Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

AMPLIFIKASI SISTEM AGRIBISNIS KOMODITAS SAWI KABUPATEN MALANG (Studi Kasus Di Desa Pujon Kidul Kabupaten Malang) Rachmat Udhi Prabowo; Laily Nur Azizah; Puput Regita Agadinansyah; Dimas Bastara Zahrosa; Deddy Kurniawan; Sasmita Sari
AGRIBIOS Vol 20 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v20i2.2361

Abstract

Sawi merupakan komoditas hortikultura banyak dibudidayakan oleh petani khsusnya petani di daerah dataran tinggi termasuk petani di Desa Pujon Kidul Kabupaten Malang. Lokasi penelitian yakni di Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang yang merupakan desa berbasis pertanian dan agrowisata. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif deskriptif dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tujuan penelitian yaitu mengetahui konsep sistem agribisnis pada komoditas sawi di Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang dari subsistem hulu hingga hilir mulai dari teknologi budidaya usahatani, agroindustri, pemasaran, dan aspek kelembagaan komoditas sawi. Hasil dari penelitian yakni diketahui bahwa sistem agribisnis sudah berjalan baik pada budidaya sawi dengan bantuan agroinput dan keterampilan SDM dari adanya lembaga Kelompok Tani Sari Agung. Namun pemanfaatan teknologi budidaya masih belum menyeluruh, serta pemasaran yang dengan keterlibatan tengkulak yang merugikan petani dari segi harga, sedangkan belum ada agroindustri pengolahan hasil panen.
EDUWISATA ULAT SUTERA : MENUJU KEMANDIRIAN DESA BERBASIS WISATA EDUKATIF Sasmita Sari; Anita Diah Pahlewi; Dimas B. Zahrosa
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 2 No. 1 (2022): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.344 KB) | DOI: 10.55606/jpkmi.v2i1.200

Abstract

Desa Sumber Pinang merupakan salah satu desa di Kecamatan Mlandingan yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata baru yang berbasis edukatif. Pengembangan desa wisata berbasis edukatif di Desa Sumber Pinang merupakan bagian dari objek wisata yang memanfaatkan usaha perkebunan (tanaman jarak kepyar) dan budidaya ulat sutera untuk menuju kemandirian desa. Tanaman jarak kepyar banyak tumbuh liar dan melimpah di Desa Sumber Pinang. Dimana tanaman tersebut jarang dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar padahal sebenarnya tanaman ini mempunyai banyak manfaat salah satunya adalah sebagai pakan utama dari Ulat Sutera. Lebih tepatnya masyarakat sebenarnya tidak tahu bahwa tanaman jarak kepyar mempunyai banyak manfaat sehingga tanaman tersebut dibiarkan begitu saja. Kegiatan dilakukan dibulan Desember 2021. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari 3 (tiga) tahapan, yaitu sosialisasi, praktek atau pendampingan, monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan kepada Masyarakat, yaitu peserta termotivasi mengembangkan usaha budidaya ulat sutera; memiliki pengetahuan dan keterampilan budidaya ulat sutera; peserta telah melakukan aktivitas sesuai dengan kesepakatan awal; pekerjaan dilakukan secara bersama-sama sehingga menjadi tanggungjawab bersama; setiap hari peserta mengecek telur ulat sutera yang sudah dihibahkan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat agar mereka tahu apakah telur tersebut sudah menetas atau belum. Selain itu, peserta juga mengecek kelembaban lingkungan disekitar telur.
Pemanfaatan Digital Marketing untuk Meningkatkan Pemasaran Produk Makanan dan Brand Awareness Desa Kraton Dimas Bastara Zahrosa; Pamuji, Mutiara Balquis; Damascena, Cindera Rosa; Soejono, Djoko; Mulyo Aji, Joni Murti
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdikan.v3i2.3209

Abstract

Kraton Village is one of the villages in Jember Regency, precisely in Kencong District. Kraton Village has a population of 10,534, and 1,756 of them are households. Kencong District has several villages, including (1) Kraton Village, (2) Cakru Village, (3) Paseban Village, (4) Kencong Village, and (5) Wonorejo Village. Kraton Village itself consists of several hamlets, namely (1) Krajan Hamlet, (2) Sidonganti Hamlet, (3) Muneng Hamlet, and (4) Kedunglangkap Hamlet. A brand is a name, term, sign, symbol, design, or a combination of these that is intended to identify the product or service of a person or seller and to differentiate it from competitors' products or other similar products. Understanding brand awareness. Brand awareness is the ability of consumers to recognize or remember that a brand is a member of a certain product category. So in a business, the name or label becomes as important as the identity of a product. Service activities have been completed and reported in the form of an article in January 2024. The results of the implementation of this service generally help in the process of optimizing the food business in Kraton Village, both online and conventionally. With this program, food businesses are not only invited to sell products and market them online but are also invited to create innovative, creative products that can generate consumer interest in buying these products.