Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENDAMPINGAN BUDIDAYA SAYUR ORGANIK DENGAN SISTEM HIDROPONIK DI DESA BUMIAJI KOTA BATU Hari Kurnia Safitri; Bambang Priyadi; Indrazno Siradjuddin; Mila Fauziyah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (J-ABDIMAS) Vol 8 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2021
Publisher : Publisher UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.333 KB) | DOI: 10.33795/jabdimas.v8i2.136

Abstract

Bumiaji village is located on the slopes of the mountains with an altitude of 150mdpl. The majority of bumiaji villagers work as farmers. PKM in activities aim to help farmers in terms of increasing income and diverse agricultural produce on partner land. Currently the partner has about 800 m2 of land that is used for citrus cultivation. Because the old citrus harvest process is about 4-5 months, the partner needs additional income in addition to citrus cultivation. The training conducted by the PKM team is: (1) the introduction of hydroponic system knowledge; (2) training to grow vegetables with hydroponic system. By knowing and knowing the hydroponic system farmers / partners can develop hydroponic systems for various organic vegetables in the rest of the land, so that the results obtained are diverse and increase the income of partners.
Pemanfaatan Mesin Peniris Minyak Untuk Meningkatkan Kualitas Keripik Kelompok Jaya Makmur Ratna Ika Putri; M. Rifa'i; Yulianto; Ari Murtono; Bambang Priyadi
Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jppkm.v9i1.141

Abstract

Kelompok Jaya Makmur Desa Ploso Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar selaku mitra pengabdian kepada masyarakat Polinema, mengembangkan olahan keripik belut untuk meningkatkan penghasilan keluarga sejak tahun 2019. Proses pembuatan keripik belut dilakukan secara manual melalui beberapa tahapan yaitu pembersihan dan pencucian belut, pemipihan belut, pemberian bumbu dan penggorengan. Mitra belum menggunakan mesin peniris minyak atau mesin spinner sehingga pada proses pengolahan keripik setelah digoreng masih banyak sisa minyak pada keripik belut. Hal ini menyebabkan keripik belut tersebut tidak tahan lama. Lebih dari seminggu akan hilang kerenyahannya dan berbau tengik. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman, pengetahuan dan ketrampilan mengenai pemanfaatan mesin peniris minyak untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual produk. Metode yang digunakan yaitu inovasi teknologi tepat guna melalui pembuatan mesin peniris minyak, pelatihan dan pembinaan serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Pelatihan dan pembinaan dilakukan melalui kegiatan sosialisasi pemanfaatan mesin peniris minyak dan praktek penggunaan dan perawatan sistem mesin peniris minyak. Setelah kegiatan PPM ini dilaksanakan secara keseluruhan, mitra mendapatkan mesin peniris minyak dan memiliki ketrampilan untuk menggunakan mesin peniris tersebut.
Alat Kendali Kelembaban pada Budidaya Jamur Tiram di Pondok Pesantren Darussalam Denda Dewatama; Mila Fauziyah; Bambang Priyadi; Herman Hariyadi; Achmad Komarudin; Supriatna Adhisuwignjo
Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jppkm.v9i2.147

Abstract

Yayasan Pendidikan Islam (YAPSI) Darussalam merupakan salah satu lembaga pendidikan yang menaugi Pondok Pesantren (PP) Darussalam yang berasa di desa Jatiguwi Kecamatan Sumber Puncung Kabupaten Malang. PP Darussalam merupakan pondok pesantren yang menaungi santri usia sekolah yang berasal dari keluarga prasejahtera mulai dari tingkat SD-SMP. Selain fokus pada pendidikan sekolah formal santri pada PP Darussalam juga dibekali dengan pelajaran keagamaan Islam dan kewirausahaan untuk membekali dan membantu perekonomian para santri. Salah satu bidang kewirausahaan yang dikembangkan untuk ketahanan ekonomi santri adalah usaha dibidang pembudidayaan jamur tiram. PP Darussalam mempunyai kumbung jamur seluas 4m x 4m dengan kapasitas 500 baglog, dengan hasil 2kg/hari. Hal ini bisa dibilang tingkat keberhasilannya kecil karena seharusnya bisa mendapatkan 4-6kg/hari, selain itu kapasitas masih bisa ditingkatkan sampai dengan 1000 baglog. Hasil analisa dari tim pelaksana PKM dan pihak pesantren menyebutkan kegagalan dalam budidaya jamur tiram disebabkan karena perawatan kumbung jamur tidak maksimal karena semua dilakukan secara manual.Oleh karena itu dibutuhkan alat otomasi kendali kelembaban pada budidaya jamur tiram. Alat yang dibuat mempunyai empat (4) mode yaitu:1 mode full otomatis dan 3 mode semi otomatis. Mode-mode yang dibuat agar alat dapat bekerja sesuai dengan perubahan kondisi lingkungan yang berbeda. Selain menghibahkan alat, pelaksanaan PKM ini juga memberikan pelatihan kepada pengelola pondok berupa pelatihan pengoperasian dan perawatan sederhana alat yang dihibahkan.
Aplikasi Sensor Infrared Digunakan Sebagai Kunci Lemari Elektronik Menggunakan Kartu Berlubang Berbasis Mikrokontroller Bambang Priyadi
JURNAL ELTEK Vol 11 No 1 (2013): ELTEK Vol 11 No 1
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.261 KB)

Abstract

Lemari tempat penyimpanan barang ditempat umum dengan menggunakan kunci mekanik diragukan keamanannya, hal ini sering dirasakan oleh pengguna jasa penyimpanan akibat kunci rusak karena dibuka secara dipaksa. Untuk mengatasi permasalahan yang ada perlu dilakukan penelitian dengan melakukan perencanaan dan pembuatan alat tentang bagaimana merubah dari kunci secara mekanik dirubah menjadi kunci secara elektronik, dengan tujuan kunci elektronik tidak dapat dirusak secara paksa. Sensor infrared dengan menggunakan kartu berlubang adalah salah satu bentuk aplikasi sensor sebagai pengganti kunci lemari secara mekanik, dengan tujuan agar kunci elektronik tidak bisa dibuka secara paksa. Kartu berlubang dapat digunakan untuk membuka lemari, dengan cara memasukkan kartu data berlubang tersebut, MCU akan membaca kartu berlubang setelah itu masukan password sesuai petunjuk yang ada pada layar LCD yang kemudian driver solenoid dapat aktif dan pintu terbuka. Alat pengaman ini dibuat untuk mengontrol 32 buah lemari pengaman dengan sistem penguncian menggunakan solenoid yang dioperasikan dengan catu daya 12 volt. Password yang digunakan memiliki 4 digit angka, dimana masing-masing lemari memiliki password yang berbeda. Password tersebut diisikan melalui keypad matriks 4x4 password ditampilkan oleh LCD 2x16 dengan tampilan 2 baris yang menampilkan petunjuk yang baru.
ANALISIS SISTEM KONTROL KECEPATAN PUTAR MOTOR MENGGUNAKAN METODE PID PADA ALAT PENGADUK SIRUP MANGGA Bambang Priyadi
Jurnal Teknik Ilmu dan Aplikasi Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Teknik Ilmu dan Aplikasi
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1345.472 KB)

Abstract

Abstrak – Pengadukan sirup mangga adalah sebuah proses yang dilakukan untuk melakukan percampuran antara air, sari buah mangga dan gula pasir. Proses agitasi (pengadukan) merupakan faktor yang perlu diperhatikan dalam proses pembuatan sirup mangga. Pengadukan berfungsi untuk mencampur bahan pembuat sirup dan menjaga agar gula pasir tidak mengendap di bawah dan meratakan temperature pada tangki pengaduk sirup mangga. Oleh karena itu pemilihan jenis pengaduk dan kecepatan pengaduk yang tepat diharapkan dapat menunjang fungsi pengadukan sehingga dapat meningkatkan hasil kwalitas sirup mangga. Sistem pengontrol kecepatan putaran motor ini menjaga agar kecepatan putaran motor tetap stabil pada perubahan kondisi viskositas medium. Mikrokontroler yang digunakan Atmega 8535. Sensor yang mendeteksi kecepatan putaran motor rotary encoder. Kontrol yang digunakan pada sistem pengontrolan kecepatan motor menggunakan PID untuk menjaga kestabilan kecepatan putaran motor dc. Tujuan dari penelitian ini adalah kecepatan pengadukan yang efektif dan efisien, penyesuaian kecepatan pengadukan sirup mangga yang tepat dapat menjaga kondisi sirup lebih tahan lama. Pengontrol kecepatan putaran motor ini mampu mengatur putaran pengadukan yang stabil pada perubahan kondisi kekentalan sirup mangga dengan sistem control didalamnya, sehingga kecepatan pengadukan yang konstan dapat menyebabkan percampuran sari buah mangga, air dan gula menyebar secara cepat dan merata. Hasil dari skripsi ini diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan – permasalahan yang ada.
PENDAMPINGAN BUDIDAYA SAYUR ORGANIK DENGAN SISTEM HIDROPONIK DI DESA BUMIAJI KOTA BATU Hari Kurnia Safitri; Bambang Priyadi; Indrazno Siradjuddin; Mila Fauziyah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2021
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabdimas.v8i2.136

Abstract

Bumiaji village is located on the slopes of the mountains with an altitude of 150mdpl. The majority of bumiaji villagers work as farmers. PKM in activities aim to help farmers in terms of increasing income and diverse agricultural produce on partner land. Currently the partner has about 800 m2 of land that is used for citrus cultivation. Because the old citrus harvest process is about 4-5 months, the partner needs additional income in addition to citrus cultivation. The training conducted by the PKM team is: (1) the introduction of hydroponic system knowledge; (2) training to grow vegetables with hydroponic system. By knowing and knowing the hydroponic system farmers / partners can develop hydroponic systems for various organic vegetables in the rest of the land, so that the results obtained are diverse and increase the income of partners.
PEMBUATAN SISTEM PENERANGAN SEL SURYA DI PEMANDIAN SUMBERWRINGIN Denda Dewatama; Gillang Al Azhar; Imam Saukani; Subiyantoro Subiyantoro; Herwandi Herwandi; Bambang Priyadi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v10i1.4249

Abstract

Sumberwringin bathhouse is located in Wringin Songo village and is a potential bathhouse to be developed by Wringin Songo village. Wringinsongo Village is located in Tumpang District and is one of the partner villages of Polinema. Wringinsongo Village. There is a lot of potential in Wriginsongo Village, namely the potential for agriculture, plantations, fisheries, livestock, and water resources. The local government of Malang Regency through Wringin Songo Village reads the situation as an opportunity to improve the welfare of its citizens. So that currently the spring functions as water tourism called Sumberwringin Baths which is managed by the village government as an attractive natural recreation facility. Sumberwringin baths have several shortcomings, namely still lacking in terms of lighting. The bath manager wants to install lighting around the bath by utilizing natural resources, namely sunlight. So solar cell lighting is needed in the area, namely in Sumberwingin baths by utilizing sunlight (PLTS) for lighting in the area.
DESAIN DAN PEMBUATAN ALAT UKUR BODY MASS INDEX (BMI) UNTUK BAYI BERBASIS MIKROKONTROLLER Angelia Cahyaningrum; Totok Winarno; Bambang Priyadi
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 6 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v3i6.3703

Abstract

Parameter pertumbuhan bayi yang tertera pada kartu KMS (Kartu Menuju Sehat) adalah tinggi badan, berat badan dan suhu tubuh. Kartu ini dipakai oleh dokter dan petugas posyandu untuk mengetahui kondisi kesehatan bayi, sebagai upaya pemerintah untuk memantau Kesehatan masyarakat khususnya pada bayi. Umumnya, dokter atau bidan menggunakan alat ukur yang terpisah. Penggunaan alat ukur yang terpisah membutuhkan waktu yang cukup lama dan alat ukur yang digunakan dalam bentuk manual dan sebagian dalam bentuk digital. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah sistem alat ukur terdapat 3 parameter pengukuran yang meliputi panjang, berat dan suhu badan mencetak secara otomatis untuk mengetahui kondisi gizi pada bayi. Alat ukur ini menggunakan sensor ultrasonic untuk mengukur panjang bayi, sensor load cell untuk mengukur berat dan sensor suhu MLX90614 untuk mengukur suhu kemudian semuanya dikendalikan oleh mikrontroler Esp32. Data-data tersebut ditampilkan melalui LCD 20x4 kemudian semua data akan di cetak melalui printer. Diharapkan alat ukur otomatis ini dapat digunakan dalam jangka waktu yang cukup panjang dengan parameter pengukuran sebagai standar alat ukur untuk mempermudah kinerja paramedis dalam mengukur parameter tumbuh kembang bayi.
KONTROL KELEMBABAN PADA BUDIDAYA JAMUR TIRAM MENGGUNAKAN HUMIDIFIER BERBASIS MICROCONTROLLER ARDUINO UNO Bakhitah Yasmin Agustia Pratiwi; Bambang Priyadi; Yulianto, Yulianto
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 7 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v3i7.3770

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan alat pengatur kelembaban otomatis dalam budidaya jamur tiram untuk menjaga kondisi pertumbuhan jamur tiram yang optimal. Alat ini menggunakan sensor DHT22 untuk mengukur kelembaban dan suhu, serta sistem mikrokontroller Arduino Uno yang terintegrasi dengan layar LCD, kipas, lampu, dan humidifier. Metode penelitian melibatkan penggunaan kontrol fuzzy Mamdani dengan PWM untuk mengatur kecepatan kipas, yang berfungsi mengontrol sirkulasi udara di lingkungan budidaya. Selama interval pengujian 5 menit, kelembaban awal 71% berhasil ditingkatkan menjadi 82,1%, dan suhu awal 28,2°C berhasil diturunkan menjadi 26,1°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat pengatur kelembaban otomatis berhasil menjaga kestabilan kelembaban dan suhu sesuai dengan range yang telah ditentukan, sambil mencegah pertumbuhan jamur patogen, mengurangi risiko kekeringan, meningkatkan kualitas panen, dan memudahkan pemeliharaan.