Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pendampingan Pengelolaan Pemandian Sumberingin Melalui Desain Spot Swafoto Adi Candra Kusuma; Mas Nurul Achmadiah; Denda Dewatama; Yulianto Yulianto; Ratna Ika Putri
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/js.v2i4.160

Abstract

Desa Wringinsongo berada di bagaian barat Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, dimana terdapat pemandian air memberikan dampak perekonomian tumbuh untuk warga di sekelilingnya. Untuk meningkatkan jumlah pengunjung maka diperlukan pengelolaan pemandian yang baik. Maraknya fenomena swafoto (selfie) yang dilakukan wisatawan dengan mengunggah foto-fotonya melalui media sosial, menarik minat wisatawan untuk datang mencari tempat-tempat yang unik untuk berfoto melalui penciptaan sisi yang menarik untuk tampil di Instagram (instagrammable). Dukungan teknologi informasi dan komunikasi khususnya penggunaan smartphone, mempermudah bagi wisatawan mengakses informasi mengenai destinasi wisata baru yang akan dituju. Wisatawan yang memposting foto dirinya di media sosial menjadikan wisata swafoto di Desa Wringin akan semakin popular. Mencermati kondisi yang terjadi pada kawasan wisata di Wringinsongo penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fasilitas spot swafoto sebagai suatu atraksi wisata dan mengkaji pengaruhnya terhadap pengalaman berwisata bagi wisatawan. Kegiatan Tim PPM dengan melakukan (1) Pendampingan pengelolaan Pemandian Sumberingin Melalui Desain Spot Swafoto, (2) Melengkapi sarana dan prasarana untuk desain spot foto Pelatihan membuat desain spot swafoto. Kegiatan Pengabdian tersebut memberikan berdampak terhadap pelayanan fasilitas wisata untuk mengelola wisata dengan Spot Swafoto yang dapat menarik banyak pengguna.
Desain Dan Implementasi Quadcopter Pada Pengaplikasian Dropping Kit Dengan Menggunakan Metode Blob Detection Muhammad Dwi Paksi Pratama; Hari Kurnia Safitri; Yulianto Yulianto
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 08 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i07.1069

Abstract

Quadcopter adalah sebuah wahana tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle) yang saat ini sedang dikembangkan dan sangat berguna dalam berbagai bidang. Quadcopter masih sulit untuk dioprasikan yaitu salah satunya menjaga agar tetap stabil saat menjalankan misi dalam Kontes Robot Terbang yaitu menjatuhkan kit. Sebagai langkah selanjutnya, metode yang akan digunakan Blob detection dengan menggunakan library openCV untuk mempermudah melakukan misi dropping dengan mendeteksi warna yang dibantu oleh optical flow sensor yang bertujuan untuk menstabilkan gerakan roll dan pitch dan juga sensor lidar yang bertujuan untuk mengatur jarak ketinggian Quadcopter. Dan semua pemrosesan tersebut diproses melalui GCS (Ground Controll Station) atau laptop secara otomatis dengan memanfaatkan kamera FPV sebagai objek pengambilan gambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akurasi sensor lidar sebagai sensor ketinggian dari Quadcopter mampu mendeteksi blob diposisi ketinggian 2.5 meter dan hasil error dari lidar mendapatkan hasil error sebesar 15,94% dari total ketinggian mulai dari 0.5 meter sampai dengan 3 meter. Sehingga total akurasi dari keakuratan Quadcopter untuk melakukan dropping sebesar 84,06% dari ketinggian tersebut.
PELATIHAN PEMBUATAN RUNNING TEXT UNTUK TAMPILAN INFORMASI DI DESA DUWET KECAMATAN TUMPANG Agus Pracoyo; Leonardo Kamajaya; Subiyantoro Subiyantoro; Donny Radianto; Yulianto Yulianto
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2021
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabdimas.v8i2.134

Abstract

The use of running text as a promotional media is considered very effective and can bring many benefits to a business. In Duwet Village, there is a UMK that produce several superior products, including corn rice (gerit), cassava crackers and bamboo crafts (besek). UMK in Duwet village require media that can be used for marketing media. This underlies the PkM team to conduct training in making running texts. The target in this training is the youth group of Duwet Village. The results of this dedication, it is hoped to be able to socialize and market superior products when guests or foreigner visits Duwet Village.
Evaluasi unjuk kerja platform srsRAN untuk teknologi 4G LTE berbasis software defined radio Dianthy Marya; Ahmad Wilda Yulianto; M. Nanak Zakaria; Martono Dwi Atmadja
JITEL (Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Elektronika, dan Listrik Tenaga) Vol. 5 No. 3: September 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/jitel.v5.i3.2025.179-188

Abstract

Teknologi OpenRAN memungkinkan fleksibilitas jaringan seluler dengan memisahkan perangkat keras dan lunak, mengurangi ketergantungan pada vendor tunggal. Namun, implementasi OpenRAN berbasis Software Defined Radio (SDR) masih menghadapi tantangan dalam kualitas sinyal dan performa, terutama pada jaringan LTE skala kecil. Penelitian ini mengimplementasikan jaringan LTE menggunakan platform open-source Software Radio Systems Radio Access Network (srsRAN) dan perangkat SDR USRP B210, dengan fokus meningkatkan kualitas layanan melalui fitur seperti dynamic scheduling, dan alokasi Physical Resource Block (PRB). Jaringan dibangun dalam skema non-standalone dengan Evolved Packet Core (EPC) lokal, membentuk koneksi point-to-point antara dua User Equipment (UE) melalui eNodeB. Pengujian dilakukan selama 30 menit dalam lingkungan terkendali, dengan variasi jumlah PRB mulai dari 15 sampai 50. Hasil pengujian menunjukkan kedua UE berhasil terhubung: User 1 mencatat RSRP -83 dBm dan RSRQ -9 dB, sedangkan User 2 mendapat RSRP -82 dBm dan SNR 13 dB—nilai yang tergolong baik menurut standar 3GPP (RSRP > -90 dBm). Pengujian throughput FTP menunjukkan performa lebih tinggi di jaringan lokal (User 1: 2,7 MB/s, User 2: 1,3 MB/s), sementara speedtest HTTP ke cloud server memberikan kecepatan lebih besar, menunjukkan pengaruh backhaul. Analisis QoS dengan Wireshark mencatat throughput User 1 sebesar 21,288 KB/s (packet loss 0,96%) dan User 2 sebesar 13 MB/s (packet loss 0,97%). Peningkatan jumlah PRB meningkatkan bandwidth dan throughput, membuktikan efektivitas optimasi parameter di srsRAN. Penelitian ini mendemonstrasikan bahwa optimasi melalui fitur-fitur srsRAN berpotensi meningkatkan kinerja jaringan LTE berbasis SDR, yang relevan untuk dikembangkan dalam konteks jaringan privat maupun komunitas.