Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Profil Conduct Disorder Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Cantika Cantika; Cucu Arumsari; Rikha Surtika Dewi
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 8 No 2 (2025): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v8i2.3522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil conduct disorder siswa di SMAN 1 Cikatomas berdasarkan pengkategorian, aspek dan berdasarkan tingkatan kelas. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif untuk mengungkap profil conduct disorder pada siswa sekolah menengah atas. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas X dan XI SMAN 1 Cikatomas yang terdiri dari beberapa kelas. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 320 siswa di SMAN 1 Cikatomas, yang diambil dengan teknik incidental sampling. Hasil penelitian secara umum gambaran conduct disorder berada pada kategori conduct disorder rendah sebesar 72,50% (232 siswa). Aspek tertinggi adalah agresif terhadap fisik orang lain dan hewan. Berdasarkan tingkatan kelas sebagian siswa terdapat pada kelas XI dan sebagian siswa lain berada pada kelas X.
Gambaran Umum Hubungan Self Compassion Terhadap Ketangguhan Akademik Siswa Wulandari Wulandari; Feida Noor Laila Isti’adah; Rikha Surtika Dewi
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 8 No 2 (2025): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v8i2.3968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dengan ketangguhan akademik siswa SMPN 1 Taraju. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi sebanyak 226 siswa, dan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien korelasi antara self-compassion dengan ketangguhan akademik sebesar 0,348 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,01). Hal ini menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara self-compassion dengan ketangguhan akademik siswa. Kontribusi self-compassion terhadap ketangguhan akademik diketahui melalui koefisien determinasi sebesar 12,1%.
Pengaruh Gaya Kelekatan Terhadap Ketangguhan Akademik Remaja Akhir Siswa Kelas XI Dan XII SMA Negeri 4 Tasikmalaya Agnia Fauziah; Muhammad Muhajirin; Rikha Surtika Dewi
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 9 No 1 (2026): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v9i1.4209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kelekatan orang tua terhadap ketangguhan akademik siswa kelas XI dan XII di SMA Negeri 4 Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian terdiri dari 576 siswa, dengan jumlah sampel sebanyak 236 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5% melalui teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan dua instrumen, yaitu Inventory of Parent and Peer Attachment–Revised (IPPA-R) yang dikembangkan oleh Armsden dan Greenberg (2009) untuk mengukur gaya kelekatan orang tua, serta skala ketangguhan akademik yang dikembangkan oleh Muhajirin (2022). Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial berupa uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kelekatan orang tua siswa berada pada kategori sedang hingga tinggi, sedangkan ketangguhan akademik siswa berada pada kategori sedang. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa gaya kelekatan orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketangguhan akademik siswa, meskipun kontribusi pengaruhnya relatif kecil. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas hubungan emosional antara orang tua dan anak tetap berperan dalam mendukung kemampuan siswa menghadapi tekanan akademik, namun ketangguhan akademik juga dipengaruhi oleh faktor internal dan lingkungan sekolah.