Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

THE HISTORY OF THE DEVELOPMENT OF ISLAM BY MALIM SALAWET IN MANDAILING NATAL IN 1810-1870 A.D: SEJARAH PENGEMBANGAN ISLAM OLEH MALIM SALAWET DI MANDAILING NATAL PADA TAHUN 1810-1870M Hasibuan, fadhillah ani; Achiriah; Solihah Titin Sumanti
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 8 No 1 (2024): Santhet : Jurnal Sejarah, Pendidikan, dan Humaniora
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v8i1.3257

Abstract

The aim of this research is to describe the history and development of the Islamic religion in Mandailing Natal. The research method used is historical research methods. Research subjects were grouped into two groups, namely primary and secondary data sources. Primary data sources include handwritten Al-Quran, books written by his descendants and visits to Malim Salawet and several of his descendants, while secondary data sources were obtained from several libraries. Data collection techniques: observation, interviews and documentation. Data analysis uses: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the research results obtained, it can be concluded that the first Muslims who entered and developed in Mandailing Natal Regency were from Pasaman, Minang Kabau, West Sumatra, and they came from Natal which was the original Islamic settlement in Mandailing Natal.
KONSEP ETIKA MURID DENGAN GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN MENURUT AIDH AL-QARNI Aisyah Firdaus; Solihah Titin Sumanti
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8930

Abstract

Pendidikan mengajarkan bahwa ilmu tidak hanya untuk kecerdasan intelektual, tetapi juga untuk menguatkan nilai spiritual dan etika. Namun, perkembangan zaman dan pengaruh teknologi telah mengurangi etika yang mana dipicu oleh kurangnya perhatian orang tua dan minimnya pendidikan karakter. Etika adalah sikap dan perilaku seseorang yang mencerminkan nilai-nilai kebaikan, penghormatan, dan kejujuran dalam hubungan dengan orang lain. Penelitian tentang konsep etika murid dengan guru dalam proses pembelajaran menurut Aidh Al-Qarni penting dilakukan untuk emenggali nilai-nilai etika yang dapat membentuk hubungan yang harmonis antara murid dan guru. Penelitian ini menggunakan metode library research (penelitian kepustakaan) dengan menggunakan pendekatan dokumentasi. Peneliti mengumpulkan, mengevaluasi, dan mensintesis informasi dari kitab karya Aidh Al-Qarni serta jurnal referensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep etika murid terhadap guru dalam pembelajaran menurut Aidh Al-Qarni sangat penting untuk keberhasilan pendidikan. Etika ini mencakup sikap menghormati, kerjasama, tanggung jawab, tekad kuat dalam belajar, dan rasa syukur. Namun, penerapannya menghadapi tantangan seperti pengaruh budaya modern, media sosial, dan kurangnya pendidikan karakter di rumah. Untuk mengatasinya, kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua sangat dibutuhkan melalui teladan positif dan pendidikan karakter sejak dini. Etika yang baik dapat mempererat hubungan guru dan murid, menciptakan komunikasi yang efektif, serta mendukung kesuksesan akademis dan pembentukan karakter murid.
STUDI KEBUDAYAAN ISLAM PADA MASA DINASTI SAFAWI DI PERSIA Samudra, Bintang; Solihah Titin Sumanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04, Desember 2024.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.21567

Abstract

Dinasti Safawi merupakan salah satu dinasti Islam yang memegang peranan penting dalam sejarah peradaban Islam. Berawal dari sebuah gerakan keagamaan kecil di wilayah Persia, Dinasti Safawi berkembang menjadi kekaisaran besar yang mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari politik, ekonomi, ilmu pengetahuan, hingga seni dan budaya. Dinasti ini berhasil menjadikan Islam Syiah sebagai identitas keagamaan utama di Persia dan menciptakan basis budaya yang memengaruhi kawasan Timur Tengah hingga era modern. Selain itu, Dinasti Safawi dikenal dengan kontribusinya dalam mengembangkan seni, arsitektur, dan literatur Islam. Artikel ini bertujuan untuk membahas sejarah berdirinya Dinasti Safawi, raja-raja yang memerintah, serta tujuh aspek penting peradaban yang berkembang pada masa tersebut. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan memberikan wawasan yang lebih luas mengenai peran dan warisan budaya Dinasti Safawi dalam sejarah Islam.
STUDI KEBUDAYAAN ISLAM PADA MASA DINASTI SAFAWI DI PERSIA Samudra, Bintang; Solihah Titin Sumanti; Haidar Putra Daulay
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.21728

Abstract

Dinasti Safawi merupakan salah satu dinasti Islam yang memegang peranan penting dalam sejarah peradaban Islam. Berawal dari sebuah gerakan keagamaan kecil di wilayah Persia, Dinasti Safawi berkembang menjadi kekaisaran besar yang mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari politik, ekonomi, ilmu pengetahuan, hingga seni dan budaya. Dinasti ini berhasil menjadikan Islam Syiah sebagai identitas keagamaan utama di Persia dan menciptakan basis budaya yang memengaruhi kawasan Timur Tengah hingga era modern. Selain itu, Dinasti Safawi dikenal dengan kontribusinya dalam mengembangkan seni, arsitektur, dan literatur Islam. Artikel ini bertujuan untuk membahas sejarah berdirinya Dinasti Safawi, raja-raja yang memerintah, serta tujuh aspek penting peradaban yang berkembang pada masa tersebut. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan memberikan wawasan yang lebih luas mengenai peran dan warisan budaya Dinasti Safawi dalam sejarah Islam.
Lembaga Pendidikan Sains dan Teknologi pada Masa Islam Klasik Nur Hamimah; Holida Munasti Pulungan; Kamil Gulo; Solihah Titin Sumanti; Yusnaili Budianti
Jurnal Dirosah Islamiyah Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Dirosah Islamiyah
Publisher : Pascasarjana IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/jdi.v6i3.3621

Abstract

Islamic civilization had record as a gold in the trajectory of the world history due to the development of science and technology. The enthusiasm and motivation for knowledge from the Qur’an and Hadits as a source of inspiration for Moslems made the spirit driving the rise of Islamic civilization at that time, marked by the development of science and technology. In its development, of course the emergence of science and technology in the Islamic world cannot be separated from the science and technology institutions that make the biggest contribution. This paper tries to describe several educational institutions such as hospital libraries and observatories as institutions that contribute to the development of science and technology at that time. The existence of a library is not only a place to read its name as well as to study research and also to discuss science and technology as well as the existence of a hospital not only as a place for birds but also to be a place for medical science practice and no less important is the existence of an observatory for conducting research.