Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISIS RISIKO PROYEK MENGGUNAKAN METODE SEVECINDEX PADA PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR LINGKUNGAN SAMARINDA: PROJECT RISK ANALYSIS USING THE SEVECINDEX METHOD IN SAMARINDA ENVIRONMENTAL OFFICE DEVELOPMENT PROJECT Maslina Maslina; Muhammad Kurnia; Nike Agustiyana; Hikmah Maya Sari
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen risiko bertujuan mengetahui serta mengurangi risiko yang terjadi pada pelaksanaan Proyek Pembangunan Kantor Dinas Lingkungan Hidup Samarinda agar proyek tersebut dapat segera terselesaikan. Pada penelitian ini akan dilakukan identifikasi terhadap risiko-risiko untuk mengetahui risiko yang sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan proyek untuk selanjutnya dilakukan analisis risiko yang terjadi kemudian dilakukan suatu tindakan mitigasi yang tepat terhadap risiko pada proyek, sehingga proyek dapat segera terselesaikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode severity index. Hasil yang diperoleh melalui penelitian ini yaitu terdapat 30 variabel. 5 risiko dominan terhadap waktu dengan kategori medium hingga high yaitu cuaca yang tidak menentu (hujan), kerusakan peralatan mesin dan perlengkapan proyek, kelelahan akibat banyaknya pekerjaan yang dilakukan secara lembur, kesalahan estimasi waktu. 3 risiko dominan terhadap biaya dengan kategori medium yaitu cuaca yang tidak menentu (hujan), kenaikan harga material, kerusakan peralatan mesin dan perlengkapan proyek. Risk management aims to identify and reduce risks that occur in the implementation of the Samarinda Environmental Office Development Project so that the project can be completed immediately. In this study, identification of risks will be carried out to determine the risks that greatly affect the implementation of the project for further analysis of the risks that occur then an appropriate mitigation action is carried out on the risks in the project, so that the project can be completed immediately. The method used in this study is the severity index method. The results obtained through this research are there are 30 variables. 5 dominant risks to time in the medium to high category are uncertain weather (rain), damage to machine tools and project equipment, fatigue due to a lot of work being done overtime, time estimation errors. 3 dominant risks to costs in the medium category, namely uncertain weather (rain), increase in material prices.
Analysis of the Effect of Work Shifts on the Fatigue Level of Operators of Balikpapan City Drinking Water Area Companies Muhammad Hasyim Tuankotta; Wahyu Ismail Kurnia; Serli Yana Purwaningsih; Maslina Maslina; Padyo Budi
Journal of Industrial System Engineering and Management Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Industrial System Engineering and Management (Edisi October)
Publisher : PT. SAFARI AMALIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.552 KB) | DOI: 10.56882/jisem.v1i2.10

Abstract

This study aims to investigate the effect of work shifts on the level of fatigue experienced by the operators of the production department of the Balikpapan City Regional Drinking Water Company (PDAM). This research is a type of quantitative research using a cross-sectional approach. The number of samples of this study was 60 operators of the balikpapan city PDAM production department spread across 6 working areas of Balikpapan City. data collection techniques by means of observation, interviews and dissemination of questionnaires. While data processing and analysis using simple linear regression analysis with the help of SPSS softwere version 22. The results showed that there was a positive and significant effect of work shifts on fatigue experienced by the operators of the production department of the Balikpapan City Regional Drinking Water Company (PDAM). The contribution of the effect of work shifts on operator work fatigue was 24.6%.
Penyebab Rendahnya Nilai Internal Control Pada Proyek X PT XYZ 2023 Di Kota Balikpapan Aziz Kurnain; Maslina Maslina; Muhamad Ramdan
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.13675

Abstract

Perseroan Terbatas (PT) XYZ pada dasarnya ialah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri oil and gas, pada proses penggarapan usaha tersebut ini tentunya mempunyai berbagai macam kemungkinan adanya kecelakaan kerja. Pada hasil laporan internal control HSE yang dilakukan oleh PT XYZ memiliki nilai rendah terhadap 2 (dua) elemen SMK3 Nasional yaitu elemen 2: tentang pembuatan dan rencana strategi K3 dan elemen 7: tentang standar pemantauan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini diantaranya ialah wawancara serta dokumen perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan content analysis. Hasil penelitian dengan menggunakan teori 4M1E dikemukakan bahwasanya unsur penyebab rendahnya nilai Internal Control pada proyek X PT XYZ 2023 di Kota Balikpapan ialah unsur Man, Method. Mengacu pada hasil penelitian perlu adanya penggembangan sistem pemantauan yang lebih efektif, pembuatan form checklist dan prosedur tindakan perbaikan yang jelas, serta pelatihan dan sosialisasi yang lebih baik tehadap karyawan tentang pentingnya partisipasi aktif dalam memastikan keselamatan kerja di area proyek.
ANALISIS PENJADWALAN PROYEK REHABILITASI JALAN PRESERVASI JALAN KERANG – KUARO KALIMANTAN TIMUR MENGGUNAKAN METODE PDM DAN PERT: SCHEDULING ANALYSIS OF THE REHABILITATION PROJECT PRESERVATION ROAD KERANG ROAD – KUARO EAST KALIMANTAN USING PDM AND PERT METHODS Maslina Maslina; Reno Pratiwi; Adi Muhammad Ridho
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Penelitian Transukma
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerjaan rehabilitasi jalan merupakan penanganan suatu ruas jalan yang mengalami rusak ringan dengan mengganti atau memperbaiki struktur lapisan pondasi aspal (LPA) dan aspal jalan. Kendati dalam proyek rehabilitasi jalan ini mengalami keterlambatan selama 14 hari kerja maka akan dilakukan analisis terhadap penjadwalan proyek menggunakan metode PDM (Precedence Diagram Method) dan metode PERT (Program Evaluation and Review Technique), tujuannya adalah untuk mengetahui berapa lama durasi yang didapatkan menggunakan metode tersebut dan berapa probabilitas efektif proyek tersebut dapat selesai dengan baik. Dari data kurva S yang diolah dengan bantuan Microsoft project 2013 untuk memperoleh hubungan antar pekerjaan menggunakan metode PDM yang kemudian akan dapat dilihat lintasan kritis pada proyek tersebut, sehingga dari lintasan kritis tersebut menjadi acuan mencari durasi yang diharapakan (te) yang kemudian dihitung nilai deviasi standar (S) dan varians sehingga didapat probabilitas proyek tersebut dapat selesai. Hasil penelitian yang didapat adalah durasi proyek rehabilitasi jalan yang sebelumnya mengalami keterlambatan 14 hari, dan saat dilakukan penelitian pada penjadwalan proyek tersebut menggunakan kombinasi metode PERT dan PDM mendapati probabilitas target dengan 161 hari dapat tercapai sebesar 89%, sehingga proyek dapat dikatakan masih dapat selesai tepat waktu. A road rehabilitation project handles a lightly damaged road segment by replacing or repairing the structure of the asphalt foundation layer (LPA) and asphalt road. Although the road rehabilitation project experienced a delay of 14 working days, an analysis of the project schedule will be carried out using the PDM (Precedence Diagram Method) and PERT (Program Evaluation and Review Technique) methods, the aim is to find out how long the duration is obtained using these methods. and what is the effective probability of the project being successfully completed. From the S curve data processed with the help of Microsoft project 2013 to obtain the relationship between jobs using the PDM method, we will then be able to see the critical path of the project so that the critical path becomes a reference for finding the expected duration (te) which is then calculated the standard deviation value. (S) and variance so that the probability of the project can be completed. The results obtained are the duration of the road rehabilitation project which previously experienced a delay of 14 days. When the research was conducted on the project schedule using a combination of PERT and PDM methods, it found that the target probability of 161 days could be achieved by 89%, so the project can still be said to be completed on time.
KAJIAN RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI PEMBANGUNAN KANTOR DINAS LINGKUNGAN HIDUP SAMARINDA: ANALYSIS OF RISK ACCIDENTS ON CONSTRUCTION PROJECT FOR THE SAMARINDA ENVIRONMENT SERVICE OFFICE Maslina Maslina; Muhammad Kurnia; Natasya Amalia Iswanto Putri
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Penelitian Transukma
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada hakikatnya Keselamatan dan Kesehatab Kerja (K3) merupakan kegiatan yang menjadi hal prioritas dalam kegiatan pekerjaan konstruksi guna mengantisipasi kemungkinan timbulnya kecelakaan kerja pada pekerjaan-pekerjaan konstruksi. Pada umumnya kecelakaan kerja dalam bidang konstruksi mayoritas disebabkan oleh faktor manusia dan faktor lingkungan kerja. Kecelakaan kerja pada proyek konstruksi tinggi, namun program keselamatan kerja masih kurang mendapat perhatian, maka yang dapat dilakukan antara lain mengidentifikasi apa-apa saja risiko dan bahaya serta faktor-faktor penyebab yang mungkin terjadi suatu kecelakaan kerja di lokasi tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi resiko dan bahaya-bahaya yang mungkin terjadi pada proyek tersebut sehingga kecelakaan yang terjadi dapat diminimalisir. Hasil dari penelitian ini didapatkan risiko kecelakaan kerja yang dominan atau tinggi pada Proyek Pembangunan Kantor Dinas Lingkungan Hidup Samarinda yaitu pada pekerjaan perakitan bekisting dengan berisiko tergores material. Faktor dari risiko kecelakaan kerja yang dominan berdasarkan teori domino yaitu Lack of control/ management, Basic cause/ origins. Immediate cause/ symptoms, dan Incident Loss. In essence, Occupational Safety and Health (K3) is an activity that becomes a priority in construction work activities in order to anticipate the possibility of work accidents in construction works. In general, the majority of work accidents in the construction sector are caused by human factors and work environment factors. Work accidents on construction projects are high, but the work safety program is still not getting enough attention, so what can be done is to identify the risks and hazards as well as the factors that may cause a work accident at that location. The purpose of this study is to identify the risks and hazards that may occur in the project so that accidents that occur can be minimized. The results of this study obtained a dominant or high risk of work accidents in the Samarinda Environmental Office Development Project, namely in the formwork assembly work with the risk of being scratched by the material. The dominant factors of occupational accident risk based on domino theory are Lack of control / management, Basic cause / origins. Immediate cause/symptoms, and Incident Loss.
Peningkatan Kesiapsiagaan Darurat Melalui Program CPR Pada Kelompok Pekerja Berisiko Tinggi Muhammad Naufal Al Fajri; Lina Yuliana; Maslina Maslina
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.994

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam meminimalkan risiko kecelakaan dan kondisi darurat medis di lingkungan kerja, terutama pada sektor dengan tingkat bahaya tinggi. Salah satu keadaan darurat yang membutuhkan respons cepat adalah henti jantung mendadak, di mana tindakan Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) dapat meningkatkan peluang keselamatan korban secara signifikan. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan darurat pekerja berisiko tinggi melalui pelatihan CPR yang mencakup materi teori, demonstrasi, dan praktik langsung. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, praktik terarah menggunakan manekin, serta evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan CPR, ditunjukkan melalui kemampuan mereka mengikuti prosedur kompresi dan ventilasi sesuai standar. Selain itu, pelatihan ini meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan darurat sebagai bagian dari budaya kerja aman. Program pengabdian ini membuktikan bahwa pelatihan CPR merupakan intervensi yang efektif dalam memperkuat implementasi K3 dan mengurangi risiko fatalitas akibat kejadian medis mendadak di tempat kerja.