Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : TUNAS BANGSA

EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN PERKALIAN DESIMAL PADA SISWA KELAS V SDN 58 BANDA ACEH Marvida, Tria; Fitra, Rahmat; Ibrahimi, Raziska; Helminsyah, Helminsyah
Jurnal Tunas Bangsa Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v12i2.3350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi perkalian desimal. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa kelas V SDN 58 Banda Aceh, khususnya dalam memahami konsep perkalian desimal yang selama ini diajarkan secara konvensional dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain one-shot case study, di mana siswa diberikan perlakuan melalui pembelajaran berbasis PBL dan kemudian diuji menggunakan post-test. Hasil analisis menunjukkan bahwa data post-test tidak berdistribusi normal, sehingga dilakukan uji Wilcoxon Signed-Rank. Nilai signifikansi p = 0.001 < 0.05 menunjukkan bahwa model PBL efektif dalam meningkatkan pemahaman perkalian desimal siswa. Pembelajaran melalui PBL mampu menciptakan proses belajar yang lebih kontekstual, aktif, dan bermakna sehingga siswa tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami konsep secara mendalam. Penelitian ini merekomendasikan penerapan PBL dalam pembelajaran matematika untuk mendorong keterlibatan siswa dan meningkatkan hasil belajar secara signifikan.AbstractThis study aims to determine the effectiveness of the Problem-Based Learning (PBL) model in improving students’ understanding of decimal multiplication. The background of the research stems from the low learning outcomes of fifth-grade students at SDN 58 Banda Aceh, particularly in mastering decimal multiplication, which has been traditionally taught using conventional methods that lack student engagement. This study employed a pre-experimental method with a one-shot case study design, in which students received instruction through PBL and were then assessed using a post-test. The analysis showed that the post-test data were not normally distributed; therefore, the Wilcoxon Signed-Rank Test was used. The test result yielded a significance value of p = 0.001 < 0.05, indicating that the PBL model was effective in enhancing students' understanding of decimal multiplication. PBL fostered a contextual, active, and meaningful learning process, enabling students not only to memorize procedures but also to deeply comprehend mathematical concepts. The study recommends the implementation of PBL in mathematics instruction to promote student engagement and significantly improve learning outcomes.
PENERAPAN MODEL PROJECT-BASED LEARNING PADA MATA KULIAH MATEMATIKA SD UNTUK MENGURANGI KECEMASAN MATEMATIKA MAHASISWA PGSD UNIVERSITAS BINA BANGSA GETSEMPENA Nasriadi, Ahmad; Marvida, Tria; Ravita, Desy; Meutia, Raudha; Zikri Filina, Nurul
Jurnal Tunas Bangsa Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v12i2.3520

Abstract

Kecemasan matematika (math anxiety) merupakan salah satu masalah yang dialami mahasiswa calon guru, termasuk mahasiswa PGSD, yang dapat memengaruhi kepercayaan diri dan efektivitas mereka dalam mengajar. Model Project-Based Learning (PjBL) diyakini mampu meningkatkan keterlibatan aktif mahasiswa melalui pengalaman belajar bermakna sehingga berpotensi menurunkan kecemasan dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan PjBL pada mata kuliah Matematika SD dalam mengurangi kecemasan matematika mahasiswa PGSD Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG). Penelitian menggunakan metode evaluatif dengan desain post-test only survey yang melibatkan 185 mahasiswa. PjBL diterapkan melalui penyelesaian proyek matematika berbasis konteks nyata pembelajaran SD secara kolaboratif. Data dikumpulkan menggunakan angket kecemasan matematika yang mencakup indikator physiological tension, worry, avoidance, dan self-confidence, serta diperkuat oleh data Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDO) sebagai data kuantitatif pendukung persepsi mahasiswa terhadap proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 167 mahasiswa (90,27%) berada pada kategori kecemasan rendah, 18 mahasiswa (9,73%) pada kategori sedang, dan tidak ditemukan kecemasan tinggi. Temuan ini selaras dengan hasil EDO yang menunjukkan tingkat antusiasme tinggi, pembelajaran yang dirasakan menyenangkan, serta kemudahan pemahaman materi. Dengan demikian, penerapan PjBL terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan matematika dan meningkatkan keterlibatan belajar mahasiswa PGSD, serta memberikan implikasi positif bagi pengembangan pembelajaran matematika yang lebih humanis dan kontekstual di program studi PGSD.