Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Layanan Konseling Individual dengan Teknik Rational Emotif Behavior Therapy untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Siswa Korban Bullying Verbal di SMP Negeri 3 Tomohon Galuh Aransiti Khan; Rinna Yuanita Kasenda; Deklay Nainggolan
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa korban bullying verbal melalui penerapan layanan konseling individual dengan teknik Rational Emotive Behaviour Therapy (REBT) di SMP Negeri 3 Tomohon. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seorang peserta didik yang memiliki rasa percaya diri rendah akibat menjadi korban bullying verbal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rasa percaya diri pada subjek penelitian. Skor observasi siswa pada siklus I sebesar 29 dan skor angket sebesar 42. Pada siklus II, skor observasi meningkat menjadi 45 dan skor angket meningkat menjadi 54, yang menunjukkan peningkatan yang lebih efektif. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa teknik Rational Emotive Behaviour Therapy (REBT) efektif dalam membantu siswa mengidentifikasi dan mengatasi pikiran-pikiran irasional yang menghambat rasa percaya diri akibat bullying verbal. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa layanan konseling individual dengan teknik Rational Emotive Behaviour Therapy (REBT) Dapat meningkatkan Rasa Percaya diri siswa korban bullying verbal.
Layanan Konseling Individual dengan Teknik Rational Emotif Behavior Therapy untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Siswa Korban Bullying Verbal di SMP Negeri 3 Tomohon Galuh Aransiti Khan; Rinna Yuanita Kasenda; Deklay Nainggolan
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa korban bullying verbal melalui penerapan layanan konseling individual dengan teknik Rational Emotive Behaviour Therapy (REBT) di SMP Negeri 3 Tomohon. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seorang peserta didik yang memiliki rasa percaya diri rendah akibat menjadi korban bullying verbal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rasa percaya diri pada subjek penelitian. Skor observasi siswa pada siklus I sebesar 29 dan skor angket sebesar 42. Pada siklus II, skor observasi meningkat menjadi 45 dan skor angket meningkat menjadi 54, yang menunjukkan peningkatan yang lebih efektif. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa teknik Rational Emotive Behaviour Therapy (REBT) efektif dalam membantu siswa mengidentifikasi dan mengatasi pikiran-pikiran irasional yang menghambat rasa percaya diri akibat bullying verbal. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa layanan konseling individual dengan teknik Rational Emotive Behaviour Therapy (REBT) Dapat meningkatkan Rasa Percaya diri siswa korban bullying verbal.
Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Behavior Contract dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di SMTK Berea Tondano: Penelitian Conni Agnesti Tom; Rinna Y. Kasenda; Deklay Nainggolan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6034

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kedisiplinan siswa melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik behavior contract di SMTK Berea Tondano. Masalah awal menunjukkan disiplin siswa masih rendah, ditandai keterlambatan, pelanggaran aturan, dan kurangnya tanggung jawab terhadap tugas. Penelitian melaksanakan pendekatan PTBK dalam dua siklus dengan enam siswa sebagai subjek yang dipilih karena tingkat disiplin yang rendah. Data diperoleh melalui angket dan observasi, lalu dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil pra-tindakan, siklus I, dan siklus II. Hasil menunjukkan peningkatan bertahap dari kategori rendah pada pra-tindakan, menjadi sedang pada siklus I, hingga tinggi pada siklus II, sehingga teknik behavior contract terbukti efektif meningkatkan kedisiplinan siswa.
Layanan Konseling Individu dengan Teknik Cognitive Restructuring untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik SMP Kristen Tomohon: Penelitian Irnawati Mine’; Meisie L. Mangantes; Deklay Nainggolan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar peserta didik di SMP Kristen Tomohon melalui layanan konseling individu dengan teknik cognitive restructuring. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Siklus I, motivasi belajar peserta didik berada pada kategori sedang. Setelah dilakukan perbaikan pada Siklus II dengan latihan coping thought yang lebih sistematis, terjadi peningkatan signifikan menjadi kategori tinggi dengan skor 54. Peserta didik menjadi lebih berani berpendapat, memahami tujuan pembelajaran, dan lebih aktif dalam belajar. Kesimpulannya, teknik cognitive restructuring efektif membantu peserta didik mengubah pikiran negatif menjadi positif untuk meningkatkan motivasi belajar.
PENGARUH PENGGUNAAN GADGET TERHADAP MOTIVASI BELAJAR BAGI MAHASISWA PROGRAM STUDI PSIKOLOGI UNIVERSITAS NEGERI MANADO Deklay Nainggolan; Frieska Putrima Tadung; Airin Jesica Sondakh; Grace Natalia Birahim
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 5 No. 1 (2024): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/djpk.v5i1.1788

Abstract

Penggunaan gadget sangat mempengaruhi manusia dalam kehidupan sehari-hari. Motivasi dapat menjadi pendorong bagi siswa untuk belajar. Dengan penggunaan gadget yang benar, siswa dapat termotivasi untuk belajar, namun ada juga yang sebaliknya. Pengaruh gadget terhadap motivasi belajar siswa meliputi dampak positif dan negatif. Penggunaan gadget yang dapat mempengaruhi pelajar yang sering kita temui di dunia perkuliahan adalah smartphone dan laptop. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif . Dengan menggunakan metode kuantitatif penulis akan mengumpulkan data, mengolah dan mereduksi data, menganalisis dan terakhir menarik kesimpulan dari data hasil wawancara online. Penelitian ini dilakukan pada hari Minggu tanggal 2 Juni 2024 pada siswa kelas 8 Program Studi Psikologi Fakultas Pendidikan dan Psikologi Universitas Negeri Manado.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN ALKITAB YANG TEPAT DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS BELAJAR PESERTA DIDIK Frieska Putrima; Deklay Nainggolan
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 5 No. 2 (2024): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selain membutuhkan RPP merdeka belajar dalam melaksanakan proses kegiatan belajar di kelas, guru juga memerlukan model pembelajaran untuk merancang kegiatan belajar. Model pembelajaran ini sudah seperti kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dari RPP. Bisa dilihat bahwa penting bagi guru untuk bisa mengenal dan menguasai beragam model pembelajaran. Dengan wawasan tersebut, guru dapat merancang kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna untuk siswa Model pembelajaran adalah kerangka kegiatan pembelajaran yang dibuat guru dalam melaksanakan proses kegiatan belajar PAK di kelas. Adapun sifat dari model pembelajaran ini yaitu sistematis, agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan secara lebih maksimal. Jika kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan baik, maka tujuan belajar yang dirancang dapat tercapai dengan baik