Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Penguatan Kompetensi Guru Ma Muhammadiyah 1 Paciran Lamongan dalam Menulis Dan Mempublikasikan Artikel Ilmiah Di Open Journal System (OJS) Shafwan, Muhammad Hambal; Samiudin, Samiudin
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v2i1.24029

Abstract

Penulisan dan publikasi artikel ilimiah dalam jurnal-jurnal ilmiah di Indonesia masih relatif kurang. Walau penelitian-penelitian telah banyak dilakukan, namun hasil-hasil penelitian ini sering hanyalah sebagai bahan dokumentasi yang sulit diakses oleh masyarakat umum dan masyarakat ilimiah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menguatkan kompetensi guru MA Muhammadiyah 1 Paciran dalam menulis artikel ilmiah hasil penelitian untuk kemudian dapat dipublikasikan melalui jurnal ilmiah. Melalui kegiatan PkM ini guru-guru diharapkan mampu, 1) memahami cara menuls artkel ilmiah yang benar; 2) mengenal berbagai jenis jurnal ilmiah sebagai sarana publikasi; dan 3) melakukan publikasi di jurnal ilmiah yang sesuaii dengan bidang keilmuannya. Peserta pelatihan yakni sebanyak 20 orang guru di MA Muhammadiyah 1 Paciran dengan berbagai latar belakang pendidikan. Materi yang disajikan pada saat pelatihan yakni 1) tips dan trik menyusun artikel ilmiah hasil penelitian, 2) strategi pemilihan jurnal ilmiah terakreditasi nasional yang sesuai dengan artikel ilmiah, dan 3) tahapan submission artikel ke jurnal ilmiah. Kegiatan PkM ini dilaksanakan melalui metode ceramah, demonstrasi, dan diskusi interaktif. Hasil pelatihan yang diperoleh yakni 1) guru memperoleh pengetahuan tentang metode penulsan karya ilmiah, 2) guru mampu mencari jurnal ilmiah yang diinginkan sesuai artikel yang ditulis, dan 3) guru mampu men-submit artikel pada jurnal ilmiah nasinal yang terakreditasi yang sesuai dengan bidang keilmuannya.
Pembentukan Karakter Rabbani Di Pesantren Al-Islam Lamongan Shafwan, Muhammad Hambal
TADARUS Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v8i1.3043

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menggali tentang pembentukan karakter di Pesantrenal-Islam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatankualitatif dengan jenis fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama,pembentukan karakter di Pesantren al-Islam Lamongan dilandasi oleh pemikiran kyaidan pengasuh pesantren yang dirumuskan dalam khiththah Pesantren yaituterbentuknya generasi rabbani yang memiliki keimanan dan keikhlasan sebagailandasan amal, memahami cara beribadah yang benar,  memiliki akhlak yang terpuji,memiliki spiritualitas yang baik, memiliki wawasan keilmuan yang luas, memilikifisik yang sehat dan kuat, serta memiliki kesiapan untuk berdakwah. Kedua,pelaksanaan ẖalaqah untuk pembentukan karakter santri yang diterapkan di Pesantrenal-Islam dikelompokkan menjadi dua, yakni: (1) Ḫalaqah Taklim, yang bertujuanmemberikan wawasan kepada para santri tentang akidah yang lurus dan ibadah yangbenar. Teknis pelaksanaan ẖalaqah ini menggunakan metode bandongan, soroganataupun gabungan dari keduanya. (2) Ḫalaqah Tarbiyah, yang bertujuan membinasantri agar menjadi seorang muslim yang berakhlak mulia serta memiliki kesadarandan semangat dalam berdakwah dan memperjuangkan Islam. Teknis pelaksanaanẖalaqah ini lebih kepada pemberian materi-materi tazkiyat al-nafs yang diiringidengan amaliah ibadah sunnah, serta materi dakwah dan harakah. Juga pembinaanmelalui bimbingan menghafal al-Qur'an dan mengkaji adab-adabnya. Kata Kunci Pembentukan Karakter, Rabbani, Pesantren al-Islam
Strengthening Religious Character through Blended Learning in Islamic Education: A Case Study at Muhammadiyah 16 Surabaya Veronica, Maria Elen; Mu’ammar, Muhammad Arfan; Shafwan, Muhammad Hambal; Mohamed, Sheik
Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13 No 1 (2025): All articles in this issue are written by authors from 5 countries (Indonesia, L
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/taalum.2025.13.1.48-61

Abstract

Purpose – This study describes the strategies for strengthening religious character through Blended Learning in the subject of Al-Islam and Kemuhammadiyahan, as well as the supporting and inhibiting factors that influence the reinforcement of students' religious character in the teaching of Al-Islam and Kemuhammadiyahan.Methods – This study employed a qualitative method with data collection techniques including interviews, observations, and documentation. Data condensation was applied by interpreting the collected data to derive meaning, from which conclusions could be drawn.Findings – The results showed that the school had implemented various strategies, including the formation of a special team to prevent bullying. The implementation of anti-bullying programs through learning activities, and cooperation with external parties such as the health department and the police. In addition, the programs such as anti-bullying chants and claps, as well as the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5), have proven effective in instilling positive values and creating an inclusive school culture. Limitations – This research is limited to literature studies and field data obtained from a single school context.Value – This study recommends strengthening anti-bullying policies through deeper curriculum integration, enhanced teacher training, and increased parental involvement to foster a safer and more supportive educational environment for students.
PENGEMBANGAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS RUQYAH SYAR'IYYAH UNTUK PENINGKATAN KEMAMPUAN SPIRITUAL SISWA DI SD MUHAMMADIYAH 17 SURABAYA Shafwan, Muhammad Hambal; Mahmudin, Thoriq
Studia Religia : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/sr.v8i1.22502

Abstract

The background of this research is that Ruqyah syar'iyyah is an alternative in increasing students' spiritual abilities. The aims of this study were first to find out insights about ruqyah syar'iyyah at SD Muhammadiyah 17 Surabaya, second, to find out the development of ruqyah syar'iyyah-based learning methods at SD Muhammadiyah 17 Surabaya, third, to find out the factors that support and hinder students' spiritual abilities at SD Muhammadiyah 17 Surabaya through the development of ruqyah syar'iyyah-based learning methods. This researcher is a qualitative research, the data sources used are data sources and samples at SD Muhammadiyah 17 Surabaya, the techniques used in data collection are observation, interviews and documentation, and the method used in data analysis is descriptive qualitative. The results of the study found that (1) the understanding of the meaning of ruqyah syar'iyyah at SD Muhammadiyah 17 Surabaya is well known to students. (2) The ruqyah method used is the lecture, demonstration and discussion method. (3) The supporting factors of the ruqyah syar'iyah therapy conducted at SD Muhammadiyah 17 Surabaya are the strong will of the students and support from the family, while the inhibiting factor is the lack of remembrance of Allah.
MANAJEMEN PENDIDIKAN ADAB DI PESANTREN TQH AL-HASYIMI TENGGULUN SOLOKURO LAMONGAN shafwan, Muhammad Hambal; Hasna, Hana Nadiatul
Studia Religia : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2024): Edisi Desember 2024
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/sr.v8i2.24560

Abstract

This research aims to discuss how to manage adab education at the TQH al-Hasyimi Tenggulun Solokuro Lamongan Islamic Boarding School. This research is qualitative research with a case study approach, which means this research was conducted in a natural context to understand the phenomena that occur. The methods used include various techniques to carry out in-depth interpretation of the phenomenon. The results of this research explain that adab education at the TQH al-Hasyimi Islamic boarding school uses the book "at-Tibyan fi adab Hamalah al-Qur'an" as a guide. Implementation of learning of the book "al-Tibyân fî Âdâb Hamalah al-Qur'ân" at the Tahfidz Qur'an-Hadith al-Hasyimi Islamic Boarding School, with a management process that includes planning, organizing, actualling and supervision (controlling), requires time that is not instant and a continuous process. In practice, students are expected to be able to apply the etiquette taught in the book, such as: (1) Cleaning the Heart: Protecting the heart from despicable qualities and always trying to gain the approval of Allah SWT; (2) Polite Appearance: Ensure a neat and polite appearance when participating in learning activities; (3) Consistency of deposit times: Prioritize deposit times in the morning to repeat memorization with discipline; (4) Getting used to night Qira'ah: Performing tadarus and night prayers regularly to increase spirituality and understanding of the Koran. Penelitian ini bertujuan untuk membahas bagaimana manajemen pendidikan adab di Pesantren TQH al-Hasyimi Tenggulun Solokuro Lamongan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang berarti penelitian ini dilakukan dalam konteks alami untuk memahami fenomena yang terjadi. Metode yang digunakan mencakup berbagai teknik untuk melakukan interpretasi secara mendalam terhadap fenomena tersebut. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Pendidikan adab di pesantren TQH al-Hasyimi menggunakan panduan kitab “at-Tibyan fi adab Hamalah al-Qur’an”. Pelaksanaan pembelajaran kitab “al-Tibyân fî Âdâb Hamalah al-Qur’ân” di Pesantren Tahfidz Qur’an-Hadits al-Hasyimi, dengan proses pengelolaan yang mencakup perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actualling), dan pengawasan (controlling), memerlukan waktu yang tidak instan dan proses yang berkelanjutan. Dalam praktiknya, santri diharapkan dapat menerapkan adab-adab yang diajarkan dalam kitab tersebut, seperti: (1)  Membersihkan Hati: Menjaga hati dari sifat-sifat tercela dan selalu berusaha mendapatkan ridha Allah SWT; (2)  Berpenampilan Sopan: Memastikan penampilan yang rapi dan sopan saat mengikuti kegiatan pembelajaran; (3)  Konsistensi Waktu Setoran: Mengutamakan waktu setoran di pagi hari untuk mengulang hafalan dengan disiplin; (4) Membiasakan Qira’ah Malam: Melakukan tadarus dan shalat malam secara rutin untuk meningkatkan spiritualitas dan pemahaman al-Qur’an.
Adab Education Management in Islamic Boarding School: A Case Study Shafwan, Muhammad Hambal; Suprapto, Suprapto
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 12 No 1 (2025): January 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v12i1.4862

Abstract

This research aims to discuss how to manage adab education at the TQH al-Hasyimi Tenggulun Solokuro Lamongan Islamic Boarding School. is qualitative research with a case study approach, which means this research is carried out in a natural context to understand the phenomena that occur. The methods used include various techniques to carry out in-depth interpretation of the phenomenon. The results of this research explain that adab education at the TQH al-Hasyimi Islamic boarding school uses the book "at-Tibyan fi adab Hamalah al-Qur'an" as a guide. The implementation of learning the book "al-Tibyân fî Âdâb Hamalah al-Qur'ân" at the TQH al-Hasyimi Islamic Boarding School, with a management process that includes planning, organizing, actualling and controlling, requires time is not instant and a continuous process. In practice, students are expected to be able to apply the etiquette taught in the book, such as: (1) Cleaning the Heart: Protecting the heart from despicable qualities and always trying to gain the approval of Allah SWT; (2) Polite Appearance: Ensure a neat and polite appearance when participating in learning activities; (3) Consistency of deposit times: Prioritize deposit times in the morning to repeat memorization with discipline; (4) Getting used to night Qira'ah: Performing tadarus and night prayers regularly to increase spirituality and understanding of the Qur’an.
Penguatan Kapasitas Lembaga Pendidikan Integratif melalui Program Pendampingan Manajerial, Kurikulum, dan Pembelajaran Digital di Nurul Ilmi Integrated Learning Center Akbar, Salasullail; Ilham, Muhammad Fauzi; Shafwan, Muhammad Hambal
Philosophiamundi Vol. 3 No. 5 (2025): Philosophiamundi October 2025
Publisher : PT. Kreasi Karya Majakata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk mendukung penguatan kapasitas kelembagaan Nurul Ilmi Integrated Learning Center, sebuah lembaga pendidikan yang mengintegrasikan pembelajaran akademik, nilai-nilai Islam, dan literasi teknologi. Kegiatan dilakukan melalui pendekatan deskriptif-partisipatif yang mencakup analisis kebutuhan, pelatihan manajerial, pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi pengajar, dan strategi pemasaran digital. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam sistem tata kelola lembaga, penyusunan kurikulum terstruktur yang lebih adaptif terhadap perkembangan siswa, serta meningkatnya keterampilan pengajar dalam menerapkan metode pembelajaran modern berbasis teknologi. Selain itu, strategi branding dan pemasaran digital mulai menunjukkan dampak positif dalam meningkatkan visibilitas lembaga di masyarakat. Evaluasi kegiatan mengindikasikan bahwa meskipun terjadi perkembangan yang substansial, lembaga masih memerlukan konsistensi dalam penerapan SOP, pelatihan berkelanjutan bagi pengajar, dan penguatan identitas merek untuk menjaga keberlanjutan program. Secara keseluruhan, program pengabdian ini berhasil membangun fondasi penting bagi perkembangan lembaga pendidikan integratif yang mampu merespons kebutuhan abad ke-21 serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan kepada masyarakat.