Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Riwayat Berat Badan Lebih Dan Tempat Tinggal Terhadap Status Gizi Rachmawati, Yulia; Sriyanti, Sriyanti
Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/jbkm.v8i1.723

Abstract

Background : Adolescents are a group that is vulnerable to nutritional problems. Overnourished adolescents are at risk of becoming overnourished in adulthood and are a risk factor for degenerative diseases with high morbidity and mortality. Methods: This study used a cross-sectional design to analyze the effect of history of overweight and residence on nutritional status at SMAIT Peradaban Al Izzah Sorong City. The study was conducted from March to July 2022 with a sample of 76 students. The sampling technique used pursposive sampling. The statistical analysis used was chi-square Results: The results of statistical tests in this study showed that there was an effect of history of overweight (p=0.032) and residence (p-0.043) on nutritional status. Conclusion : The conclusion of this study is that there is an influence of history of overweight and residence on nutritional status. Keywords : Overweight, Residence, Nutritional Status, Adolescents
Daya Terima Cookies Tepung Ubi Jalar Ungu dengan Kacang Kedelai Sebagai Makanan Darurat Rachmawati, Yulia; Rumatupa, Rahma Ibrahim; Purnama, Dewi Intan
JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jgk.v2i1.1289

Abstract

Latar belakang: Kota Sorong terletak di wilayah patahan aktif di Indonesia sehingga sering mengalami gempa bumi. Cookies berbahan pangan lokal menjadi pilihan makanan darurat yang praktis saat bencana. Kandungan antioksidan pada ubi jalar ungu (Djaeni et al., 2017) dan kacang kedelai dengan protein nabati 39% dapat memenuhi kebutuhan gizi. Tujuan; untuk mengetahui daya terima cookies ubi jalar ungu penambahan kacang kedelai sebagai makanan darurat di Kota Sorong Papua Barat. Metode: jenis penelitian menggunakan eksperimen rancangan acak lengkap (RAL). Bahan utama menggunakan tepung ubi jalar ungu dan kacang kedelai. Sampel dibuat menjadi 3 formula cookies. Produk di analisis uji daya terima kepada panelis agak terlatih berjumlah 30 orang. Hasil: penelitian ini belum signifikan ada perbedaan secara uji statistik. Namun, melalui deskriptif uji sensorik daya terima cookies P3 (80 gram tepung ubi jalar ungu dengan 20 gram kacang kedelai) dari segi warna, tekstur, aroma, dan rasa, serta secara overall menjadi cookies yang disuka dan sangat suka. Kesimpulan: daya terima pada cookies P3 cenderung disukai. Saran: Perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan menyamakan komposisi tepung terigu dan uji daya simpan agar diperoleh produk yang tepat sebagai makanan darurat.
Mutu Hedonik Mie Kering Labu Kuning Modifikasi Ikan Gabus Sebagai Makanan Darurat Rachmawati, Yulia; Ramdany, Radeny; Rumoning, Siti Hadja
JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jgk.v3i2.2046

Abstract

Background: Papua and West Papua are categorized as regions in Indonesia with high seismicity. The most popular food in general is noodles. The content of β-carotene and fiber in noodles by adding pumpkin with cork fish modification in making dry noodles is expected to help meet food needs in disaster emergency situations. Objective: This research aims to determine the hedonic quality of color, aroma, taste, texture and overallquality of dry noodle products. Method: Experimental research design. The independent variables are dry noodles made from pumpkin modified by snakehead fish, hedonic quality. The panelists are totaling 30 people. Data processing uses SPSS 16.0. Results: Based on the results of the hedonic quality test using the hedonic method on the parameters of color, aroma, taste and texture of dried noodles, it can be seen from the whole that the treatment that was mostly chosen by panelists was in the P1 treatment with a scale of 4.0 with 50 grams of Pumpkin Porridge without cork fish. Conclusion: The hedonic quality of the three product formulations made obtained the most results chosen by panelists, namely the color of sample P1 totaling 26 people (86.7%) yellow criteria, P2 aroma totaling 11 people (36.7%) criteria not typical of pumpkin, P2 taste totaling 18 people (60.0%) criteria not sweet, P1 and P2 texture totaling 15 people (50.0%) chewy criteria, and P2 overall totaling 25 people (83.3%) good criteria.
Edukasi Remaja Sadar Gizi di SMAIT Peradaban Al Izzah Kota Sorong Rachmawati, Yulia; Kartika, Kiky
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i3.13180

Abstract

ABSTRAK Prevalensi status gizi remaja 16-18 tahun di Provinsi Papua Barat yaitu sangat kurus dan kurus 8,7%, gemuk dan obesitas 14,7%, serta sangat pendek dan pendek 35,2%. Masalah gizi tersebut tersebar di wilayah kerja Puskesmas Malaimsimsa Kota Sorong salah satunya di SMAIT Peradaban Al Izzah Kota Sorong. Kondisi ini terkait dengan asupan gizi tidak optimal dan masih terbatasnya kegiatan penanggulangan pada remaja. Kegiatan pengabdiaan kepada mayarakat bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang gizi dan kesadaran untuk memantau berat badan serta status gizinya secara mandiri. Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan melalui 2 tahap dalam bentuk penyuluhan dan praktik dengan melibatkan mitra sasaran secara aktif. Hasil evaluasi post-test I (skor 88,4) dan post-test II (skor 91,3) menunjukan peningkatan pengetahuan setelah dilakukan edukasi dibandingkan sebelumnya dilihat dari hasil pre-test (skor 72,6). Pemberian edukasi mampu menambah pegetahuan remaja tentang gizi. Media dibaca kembali ketika remaja pulang setelah diberikan penyuluhan berhasil meningkatkan lagi pengetahuan pada remaja. Kata Kunci: Edukasi, Remaja, Sadar Gizi, Pemantauan Berat Badan, Status Gizi  ABSTRACT The prevalence of nutritional status of adolescents 16-18 years old in West Papua Province is very thin and thin 8.7%, fat and obese 14.7%, and very short and short 35.2%. The nutritional problems are spread in the working area of Puskesmas Malaimsimsa Sorong City, one of which is at SMAIT Peradaban Al Izzah Sorong City. This condition is related to non-optimal nutritional intake and limited prevention activities for adolescents. Community service activities aim to increase understanding of nutrition and awareness to monitor body weight and nutritional status independently. Community service is carried out through 2 stages in the form of counseling and practice by actively involving target partners. The evaluation results of post-test I (score 88.4) and post-test II (score 91.3) showed an increase in knowledge after education compared to the pre-test results (score 72.6). Providing education can increase adolescents' knowledge about nutrition. Media read back when adolescents go home after being given counseling succeeded in increasing knowledge in adolescents again. Keywords: Education, Adolescents, Nutrition Awareness, Weight Monitoring, Nutritional Status
Studi Molecular Docking Interaksi Myosin dan Polisakarida untuk Prediksi Sifat Gel Protein Udang: The Study of Molecular Docking of Myosin and Polysaccharide Interactions to Predict Protein Gel Characteristics of Shrimp Rachmawati, Yulia; Zuhroh, Nadiyah
Journal of Food Engineering Vol. 5 No. 1 (2026): January
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofe.v5i1.6496

Abstract

Udang merupakan komoditas perikanan yang berpotensi diolah menjadi produk berbasis gel protein. Namun, gel protein udang diketahui cenderung rapuh sehingga diperlukan bahan aditif seperti polisakarida untuk memperbaiki struktur gel. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi lima polisakarida pangan lokal glucomannan, xyloglucan, β-glucan, iota-carrageenan, dan pectin dalam pembentukan gel protein udang secara in silico. Simulasi molecular docking dilakukan menggunakan aplikasi HEX 8.0.0 antara protein myosin homolog dari spesies udang dan masing-masing polisakarida, kemudian dianalisis dengan Discovery Studio Client 4.1. Hasil simulasi menunjukkan bahwa jenis, jumlah, dan jarak ikatan non-kovalen mempengaruhi kestabilan kompleks protein-polisakarida. Kompleks myosin–ι-carrageenan menunjukkan kestabilan tertinggi (E total –483,94 kkal/mol) dengan interaksi dominan berupa elektrostatik (salt bridge dan π-anion). Interaksi kompleks myosin–xyloglucan dan myosin–pectin masing-masing didominasi oleh ikatan hidrogen dan interaksi hidrofobik. Myosin dengan glucomannan dan β-glucan menunjukkan interaksi paling lemah melalui ikatan hidrogen. Secara keseluruhan, urutan kekuatan interaksi terhadap myosin adalah ι-carrageenan > xyloglucan > pectin > glucomannan > β-glucan. I-carrageenan dan xyloglucan berpotensi menghasilkan gel protein udang yang bersifat padat dan lembut,  pectin  berpotensi menghasilkan gel protein udang yang padat dan rapat. Glucomannan dan β-glucan berpotensi menghasilkan gel protein udang yang kurang padat.