Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisa Gender Pada Ayat-ayat Yang Mengisyaratkan Aborsi Rahmawati, Ratih; Zulaiha, Eni
Journal of Ulumul Qur'an and Tafsir Studies Vol. 4 No. 1 (2025): JUQUTS: Journal of Ulumul Quran and Tafsir Studies
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/070zf979

Abstract

Al-Quran memberi wawasan terhadap perubahan masyarakat dalam artian sebagai bentuk antisipasi dari perubahan-perubahan yang bersifat negatif maupun sebaliknya,yaitu mencipta perubahan yang positif ditengah-tengah masyarakat. Fenomena aborsi hari ini semakin menjamur dengan berbagai jenis kasus, ditengah hadirnya undang-undang yang menghalalkan praktik tersebut namun dalam beberapa Tafsir al-Qur’an masih banyak yang secara mutlak mengharamkannya . Penelitian ini membahas terkait bagaimana isyarat al-Qur’an tentang ayat aborsi yang dihadirkan dari mufassir lintas generasi dan perspektif. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa hukum melakukan aborsi adalah boleh dengan alas an yang benar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang bertujuan untuk mengungkap penafsiran terkait isyarat mengenai ayat-ayat aborsi melalui pendekatan yang adil gender.
POTENTIAL DEVELOPMENT OF BAU NYALE TRADITION AS CULTURAL TOURISM IN LOMBOK Rahmawati, Ratih; Ramdani, Taufiq; Juniarsih, Nuning
SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Vol. 5 No. 2 (2022): Sufism, Muslim Community, and Religious Moderation Concept in Indonesia
Publisher : UIN Mataram dan Asosiasi Sosiologi Agama Indonesia (ASAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/sangkep.v5i2.6790

Abstract

The development of tourism potential is not only in nature tourism but culture tourism, the community protects cultural tourism in Lombok by carrying out the routine customs of Bau Nyale (re: Bau is catching, Nyale is sea worms). Traditional customs traditions are carried out as an effort to preserve culture in the form of entertainment and ritual processions. This is done as a dynamic in the recovery of the economic sector while developing the potential for cultural tourism in the Mandalika SEZ. This research is qualitative research with an exploratory approach, the phenomenon is analyzed with the theory of Symbolic Interactionism by George Herbert Mead, with a component of community social action in developing the potential of cultural tourism in Lombok. The result of the research is the Bau Nyale tradition with the adaptation of new habits carried out with wisdom to be an innovation in introducing the Sasak tradition to the wider community. Although in its implementation there is a reduction in activities, the potential of tradition is still manifested in a series of ceremonial events, so that it still exists as an attraction for the surrounding community and tourists, in addition, the historical site of the Princess Mandalika Statue is a priority area to visit. The involvement of human resources is important in the process of developing cultural tourism as an implementer of cultural socialization and promotion, implementers of cultural values and norms, with the synergy of local governments and traditional figures who contribute to the implementation.
Selayang Pandang Tafsir Aqo’idi Rahmawati, Ratih; Arifin, Syarah Sofiah; Yunus, Badruzzaman M.
Jurnal Iman dan Spiritualitas Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Iman dan Spiritualitas
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jis.v3i4.30909

Abstract

Perkembangan disiplin ilmu berdampak pada perkembangan dunia tafsir. Kecenderungan seorang mufassir dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Quran menjadi penyebab munculnya berbagai gaya penafsiran. Tafsir aqo’idi merupakan salah satu gaya tafsir yang turut mewarnai khazanah keilmuan dalam bidang tafsir. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji tafsir gaya aqo’idi sebagai upaya menambah wawasan dan pemahaman tentang sejarah lahirnya tafsir gaya aqo’idi serta memahami berbagai dinamikanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan tinjauan pustaka untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian ini adalah Tafsir 'Aqoidi merupakan tafsir yang menggunakan pendekatan teologis. Sejarah munculnya aliran teologis ini dimulai pada masa Perang Shiffin, dan terjadi perselisihan antar umat Islam terkait peristiwa Tahkim. Ruang lingkup Tafsir ‘Aqoidi adalah pembahasan ilmu kalam yang menyangkut ideologi aliran. Dalam penelitian ini, penulis menjelaskan perdebatan para ulama mengenai Tafsir Aqo'idi dan menulis beberapa buku karya mufassir di beberapa aliran, seperti Muta'zillah, Syiah, Sunni dan Sufi.
PEMBENTUKAN WADAH PENGEMBANGAN GENERASI MUDA NONPARTISIPAN, SERTA PEMANFAATAN POTENSI GENERASI MUDA UNTUK KEGIATAN EKONOMIS PRODUKTIF DENGAN PENDAYAGUNAAN POTENSI LINGKUNGAN DI DESA GAJAHMEKAR Salsabila, Hasna; Afifah Surya Deswara, Laila; Khairunisya, Nurriska; Rafi Hadiansyah, Muhammad; Hikmatul Insani Putri, Siti; Fikri N.F.H, Moch; Taufik R, Muhamad; Afandi, Imam; Rahmawati, Ratih; Amrullah, Sultan; Fathiha, Nurul; Mutia Nurfaddilah, Putri; Purliantoro, Dwi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.668-674

Abstract

Tujuannya adalah pembentukan Taruna Karya oleh Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bandung  dengan masyarakat Desa Gajahmekar RW 04. Taruna karya adalah wadah pembinaan generasi muda non-partisan, yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat yang terutama bergerak di bidang kesejahteraan sosial. Menjadikannya sebagai wadah pembinaan dan pengembangan serta pemberdayaan dengan tujuan mengembangkan kegiatan ekonomi yang berdaya guna dengan memanfaatkan seluruh potensi yang ada di lingkungan. Penelitian dilakukan di kampung Mayuhan, Desa Gajahmekar, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Sumber data diperoleh dari data asesment turun langsung ke lokasi serta data primer dan sekunder sehingga dapat dipertanggung jawabkan. Hasil pelaksanaan pembentukan wadah ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta berperan aktif dan menjembatani kebutuhan masyarakat di bidang social serta merangkul para pemuda-pemudi untuk memberikan kepedulian pada kondisi sekitar.
Analisis Kemampuan Literasi Matematika Siswa Sekolah Dasar Andrian, Firma; Tusriyanto, Tusriyanto; Rahmawati, Ratih
Tapis: Jurnal Penelitian Ilmiah Vol 6 No 2 (2022): Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat of Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/tapis.v6i2.5629

Abstract

It is necessary to develop students' mathematical literacy skills from an early age, starting from elementary school considering that the results of Indonesian students' mathematical literacy in the 2018 PISA assessment are very concerning, where Indonesian students are ranked 6th lowest. The purpose of this study was to analyze the extent of elementary school students' mathematical literacy skills. The research method used is descriptive qualitative. The research subjects were fifth grade students of SD IT Wahdatul Ummah Metro Lampung City with high, medium and low levels of students' mathematical abilities. Data collection techniques using test methods, interviews and documentation. Data were analyzed by triangulation technique. The results of the study showed that students who had high mathematical abilities were able to solve mathematical literacy questions correctly up to level 3 only, for questions at levels 4 to 6 they only met the indicators of formulate mathematical process. Students with medium and low literacy skills are only able to solve math literacy questions up to level 2, students with moderate abilities are unable to fulfill the mathematical process indicators on questions level 4 to 5, but for level 6 questions students with moderate ability fulfill the indicators of formulate mathematical process. Meanwhile, students with low abilities did not meet the indicators of mathematical literacy levels 4 to 6 at all.
PENGUATAN KOPERASI NELAYAN UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DI KAMPUNG NELAYAN MODERN BINTARO, KELURAHAN BINTARO, KECAMATAN AMPENAN, KOTA MATARAM Rahmawati, Ratih; Ratih; Juniarsih, Nuning; Ramdani, Taufiq
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8875

Abstract

Nelayan identik dengan persoalan-persoalan atau isu-isu yang sering dialami oleh masyarat yang tinggal di wilayah pesisir. Nelayan kerap mengalami masalah cuaca, jika kondisi cuaca kurang baik maka hasil tangkapan yang diperoleh cenderung sedikit, sehingga penjualan ikan kurang bisa menstabilkan perekonomian mereka, selain itu, kurangnya kesadaran dalam pengelolaan sumberdaya perikanan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk memberikan penguatan kepada masyarakat sehingga memiliki akitivitas pemberdayaan melalui program koperasi nelayan di wilayahnya. Manfaat dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah masyarakat dapat membuat UMKM atau pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan koperasi nelayan sehingga dapat meningkatkan perekonomian meski saat paceklik. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat menggunakan metode diskusi kelompok atau Focus Group Discussion (FGD) sehingga dapat saling berbagi informasi mengenai penggunaan koperasi nelayan, penggalian potensi sumber daya alam, dan pengelolaannya. Hasil kegiatan menunjukkan nelayan memahami bahwa dapat membangun kewirausahaan melalui bantuan koperasi simpan pinjam dengan meminjam dana yang digunakan sebagai modal usaha. Selain itu, nelayan dapat memahami koperasi nelayan tidak hanya difungsikan sebagai penyedia layanan simpan pinjam namun juga memiliki layanan-layanan lain sehingga masyarakat dapat menggunakan jasa pelayanan koperasi seperti toko serba ada, penjualan dan penyewaan peralatan nelayan; selain itu masyarakat dapat mengembangkan kapasitas melalui pembinaan yang dilakukan oleh koperasi bersama pemerintah atau dinas terkait dan melakukan kegiatan produktif sehingga dapat memulai bisnis pribadi maupun kelompok. Dengan kata lain, masyarakat pesisir memiliki minat yang tinggi untuk tergabung dalam koperasi nelayan.
POTENTIAL OF CATTLE FEED FROM PALM OIL LEAVES AND MIDRIBS USING THE FERMENTATION PROCESS IN WEST KALIMANTAN Nurhidayati, Ely; Marcelina, Marcelina; Fitriah, Fitriah; Rahmawati, Ratih; Prima, Febri; Setiawan, Duta
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.22044

Abstract

Abstract: One of the most crucial phases of cattle farming is the supply of high-quality animal feed, which can enhance productivity and animal health. Animal feed is often a problem in West Kalimantan. However, this area is an oil palm plantation, so it has the potential to produce oil palm waste. This community service activity aims to increase knowledge and practice community skills in oil palm plantations in utilizing palm oil waste in cattle feed. The community service applied a socialization and training methods to make high-quality fermented animal feed using palm oil waste, namely leaves and fronds. Participants in this program included the village chief and the village's livestock owners, a total of 30 people. The farmers benefited from the results of this training and socialization. The villagers can use palm leaves and fronds to make fermented animal feed. This adds insight into how to improve livestock productivity and health. In addition, this activity also has the potential to reduce the amount of palm oil waste generated, in addition to increasing the economic value of the waste. The results of the feed processing technology service activities after socialization and training were carried out, there was an increase in participants' knowledge regarding understanding feed processing, post-test scores from 33% to 80% after the post-test, and post-test scores on feed processing practices from 40% to 80% after the post-test.