Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Deskripsi Tentang Pelaksanaan Pelatihan Kearifan Lokal Dikili di PKBM Patriotik Desa Bube Baru Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango Diana Latif; Misran Rahman; Ummysalam A.T.A Duludu; Zulkarnain Anu
Student Journal of Community Education Volume 5 No. 1: Agustus 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v5i1.2295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pelatihan kearifan lokal dikili di PKBM Patriotik Desa Bube Baru, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif, dengan pendekatan kualitatif, dan teknik pengumpulan data menggunakan teknik Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelatihan dikili ini telah mampu memberikan keterampilan kepada peserta pelatihan. Hal ini dapat dilihat dari semua indikator. Penelitian yang digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melaksanakan dikili dan peserta pelatihan mampu memenuhi semua indikator pelatihan yaitu dari pertama, rekrutmen peserta pelatihan, kedua, identifikasi kebutuhan peserta pelatihan, ketiga, Merancang keseluruhan program pelatihan, ke empat Mengembangkan, menyusun dan membuat materi pelatihan, ke lima Mengimplementasikan atau menerapkan program pelatihan, ke enam Menilai atau mengevaluasi efektivitas materi.
Kontribusi Kepala Desa dalam Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Motilango Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo Abdul Rahman Ibrahim; Rusmin Husain; Icam Sutisna; Zulkarnain Anu
Student Journal of Community Education Volume 5 No. 1: Agustus 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v5i1.3222

Abstract

Permasalahan dalam Penelitian ini adalah Kontribusi Kepala Desa Dalam Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Di Desa Motilango Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiamana Kontribusi Kepala Desa Dalam Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Di Desa Motilango Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo. Untuk mendapatkan jawaban terhadap permasalahan di atas, peneliti menggunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan data dalam bentuk observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Kepala Desa Motilango berkontribusi sebagai pelayanan masyarakat, pengayom masyarakat untuk menaikan tingkatan taraf kehidupan masyarakat terutama pada bidang perekonomian. Kepala Desa Motilango berkontribusi dalam bidang pembangunan ekonomi masyarakat khususnya dalam hal ini tertuju pada masyarakat desa seperti melaksanakan koordinasi, evaluasi tentang segala hasil kegiatan dan usaha di desa, serta pertanggungjawabannya merupakan faktor yang utama dalam pembangunan perekonomian masyarakat desa. Peran kepala desa dalam koordinasi dan dalam hal evaluasi segala kegiatan atau usaha yang berada di desa sangat penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan usaha BUMDes. Setiap desa pasti mempunyai caranya masing-masing dalam mengembangkan BUMDes, seperti halnya di Desa Motilango yang memiliki BUMDes yang bisa untuk menunjang perekonomian masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemberdayaan Literasi Sosial Berbasis Komunitas Untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Bahan Pangan Lokal Abd. Hamid Isa; Zulkarnain Anu; Muhammad Ibrahim
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CERED Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jas.v7i1.1422

Abstract

The strategy and effort to build villages accommodate village activists to create collective learning spaces in village resource governance. Village initiatives and capabilities in managing existing resources in their areas are the basic capital to create strong, advanced, and independent villages. Literacy in the form of information technology is a learning tool that can bridge village activists in various regions through relevant and sustainable community service program interventions to reduce and minimize the presence of poor communities in villages. Gorontalo Province is ranked 6th out of 10 regions with the highest number of poor people in September 2023 (BPS, January 2024), with a poor population of 15.41 percent and Central Sulawesi is ranked 10th with a percentage of poor people of 12.18 percent. The distribution of poor population areas is found to be in the Tomini Bay area. The Thematic KKN Program by LPPM UNG in 2025 is oriented to improve the quality of the number of community service of UNG lecturers. Providing solutions to partner problems with a holistic approach based on multidisciplinary research that has been implemented and is able to be effective for the priority scale of community development in the 3T region as stated in Presidential Decree No. 63 of 2020 and based on BPS data in 2021. The target of the community-based social literacy empowerment program to support the development of local food economic independence through this Thematic KKN program is the realization of a community that has good knowledge and understanding of social literacy as part of the learning process and has skills that are an effort to improve welfare through economic independence and local food security of the community. The type of literacy development developed is a community-based potential that is worth exploring (village) that is available and has comparative advantages and competitive advantages both economically, socially and environmentally that can be produced and marketed in order to create community economic independence through a local food security program.
Judi Online sebagai Fenomena Sosial dan Hukum di Indonesia: Tinjauan Literatur Multidisipliner Amanda Yusup; Anisa Linggamo; Nazwa Mopangga; Zulkarnain Anu
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 7 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v7i1.1697

Abstract

Fenomena judi online di Indonesia saat ini telah mencapai tahap darurat yang mengancam stabilitas sosial dan ketahanan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap dampak multidimensi serta efektivitas kerangka regulasi siber di Indonesia dalam menghadapi eskalasi perjudian digital selama periode 2023-2025. Metode penelitian yang diterapkan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 20 artikel jurnal ilmiah terpilih yang dikelola melalui database Mendeley dengan prosedur seleksi yang terstruktur. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa faktor pendorong utama judi online meliputi kemudahan akses transaksi keuangan digital, tekanan ekonomi individu, dan melemahnya kontrol sosial kolektif pada komunitas lokal. Dampak sosial yang teridentifikasi mencakup disfungsi keberfungsian sosial keluarga, kerusakan kesehatan mental pada remaja, hingga terciptanya siklus kemiskinan struktural akibat korelasi kuat antara judi online dengan jeratan pinjaman online (pinjol). Secara yuridis, penegakan hukum masih menghadapi tantangan substansial berupa dualisme norma antara Pasal 303 KUHP dan UU ITE, kendala yurisdiksi lintas batas (cross-border), serta penggunaan server luar negeri yang menyulitkan pelacakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanggulangan judi online tidak dapat hanya mengandalkan pendekatan represif, melainkan membutuhkan strategi integratif yang mencakup harmonisasi hukum, pengawasan transaksi keuangan, dan literasi digital masif. Artikel ini menawarkan sintesis multidisipliner untuk memahami judi online sebagai masalah sosial-hukum kontemporer di Indonesia, sekaligus memberikan landasan bagi perumusan kebijakan yang lebih holistik.
Implementasi Dimensi Kualitas Pelayanan Kepuasan bagi Pengunjung Desa Wisata Taman Laut Olele Fitria Rahma Tosan; Abd Hamid Isa; Zulkarnain Anu
Student Journal of Community Education Volume 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v%vi%i.3232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui Implementasi Dimensi Kualitas Pelayanan Bagi Pengunjung di Desa Wisata Taman Laut Olele. Pelayanan Dalam Meningkatkan Kepuasan Pengunjung di Desa Wisata Taman Laut Olele.Meliputi 1) Bukti fisik dalam kualitas pelayanan terhadap pengunjung yaitu pelayanan suatu kemampuan pengelola pariwisata melalui penyajian terhadap wisata yang sifatnya nyata dan dapat dirasakan oleh pengunjung. 2)Empati dalam pelayanan yaitu menjelaskan sikap yang timbul dari pelayanan. 3) memberikan pelayanan sangat mempengaruhi perilaku pengunjun saat mendapatkan pelayanan, sehingga diperlukan kemampuan daya tanggap dari pengelola ataupun yang memberikan pelayanan kepada pengunjung. 4) memberikan pelayanan pengelola atau yang memberikan pelayanan memiliki kemampuan sehingga aktivitas dalam pelayanan menghasilkan bentuk pelayanan yang memuaskan tanpa ada keluhan dari pengunjung yang berlebihan atas pelayanan yang di terima oleh pengunjung yang datang. 5) Jaminan dalam pelayanan memerlukan adanya kepastian atas pelayanan yang diberikan sehingga membangun kepercayaan terhadap pengunjung.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Menyimpang pada Remaja di Desa Gandasari Kecamatan Tolangohula Kabupaten Gorontalo Misran S. Asi; Abd Hamid Isa; Zulkarnain Anu; Halim K Malik; Nurain Karnain
Student Journal of Community Education Volume 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v5i2.4379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku menyimpang pada remaja di Desa Gandasari, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus intrinsik yang bersifat fenomenologis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis secara tematik melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku menyimpang remaja, merupakan hasil dari interaksi berbagai faktor. Faktor individu,Faktor keluarga,Faktor teman sebaya,faktor lingkungan sosial, Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor Teman Sebaya menjadi Faktor paling dominan yang memicu bentuk penyimpangan seperti tawuran, balap liar, minum-minuman keras dan pencurian. Perilaku tersebut tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan merupakan hasil sinergi negatif dari berbagai faktor internal dan eksternal. Oleh karena itu, Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam mengawasi dan membina remaja agar terhindar dari perilaku menyimpang.
Deskripsi Pembentukan Karakter Peserta Didik dalam Kegiatan Kepramukaan di SKB Kota Gorontalo Nuryan Malise; Abd Hamid Isa; Halim K Malik; Rusdin Djibu; Zulkarnain Anu
Student Journal of Community Education Volume 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v5i2.4472

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan strategi yang diterapkan dalam proses pembentukan karakter peserta didik melalui kegiatan kepramukaan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Gorontalo. Fokus utama penelitian ini adalah menggali bagaimana kegiatan kepramukaan dapat menjadi solusi terhadap permasalahan karakter peserta didik, khususnya yang berkaitan dengan sikap pemalu, kurang percaya diri, dan rendahnya kemampuan berinteraksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi. Seluruh data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara kualitatif untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai strategi pembentukan karakter yang diterapkan dalam kegiatan kepramukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kepramukaan di SKB Kota Gorontalo memberikan kontribusi nyata dalam pembentukan karakter peserta didik. strategi yang digunakan mencakup pendekatan keteladanan, penegakan kedisiplinan, pembiasaan, serta pembinaan secara berkelanjutan. Kegiatan seperti Latihan kepemimpinan, public speaking, dan pemberian apresiai terbukti mampu meningkatkan rasa percaya diri, keberanian, serta kemampuan berinteraksi sosial peserta didik. dengan demikian, kepramukaan menjadi sarana pendidikan nonformal yang efektif dalam menumbuhkan karakter positif pada peserta didik.
Negosiasi Identitas Keagamaan dalam Tradisi Mongakiki Masyarakat Gorontalo Muhammad Ibrahim; Donald Qomaidiasyah Tungkagi; Andi Oktami Dewi Artha Ayu Purnama; Zulkarnain Anu
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 11, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.11.3.%p.2025

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik tradisi Mongakiki (Aqiqah) di Desa Batu Keramat, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, sebagai fenomena akulturasi antara ajaran syariat Islam dan budaya lokal. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode etnografi, penelitian ini menemukan bahwa masyarakat melaksanakan aqiqah dengan cara yang berbeda dari tuntunan syariat Islam, yaitu menggunakan ayam putih atau membeli darah sapi dari hajatan orang lain, bukan menyembelih kambing. Praktik ini disertai dengan prosesi adat mohundingo (gunting rambut bayi) yang sarat dengan simbol-simbol budaya lokal. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Tradisi Mongakiki merupakan hasil negosiasi antara ortodoksi Islam dan pragmatisme budaya, yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, ikatan sosial, dan identitas komunal. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang dinamika Islam lokal di Indonesia, khususnya bagaimana masyarakat Muslim menegosiasikan identitas keagamaan mereka dalam konteks budaya yang spesifik.