Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisa Peran Globalisasi dalam Mendorong Pembangunan Ekonomi Global Berkelanjutan Najwa sakirah Nayla; Amelia Stevani; Khalisha Nur Rahmah; Ansharullah Ansharullah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran globalisasi dalam mendorong pembangunan ekonomi global berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai sumber dari jurnal nasional terakreditasi, artikel ilmiah internasional, serta laporan lembaga global seperti World Bank, IMF, UNDP, OECD, dan United Nations. Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi memiliki peran penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui perdagangan internasional, investasi asing langsung, dan transfer teknologi. Selain itu, globalisasi juga mendorong transformasi struktur ekonomi, digitalisasi, serta peningkatan daya saing negara. Namun, di sisi lain globalisasi juga menimbulkan tantangan berupa ketimpangan ekonomi, kerusakan lingkungan, serta ketidakstabilan ekonomi global. Dengan demikian, globalisasi memiliki peran ganda yaitu sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus tantangan bagi keberlanjutan pembangunan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan untuk memaksimalkan manfaat globalisasi
Peran Kebijakan Pemerintah dalam Mendorong Pembangunan Ekonomi Nasional di Indonesia Saskia Putri; Dinda Nurmelita; Sella Mardiana; Ansharullah Ansharullah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kebijakan pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi nasional di Indonesia. Pembangunan ekonomi merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi kemiskinan, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pemerintah memiliki peran strategis dalam merumuskan dan melaksanakan berbagai kebijakan yang dapat mendukung tercapainya tujuan pembangunan ekonomi nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah, buku, artikel, laporan penelitian, dan dokumen resmi yang relevan dengan topik penelitian. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai peran kebijakan pemerintah dalam pembangunan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan pembangunan ekonomi nasional melalui penerapan kebijakan fiskal, pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), peningkatan investasi, pembangunan infrastruktur, digitalisasi ekonomi, serta pengembangan ekonomi syariah. Berbagai kebijakan tersebut memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan ketahanan ekonomi nasional. Meskipun demikian, pembangunan ekonomi di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, seperti ketimpangan pembangunan antarwilayah, tingkat pengangguran, kemiskinan, serta rendahnya kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih efektif, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan guna mewujudkan pembangunan ekonomi yang merata, berkeadilan, dan optimal di Indonesia.
Peran Investasi dan Tabungan dalam Mendukung Pembangunan Ekonomi di Indonesia Nabila Aini Nazri; Ansharullah Ansharullah; Azkia Hairun Nisa; Putri Nursyakira
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9969

Abstract

Pembangunan ekonomi di Indonesia memerlukan dukungan investasi dan tabungan sebagai faktor utama yang saling berkaitan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran dan pemahaman mengenai peran investasi dan tabungan dalam pembangunan ekonomi serta menjadi bahan pertimbangan kebijakan ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran investasi dan tabungan serta hubungan keduanya dalam mendukung pembangunan ekonomi. Topik ini penting karena masih terdapat keterbatasan kajian yang membahas keterkaitan keduanya dalam konteks ekonomi Indonesia. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggabungan analisis peran investasi, tabungan, dan hubungan keduanya dalam satu pembahasan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi pustaka dari berbagai sumber sekunder seperti jurnal dan buku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi berperan dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, dan mendorong pemerataan ekonomi, sedangkan tabungan berperan sebagai sumber pembiayaan investasi serta menjaga stabilitas ekonomi. Keterkaitan keduanya menunjukkan bahwa peningkatan tabungan akan mendorong investasi yang berdampak pada pembangunan ekonomi. Kesimpulannya, hubungan saling mendukung antara tabungan dan investasi mampu mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Transformasi Digital dalam Program Bantuan Langsung Tunai terhadap Penurunan Tingkat Kemiskinan di Indonesia Delfi Yani; Ansharullah Ansharullah; Anggun Melani; Dimas Dwi Nanda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10070

Abstract

Kemiskinan masih menjadi salah satu permasalahan utama dalam pembangunan ekonomi di Indonesia sehingga pemerintah terus mengembangkan berbagai kebijakan perlindungan sosial, salah satunya melalui Program Bantuan Langsung Tunai (BLT). Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, implementasi BLT juga mengalami transformasi digital melalui pemanfaatan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) guna meningkatkan ketepatan sasaran, transparansi, serta efektivitas penyaluran bantuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran transformasi digital dalam implementasi Program Bantuan Langsung Tunai terhadap penurunan tingkat kemiskinan di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui pengumpulan data sekunder yang berasal dari artikel ilmiah, buku, laporan pemerintah, serta publikasi lembaga nasional dan internasional yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, membandingkan, dan menginterpretasikan berbagai temuan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan efektivitas Program Bantuan Langsung Tunai melalui perbaikan kualitas pendataan penerima bantuan, percepatan proses verifikasi dan validasi data, peningkatan transparansi serta akuntabilitas penyaluran bantuan sosial, dan penguatan pengambilan keputusan berbasis data. Meskipun demikian, implementasi transformasi digital masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kualitas data yang belum sepenuhnya mutakhir, keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi digital masyarakat, serta perlunya penguatan keamanan data pribadi. Oleh karena itu, optimalisasi transformasi digital melalui pengembangan sistem informasi yang terintegrasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan tata kelola data menjadi strategi penting dalam meningkatkan efektivitas Program Bantuan Langsung Tunai sebagai instrumen kebijakan ekonomi untuk menurunkan tingkat kemiskinan di Indonesia.
Kepercayaan Sosial (Social Trust) sebagai Modal Dasar dalam Sistem Ekonomi Digital Fitria Tri Wahyuni; Nur Alia Marta; Varisa Afriani Putri; Ansharullah Ansharullah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10133

Abstract

Perkembangan ekonomi digital telah mengubah pola interaksi ekonomi masyarakat dari sistem konvensional menuju sistem yang berbasis teknologi digital. Dalam ekosistem ini, kepercayaan sosial (social trust) menjadi faktor fundamental yang menentukan keberhasilan transaksi, partisipasi pengguna, serta keberlanjutan aktivitas ekonomi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepercayaan sosial sebagai modal dasar dalam mendukung perkembangan ekosistem ekonomi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur (literature review) dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah berupa jurnal nasional dan internasional, buku, serta publikasi akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepercayaan sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap keterlibatan masyarakat dalam berbagai aktivitas ekonomi digital, seperti perdagangan elektronik, layanan keuangan digital, dan platform berbasis aplikasi. Kepercayaan mampu mengurangi ketidakpastian dan risiko transaksi, meningkatkan rasa aman, serta memperkuat hubungan antara pengguna, penyedia layanan, dan platform digital. Selain itu, keamanan sistem, perlindungan data pribadi, transparansi informasi, reputasi platform, serta tingkat literasi digital masyarakat menjadi faktor utama dalam pembentukan kepercayaan pengguna. Dalam konteks ekonomi digital, kepercayaan tidak hanya bersifat interpersonal, tetapi juga mencakup kepercayaan terhadap institusi dan teknologi (digital trust). Di Indonesia, pembangunan kepercayaan sosial masih menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi digital dan meningkatnya ancaman kejahatan siber. Kolaborasi seluruh pihak sangat diperlukan untuk mewujudkan ekosistem digital yang aman, terpercaya, inklusif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.
Analisis Empiris Pengaruh Investasi Infrastruktur terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Pengurangan Kemiskinan di Indonesia Zahara Arfani; Ansharullah Ansharullah; Aulia Dyah Prameswari; Mutiara Suhada Tanjung
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10276

Abstract

Investasi infrastruktur memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kemiskinan di Indonesia. Infrastruktur seperti jalan, jembatan, pelabuhan, bandar udara, dan sarana transportasi lainnya mampu memperlancar mobilitas barang, jasa, dan masyarakat sehingga aktivitas ekonomi dapat berlangsung lebih efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak investasi infrastruktur terhadap pertumbuhan ekonomi serta pengurangan kemiskinan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui studi kepustakaan. Data diperoleh dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, hasil penelitian terdahulu, serta laporan resmi Badan Pusat Statistik yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, dan tingkat kemiskinan. Teknik analisis data dilakukan dengan mengumpulkan, mengkaji, membandingkan, dan menginterpretasikan berbagai informasi yang relevan tanpa menggunakan perhitungan statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi infrastruktur memberikan dampak positif terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat melalui kemudahan akses transportasi, kelancaran distribusi barang dan jasa, serta meningkatnya konektivitas antarwilayah. Pembangunan infrastruktur juga mendorong munculnya peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, serta memperluas kesempatan masyarakat dalam memperoleh pendapatan. Selain itu, infrastruktur mendukung pemerataan akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan pasar kerja sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dampak tersebut berkontribusi terhadap penurunan tingkat kemiskinan dan terciptanya pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. Dengan demikian, investasi infrastruktur merupakan salah satu faktor strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur perlu terus ditingkatkan secara merata, berkelanjutan, dan tepat sasaran agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Pengaruh Investasi Asing Terhadap Ketergantungan Ekonomi di Negara Berkembang: Indonesia Jechika Chitayana; Nor Amalina; Nora Octavia S; Ansharullah Ansharullah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1166

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh investasi asing langsung (FDI) terhadap ketergantungan ekonomi Indonesia sebagai negara berkembang. FDI diketahui mendorong pertumbuhan melalui penyediaan modal, penciptaan lapangan kerja, dan transfer teknologi, namun sekaligus berisiko menimbulkan ketidakseimbangan struktural—isu relevan dalam fase pemulihan pasca pandemi. Kebaruan penelitian ini terletak pada eksplorasi pola ketergantungan FDI khususnya pada sektor sumber daya alam, menggunakan data terbaru hingga 2025 yang belum banyak dikaji sebelumnya. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif melalui studi literatur dan analisis data sekunder dari BKPM dan BPS periode 2020–2025. Hasil analisis empiris mengungkapkan bahwa realisasi FDI mencapai Rp900,9 triliun pada 2025, setara dengan 46,6% dari total investasi nasional, dengan dominasi investasi pada sektor sumber daya alam (BKPM, 2025). Pola ini memperkuat ketergantungan ekonomi pada modal dan teknologi asing, serta menimbulkan kerentanan terhadap fluktuasi harga komoditas, hambatan untuk pengembangan rantai nilai domestik, dan keterbatasan transfer teknologi yang berkelanjutan. Berdasarkan temuan, penelitian merekomendasikan kebijakan strategis untuk mengoptimalkan manfaat FDI sambil mengurangi risiko ketergantungan: mempercepat diversifikasi sektor ekonomi, memperkuat kapasitas domestik melalui kebijakan isi lokal dan insentif transfer teknologi, serta memperkuat kedaulatan ekonomi melalui pengembangan industri berorientasi nilai tambah.