Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN AGRIBISNIS SORGUM DI DESA ONDOREA BARAT, NTT Djou, Laurentius Dominicus Gadi; Murdaningsih, Murdaningsih; Lanamana, Willybrordus; Lulan, Theodore Y. K.
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34774

Abstract

Abstrak: Program Desa Binaan (PDB) di Desa Ondorea Barat, dengan mitra Kelompok Tani Pati Tau Mbadhe (25 orang), Kelompok Peternak Fongasama (25 orang) dan Kelompok PKK (25 orang), dengan tingkat pendidikan SD-SMA, dan berprofesi sebagai petani, peternak dan ibu-ibu rumah tangga. Adapun kegiatan ini bertujuan mempersiapkan Masyarakat memiliki kemandirian melalui berbagai kegiatan mulai teknik budidaya sorgum, Teknik pascapanen sorgum, pembangunan rumah kompos, penyuluhan dan Pelatihan pembuatan pupuk kompos, Pengolahan berbagai produk turunan, pelatihan dan pendampingan usaha serta pemasaran. Metode yang digunakan terdiri dari penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Kegiatan diawali dengan pembangunan rumah kompos berukuran, pelatihan pembuatan kompos, pelatihan dan pendampingan budidaya, pascapanen, pengolahan berbagai produk turunan sorgum, pendampingan pengembangan usaha dan pemasaran. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan dimulai dengan pre-test, dan rata-rata jawaban benar 30,3% dalam kategori rendah. Kegiatan pelatihan dan pendampingan kompos dengan menggunakan bahan dasar dari limbah ternak dan limbah pertanian. Pada pelatihan dan pendampingan kegiatan Teknik budidaya sorgum dan pasca panen sorgum dengan melakukan pengolahan tanah dan pemupukan untuk meningkatkan produktivitas. Hasil yang diperoleh dari budidaya sorgum, dilakukan pelatihan dan pendampingan pengolahan berbagai produk turunan mulai dari pembuatan beras sorgum menjadi tepung sorgum, kue kering berbahan sorgum, kue kembang sorgum serta pengolahan limbah budidaya sorgum yang berupa batang sorgum menjadi gula sorgum. Selanjutmya Masyarakat juga didampingi dalam mengurus perijinan registrasi usaha berupa PIRT (Produk Industri Rumah Tangga) di BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) Kabupaten Ende sehingga Masyarakat menjadi mandiri mulai dari penyediaan bahan baku sampai dengan produk turunan untuk dipasarkan yang dapat meningkatkan pendapatan masyakat atau keluarga. Post-test juga dilakukan pada akhir kegiatan dan hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan sebesar 87% dengan kategori tinggi.Abstract: The Assisted Village Program (PDB) in West Ondorea Village, with partners from the Pati Tau Mbadhe Farmers Group (25 people), the Fongasama Livestock Group (25 people) and the PKK Group (25 people), with elementary to high school education levels, and working as farmers, livestock breeders and housewives. This activity aims to prepare the community to have independence through various activities starting from sorghum cultivation techniques, sorghum post-harvest techniques, compost house construction, extension and training in making compost, processing various derivative products, business training and mentoring and marketing. The methods used consist of extension, training, and mentoring. The activity begins with the construction of a compost house, compost making training, cultivation training and mentoring, post-harvest, processing of various sorghum derivative products, business development and marketing mentoring. The extension and training activities begin with a pre-test, and the average correct answer is 30.3% in the low category. Training and mentoring activities for composting using livestock and agricultural waste as the basic materials. In the training and mentoring activities, sorghum cultivation techniques and post-harvest sorghum were carried out by processing the soil and fertilizing to increase productivity. The results obtained from sorghum cultivation were trained and mentored in processing various derivative products ranging from making sorghum rice into sorghum flour, sorghum-based cookies, sorghum flower cakes and processing sorghum cultivation waste in the form of sorghum stalks into sorghum sugar. Furthermore, the community was also assisted in processing business registration permits in the form of PIRT (Household Industry Products) at BPOM (Food and Drug Monitoring Agency) of Ende Regency so that the community became independent from providing raw materials to derivative products for marketing which could increase community or family income. A post-test was also conducted at the end of the activity and the results showed an increase in knowledge and skills of 87% with a high category.
Pengaruh Presepsi Manfaat Dan Kepercayaan Terhadap Minat Penggunaan Mobile Banking BRI Di Kalangan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Flores Maria Renata Igo; Laurentius D. Gadi Djou Djou; Helena Rosalia Parera
Ekspektasi: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 11 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jpe.v11i1.7911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh Presepsi Manfaat terhadap Minat Penggunaan Mobile Banking BRI Dikalangan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi  (2) Pengaruh Kepercayaan Terhadap Minat Penggunaan Mobile Banking BRI Dikalangan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi. Jenis penelitian ini digunakan dalam penelitian ini adalah termasuk kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah; (1) teknik angket,  (2) teknik dokumentasi. Jumlah sampel dalam penelitian ini 35 orang mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis data statistik dengan rumus regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) adanya pengaruh signifikan antara variabel Presepsi Manfaat (X1)  terhadap minat penggunaan mobile bangkin BRI dikalangan Mahasiswa Program Studi Pendididikan Ekonomi. Dengan hasil analisis menunjukan bahawa nilai thitung>ttabel yaitu 1,831 > 2,036 dan nilai signifikan 0,076 > 0,05.  (2) adanya pengaruh signifikan antara variabel kepercayaan (X2) terhadap minat Penggunaan Mobile Bangking Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi. Dengan hasil analisis menunjukan bahwa nilai thitung >ttabel yaitu 5,482> 2,036 dan nilai signifikan 0,000< 0,05. Dengan demikian dapat disarankan kepada pihak-pihak sebagai berikut: (1) Bagi pihak Bank BRI optimalkan  untuk terus meningkatkan fitur dan kualitas layanana mobile  banking agar benar-benar dirasakan oleh para nasabah. (2) Bagi pengguna (Nasabah) disarankan agar lebih aktif memanfaatkan fitur-fitur mobile banking yang tersedia sehingga dapat memberikan kemudahan dalam bertrasaksi, sehingga nasabah tidak perlu ke kantor Bank, (3) Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk menambah variabel lain seperti kemudahan penggunaan, resiko persepsian, kepuasan pengguna untuk memperluas pemahaman pengguna mobile banking bagi masyarakat.