Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Faktor-Faktor Mempengaruhi Terhadap Penerimaan Sistem Monitoring Tugas Akhir dan Skripsi pada Civitas Akademik di Lingkungan UNESA (Universitas Negeri Surabaya) Karimah, Oktalina; Bisma, Rahadian
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v3i2.45725

Abstract

Penerimaan sistem bagi civitas akademik di Universitas Negeri Surabaya mengenai penerimaan sistem fasilitas pelayanan yang diberikan. Sebuah lembaga pendidikan saat ini dituntut untuk dapat mengikuti kemajuan teknologi, salah satunya adalah sistem informasi di Universitas iNegeri iSurabaya iyang imerupakan salah satu perguruan tinggi Negeri di Surabaya yang menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam segala kegiatan internal di kampus untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas. Salah satu bentuk pemanfaatan teknologi di UNESA yaitu Sistem Monitoring Tugas Akhir dan Skripsi (SIMONTASI). SIMONTASI merupakan sistem informasi yang dirancang sebagai fasilitas di perguruan tinggi UNESA yang mendukung dalam proses ipenyusunan itugas iakhir, iskripsi, itesis idan idisertasi. Pada akhirnya Universitas Negeri Surabaya memberikan layanan informasi yang lebih efektif dan efisien dalam bentuk SIMONTASI. Analisis faktor merupakan metode analisis statistik multivariat yang mendefinisikan hubungan antara beberapa faktor yang saling keterkaitan satu sama yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk memahami alasan atau sebab yang dapat mempengaruhi penerimaan SIMONTASI pada civitas akademik di lingkungan UNESA. Model teori UTAUT (Unified Theory iof iAcceptance iand iUse iof iTechnology) adalah model yang digunakan penelitian. Responden yang akan digunakan dalam ipenelitian iini merupakan civitas akademik Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang meliputi mahasiswa akhir, dosen, dan kaprodi Universitas Negeri Surabaya yang sudah berpengalaman menggunakan SIMONTASI. Didapatkan hasil 5 faktor yang dipengaruhi penerimaan Sistem Monitoring Tugas Akhir dan Skripsi (SIMONTASI) pada civitas akademik di lingkungan Universitas Negeri Surabaya (UNESA).
Studi Literatur: Model Konseptual Penerimaan Pengguna pada Aplikasi PeduliLindungi Arbaningrum, Millenia Puji; Bisma, Rahadian
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v4i1.51382

Abstract

Penelitian ini berupa studi literatur yang bertujuan untuk memberi gambaran faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi bagaimana penerimaan pengguna terhadap suatu teknologi baru. Studi literatur ini menggunakan konstruk-konstruk dari UTAUT 2 (Unified Theory of Acceptance and Use of Technology) sebagai acuan kerangka dari sebuah model konseptual penelitian yang akan dibuat nantinya. Konstruk-konstruk yang digunakan dalam penelitian ini adalah Performance Expectancy, Effort Expectancy, Social Influence, Facilitating Conditions, Hedonic Motivation, Price Value, dan Habit dengan asumsi bahwa konstruk-konstruk tersebut mampu memberikan pengaruh terhadap niat penggunaan aplikasi PeduliLindungi (Behavioral Intention) sehingga akan diketahui penerimaan pengguna aplikasi PeduliLindungi berdasarkan kebiasaan penggunaannya (Use Behavior). Metode pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengumpulkan literatur-literatur penelitian terdahulu mengenai penerimaan pengguna lalu kemudian melakukan analisis terhadap literatur-litaratur tersebut sehingga didapatkan rujukan guna menentukan variabel penelitian yang akan digunakan untuk menentukan model konseptual. Penelitian ini secara umum akan menyoroti pentingnya memahami konstruk-konstruk yang memengaruhi penerimaan pengguna dan menggunakan temuan-temuan penelitian terdahulu untuk meningkatkan penerimaan aplikasi. Studi literatur ini adalah sebuah studi pendahuluan untuk menjadi panduan bagi penelitian lebih lanjut mengenai analisis kepuasan pengguna aplikasi PeduliLindungi.
Persepsi Keamanan Data Dan Privasi Pada Pengguna Layanan Wifi Gratis Di Coffee Shop Negara, Mulia Hartawan; Bisma, Rahadian
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v4i2.54008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi keamanan data dan privasi pada pengguna layanan wifi gratis di coffee shop. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan metode penyebaran kuesioner. Subjek dalam penelitian ini adalah pengguna layanan wifi gratis di seluruh coffee shop yang ada di Surabaya. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar kuesioner. Hasil dari penelitian ini menunjukkan tingkat kesadaran keamanan informasi pengguna wifi gratis di coffee shop diklasifikasikan sebagai cukup/sedang dengan kondisi rata-rata sebesar 75,10%. Dari analisis regresi yang telah dilakukan untuk mengetahui hubungan antara dimensi pengetahuan tentang keamanan data dan privasi memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap dimensi sikap terhadap keamanan informasi, sedangkan hubungan antara dimensi sikap terhadap keamanan data dan privasi mempengaruhi secara signifikan dan positif terhadap dimensi perilaku mengurangi risiko keamanan informasi, dan hubungan antara dimensi pengetahuan tentang keamanan data dan privasi mempengaruhi secara signifikan dan positif terhadap dimensi perilaku mengurangi risiko keamanan informasi.
ANALYSIS OF DESIGN AESTHETICS (DA) ON THE USE OF KAI ACCESS WITH MULTI MOTIVE INFORMATION SYSTEM CONTINUANCE (MISC) THEORY: ANALISIS DESIGN AESTHETICS (DA) TERHADAP PENGGUNAAN KAI ACCESS DENGAN TEORI MULTI MOTIVE INFORMATION SYSTEM CONTINUANCE (MISC) andini, arifah mutia; Bisma, Rahadian
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v4i2.54131

Abstract

Abstract-This study analyzes the influence of user motivation in continuing to use the KAI Access train ticket booking application using the Multi Motive Information System Continuance (MISC) theory. This study aims to analyze the design aesthetics of the KAI Access application. This research is important for PT Kereta Api Indonesia to maintain customer retention and improve the quality of their services. This study found that the design aesthetics of the KAI Access application had no effect, but appropriate design expectations, ease of use, hedonic expectations, intrinsic expectations, extrinsic expectations, hedonic disconfirmation, intrinsic disconfirmation, extrinsic disconfirmation, attitudes, satisfaction, hedonic performance, intrinsic performance, and extrinsic performance significantly affects the intention to continue using KAI Access.
Analysis of Adoption of Digital Banking Services with The Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 3 (UTAUT-3 Model: Analisis Adopsi Teknologi Layanan Digital Banking dengan Model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 3 (UTAUT-3) Wardana, Laras Kusuma; Bisma, Rahadian
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v4i3.54241

Abstract

Digital banking has become a banking service that has been increasingly used since the COVID-19 pandemic. One of the digital banking products in Indonesia is PT Bank Raya Indonesia TBK. This study discusses the level of acceptance of Bank Raya's digital banking by its customers through the mobile application platform on Android and iOS operating systems called RAYA. Using the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 3 (UTAUT-3) model with partial regression analysis (Partial Least Squares/PLS) using SmartPLS software. The PLS analysis technique consists of two stages, namely the measurement model (Outer Model) and the structural model (Inner Model). The study was conducted by distributing research questionnaires to 200 respondents. The results of the study indicate that the higher the level of Performance Expectancy, Social Influence, Facilitating Conditions, Hedonic Motivation, Price Value, Habit, and Personal Innovatiness, the greater their influence on the increase in Behavioral Intention to use digital banking services at Bank Raya Indonesia. Additionally, the higher the Facilitating Conditions, Habit, and Personal Innovatiness in using digital banking services, the more it will affect the increase in Use Behavior of digital banking services at Bank Raya Indonesia.
Analysis of Information Security Risk Assessment Based on Iso 27005 for Preparation for Iso 27001 Certification in The Government of Madiun City: Analisis Penilaian Risiko Keamanan Informasi Berdasarkan Iso 27005 Untuk Persiapan Sertifikasi Iso 27001 pada Pemerintah Kota Madiun Amirinnisa, Medina; Bisma, S.Kom., M.Kom., Rahadian
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence (JEISBI) Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v4i4.56250

Abstract

Penggunaan teknologi informasi yang semakin pesat membutuhkan suatu sistem untuk menjaga keamanan data dan informasi. Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun merupakan lembaga pemerintahan yang memiliki tanggung jawab untuk mengelola teknologi informasi dan komunikasi di Kota Madiun. Sebagai instansi yang bertugas untuk melayani dan memberikan informasi kepada masyarakat, DISKOMINFO Kota Madiun rentan terhadap potensi ancaman keamanan informasi yang dapat menghambat kinerjanya. Oleh karena itu, untuk memenuhi standar keamanan informasi ISO 27001:2013 maka dibutuhkan suatu penilaian analisis keamanan informasi berdasarkan pemetaan ISO 27005:2013 sebagai acuan standar keamanan informasi internasional dengan metode Failure Model Effect Analysis (FMEA). Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan pemetaan referensi kontrol dan Annex A pada perencanaan ruang lingkup sistem keamanan informasi yang dibangun dan bukti dokumen terkait. Berdasarkan hasil penelitian ditunjukkan bahwa penilaian risiko pada Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kota Madiun berada di tingkat level low dan medium dan didapatkan rekomendasi SOP sebagai bentuk mitigasi risiko. The rapid use of information technology requires a system to maintain data and information security. The Madiun City Communication and Informatics Service is a government agency that has the responsibility for managing information and communication technology in the City of Madiun. As an agency whose job is to serve and provide information to the public, DISKOMINFO in Madiun City is vulnerable to potential information security threats that can hinder its performance. Therefore, to meet the ISO 27001:2013 information security standard, an information security analysis assessment is needed based on ISO 27005:2013 mapping as a reference for international information security standards using the Failure Model Effect Analysis (FMEA) method. The method used is to map control references and Annex A to planning the scope of the information security system being built and related document evidence. Based on the results of the study, it was shown that the risk assessment at the Madiun City Government Communication and Information Service was at low and medium levels and SOP recommendations were obtained as a form of risk mitigation.
Analyzing the business process of the Religious Court in Surabaya using the Business Process Modeling Notation (BPMN) method.: Analisa Proses Bisnis Pengadilan Agama Surabaya Menggunakan Metode Business Process Modelling Notation (BPMN) Syarifudin, Muhammad Rois; Bisma, Rahadian
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence (JEISBI) Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v4i4.57499

Abstract

Every agency must have a goal to make each process effective and efficient. The Bsinsi process is one aspect that can influence the level of effectiveness and efficiency in an agency. The Surabaya Religious Court is one of three special courts in Indonesia which is located in Surabaya. There are several business processes at the Surabaya Religious Court including the registration process, payment process, inheritance registration process, divorce registration process, joint property case registration process, process minor marriage registration, mediation process, and trial process. The purpose of this research is to test and simulate the effectiveness and efficiency of business procedures used in the Surabaya Religious Courts. Analysis of the Surabaya Religious Court Business Process Using MethodsBusiness Process Modelling Notation (BPMN). Many difficulties were discovered during the study and modeling of business processes that might hinder the operation of each process, and the researcher then presented business process suggestions with various factors for decision making. The Surabaya Religious Court becomes more effective and efficient with the business process ideas proposed by the author.
Strategi Optimalisasi Manajemen Konfigurasi untuk Keamanan Informasi Berdasarkan ISO/IEC 27001:2022 Pujiani, Febri; Bisma, Rahadian
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence (JEISBI) Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v5i3.63358

Abstract

Keamanan informasi merupakan salah satu aspek yang krusial bagi organisasi. Upaya peningkatan keamanan informasi juga harus menjadi fokus utama untuk meminimalisir segala risiko yang bisa saja terjadi pada organisasi. Kerentanan keamanan ini juga berkaitan dengan manajemen konfigurasi. Sering kali serangan menargetkan area yang diatur dalam manajemen konfigurasi seperti perangkat lunak, perangkat keras, maupun pengaturan jaringan. Perubahan yang tidak terkontrol juga menjadi masalah serius pada proyek perangkat lunak. Manajemen konfigurasi memberikan kontrol untuk mengelola perubahan, karena perubahan yang tidak sah dan ketidakkonsistenan dapat terhindarkan. Selain itu, manajemen konfigurasi masih menjadi pendekatan baru untuk mengelola keamanan informasi terutama pada standar ISO/IEC 27001:2022, sehingga banyak organisasi yang belum familiar dengan konsep dan penerapannya. Hal ini menjadikan manajemen konfigurasi sebagai tantangan tersendiri bagi organisasi yang ingin memperbarui atau mendapatkan sertifikasi ISO/IEC 27001:2022. Dengan permasalahan yang telah dijabarkan, maka perlu dilakukan analisis proses dari manajemen konfigurasi untuk membantu organisasi memahami bagaimana menerapkan manajemen konfigurasi yang efektif sesuai dengan standar internasional, sehingga dapat mengurangi risiko keamanan dan memastikan sistem informasi tetap aman dan terkendali. Dalam penelitian ini menghasilkan 3 aktivitas utama untuk manajemen konfigurasi dan 4 dokumen untuk mendukung implementasi manajemen konfigurasi untuk membantu organisasi dalam pengelolaan konfigurasi yang efektif sesuai dengan standar internasional ISO/IEC 27001:2022.
Analysis of User Satisfaction of the "Lalamove" Application Using the SERVQUAL and EUCS Method Dewi, Anisa Tri Puspa; Bisma, Rahadian
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence (JEISBI) Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v5i4.65340

Abstract

Lalamove is a logistics platform connecting customers with trained drivers and couriers, offering secure, rapid, and convenient delivery solutions, focusing on quality, safety, and customer satisfaction. This study analyzes user satisfaction with the Lalamove application using twovice Quality (SERVQUAL) and End User  Computing Satisfaction (EUCS). The SERVQUAL method assesses service quality across five dimensions: tangible ty, dimensions, responsiveness, assurance, and empathy. Meanwhile, EUCS evaluates information system user satisfaction based on five dimensions: content, accuracy, Format, ease of use, and timeliness. Employing a quantitative approach with a survey method, this research involved 309 respondents comprising Lalamove application users, including customers and drivers. The results indicate that reliability and responsiveness (SERVQUAL), Format, and insourcing support (EUCS) significantly influence customer satisfaction. Additionally, the overall EUCS variables positively impact customer satisfaction. These findings suggest that combining SERVQUAL and EUCS provides a holistic understanding of service quality and user satisfaction, encompassing aspects of operational and user experience. Primary recommendations include enhancing system performance, improving delivery timeliness, and optimizing the application's interface design and usability.
Analysis of Information Security Culture Among Students Cholsa, Achmad Raafiud'; Bisma , Rahadian
Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence (JEISBI) Vol. 6 No. 3 (2025): Vol. 06 Issue 03
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jeisbi.v6i3.65085

Abstract

This research aims to analyze the information security culture among university students, which is becoming increasingly important in today's digital era. In the context of increasing threats to personal data and sensitive information, understanding the culture of information security among the younger generation is crucial. The method used in this research is a quantitative survey involving 400 student respondents from various universities in Surabaya, the data is analyzed using descriptive statistical techniques to describe students' understanding, attitudes, and behavior towards information security. The results showed that students have low awareness of information security, even though they actively use digital technology. Many respondents have experienced data breaches but did not take sufficient preventive measures. The research recommends increased education and socialization about information security on campus, as well as the development of structured training programs to improve security awareness and practices among students.