Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA: KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA Mariam Ulfa; Fatmawati Fatmawati; Ria Kristia Fatmasari
Buana Bastra Vol 8 No 2 (2021): JURNAL ILMIAH BUANA BASTRA
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/bastra.vol8.no2.a4515

Abstract

Puisi memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain, adanya sebuah karakteristik dikarenakan ada faktor pembeda. Karakteristik puisi adalah ciri khas yang terdapat didalam puisi. Karakteristik puisi memiliki peranan penting dalam suatu pembelajaran, biasanya menggunakan bahasa yang singkat dan dirangkai dalam bentuk bait-bait serta memiliki sifat sesuai dengan kenyataan sebuah puisi. Tujuan penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan cinta libidinal dalam kumpulan puisi karya-karya W.S Rendra (2) mendeskripsikan cinta humanisme dalam kumpulan puisi karya-karya W.S Rendra (3) mendeskripsikan cinta sufisme dalam kumpulan puisi karya-karya W.S Rendra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. sember data penelitian adalah menggunakan tiga buku puisi karya-karya W.S Rendra yang buku pertama berjudul Doa Untuk Anak Cucu diambil 20 data dari 61 puisi. Judul buku kedua Stanza dan Blues diambil 20 data dari 81 puisi dan buku ketiga berjudul Puisi-Puisi Cinta diambil 20 data dari 68 puisi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mencari data mengenai hal-hal yang berkaitan dengan fokus kajian permasalahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik puisi karya-karya W.S Rendra memiliki karakteristik tersendiri seperti cinta libidinal membahas tentang suatu kecintaannya terhadap kekasih yang saling mencintai satu sama lain, cinta humanisme membahas tentang suatu kecintaanhya terhadap sesama manusia atau sosial kemasyarakatan dan cinta sufisme membahas tentang suatu kecintaannya terhadap sebuah agama.
MAKNA GRAMATIKAL DALAM SURAT KABAR ONLINE CNN (CABLE NEWS NETWORK) INDONESIA PADA RUBRIK POLITIK (EDISI APRIL DAN JUNI) (KAJIAN SEMANTIK) Haidir Arief Firdaus; Sakrim Sakrim; Ria Kristia Fatmasari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 5 No. 1 (2022): Volume 5 Nomor 1 Juni Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v5i1.4920

Abstract

Berita online merupakan berita jenis baru setelah sajian sebuah berita di media cetak (koran, majalah) berupa teks dan gambar di media penyiaran (radio, televisi) berupa audio dan video dengan topik berita yang sama. Alasan penulis memilih CNN (Cable News Network) Indonesia sebagai objek penelitian adalah karena CNN (Cable News Network) Indonesia adalah sebuah media pemberitaan atau informasi yang dipublikasikan melalui media online yang bekerja sama dengan Warner Media. CNN (Cable News Network) di sini bukan hanya menyajikan konten lokal saja akan tetapi juga internasional tetapi penyajiannya dalam bentuk bahasa Indonesia sehingga mempermudah konsumen mengetahui berita di dunia. Oleh karena itu penulis sangat tertarik memilih untuk meneliti makna gramatikal pada berita online yang diberitakan oleh CNN (Cable News Network) Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang termasuk dalam kajian tekstual, dengan menggunakan sumber data Surat Kabar Online CNN (Cable News Network) Indonesia dengan data penelitian penulisan dari surat kabar online. Penelitian ini juga menggunakan metode pengumpulan data dengan dokumentasi, dan teknik pengumpulan data dilakukan teknik baca, dan teknik catat. Dengan prosedur pengumpulan data yang sesuai dengan target yang sudah ditentukan.
Sepak Bola Piala AFF U-18 di Stasiun Televisi Indosiar Sakrim Sakrim; Ria Kristia Fatmasari
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i2.9393

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dan mendeskripsikan perubahan makna dari perubahan makna meluas, menyempit, pengasaran, penghalusan, dan perubabahan total, dan juga makna kias yang terdapat dalam piala AFF U-18 di stasiun televisi indosiar dengan menggunakan kajian semantik. Pendekatan yang digunakan untuk meneliti perubahan makna bahasa komentator sepak bola piala AFF U-18 di stasiun televisi indosiar adalah pendekatan kualitatif. Berdasarkan perubahan makna bahasa yang digunakan oleh tuturan komentator sepak bola, ditemukan sebanyak 34 kata yang mengalami perubaha makna, perubahan makna meluas terdiri atas 10 kata, perubahan makna menyempit ditemukan sebanyak 2 kata, perubahan makna berubah total sebanyak 14 kata, perubahan makna penghalusan ditemukan hanya 1 kata dan perubahan makna pengasaran ditemukan sebanyak 8 kata. Sedangkan makna kias yang terdapat dalam tuturan bahasa komentator sepak bola piala AFF U-18 di stasiun televisi indosiar ditemukan sebanyak 16 kata, terdiri atas makna kiasan persamaan/ simile 2 kata, kemudian hiperbola 8 kata, makna kiasan personifikasi 2 kata, kiasan sinekdoke 1 kata dan makna kiasan antonimia 3 kata.
Kearifan Budaya Masyarakat Madura dalam Kumpulan Puisi Sangkolan Karya Roz Ekki (Pendekatan Semiotika) Izzatus Sholehah; Ana Yuliati; Ria Kristia Fatmasari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9352

Abstract

Karya sastra merupakan wadah untuk mengekspresikan diri. Baik melalui tulisan, suara, atau pun melalui gerak tubuh. Karya sastra melalui tulisan saat ini paling banyak digemari oleh semua kalangan, baik kalangan remaja maupun dewasa. Karya tulis yang sangat fenomenal pada saat ini seperti novel, cerpen, dan puisi. Salah satu puisi yang menggambarkan kebudayaan Madura adalah kumpulan puisi Roz Ekki yang berjudul Sangkolan. Dalam puisi Sangkolan kebudayaan Madura muncul lewat berbagai tanda atau simbol yang menimbulkan makna. Simbol dimunculkan untuk memberikan sebuah pesan melalui pemaknaan pembaca. Memberikan pemaknaan dalam puisi salah satunya perlu dikaitkan dengan ilmu semiotika. Hal tersebut sangat cocok jika dikaitkan dengan penerapan teori Umberto Eco. Teori Umberto Eco juga dikenal sebagai teori roller coster, karena makna yang disampaikan melalui simbol tidak bersifat statis. Teori-teori kritisnya akan sangat relevan digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data di penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dengan teknik pengumpulan data berupa teknik baca dan teknik catat. Berdasarkan pendekatan penelitian yang bersifat kualitatif, maka metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil dari penelitian ini yaitu berupa bentuk kebudayaan Madura, yakni mencerminkan kebiasaan, pola keyakinan, hal umum dalam masyarakat tersebut dari generasi ke generasi, serta sudut pandang masyarakat dalam menyikapi peristiwa. Kemudian simbol sistem teknologi dan peralatan, yakni merupakan sarana yang digunakan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Simbol sistem mata pencaharian, yakni berupa benda yang digunakan untuk mencari nafkah oleh masyarakat Madura.
SOSIALISASI PEMBUATAN PEMBUKUAN SEDERHANA UNTUK UMKM BATIK TULIS MALABIS Rifky Maulana Yusron; Rica Wijayanti; Didik Hermanto; Ria Kristia Fatmasari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15571

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) batik tulis di beberapa daerah khususnya di Kabupaten Bangkalan mulai bermunculan, hal ini dikarenakan banyak masyarakat yang sadar akan adanya peluang usaha batik tulis. Malabis adalah salah satu UMKM yang terletak di Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan yang usahanya juga bergerak di bidang penjualan batik tulis Madura. UMKM ini sudah berjalan sekitar lebih dari 10 tahun, namun sangat disayangkan proses pembukuan hasil penjualan di UMKM ini belum tercatat dengan rapi dan belum menggunakan teknologi sehingga berdampak pada sulitnya pemilik usaha untuk mengetahui omzet penjualan secara berkala. Akibatnya, UMKM ini masih belum berani mengambil langkah-langkah untuk meluaskan usaha mereka. Oleh karena itu, kami menawarkan kepada pemilik UMKM ini untuk mengadakan sosialisasi terkait proses pembuatan pembukuan sederhana dengan menggunakan program excel sehingga akan lebih mudah mendeteksi omzet penjualan secara berkala. Kegiatan sosialisasi ini kami adakan sebanyak 3 secara luring dan pesertanya melibatkan seluruh karyawan dari UMKM Batik Malabis. Hasil dari kegiatan ini adalah UMKM batik tulis Malabis memiliki pembukuan sederhana untuk penjualan dengan menggunakan program excel sehingga proses pencatatan keluar masuknya barang dan penghitungan omzet secara berkala lebih mudah dan lebih cepat dilakukan. Selain itu, adanya sosialisasi ini juga membantu meningkatkan pengetahuan karyawan dalam menggunakan teknologi.
Jenis Kosakata Dasar Bahasa Indonesia Yang Dikuasai Oleh Anak Kelompok A Di TK Siti Khodijah Kemayoran Bangkalan Ria Kristia Fatmasari
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2518

Abstract

Penguasaan Kosakata adalah kemampuan menggunakan kata-kata dalam suatu ujaran yang dapat dituangkan dalam suatu cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan: Penguasaan jenis kosakata dasar bahasa Indonesia yang dikuasai oleh anak kelompok A TK Siti Khodijah Kemayoran Bangkalan usia 4–5 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dengan teknik dan instrumen pengumpulan data dengan teknik penugasan (bercerita yang dilakukan anak), rekam, simak, catat, wawancara, dan angket. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa penguasaan jenis kosakata dasar bahasa Indonesia yang dikuasai oleh anak kelompok A TK Siti Khodijah Kemayoran Bangkalan adalah istilah kekerabatan, bagian-bagian tubuh, kata ganti (diri petunjuk), kata kerja pokok, kata bilangan pokok, kata keadaan pokok, benda-benda universal serta kosakata yang mengandung reduplikasi dan kata berimbuhan masih sederhana. Bentuk penguasaan kosakata anak menggunakan tuturan atau ejaan yang tidak baku. sehingga tidak sesuai dengan tata bahasa Indonesia. Hal tersebut terlihat dari ciri pengklasifikasian, seperti penguasaan pada penggunaan imbuhan (prefiks dan sufiks).
Cultural Semiotics Analysis of Traditional Bantengan Art: Exploring Function, Symbolic Meaning, Moral Significance, and Existence Sawitri; Ummul Khasanah; Ishak Bagea; Ria Kristia Fatmasari; Pande Wayan Renawati
RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Ilmu Linguistik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jr.10.1.2024.101-112

Abstract

Traditional Bantengan art is not only a rich cultural heritage laden with meanings and symbolism but also reflects the richness and complexity of society. This research aims to explore the functions, symbolic meanings, moral significance, and existence of traditional Bantengan art through the lens of cultural semiotics. Through the cultural semiotics approach, various elements such as gestures, music, and visual symbols in Bantengan performances are dissected to understand the complexity and diversity of meanings created. Furthermore, this research explores the adaptation and evolution of Bantengan art in the context of social, political, and economic dynamics in the era of globalization. This is a qualitative study, with data focusing on functions, symbolic meanings, moral significance, and existence, sourced from traditional Bantengan art. The method used to collect data is the participatory observation method. Researchers observe traditional Bantengan performances through recording and note-taking techniques. Additionally, interviews are conducted with religious figures, elders, artists, cultural experts, and the communities of Mojokerto and Malang, along with document analysis. After data collection, the researcher reduces and classifies the data by type. Subsequently, the researcher verifies and codes the data according to its type. The interpreted data is then presented in tables. The results of the research indicate that traditional Bantengan art encompasses various functions, symbolic meanings, and moral messages reflecting the spirit of courage, solidarity, and sacrifice of the community during the resistance against the Dutch colonialists. Nevertheless, the existence of Bantengan art in the cities of Malang and Mojokerto remains enduring, signifying its value and continuity within local culture
Parental Communication Preferences in Rural Communities: A Qualitative Study on the Use of Indonesian Language in Parenting Occe Luciana; Ria Kristia Fatmasari; Elfandri; Jamson Siallagan; Damon Wicaksi
RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Ilmu Linguistik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jr.10.3.2024.810-824

Abstract

In the context of parenting, the choice of language by parents becomes a critical tool for conveying values, rules, and emotional support to children. This study investigates parental communication preferences for using Indonesian versus Madurese in rural communities and their impact on child-rearing practices. This research is a descriptive qualitative study. The method employed is the observation and participation technique, where the researcher observes and records the speech of rural communities related to parenting communication in Indonesian through recording and note-taking techniques. Besides, the researcher uses reflective introspective methods, based on the experiences of both the researcher and the informants. The researcher also conducts interviews with community leaders, linguists, artists, cultural figures, and rural community members. Once the data is collected, the researcher performs data reduction, classification, and validation according to the data type. Subsequently, data tabulation is carried out by coding each data entry listed in tables, followed by data interpretation and conclusion drawing. The research findings indicate a tendency among educated generations to raise their children using the Indonesian language, which is viewed negatively by Generation X. It is because the use of the Madurese language is considered an essential strategy in instilling moral values in children, especially in interactions with older individuals. The use of Indonesian is perceived as potentially distancing children from their cultural roots. Moreover, this study also finds that parental preferences for using the Indonesian language in parenting communication within rural communities encompass elements of nationalism, the role of Indonesian in rural societies, and Indonesian language communication in parenting in rural settings.