Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Inspeksi Dan Penilaian Kelayakan Pada Panel Listrik Di Tempat Kerja Berdasarkan Standar K3 Listrik Di PT XCV Hendra Saputra Palembangan; Lina Yuliana; Bonis Rekoyoso; Iwan Zulfikar
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi keselamatan dan keandalan panel box listrik pada Panel P. AC Lt. 1 Office di PT Pamapersada Nusantara melalui kegiatan inspeksi rutin. Pemeriksaan dilakukan terhadap kondisi fisik panel, fungsi tombol darurat, kebersihan interior, indikator lampu, kelayakan face plate, single line diagram, pemasangan MCB/MCCB/ELCB, serta kondisi terminal dan kabel. Pengukuran tegangan menunjukkan nilai 220 V pada fasa R–N, 217 V pada fasa S–N, dan 220 V pada fasa T–N; sedangkan tegangan antar fasa tercatat 380– 381 V. Arus terukur adalah 20,5 A pada fasa R, 26,0 A pada fasa S, 32,3 A pada fasa T, dan 6,3 A pada netral. Hasil inspeksi menunjukkan bahwa panel berada dalam kondisi baik dan operasional, dengan nilai kelayakan panel sebesar 90,91%. Temuan ini mengindikasikan bahwa panel telah memenuhi aspek dasar keselamatan listrik, meskipun diperlukan pemantauan berkala untuk memastikan kestabilan arus antar fasa. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam peningkatan manajemen keselamatan instalasi listrik di lingkungan kerja, khususnya pada fasilitas perkantoran operasional.
Penerapan Efektivitas Program Manajemen Kebakaran Di PT X Melalui Inspeksi Apar Dan Hydrant Eisteriano Remon Lein; Lina Yuliana; Andi Indah Ayu Lestari; Maghfiratus Tsabita Ihsani
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program manajemen kebakaran di PT X melalui kegiatan inspeksi terhadap alat pemadam api ringan (APAR) dan sistem hydrant. Kegiatan ini dilaksanakan selama periode Agustus hingga Oktober 2025 dengan pendekatan observasi langsung, inspeksi visual, pencatatan hasil, serta pendampingan oleh tim K3L perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar unit APAR berada dalam kondisi baik dan sesuai dengan standar Permenaker No. 04/MEN/1980, meskipun ditemukan beberapa tabung yang telah melewati masa aktif dan bracket yang longgar. Sistem hydrant secara umum juga berfungsi dengan baik, namun terdapat satu unit hydrant luar dengan outlet valve patah akibat korosi serta pompa utama yang tidak beroperasi otomatis karena aki genset rusak. Berdasarkan hasil analisis, distribusi dan peletakan APAR serta hydrant telah sesuai dengan SNI 03-1745:2021 dan memenuhi prinsip proteksi kebakaran aktif. Secara keseluruhan, program manajemen kebakaran di PT X dinilai efektif, tetapi perlu peningkatan dalam aspek pemeliharaan teknis dan pengawasan berkala agar kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran dapat terjaga secara optimal.
Sosialisasi Bahaya Listrik Dalam Peningkatan Keselamatan Kerja Pada Pekerjaan Konstruksi Dekat Jaringan Tegangan Menengah Muhamad Fahmi Uga; Lina Yuliana; Imam Mukhlisin; Iwan Zulfikar
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.892

Abstract

Kegiatan sosialisasi bahaya listrik dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman pekerja konstruksi yang beraktivitas di sekitar Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 20 kV mengenai potensi risiko kelistrikan serta langkah-langkah pencegahannya. Sosialisasi dilakukan melalui komunikasi langsung dengan mandor, pemilik bangunan, dan pekerja yang terlibat pada area konstruksi yang berdekatan dengan jaringan listrik aktif. Program ini bertujuan meminimalkan perilaku berisiko yang berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja, termasuk kemungkinan terjadinya kontak tidak sengaja dengan jaringan listrik. Selain itu, kegiatan ini menguatkan komitmen terhadap pencapaian Zero Accident dan Zero Incident dalam pelaksanaan pekerjaan. Penyampaian himbauan keselamatan diberikan sebagai upaya preventif untuk mengurangi potensi insiden pada area kerja tersebut.
Penerapan Efektivitas Dan Aspek Keberlanjutan Penggunaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun Pada Produksi Bata Merah Di PT XYZ Retno Hulan Ndari; Lina Yuliana; Andri Indra; Iwan Zulfikar
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.897

Abstract

Abstrak ini menjelaskan Pemanfaatan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dalam proses produksi bata merah merupakan salah satu strategi yang berpotensi mengurangi beban pencemaran lingkungan sekaligus mendukung prinsip circular economy. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas proses konversi limbah B3 menjadi bata merah pada PT XYZ serta menilai aspek keberlanjutan dari penerapan teknologi tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, studi dokumen operasional, dan analisis alur proses mulai dari penerimaan limbah B3, penyimpanan di TPS Limbah B3, proses blending, tahapan produksi mekanis, pengeringan, pembakaran, hingga pengujian kualitas produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT XYZ telah menerapkan sistem pengelolaan limbah B3 yang sesuai dengan ketentuan PP No. 101 Tahun 2014, Permen LHK No. 6 Tahun 2021, dan SK MenLHK No. 323/2017. Proses blending menghasilkan campuran yang stabil, sedangkan proses produksi mampu menghasilkan bata merah dengan kualitas yang memenuhi persyaratan teknis. Dari perspektif keberlanjutan, pemanfaatan limbah B3 mampu mengurangi timbulan limbah dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya. Penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan limbah B3 sebagai bahan baku alternatif dapat menjadi solusi ramah lingkungan dan bernilai ekonomis bagi industri konstruksi.
Penerapan Prosedur Bebas Tegangan Pada Pekerjaan Pemeliharaan Sistem Udara Tegangan Menengah (SUTM) Pada PT X Natasha Carrina Putri; Lina Yuliana; Iwan Zulfikar
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.899

Abstract

Abstrak ini menjelaskan penerapan prosedur bebas tegangan pada pekerjaan pemeliharaan Sistem Udara Tegangan Menengah di PT X yang bertujuan untuk memastikan keselamatan pekerja selama bekerja di dekat sumber listrik. Prosedur dimulai dari pemenuhan legalitas pekerjaan melalui Surat Perintah Kerja, izin kerja, dan analisis keselamatan yang telah menetapkan potensi bahaya seperti tegangan sisa, aliran balik, induksi, dan kondisi peralatan. Komunikasi pemadaman dengan operator telah dilakukan sebagai langkah pengendalian administratif untuk memastikan bahwa penyulang benar-benar padam sebelum pekerjaan dimulai. Setelah pemadaman dikonfirmasi, verifikasi bebas tegangan telah dilaksanakan menggunakan alat pendeteksi tegangan sesuai standar. Grounding lokal kemudian telah dipasang sebagai perlindungan akhir terhadap energi tersisa atau tegangan induksi. Selama pekerjaan berlangsung, pekerja telah menggunakan perlengkapan pelindung diri berstandar listrik dan menjaga jarak aman dari konduktor aktif lain. Pada tahap akhir, penormalan jaringan telah dilakukan setelah seluruh peralatan dilepas dan area dipastikan aman. Hasil keseluruhan menunjukkan bahwa penerapan prosedur bebas tegangan mampu mengendalikan risiko listrik secara efektif dan mendukung pelaksanaan pemeliharaan yang aman dan andal.
Sosialisasi Potensi Bahaya Pada Pekerja Pemotongan Besi Siku Menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA) Di Area Workshop PT Singlurus Pratama Muhammad Aldi Prawoto; Lina Yuliana; Sunarto Sunarto; Iwan Zulfikar
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.900

Abstract

Praktik Kerja Lapangan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi bahaya pada aktivitas pemotongan besi siku menggunakan cutting wheel di area workshop PT Singlurus Pratama. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dan studi dokumen pendukung seperti SOP dan kebijakan K3 perusahaan. Hasil Job Safety Analysis (JSA) menunjukkan bahwa pekerjaan pemotongan memiliki beberapa potensi bahaya dominan, termasuk risiko teriris, tersetrum, terpajan serpihan logam, kebisingan, percikan api, hingga bahaya akibat kondisi area kerja seperti tersandung dan tertimpa. Pengendalian risiko disusun berdasarkan hierarki pengendalian sesuai Keputusan Mentri Energi Dan Sumber Daya Mineral No. 1827 K/30/MEM/2018, mencakup rekayasa teknik, prosedur kerja aman, tindakan administratif, dan pemakaian alat pelindung diri. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar peningkatan praktik keselamatan kerja pada aktivitas fabrikasi logam di workshop serta mendukung penerapan SMKP secara berkelanjutan.
Pekerjaan Penggantian Penangkal Petir Pada Pemeliharaan SUTM (Saluran Udara Tegangan Menengah) Pada PT X Klaudio Danielo Pratama; Lina Yuliana; Adham Suman Hakim; Iwan Zulfikar
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.901

Abstract

Pekerjaan penggantian arrester pada pemeliharaan saluran udara tegangan menengah merupakan kegiatan yang memiliki tingkat risiko listrik tinggi sehingga diperlukan penerapan keselamatan listrik yang ketat. Pada pekerjaan ini telah diterapkan langkah pengendalian risiko melalui identifikasi bahaya, penyusunan izin kerja, dan rencana kerja sebelum pelaksanaan. Pemadaman jaringan dilakukan disertai penerapan sistem pengamanan energi melalui penguncian dan pemberian tanda untuk mencegah energisasi ulang. Kondisi bebas tegangan telah dipastikan melalui pengujian tegangan sebelum dilakukan pemasangan grounding sebagai pengaman terhadap tegangan induksi maupun tegangan balik. Selama pekerjaan, personel telah menggunakan alat pelindung diri listrik sesuai standar dan menerapkan prosedur kerja aman di ketinggian. Setelah arrester diganti, instalasi telah diperiksa kembali dan dilakukan pengujian untuk memastikan fungsi peralatan. Proses dinormalkan kembali setelah area dinyatakan aman dan dokumentasi telah diselesaikan. Hasil penerapan prosedur menunjukkan bahwa keselamatan listrik dapat terjaga apabila pekerjaan dilakukan sesuai standar dan instruksi kerja.
Sosialisasi Bahaya Fisik Di Area Batching Plant Di PT. XYZ Mery Andani; Lina Yuliana; Destian Adhitama; Widya Mulya
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.918

Abstract

Dalam penelitian mengenai lingkungan kerja di batching plant PT. XYZ, teridentifikasi adanya enam bahaya fisik utama yang diakibatkan oleh aktivitas operasional yang melibatkan peralatan berat. Melalui metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Control (HIRAC), ditemukan bahaya kebisingan ekstrem, paparan debu semen, risiko tertabrak alat bergerak, titik jepit pada conveyor, potensi kebakaran, dan risiko ledakan selang. Risiko kebisingan dan debu semen dikategorikan sebagai risiko tinggi, memiliki konsekuensi serius seperti gangguan pendengaran permanen. Evaluasi efektivitas kontrol yang ada, termasuk penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan sistem dust collector, menunjukkan bahwa hasilnya masih kurang optimal. Faktor penghambat utama meliputi ketidakdisiplinan dalam penggunaan APD, pemeliharaan peralatan yang tidak terjadwal, dan kurangnya prosedur tanggap darurat. Disarankan untuk memperkuat sistem kontrol risiko melalui pemeliharaan rutin, pelatihan berkala, serta pengawasan penggunaan APD, demi menurunkan tingkat risiko kecelakaan kerja dan membangun budaya keselamatan yang lebih baik di area operasional.
Penerapan Keandalan Sistem Proteksi Kebakaran Aktif Dan Pasif Pada Terminal Bahan Bakar Minyak PT KRR Nur Izzah Achmad Rahmatullah Putra Iswoyo; Lina Yuliana; Randi Andhika; Arief Fatharoni
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.919

Abstract

Keselamatan kebakaran adalah isu krusial di industri energi dan logistik, terutama pada terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berisiko tinggi terhadap kerugian material, cedera pekerja, dan dampak lingkungan. Penelitian ini berlatar belakang pada urgensi penerapan sistem proteksi kebakaran komprehensif, sesuai mandat Peraturan Menteri PU No. 26/PRT/2008, untuk menanggulangi potensi kebakaran yang dipicu oleh faktor teknis, manusia, dan lingkungan. PT KRR, sebagai perusahaan logistik dan penyaluran BBM, menghadapi tantangan spesifik karena penyimpanan cairan mudah terbakar dalam jumlah besar dan tingginya intensitas operasional.Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis keandalan operasional sistem proteksi kebakaran aktif (APAR, hydrant, dan smoke detector); (2) mengevaluasi efektivitas sistem proteksi kebakaran pasif (pintu darurat dan jalur evakuasi); dan (3) mengidentifikasi faktor penghambat dalam penerapannya. Meskipun observasi menunjukkan inspeksi APAR yang rutin melebihi standar, ditemukan tantangan terkait kurangnya integrasi sistem alarm dengan prosedur tanggap darurat serta perlunya peningkatan disiplin pekerja dalam SOP evakuasi. Menggunakan metode observasi langsung, wawancara, dan analisis dokumen, penelitian ini menghubungkan temuan lapangan dengan standar K3 (Permen PU No. 26/2008 dan ISO 45001:2018). penelitian ini berkontribusi dengan menyediakan rekomendasi berbasis bukti untuk memperkuat pengawasan, meningkatkan pelatihan tanggap darurat, dan membangun budaya keselamatan berkelanjutan di PT KRR.
Penerapan Sistem Manajemen Penanganan Limbah Di PLTD 12 MW PT XYZ Muhamad Fathul Aziz Alfaroby; Lina Yuliana; Ade Januar Suciadi; Iwan Zulfikar
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.929

Abstract

Penelitian ini telah dilakukan untuk menganalisis efektivitas sistem manajemen penanganan limbah di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel berkapasitas 12 megawatt yang dikelola oleh PT. XYZ. Permasalahan yang telah diidentifikasi meliputi tingginya volume lumpur minyak pada perangkap minyak, dokumentasi pengelolaan limbah yang belum konsisten, kondisi alat pemadam api ringan yang menunjukkan tekanan rendah, serta belum adanya bukti resmi kerja sama dengan pihak ketiga dalam pengangkutan dan pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun. Analisis telah dilakukan dengan membandingkan praktik lapangan terhadap prinsip sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, serta ketentuan pengelolaan limbah yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aspek operasional telah memenuhi prinsip pengendalian lingkungan, pemilahan limbah, dan keselamatan kerja, namun beberapa aspek administratif dan kesiapsiagaan darurat belum memenuhi ketentuan secara optimal. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa sistem pengelolaan limbah di fasilitas tersebut telah berjalan cukup baik, tetapi masih diperlukan peningkatan dalam pengendalian lumpur, pemeliharaan peralatan darurat, dan penjaminan kemitraan resmi guna memastikan kesesuaian penuh terhadap persyaratan pengelolaan limbah.