Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh Evaluasi Pembelajaran terhadap Peningkatan Kompetensi Siswa Sekolah Dasar Maulana Agung Syaifie; Ilham Fahmi; Saprialman Lubis
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8599

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya evaluasi pembelajaran yang efektif sebagai dasar pengambilan keputusan pendidikan guna meningkatkan kualitas kompetensi siswa sekolah dasar secara menyeluruh, baik pada aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik di era pembelajaran yang menuntut peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui tingkat hubungan antara evaluasi pembelajaran dan kompetensi siswa melalui analisis korelasi serta besarnya kontribusi evaluasi pembelajaran dalam meningkatkan kompetensi siswa melalui analisis regresi linear sederhana. Pendekatan kuantitatif diaplikasikan dalam riset ini, dengan metode survei sebagai pilihan. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling, yang mana siswa menjadi objek pengamatan. Data dikumpulkan melalui angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta didukung oleh dokumentasi. Uji validitas instrumen menggunakan korelasi product moment menunjukkan bahwa seluruh item memiliki nilai r hitung lebih besar dari r tabel (0,361), sehingga seluruh butir pernyataan dinyatakan valid. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach Alpha sebesar 0,87 untuk variabel evaluasi pembelajaran dan 0,89 untuk variabel kompetensi siswa, sehingga instrumen dinyatakan reliabel. Untuk menganalisis data, digunakan teknik regresi linear sederhana guna menelaah korelasi serta efek antara variabel penilaian pembelajaran dan kompetensi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara evaluasi pembelajaran dengan kompetensi siswa dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,743 yang termasuk kategori kuat, serta nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,552. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 5,876 lebih besar dari t tabel 2,048 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini menyiratkan bahwa penerapan penilaian pembelajaran yang terstruktur dan berkesinambungan mampu menaikkan mutu luaran pembelajaran siswa. Dapat disimpulkan bahwa semakin optimal pelaksanaan penilaian pembelajaran, semakin tinggi pula tingkat kompetensi siswa yang diraih. Oleh karena itu, para pendidik disarankan untuk merancang dan mengeksekusi penilaian pembelajaran secara efisien demi memaksimalkan peningkatan kompetensi peserta didik.
Implementasi Gaya Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru Sekolah Dasar Novri Saputra Ramadan; Ilham Fahmi; Taufik Mustofa
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.8603

Abstract

Kinerja guru menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan mutu pembelajaran di sekolah dasar Islam terpadu. Di tengah tuntutan transformasi kurikulum, perkembangan teknologi, pembelajaran berdiferensiasi, dan penguatan kompetensi abad ke-21, guru dituntut mampu beradaptasi secara profesional. Kondisi ini menegaskan pentingnya peran kepala sekolah dalam membangun kepemimpinan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mampu menginspirasi, memotivasi, dan memberdayakan guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SDIT Nurul Qur’an. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan kepemimpinan transformasional melalui keteladanan, pemberian motivasi, komunikasi terbuka, serta pemberdayaan guru dalam proses pembelajaran dan pengambilan keputusan. Keteladanan kepala sekolah mendorong guru untuk lebih disiplin, bertanggung jawab, dan berkomitmen terhadap tugas profesionalnya. Selain itu, dukungan dan pemberdayaan yang diberikan kepala sekolah meningkatkan kreativitas, kerja sama, serta kemampuan pedagogis guru. Temuan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berperan penting dalam meningkatkan kinerja guru dan membangun iklim sekolah yang suportif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran.
Reorientation of Educational Management Strategies in Facing the Complexity of The Digital Era Halla Azmi Tazkia; Ilham Fahmi; Muchdjabir Wahid
Journal of Educational Management Research Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v5i3.2293

Abstract

The digital era has brought massive disruptions that require educational institutions to immediately reorient their management strategies in order to respond to increasingly complex global challenges. Rapid technological developments not only change learning methods but also create ambiguity in institutional governance when conventional patterns continue to be maintained. Through a qualitative literature review method, this study explores various scientific literatures and current policies to examine the paradigm shift from administrative management toward adaptive governance. The findings indicate that management strategies must urgently focus on strengthening visionary digital leadership and the flexibility of curriculum infrastructure capable of accommodating students’ personalized learning needs. In addition, improving educators’ digital pedagogical competence becomes a crucial pillar so that technology does not merely function as a tool, but as the core spirit of the learning process. This series of strategic reorientations forms the main foundation for educational institutions to transition toward collaborative and data-driven ecosystems. The courage to integrate technology holistically into organizational culture will determine the sustainability of educational quality, ensuring that institutions remain relevant, competitive, and capable of producing resilient generations amidst the uncertainties of a rapidly changing era.
Strategi Kepala Tata Usaha dalam Meningkatkan Kepuasan Layanan Administrasi Pendidikan M Fikri Maula Syafeii; Ilham Fahmi; Nur Rochimah
Al-Abshar: Journal of Islamic Education Management Vol. 5 No. 1 (2026): June
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58223/al-abshar.v5i1.889

Abstract

Problem: Despite growing research on educational administrative service quality, there is limited study examining the leadership strategies of heads of administration (kepala tata usaha) in state Islamic secondary schools (Madrasah Aliyah Negeri) in the context of digital transformation in Indonesia. Purpose: This study aims to analyze the strategies employed by the head of administration at MAN 2 Karawang in improving educational administrative service satisfaction, through the lens of SERVQUAL dimensions. Method: A descriptive qualitative approach was used, involving seven purposively selected informants: the school principal, head of administration, one administrative staff, two teachers, and two students. Data were collected through semi-structured interviews, observation, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman interactive model (data reduction, data display, and conclusion drawing/verification), with triangulation for validity. Results: Four interlocking strategies were identified: (1) enforcing work discipline tied to staff competency mapping; (2) strengthening interpersonal communication and team coordination; (3) integrating digital administrative technology into service workflows; and (4) implementing structured weekly supervision and evaluation cycles. These strategies produced measurable improvements in service responsiveness, reliability, and user satisfaction as perceived by students and teachers. Contribution: This study offers an integrated strategy model for madrasah administrative leadership in the digital era, contributing novel theoretical and practical insights to Islamic educational management literature beyond previously reported isolated findings.
Religious Habituation Program Management to Shape Student Discipline in Islamic Junior Secondary Schools anita zahra; Ilham Fahmi; Saprialman Saprialman
JIEM (Journal of Islamic Education Management) Vol 10, No 1 (2026): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jiem.v10i1.24680

Abstract

This article aims to analyze the management of religious habituation programs in shaping student discipline in Islamic junior secondary schools. The study uses a literature review method by examining journal articles, academic books, and educational regulations related to Islamic educational management, religious habituation, madrasa culture, and student discipline. The data were analyzed through source reduction, thematic classification, content synthesis, and conceptual conclusion drawing. The findings indicate that religious habituation contributes to student discipline because religious activities train regularity, punctuality, responsibility, obedience to school rules, and awareness of obligations. The program becomes more effective when it is managed through planning, organizing, implementation, supervision, and evaluation. Forms of activities include collective prayer, Qur'an recitation, dhuha prayer, congregational prayer, greeting culture, charity, clean culture, and moral guidance. This study affirms that the success of religious habituation requires the commitment of the madrasa principal, teacher role modeling, student participation, parental support, and continuous evaluation.Keywords : Islamic educational management, religious habituation, student discipline, Islamic junior secondary school, literature review
Pemberdayaan Peserta Didik melalui Program Literasi Bahasa Arab di Madrasah Aliyah Mathla’ul Anwar Telukambulu, Batujaya, Karawang Ilham Fahmi; Muhamad Faizin; Taufik Mustofa; Nur Aini Farida; Saprialman; Nadila
LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/loyalitas.v9i1.4913

Abstract

This community engagement program aims to empower students through an Arabic literacy enhancement model implemented at MA Mathla’ul Anwar Telukambulu, Batujaya, Karawang. The main problems identified include low reading comprehension, limited vocabulary mastery, and the absence of sustainable literacy culture among students. The mentoring strategy involved workshops for teachers, development of literacy modules, classroom mentoring, student literacy projects, and creative media integration. The implementation demonstrated significant improvements in students’ reading ability (38%), writing accuracy (41%), and vocabulary acquisition (25–35 new words per student). The program also produced creative outputs such as Arabic literacy corners, vocabulary posters, and student-made Arabic mini anthologies. This study concludes that Arabic literacy-based empowerment contributes effectively to enhancing student competency and fostering a sustainable literacy culture within the madrasah environment.
HASIL GAYA KEPEMIMPINAN DENGAN KARISMATIK OLEH KYAI PADA PONDOK PESANTREN Elma Mardiana Viona Sapitri; Ilham Fahmi; Muhamad Faizin
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2149-2155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan masyarakat terhadap kinerja guru di Pondok Pesantren yang dipimpin oleh seorang Kyai dengan gaya kepemimpinan karismatik. Dengan menggunakan metode studi dokumentasi dan menganalisis data dari hasil pengamatan penelitian terdahulu, penelitian ini mengeksplorasi persepsi masyarakat terhadap kualitas kinerja guru dan dampaknya terhadap reputasi serta citra Pondok Pesantren. Analisis data dari penelitian sebelumnya digunakan untuk memperkuat temuan terkait pengaruh gaya kepemimpinan Kyai terhadap penilaian masyarakat terhadap kinerja guru dan prestasi lembaga pendidikan Islam tersebut. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang peran gaya kepemimpinan dalam konteks pendidikan Islam di pondok pesantren.
PENDIDIKAN NON-FORMAL TERHADAP MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Fazrilhiani Altifianuri; Muhamad Faizin; Ilham Fahmi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2156-2161

Abstract

Dalam era dinamika perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin cepat, pendidikan memiliki peran yang krusial dalam mempersiapkan generasi untuk menghadapi tantangan global yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan pendidikan Islam, khususnya dalam konteks pendidikan non-formal, sebagai upaya dalam mencetak generasi yang unggul dan berkualitas. Metode kualitatif digunakan untuk memberikan gambaran deskriptif tentang fenomena ini, dengan mengacu pada sumber-sumber data dari studi kepustakaan. Data-data yang dianalisis berasal dari literatur-literatur yang relevan dengan pendidikan Islam dan manajemen pendidikan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang solutif, akurat, dan validatif dalam merespons dinamika pendidikan Islam dan memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia.