Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Perancangan Prototipe Kunci Pintu Digital Berbasis IoT Menggunakan Metode HDLC Arvin Claudy Frobenius; Jeki Kuswanto; Rivan Ardiansyah; F.X. Wisnu Yudo Untoro
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 5, No 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjeee.v5i2.20096

Abstract

Rumah yang nyaman dan aman yang mampu melindungi penghuni maupun harta benda yang dimiliki dari tindak kejahatan merupakan idaman bagi setiap pemilik rumah. Pelindung yang mampu melindungi rumah itu adalah kunci pintu. Sebagai pelindung rumah, seharusnya kunci pintu dapat terhindar dari perusakan, pembobolan, ataupun penduplikasian oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Namun, pada kenyataaannya yang terjadi adalah tidak demikian. Oleh karena itu, tujuan pada makalah ini adalah membuat minimum viable product kunci pintu digital berbasis IoT yang terhubung dengan smartphone android dengan menerapkan perangkat touch sensor, keypad, dan RFID sebagai masukan data dan sebagai pengolah data masukan menggunakan mikrokontoler NodeMCU ESP8266 agar akses membuka pintu tidak melalui perusakan, pembobolan, ataupun penduplikasian kunci pintu. Untuk mencapai tujuan itu pada makalah ini metode pemecahan masalah menggunakan metode Hardware Development Life Cycle (HDLC). Hasil pengujian menunjukkan bahwa minimum viable product kunci pintu digital berbasis IoT yang dihasilkan menggunakan metode HDLC dapat bekerja dengan baik sesuai dengan harapan dalam perancangan, yaitu untuk membuka kunci pintu digital bisa menggunakan salah satu perangkat yang tersedia pada kunci pintu digital, yaitu touch sensor, keypad atau RFID. Untuk membuka kunci pintu digital menggunakan touch sensor hanya membutuhkan sentuhan tangan pada perangkat touch sensor. Sedangkan untuk membuka kunci pintu digital menggunakan perangkat keypad perlu menombol kombinasi angka pada perangkat keypad. Bila kombinasi angka masukan dari perangkat keypad sesuai dengan yang diajarkan pada kunci pintu digital maka kunci pintu digital akan membuka. Selanjutnya, untuk membuka kunci pintu digital menggunakan RFID dapat menggunakan dua jenis kartu, yaitu kartu bawaan (emergency card) atau kartu e-KTP. Kartu e-KTP yang dapat digunakan untuk membuka kunci pintu digital adalah kartu e-KTP yang sudah diajarkan pada kunci pintu digital.A comfortable and safe home that is able to protect residents and property owned from crime is a dream for every homeowner. The protector that can protect the house is the door lock. As a home protector, door locks should be able to avoid vandalism, break-ins, or duplication by irresponsible people. However, in reality, this is not the case. Therefore, the purpose of this paper is to create a minimum viable product of IoT-based digital door locks connected to Android smartphones by applying touch sensor devices, keypads, and RFID as data input and as an input data processor using the NodeMCU ESP8266 microcontroller so that access to open the door is not through vandalism, break-in, or duplication of door locks. To achieve that goal in this paper the problem solving method uses the Hardware Development Life Cycle (HDLC) method. The test results show that the minimum viable product of the IoT-based digital door lock produced using the HDLC method can work well in accordance with the expectations in the design, namely to open the digital door lock can use one of the devices available on the digital door lock, namely the touch sensor, keypad or RFID. To unlock a digital door using a touch sensor only requires a hand touch on the touch sensor device. Meanwhile, to unlock the digital door using a keypad device, you need to press a combination of numbers on the keypad device. If the input number combination from the keypad device matches what is taught on the digital door lock, the digital door lock will open. Furthermore, to unlock the digital door using RFID can use two types of cards, namely the built-in card (emergency card) or e-KTP card. The e-KTP card that can be used to open the digital door lock is the e-KTP card that has been taught on the digital door lock
Smart Fish Farm Budidaya Ikan Nila Menggunakan NodeMCU Terintegrasi Berbasis Internet Of Things Jeki Kuswanto; Wahid Miftahul Ashari; Firman Asharudin
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 12, No 1 (2023): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v12i1.5061

Abstract

Teknologi budidaya ikan yang digabungkan dengan pertanian saat ini berkembang  pesat banyak muncul sistem yang cocok untuk menggabungkan antara media tanam dan juga budidaya ikan salah satunya yaitu media tanam vertikultur  yang mana sistem budidaya pertanian ini dilakukan secara vertikal atau bertingkat  pada ruang lingkup indoor maupun outdoor. beberapa proses yang dilakukan masih secara manual yaitu  melakukan penyiraman tanaman,  pengecekan PH air, memberi makan ikan, pengecekan suhu air dalam kolam,  mengontrol tingkat kelembaban tanah, ini dikerjakan secara manual. Oleh sebab itu Smart fish Farm dibutuhkan sistem  sistem ini dibuat otomatisasi berbasis iot (internet of thing)  dibutuhkan untuk mengatasi beberapa apa permasalahan tersebut, dengan memanfaatkan  NodeMCu sebagai mikrokontroler yang akan dihubungkan dengan sensor kelembaban tanah, sensor suhu, PH meter,  motor DC maka kontrol dan pemantauan  penyiram tanaman, pemberian makan ikan, kondisi air air dapat dilakukan secara otomatis. smart fish Farm budidaya ikan nila dan tanaman  vertikultur  berbasis iot (internet of thing)  dapat menampilkan data yang sesuai melalui  aplikasi mobile yang dapat dilihat oleh pengguna, mulai dari tingkat kelembaban tanah menampilkan hasil kadar pH dari 1 sampai dengan 10 kadar pH dan menampilkan suhu kolam ikan dari rentan 15 sampai dengan 32 derajat Celcius serta Aplikasi mobile  dapat mengontrol sistem pakan ikan.
Perbandingan Algoritma AES128 dengan SHA256 dalam Kecepatan Enkripsi Pengiriman Data Setiani, Rina; Imananda, Eldiva Tegar; Wicaksono, Wahyu Enggar; Baihaqi, Muhammad Aziz; Kuswanto, Jeki
JOINS (Journal of Information System) Vol. 9 No. 1 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/joins.v9i1.8800

Abstract

Internet of Things bekerja untuk menyediakan berbagai layanan yang menghubungkan sensor dengan aktuator. Pada masa sekarang, layanan IoT telah banyak digunakan diberbagai bidang. Dengan pertumbuhan eksponensial IoT menyebabkan meningkatnya masalah ancaman keamanan. Untuk memastikan keamanan data tersebut, diperlukan algoritma untuk mengenkripsi data. Algoritma yang paling umum dalam melakukan enkripsi adalah Advanced Encryption Standard (AES). AES adalah salah satu metode yang digunakan untuk mencapai privasi dan kerahasiaan data yang ditransfer melalui berbagai jaringan komputer. Selain AES, terdapat pula SHA256 sebagai algoritma enkripsi. Dalam implementasinya algoritma SHA256 digunakan untuk integritas data dan otentikasi pesan. Metode yang digunakan dalam meneliti perbandingan enkripsi menggunakan algoritma AES (Advanced Encryption Standard) dengan SHA-256 (Secure Hash Algorithm 256-bit), dapat mengadopsi model NDLC (Network Development Life Cycle). Baik AES maupun SHA-256 adalah algoritma yang kuat dan mapan untuk enkripsi data, dan kecepatan keduanya hampir sama dengan perbedaan yang kecil dalam ukuran milisekon.
Forensic Recovery Techniques on Android Devices with the National Institute of Standards and Technology (NIST) Approach Hamid, Nadila; Kuswanto, jeki; Nurani, Dwi; Dwi Putra, Andriyan; Mahananing Puri, Fiyas; Tri Atmaja Ramadhani, Surya
Jurnal Sistem Telekomunikasi Elektronika Sistem Kontrol Power Sistem dan Komputer Vol 4 No 1 (2024): JTECS Januari 2024
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ISLAM KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/jtecs.v4i1.4676

Abstract

Dalam era kemajuan teknologi informasi saat ini, penggunaan WhatsApp di Indonesia mencapai angka 88,7% pada kuartal pertama tahun 2022 menurut data Hootsuite We are Social. Meskipun fenomena ini membawa dampak positif, seperti adanya kemudahan dalam komunikasi, namun menimbulkan dampak negatif, terutama dari sisi meningkatnya kejahatan dunia maya. Salah satu contoh kejahatan yang umum terjadi adalah prostitusi online yang dilakukan melalui aplikasi WhatsApp, dimana sebuah pesan, gambar, log, maupun kontak seseorang dapat dengan mudah bertukar tangan tanpa diketahui oleh pihak yang berwajib. Pelaku kejahatan yang memanfaatkan WhatsApp sebagai medianya seringkali menghapus bukti elektronik atas kejahatan yang dilakukannya, menjadikannya tantangan bagi penegak hukum terutama dalam memperoleh bukti atas kejahatan yang dilakukan oleh pelaku. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknik digital forensic guna mengekstrak berbagai bukti terkait dengan kasus prostitusi online yang memanfaatkan platform WhatsApp. Metode penelitian melibatkan penggunaan alat forensik seperti Mobiledit Forensic dan Oxygen Forensic SQLite Viewer, dengan menerapkan metode National Institute of Standard and Technology (NIST) yang merupakan metode popular dalam forensika digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tools Mobiledit forensic dan Oxygen Forensic SQLite dalam menggali barang bukti digital pada kasus prostitusi online melalui aplikasi Whatsapp dapat menemukan barang bukti dengan nilai akurasi hingga 100% terutama untuk barang bukti dalam bentuk pesan teks, informasi kontak, log panggilan, dan pesan dalam bentuk gambar. Dengan kinerja yang dihasilkan berdasarkan temuan barang bukti tersebut, menunjukkan bahwa kemampuan alat-alat tersebut dalam mendeteksi bukti digital pada smartphone Android yang diharapkan dapat membantu penegak hukum dalam menghadapi tantangan investigasi forensik digital dan memberikan kontribusi positif dalam memberantas kejahatan di dunia maya.
Pelatihan Kiat Menjadi Pelaku UMKM yang Lebih Maju Kaleb, Setiawirawan Valerian; Praditya, A.G. Arvin; Rahman, M. Ardafi Sulchia; Setyaji, Ghalih Anung; Aditia, Amar; Widatama, Krisna; Kuswanto, Jeki; Pramitasari, Rina
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Dedikasi 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v2i2.53

Abstract

Today internet can now be used as a marketing or digital marketing medium for product promotion. By using the internet, we can expand our target market net, and the use of the internet can be used for digital marketing which promotes and markets products via the internet to reach potential consumers in a fast process. The hope to be achieved is for business actors to become more optimal and get maximum results by utilizing digital marketing. BEE1 Culinary is located in the culinary area at Cempaka Culinary Center, Jl. Sawo Kecik, Gempol, Condongcatur, District. Depok, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta, has started his business for 2 years. This business currently still uses the traditional method, namely by just waiting for people to buy the business's products on the spot. A problem has arisen, namely the lack of people joining the BEE1 culinary project, the main aim of which is to help lower income people to sell with additional capital from the franchise owner, and the profits obtained will be distributed evenly to other branches as well. The output of this activity is the availability of an information system to help promote products in the form of social media such as Facebook and Instagram so that it is hoped that it can increase the number of consumers and have a wider reach and increase orders.
LOGAN: Log Analyzer Simulation Sebagai Media Simulasi Analisis Log Berbasis Data Generator Koprawi, Muhammad; Putra, Wahyu Sukestyastama; Ashari, Wahid Miftahul; Kuswanto, Jeki; Nugraha, Anggit Ferdita
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 10, No 1 (2024): Volume 10 No 1
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jp.v10i1.61446

Abstract

Aktivitas pengunjung sebuah website akan tersimpan di server pada file yang bernama access log. Access log menyimpan berbagai informasi penting seperti IP address pengunjung sampai user agent yang digunakan (browser, sistem operasi, dan sebagainya). Untuk mendapatkan file access log setidaknya harus memiliki akses ke server sehingga file tersebut dapat diambil kemudian dianalisis. Pada penelitian ini, dibuat sebuah sistem yang digunakan sebagai alat untuk membuat file access log secara otomatis dan dirancang mirip seperti format file access log yang ada pada server. Selain sebagi alat untuk membuat file access log, sistem ini juga dirancang untuk melakukan analisis informasi terhadap file access log tersebut dengan menyajikannya dalam bentuk visualisasi. Metode yang digunakan untuk mengembangkan sistem ini adalah metode pengembangan Rapid Application Development (RAD). Metode RAD dipilih salah satunya karena siklus pengembangan yang relatif lebih cepat dan singkat tetapi tetap dapat menghasilkan kualitas sistem yang baik. Untuk pengujian terhadap sistem dilakukan beberapa skenario yaitu membuat file temporary access log dengan 1000 baris log yang menghasilkan waktu rata-rata 0,791 detik, proses insert data ke database yang bersumber dari file temporary access log menghasilkan waktu rata-rata 0,271 detik, dan skenario terakhir yaitu membuat log on the fly kemudian langsung insert data ke database menghasilkan waktu rata-rata 4,833 detik. Sehingga dari hasil pengujian tersebut didapatkan skenario yang efektif dan tidak membebani sistem terutama bagian database yaitu membuat file temporary access log terlebih dahulu kemudian insert data ke database yang bersumber dari file temporary access log.
An AI-integrated IoT-based Self-Service Laundry Kiosk with Mobile Application Kusrini, Kusrini; Muhammad, Alva Hendi; Fauzi, Moch Farid; Kuswanto, Jeki; Bernadhed, Bernadhed; Widayani, Wiwi; Pramono, Eko; Muktafin, Elik Hari; Ariyanto, Yossy
ILKOM Jurnal Ilmiah Vol 16, No 3 (2024)
Publisher : Prodi Teknik Informatika FIK Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/ilkom.v16i3.2050.382-393

Abstract

This paper proposes KILAO, an IoT-based self-service laundry kiosk connected with a mobile application that aims to improve the laundry experience by improving user convenience and operational efficiency. This study aims to streamline the washing process using autonomous payment systems, real-time monitoring, and AI-based queue management, resulting in better resource utilization and higher user satisfaction. The development technique comprises identification and requirement gathering, development of both software and hardware prototypes, and evaluation of the prototype. In the requirement-gathering phase, the design of a kiosk machine that consists of hardware and software is defined by combining regular washing machines with IoT technologies for remote control and monitoring. We also developed a mobile application to engage with the kiosk machine. The kiosk simplifies the choice of laundry bundles and accepts various payment options, including cash, cashless transactions, and card-based purchases. The evaluation procedure of the prototype was conducted by using expert evaluations. They are from academics and industry professionals who verified the system’s effectiveness and market potential. The results have shown several unique selling features for KILAO. Extensive payment options and self-service operations were highlighted from the customer’s perspective as key benefits. From the seller’s perspective, its interoperability with traditional washing machines enables a low-cost shift to intelligent, self-service operations, eliminating the need for pricey coin-operated machines. Also, the automatic monitoring system that detects cycle completion can reduce waiting times and improve energy efficiency. In summary, KILAO presents a significant advancement in laundry automation by integrating IoT and AI. Moreover, the Gradient boosting algorithm forecasts waiting times and gives real-time information on machine availability, removing the need for physical queueing. The research demonstrates that KILAO’s capability to provide self-service laundry by providing a user-friendly mobile application can enhance user experience, operational efficiency, and energy utilization.
Rancangan Teknologi IoT Berbasis ESP32 dalam Mengoptimalkan Sistem Irigasi Cerdas di Perkebunan Salak Pondoh Kuswanto, Jeki; Pratama, Rifqi Dimas; Syafrizal, Melwin
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 14, No 1 (2025): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v14i1.8270

Abstract

Abstrak : Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, DIY, merupakan salah satu sentra penghasil salak pondoh berkualitas. Namun, produktivitas salak pondoh sering terganggu oleh kendala irigasi, terutama saat musim kemarau, yang menyebabkan kelembapan tanah menurun secara signifikan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem irigasi berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi dan pemerataan distribusi air di perkebunan salak pondoh. Sistem dirancang menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler utama, sensor kelembapan tanah, sensor aliran air, dan solenoid valve untuk kontrol otomatis. Data dipantau secara realtime melalui aplikasi Android dan disimpan di Firebase serta kartu MicroSD untuk mendukung mode offline. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem irigasi mampu bekerja secara optimal sesuai parameter kelembapan tanah. Selama pengujian empat hari, sistem dapat membuka dan menutup pintu air secara otomatis, menjaga kelembapan tanah dalam kisaran optimal (234–265 (%) atau ratio VWC (Volumetric Water Content)) dengan rata-rata debit air lebih dari 1,0 liter/menit. Sistem juga mampu mendeteksi hambatan seperti penyumbatan saluran air, dengan respon otomatis yang sesuai. Efisiensi penggunaan air meningkat hingga 30% dibandingkan metode manual, sementara sistem monitoring berbasis Android mempermudah pengelolaan irigasi secara terpusat. Data yang tersimpan di Firebase dan MicroSD menunjukkan konsistensi dan keandalan sistem, baik dalam mode online maupun offline. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan IoT pada irigasi dapat menjadi solusi efektif untuk tantangan di sektor pertanian, khususnya perkebunan salak pondoh. Sistem ini berpotensi dikembangkan lebih lanjut dengan integrasi energi terbarukan dan analitik data berbasis kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan.Kata kunci: Internet of Things, irigasi, Sensor, salak pondoh, ESP32
PENGEMBANGAN GAME EDUKASI BERBASIS ANDROID UNTUK PENGENALAN TOKOH PAHLAWAN NASIONAL INDONESIA Khamzah , Khaerul; Kuswanto, Jeki; Aziza, Rifda Faticha Alfa; Frobenius, Arvin Claudy
Journal of Information System Management (JOISM) Vol. 6 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Universitas Amikom Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/joism.2025v6i2.1942

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat membuat pelajar lebih tertarik bermain game daripada belajar. Hal ini berdampak pada rendahnya minat siswa terhadap pelajaran sejarah, khususnya pengenalan tokoh pahlawan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan game edukasi berbasis Android berjudul "Perjuangan Pahlawanku" sebagai media pembelajaran interaktif untuk siswa kelas 4 SD. Metode yang digunakan adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC), yang terdiri dari tahap konsepsi, perancangan, pengumpulan bahan, perakitan, pengujian, dan distribusi. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi ini layak digunakan dengan indeks kelayakan 61,6%, berdasarkan pengujian Alpha, Beta, dan analisis kuisioner terhadap siswa. Game ini berhasil meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menampilkan materi, kuis interaktif, dan animasi tokoh pahlawan nasional seperti Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, R.A. Kartini, dan Ki Hajar Dewantara. Dengan fitur yang menarik, aplikasi ini diharapkan dapat menjadi media inovatif untuk mendukung pembelajaran sejarah.
Pelatihan Kiat Menjadi Pelaku UMKM yang Lebih Maju Kaleb, Setiawirawan Valerian; Praditya, A.G. Arvin; Rahman, M. Ardafi Sulchia; Setyaji, Ghalih Anung; Aditia, Amar; Widatama, Krisna; Kuswanto, Jeki; Pramitasari, Rina
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Dedikasi 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v2i2.53

Abstract

Today internet can now be used as a marketing or digital marketing medium for product promotion. By using the internet, we can expand our target market net, and the use of the internet can be used for digital marketing which promotes and markets products via the internet to reach potential consumers in a fast process. The hope to be achieved is for business actors to become more optimal and get maximum results by utilizing digital marketing. BEE1 Culinary is located in the culinary area at Cempaka Culinary Center, Jl. Sawo Kecik, Gempol, Condongcatur, District. Depok, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta, has started his business for 2 years. This business currently still uses the traditional method, namely by just waiting for people to buy the business's products on the spot. A problem has arisen, namely the lack of people joining the BEE1 culinary project, the main aim of which is to help lower income people to sell with additional capital from the franchise owner, and the profits obtained will be distributed evenly to other branches as well. The output of this activity is the availability of an information system to help promote products in the form of social media such as Facebook and Instagram so that it is hoped that it can increase the number of consumers and have a wider reach and increase orders.