Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Kemampuan Literasi Matematika Siswa Sekolah Dasar Andrian, Firma; Tusriyanto, Tusriyanto; Rahmawati, Ratih
Tapis: Jurnal Penelitian Ilmiah Vol 6 No 2 (2022): Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat of Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/tapis.v6i2.5629

Abstract

It is necessary to develop students' mathematical literacy skills from an early age, starting from elementary school considering that the results of Indonesian students' mathematical literacy in the 2018 PISA assessment are very concerning, where Indonesian students are ranked 6th lowest. The purpose of this study was to analyze the extent of elementary school students' mathematical literacy skills. The research method used is descriptive qualitative. The research subjects were fifth grade students of SD IT Wahdatul Ummah Metro Lampung City with high, medium and low levels of students' mathematical abilities. Data collection techniques using test methods, interviews and documentation. Data were analyzed by triangulation technique. The results of the study showed that students who had high mathematical abilities were able to solve mathematical literacy questions correctly up to level 3 only, for questions at levels 4 to 6 they only met the indicators of formulate mathematical process. Students with medium and low literacy skills are only able to solve math literacy questions up to level 2, students with moderate abilities are unable to fulfill the mathematical process indicators on questions level 4 to 5, but for level 6 questions students with moderate ability fulfill the indicators of formulate mathematical process. Meanwhile, students with low abilities did not meet the indicators of mathematical literacy levels 4 to 6 at all.
PENGUATAN KOPERASI NELAYAN UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DI KAMPUNG NELAYAN MODERN BINTARO, KELURAHAN BINTARO, KECAMATAN AMPENAN, KOTA MATARAM Rahmawati, Ratih; Ratih; Juniarsih, Nuning; Ramdani, Taufiq
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8875

Abstract

Nelayan identik dengan persoalan-persoalan atau isu-isu yang sering dialami oleh masyarat yang tinggal di wilayah pesisir. Nelayan kerap mengalami masalah cuaca, jika kondisi cuaca kurang baik maka hasil tangkapan yang diperoleh cenderung sedikit, sehingga penjualan ikan kurang bisa menstabilkan perekonomian mereka, selain itu, kurangnya kesadaran dalam pengelolaan sumberdaya perikanan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk memberikan penguatan kepada masyarakat sehingga memiliki akitivitas pemberdayaan melalui program koperasi nelayan di wilayahnya. Manfaat dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah masyarakat dapat membuat UMKM atau pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan koperasi nelayan sehingga dapat meningkatkan perekonomian meski saat paceklik. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat menggunakan metode diskusi kelompok atau Focus Group Discussion (FGD) sehingga dapat saling berbagi informasi mengenai penggunaan koperasi nelayan, penggalian potensi sumber daya alam, dan pengelolaannya. Hasil kegiatan menunjukkan nelayan memahami bahwa dapat membangun kewirausahaan melalui bantuan koperasi simpan pinjam dengan meminjam dana yang digunakan sebagai modal usaha. Selain itu, nelayan dapat memahami koperasi nelayan tidak hanya difungsikan sebagai penyedia layanan simpan pinjam namun juga memiliki layanan-layanan lain sehingga masyarakat dapat menggunakan jasa pelayanan koperasi seperti toko serba ada, penjualan dan penyewaan peralatan nelayan; selain itu masyarakat dapat mengembangkan kapasitas melalui pembinaan yang dilakukan oleh koperasi bersama pemerintah atau dinas terkait dan melakukan kegiatan produktif sehingga dapat memulai bisnis pribadi maupun kelompok. Dengan kata lain, masyarakat pesisir memiliki minat yang tinggi untuk tergabung dalam koperasi nelayan.
PERAN KELOMPOK NELAYAN DALAM PENINGKATAN TARAF HIDUP MASYARAKAT PESISIR DI LOMBOK Rahmawati, Ratih; Ramdani, Taufiq; Juniarsih, Nuning
Jurnal Analisa Sosiologi Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jas.v12i1.62815

Abstract

Coastal areas have potential, one of which is marine tourism, so efforts are needed to develop coastal areas into tourist attractions and productive economic businesses. However, there is a decrease in the number of human resources who are interested in becoming fishermen. Similarly, what happened on the Lombok Island, the quantity of human resources in stabilizing production in coastal area governance decreased, thus affecting the quality of coastal area development which affected the community's economy. Therefore, fishing groups play an important role in improving people's living standards. This research is a qualitative research using a case study approach analyzed by James Scott's theory of subsistence ethics. The component analyzed is the social situation in coastal communities located on the Lombok. The result of the study is that coastal communities improve living standards through the role of fishermen groups as follows the following fishermen's group activities that are beneficial for the development of the quality of marine products catches, carries out activities held by local governments and utilizes assistance distributed in groups, fishermen group members can carry out self-development by exchanging experiences and information between fellow fishermen, provide mutual assistance and support when in difficulties, on the other hand, have an awareness of the importance of education for their children so that they continue to strive to improve their lives. Keywords: Fisherman Group, Potential Coastal Area, Standard Of Living, Coastal Community. AbstrakWilayah pesisir memiliki potensi salah satunya adalah wisata bahari sehingga perlu upaya pengembangan daerah pesisir menjadi obyek wisata dan usaha ekonomi produktif. Namun, terdapat penurunan jumlah sumber daya manusia yang berminat untuk menjadi nelayan. Begitu pula yang terjadi di Pulau Lombok, kuantitas sumber daya manusia dalam stabilisasi produksi tata kelola wilayah pesisir menurun sehingga berpengaruh pula pada kualitas pengembangan wilayah pesisir yang berpengaruh pada perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, kelompok nelayan berperan penting dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus yang dianalisis dengan teori etika subsistensi James Scott. Komponen yang dianalisis adalah situasi sosial pada masyarakat pesisir yang berlokasi di Pulau Lombok. Hasil penelitian adalah masyarakat pesisir meningkatkan taraf hidup melalui peranan kelompok nelayan sebagai berikut: masyarakat pesisir aktif mengikuti kegiatan kelompok nelayan yang bermanfaat bagi pengembangan kualitas tangkapan hasil laut, melaksanakan kegiatan yang diadakan oleh pemerintah daerah dan memanfaatkan bantuan yang disalurkan secara berkelompok, anggota kelompok nelayan dapat melakukan pengembangan diri dengan bertukar pengalaman dan informasi antar sesama nelayan, saling memberikan bantuan dan dukungan apabila berada dalam kesulitan, disisi lain memiliki kesadaran akan pentingnya pendidikan putra-putrinya sehingga terus berupaya untuk meningkatkan taraf hidup. Kata Kunci: Kelompok Nelayan, Potensi Wilayah Pesisir, Taraf Hidup, Masyarakat Pesisir.