Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pelatihan Penyusunan Kontrak/Akad Syariah Mulianah, Baiq; Taqiuddin, Habibul Umam; Suriadiata, Irpan
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v2i2.223

Abstract

Kontrak/akad syariah memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan dengan perjanjian atau kontrak konvensional. Adanya perbedaan dasar hukum dan karakteristik ini secara langsung dan tidak langsung akan berpengaruh terhadap klausul-klausul di dalam kontrak. Melalui kegiatan pelatihan ini, para pelaku usaha dapat memahami bagaimana teori dan praktek dalam membuat kontrak/akad syariah. Tujuan kegiatan manfaat kegiatan ini adalah 1) untuk memberikan pengetahuan mengenai kontrak/akad syariah, 2) untuk memberikan pemahaman mengenai teknik-teknik dan panduan mudah dalam penyusunan kontrak/akad syariah dalam transaksi bisnis dan keuangan. Metode pelaksanaan kegiatan pelatihan penyusunan kontrak/akad syariah di Aula Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat adalah focus group discussion (FGD) disertai dengan praktik penyusunan kontrak/akad syariah. Hasil kegiaan pelatihan penyusunan kontrak/akad syariah, di antaranya 1) para peserta sangat antusias dalam setiap materi yang diberikan, karena berhubungan langsung dengan persoalan di lapangan, 2) para peserta mulai memahami kontrak/akad syariah, 3) para peserta mulai memahami dasar-dasar penyusunan kontrak/akad syariah.
Pelatihan Koperasi Syariah Pemuda Mulianah, Baiq; Taqiuddin, Habibul Umam
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i1.430

Abstract

Lahirnya koperasi syari’ah merupakan koreksi atas praktik perkoperasian yang dikenal dengan koperasi konvensional yang dinilai tidak sejalan dengan prinsip-prinsip syari’ah. Perbedaan koperasi syariah dengan koperasi konvensional (non syariah) hanya terletak pada teknis operasionalnya saja, dimana koperasi syariah mengharamkan bunga dan mengusung etika moral. tujuan dakegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah (1) Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pengurus koperasi syariah bagi pemuda di kecamatan Dasan Agung Kota Mataram, (2) Untuk mengembangkan kinerja pengurus koperasi sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan koperasi syariah pemuda. Metode pelaksanaan kegiatan Pelatihan Koperasi Syariah Pemuda yang dilaksanakan di Kampus Langko Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat adalah focus group discussion (FGD). Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain 1) Para peserta sangat antusias dalam setiap materi yang diberikan, karena berhubungan langsung dengan persoalan di lapangan; 2) Para peserta mulai memahami prinsip-prinsip dasar koperasi syariah; 3) Para Peserta mulai merumuskan strategi pengembangan koperasi syariah di kalangan pemuda; 4) Para Peserta menginginkan pelatihan koperasi syariah lanjutan untuk mengembangkan koperasi syariah.
Literasi Restoratif Justice (Keadilan Restoratif) Kepada Organisasi Kepemudaan Taqiuddin, Habibul Umam; Mulianah, Baiq
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i1.478

Abstract

Restorative justice (keadilan restorative) berakar dari nilai-nilai tradisional dalam masyarakat tradisional seperti nilai keseimbangan, harmonisasi serta kedamaian dalam masyarakat. Oleh karena itu di beberapa negara tercatat bahwa lembaga peradilan adat tetap dipertahankan sebagai sarana bagi masyarakat untuk menyelesaikan sengketa atau permasalahan yang dialaminya termasuk di dalamnya perkara pidana agar pelaku, korban dan masyarakat serta tokoh masyarakat dirasakan lebih memberikan rasa keadilan masyarakat. Tujuan dan manfaat kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah sebagai berikut: 1) untuk memberikan pemahaman konsep restorative justice (keadilan restoratif) kepada organisasi kepemudaan, 2) untuk menggerakan tokoh organisasi kepemudaan agar berperan sebagai penengah (mediator) dalam penyelesaian sengketa di luar pengadilan. Metode pelaksanaan kegiatan literasi restoratif justice (keadilan restoratif) kepada Organisasi Kepemudaan dalam bentuk diskusi interaktif. Berdasarkan kegiatan ang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan antara lain sebagai berikut: pertama, Para peserta sangat antusias dalam setiap materi yang diberikan, karena berhubungan langsung dengan persoalan di lapangan terkait dengan penyelesaian sengketa melalui restorative justice (keadilan restoratif). kedua Para peserta mulai memahami peran tokoh pemuda dalam penyelesaian melalui restorative justice (keadilan restoratif). Adapun saran yang ingin diberikan tim pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalan agar penyelesaian sengketa di luar pengadilan lebih optimal, maka sebaiknya perlu dilibatkan tokoh masyarakat terutama tokoh pemuda dalam proses penyelesaian sengketa melalui pendekatan restorative justice (keadilan restoratif).
Literasi Pendidikan Kewirausahaan Pada Organisasi Kepemudaan Mulianah, Baiq; Taqiuddin, Habibul Umam
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i2.667

Abstract

Kewirausahaan menjadi permasalahan ekonomi di Indonesia dan mempunyai hubungan dengan pengangguran. Untuk membangun kewirausahaan, seseorang harus memiliki bakat dan keterampilan, sehingga tidak semua individu dapat terlibat dalam kegiatan kewirausahaan tersebut. Upaya edukasi pendidikan kewirausahaan perlu dilakukan pada organisasi kepemudaan karena program organisasi kepemudaan berbasis civic literacy, tidak hanya berupaya membentuk pemuda, yang cerdas, dan terampil, tetapi juga mengakomodir penguatan karakter pemuda yang terintegrasi dengan ciri khas atau kepribadiannya; Adapun yang menjadi permasalahan dalam kegiatan pengabdian ini adalah 1) Bagaimanakah hubungan organisasi pemuda dan kewirausahaan?. 2) Bagaimanakah peran organisasi kepemudaan dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada kalangan generasi muda ? Tujuan dan manfaat kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: 1) Untuk memberikan pemahaman mengenai hubungan organisasi kepemudaan dan kewirausahaan. 2) Untuk memberikan pemahaman peran organisasi kepemudaan dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada kalangan generasi muda. Hasil kegiatan literasi pendidikan organisasi kepemudaan adalah 1) peserta dapat memahami bahwa organisasi kepemudaan merupakan wadah pembinaan dan pengembangan serta pemberdayaan dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomi produktif, 2) kegiatan literasi pendidikan kewirausahaan pada organisasi kepemudaan membawa pengaruh yang signifikan terhadap peserta yaitu terbentukny%a jiwa kewirausahaan, kemandirian, kerjasama tim, dan motivasi berwira usaha.
Strategi Pengembangan Desa Wisata Sebagai Pembangkit Ekonomi Kerakyatan (Studi di Desa Setanggor Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah) Taqiuddin, Habibul Umam; Yakub, Muhammad
Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT) Vol 1 No 2 (2021): Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT)
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi pengembangan desa wisata dan strategi pengembangan ekonomi kerakyatan di Desa Setanggor. Penelitian ini dilaksanakan di Desa etanggor Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah selama 6 bulan dari bulan September 2020 sampai dengan bulan Februari 2021. Adapun metode yang dilakukan adalah metode penelitian kualitatif, yaitu dilakukan pada kondisi yang alamiah dan peneliti berperan sebagai instrument kunci. Teknik pengumpulan data penelitian data penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Pertama, memilih data yang berhubungan dengan masalah yang peneliti teliti dan membuang data yang tidak diperluan. Kedua, melakukan penyajian data dalam bentuk naratif dan gambaran yang terjadi di lapangan, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan adalah pertama. Strategi pengembangan Desa Setanggor sebagai desa wisata adalah dengan menonjolkan potensi destinasi wisada, berupa budaya, seni, tradisi, dan lain-lain yang terdapat di Desa Wisata. Hal ini dimaksudkan karena salah satu jenis potensi yang dapat memperkuat daya saing desa wisata adalah potensi budaya yang ada di desa tersebut. Kedua, salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah Desa Setanggor untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan adalah melalui sektor pariwisata dan industri kreatif. Sektor yang diandalkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat adalah melalui pengembangan ecotourism (pariwisata alam).