar di masa adaptasi kebiasaan baru. Hasil dari kegiatan ini memberikan dampak yang positif terhadap minat belajar dan peningkatan keterampilan sosial bagi para peserta didik. Sehingga melalui kegiatan pembelajran di masa adaptasi kebiasaan baru melalui metode Joyful Learning sehingga dapat mengembalikan minat belajar peserta didik pada masa adaptasi kebiasaan baru khususnya dalam kondisional pandemi Covid-19. Sehingga dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran untuk menciptakan situasi pola pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik secara terus menerus.
IMPLEMENTASI MODEL PROJECT BASED LEARNING DALAM RANGKA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF Eldi Mulyana; Juariah Juariah; Ade Suherman; Triani Widyanti; Asep Supriyatna
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 2, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v2i1.54119

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan di SMPN 4 Tarogong Kidul Garut. Hasil studi pendahuluan menunjukan bahwa berfikir kreatif SMPN 4 Tarogong kidul Garut belum optimal, di duga karena model pembelajaran project based learning yang belum optimal. Berangkat dari fenomena diatas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh model project based learning terhadap kemampuan berpikir kreatif di SMPN 4 Tarogong Kidul Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, dengan design penelitian yaitu pre exsperimental design yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabelitas, uji normalitas, uji beda paired T-Test, uji gain dan uji regresi untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran project based learning terhadap kemampuan berpikir kreatif. Dalam oprasionalisasinya digunakan bantuan software SPSS 22 dan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan mean pada kemampuan berpikir kreatif peserta didik sebelum dan sesudah diberikan treatment dan terdapat pengaruh dari model pembelajaran project based learning terhadap kemampuan berpikir kreatif yaitu sebesar 37,7%, dan pengaruhnya signifikan dengan nilai 0,004.Kata kunci: Model pembelajaran project based learning, Kemampuan berpikir kreatif, Pendidikan IPS.
THE EFFECT OF SELF-DIRECTED LEARNING MODEL ON STUDENT LEARNING OUTCOMES AT SMPN 2 TAROGONG KIDUL : (Quasi Eksperimen Pada Mata Pelajaran PPKn Kelas IX SMPN 2 Tarogong Kidul) Hilmi Julia; Ade Suherman; Supriadi; Triani Widyanti
SAHUR Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 No 2 Tahun 2025
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/sahur.v4i2.3487

Abstract

Hasil belajar peserta didik merupakan salah satu indikator penting dalam menilai keberhasilan proses pembelajaran. Namun, berdasarkan observasi awal di kelas IX SMP Negeri 2 Tarogong Kidul, ditemukan bahwa hasil belajar peserta didik masih tergolong rendah. Rendahnya hasil belajar ini disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional yang kurang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar secara mandiri dan aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Self Directed Learning terhadap hasil belajar peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen jenis Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IX, dengan sampel dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Self Directed Learning, dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pretest, posttest, observasi, dan wawancara. Data dianalisis menggunakan uji statistik parametrik dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Self Directed Learning berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan adanya perbedaan rata-rata nilai posttest yang lebih tinggi pada kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Selain itu, peserta didik dalam kelas eksperimen menunjukkan peningkatan dalam hal kemampuan berpikir kritis, kemandirian, dan inisiatif belajar. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Self Directed Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas IX SMP Negeri 2 Tarogong Kidul. Kata kunci : Self Directed Learning, Hasil Belajar, Model Pembelajaran, Quasi Eksperimen.
PENGARUH PENGGUNAAN TIKTOK DI KALANGAN MAHASISWA Nabila Aorel Piktoria; Triani Widyanti; Hendro Sugiarto
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i1.9395

Abstract

TikTok is increasingly used by students and has become part of their daily activities. Among students at IPI Garut, the app is used not only for gaming but also for obtaining information, following trends, and interacting with friends. This raises the question of how TikTok use affects students' learning styles and academic activities. This study aims to understand the influence of TikTok use on the learning behavior and productivity of IPI Garut students. The method used was qualitative research with a descriptive approach. Data were obtained through interviews with several students who use TikTok and observations of how the app is used in their daily lives. The results show that TikTok has diverse effects. Some students experience benefits such as being inspired, motivated to learn from educational content, and increased creativity. However, others experience distractions, decreased focus, and procrastination due to uncontrolled use. These findings suggest that the influence of TikTok can be positive or negative, depending on how and how often it is used. In conclusion, IPI Garut students' use of TikTok has a significant impact on their learning activities. Thoughtful use can be beneficial, excessive use tends to reduce academic productivity. Thus, it is important for students to be more conscious about managing their time and limiting their use of TikTok to prevent it from disrupting their learning process. ABSTRAK Penggunaan TikTok semakin banyak digunakan oleh para mahasiswa dan sudah menjadi bagian dari kegiatan sehari-hari mereka. Di lingkungan mahasiswa IPI Garut, aplikasi ini tidak hanya digunakan untuk bermain, tetapi juga untuk mendapatkan informasi, mengikuti trend, dan berinteraksi dengan teman-teman. Hal ini memunculkan pertanyaan bagaimana penggunaan TikTok memengaruhi cara belajar dan kegiatan akademik para mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh penggunaan TikTok terhadap perilaku belajar dan produktivitas mahasiswa IPI Garut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan sejumlah mahasiswa yang menggunakan TikTok dan observasi terhadap cara penggunaan aplikasi dalam kehidupan sehari-hari mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok memiliki pengaruh yang beragam. Beberapa mahasiswa merasa manfaat seperti terinspirasi, terdorong belajar dari konten edukatif, serta meningkatkan kreativitas. Namun, ada juga yang mengalami gangguan, fokus belajar menurun, dan kebiasaan menunda tugas karena penggunaan yang tidak terkendali. Temuan ini menunjukkan bahwa pengaruh TikTok bisa positif atau negatif, tergantung pada cara dan seberapa sering digunakan. Kesimpulannya, penggunaan TikTok oleh mahasiswa IPI Garut memiliki pengaruh besar terhadap aktivitas belajar. Penggunaan yang bijak bisa memberikan manfaat, namun penggunaan berlebihan cenderung mengurangi produktivitas akademik. Dengan demikian, penting bagi mahasiswa untuk lebih sadar dalam mengatur waktu dan membatasi penggunaan TikTok agar tidak mengganggu proses belajar.