Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The empowerment perspective of implementation one house one jumantik (G1R1J) in sub-urban area Isnani, Tri; Ramadhani, Tri; Ikawati, Bina
BKM Public Health and Community Medicine Vol 40 No 05 (2024)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v40i05.9156

Abstract

Purpose: To examine the effectiveness of one house one larva monitor program as a community empowerment. Methods: The research was conducted using the PAR approach by collecting data by observation, in-depth interviews, and discussions with samples/informants including health workers at the public health center, cadres/jumantik, jumantik rumah, community leaders, and local village and sub-district government figures. The team formed jumantik followed by training and assistance for five months for jumantik. The research location is in an urban village in Mempawah Regency, West Kalimantan Province, with data collected from March to October 2019. Results: The research location is an area with a socio-cultural geographical character that is between rural and urban characters. Knowledge about dengue fever and G1R1J is still lacking. Problems in the implementation of G1R1J are related to participation issues, namely the awareness and acceptance of residents towards activities, replacement of cadres/volunteers, and wrong perceptions. Socialization, which is the first step in empowerment, has not been carried out. Socialization is also a step in growing knowledge and awareness that will influence the growth of community participation. Conclusion: The problems faced include the problem of participation of cadres and community members. The socialization stage as the introduction stage influences knowledge and behavior. The condition of the community as social capital is incredibly supportive in empowerment. Empowerment requires adjustment to each condition. Therefore, mapping of initial conditions and comprehensive mass outreach is needed.
Pencapaian Target Angka Kematian Neonatus dan Bayi dalam Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan Langkah Strategis Selanjutnya Ikawati, Bina; Ramadhani, Tri
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2022): March
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkki.68782

Abstract

Peningkatan status Kesehatan ibu dan anak adalah satu dari lima indikator prioritas pembangunan kesehatan 2020-2024 Indonesia. Kesehatan anak dapat diukur dari indikator kematian neonatal, bayi, dan balita. Target Angka Kematian Neonatus (AKN) tahun 2024 adalah di bawah 10 dan untuk Angka Kematian Bayi (AKB) dibawah 16 per 1000 kelahiran. Tulisan ini bertujuan menggambarkan pencapaian target AKN dan AKB dalam program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan upaya program apa yang telah dilakukan antara tahun 2017 sampai 2019. Studi evaluasi dilakukan dengan menganalisis data sekunder dari Profil Kesehatan Indonesia dan data-data lain berkenaan dengan kegiatan program KIA serta data dari DaSK (Dashboard Sistem Kesehatan Nasional dan Provinsi).  Hasil menunjukkan tahun 2019 berdasarkan data dari bank dunia  AKN 12,2; AKB 20,2 per 1000 kelahiran hidup. Upaya kesehatan untuk wilayah timur Indonesia harus ditingkatkan dalam hal penguatan SDM kesehatan, ketersediaan sediaan farmasi, sarana produksi dan distribusi di Indonesia, pelaksanaan program KIA dan pemberdayaan masyarakat.  
ANALISIS TINGKAT KECEMASAN DAN DEPRESI SISWA SMA 1 MUHAMMADIYAH MAKASSAR SELAMA MASA PANDEMI Sarnia, Wawaa; Ramadhani, Tri; Asriadi, Asriadi; mutmainna, Mutmainna
JURNAL PENA Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jp.v10i2.12252

Abstract

Gangguan mental utamanya gangguan emosional masih sering terjadi pada penduduk dunia, di Indonesia sendiri penduduk yang mengalami gangguan mental emosional utamanya pada tingkat remaja dengan revelensi sebesar 6,2%. Namun, akhir-akhir ini dunia sedang digemparkan dengan adanya kasus covid-19 yang dimana kasus ini banyak menyebabkan kematian. Hal ini membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan agar segala sesuati dikerjakan dari rumah dan berdiam diri dirumah agar rantai penyebaran virus tersebut dapat terputus. Hal ini tentu berdampak pada pendidikan di Indonesia, saat seteleh peraturan tersebut keluar semua sekolah di Indonesia akhirnya melaksanakan pembelajaran secara daring (online) yang dimana pembelajaran ini merupakan hal yang baru bagi para siswa dan membuat mereka sulit untuk beradaptasi. Akibatnya membuat para siswa jadi kesulitan dalam memahami pembelajaran dan merasa tertekan dengan berbagai tugas yang diberikan oleh guru. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat deskriptif dengan menggunakan jenis pendekatan kualitatif serta menganalisis, memotret dan mengkontruksi objek yang diteliti menjadi jelas dan bermakna. Hasil penelitian ini didapatkan remaja yang selama pandemi covid-19 pernah merasakan depresi yaitu sebesar 20% dan yang mengalami kecemasan sebesar 80% yang dimana hal tersebut disebabkan oleh faktor pembelajaran online yang kurang efektif dilaksanakan. Disarankan selanjutnya untuk pemeliharaan kesehatan mental guru dan orang tua mempunyai peran penting untuk memberikan semangat dan motivasi kepada siswa.Kata Kunci: Depresi, Kecemasan, Kesehatan Mental, Pandemi Covid-19
Pengaruh Kepemimpinan dan Manajemen Strategis Terhadap Kinerja Pemerintahan Daerah Ramadhani, Tri; Wardianto, Irwan; Fatimatussolihat, Siti; Susanto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i11.62347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana kepemimpinan dan manajemen strategis berperan dalam memengaruhi kinerja pemerintahan daerah di Indonesia. Fokus penelitian diarahkan pada dinamika hubungan antara gaya kepemimpinan kepala daerah, pola pengambilan keputusan strategis, serta implementasi kebijakan publik dalam konteks birokrasi pemerintahan yang kompleks. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta analisis dokumen terhadap sejumlah pejabat struktural dan aparatur sipil negara di beberapa kabupaten/kota yang dipilih secara purposif. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis tematik, yang memungkinkan peneliti mengidentifikasi pola-pola makna, nilai, dan praktik manajerial yang muncul dalam proses kepemimpinan pemerintahan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang visioner, komunikatif, adaptif, dan partisipatif terbukti mampu mendorong efektivitas penerapan manajemen strategis, meningkatkan koordinasi lintas sektor, serta memperkuat akuntabilitas kinerja organisasi publik. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa keberhasilan manajemen strategis tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknokratis dalam perencanaan dan evaluasi, tetapi juga oleh kapasitas kepemimpinan transformasional yang mampu menginspirasi, memberdayakan, dan menumbuhkan budaya kerja kolaboratif di lingkungan birokrasi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa sinergi antara kepemimpinan yang efektif dan manajemen strategis yang terarah merupakan faktor kunci dalam menciptakan kinerja pemerintahan daerah yang responsif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan penting bagi pembuat kebijakan, akademisi, serta praktisi pemerintahan dalam merumuskan strategi penguatan kapasitas kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan daerah di Indonesia.