Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Social Conflict and Covid-19 (Case Study of Religious Activities in Parepare) Muhammad Fajar; A. Nurul Mutmainnah; Abd Rasyid
SOSIOLOGIA : Jurnal Agama dan Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Sosiologia : Jurnal Agama dan Masyarakat
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.086 KB) | DOI: 10.35905/sosiologia.v1i1.3225

Abstract

The life of the religious community cannot be separated from religious activities in this case the Covid-19 pandemic in religious activities did not escape social changes in religious communities, especially in the City of Parepare. Thus, in this study trying to analyze the conflicts and power relations that occur in the community with various religious activities from various existing religions. This research is a qualitative method with a data approach in the form of narratives, stories, expressions from informants. Meanwhile, the type of research used is a case study. Informants in the research based on the needs in this study include religious leaders, government officials, the community and discourses that narrate about conflicts and power relations.Research shows that during the COVID-19 pandemic, the ideal of worshiping in congregation has changed drastically. Routine worship is no longer carried out in mosques, churches, or monasteries but is carried out in their respective homes. The people involved are also very limited, in this case it only involves family members who are at home. Based on knowledge and power, it is also closely related to the power relations between the government, religious leaders, and the community. The condition of the COVID-19 pandemic requires an open and “flexible” attitude for religious people to combine two different interests. When religious teachings command to worship communally in the face of various government regulations, many things should be compromised.
RUH DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN MENURUT PENAFSIRAN QURAISH SHIHAB DALAM TAFSIR AL-MISBAH Rasyid, Abd; Mukhammad, Mukhammad; Muttaqin, Sufyan; Mutahara, Mutahara
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 10 No. 2 (2021): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada argumentasi Al-Qur’an dalam mengungkapkan konsep ruh, diantara teks-Al-Qur’an sebagai landasan konsep tersebut diantaranya adalah QS. AL-Isra’: 85. Dalam penelitian ini juga membahsa tentang ruh di dalam Al- Qur’an dan juga berbagai masalah seputar ruh dalam pandangan Quraish shihab melalui kitab tafsirnya yang berjudul tafsir al- Misbah. Didalam Al-Qur’an kata ruh itu sendiri sering kali di ulang- ulang dalam ayat dan surat yang berbeda, dan juga dalam konteks yang berbeda, sehingga makna kata ruh itu mempunyai perbedaan arti sesuai dengan konteks ayat tersebut, pada satu ayar ruh itu diartikan sebagai dzat atau sesuatu yang menyebabkan adanya kehidupan, dan diayat lain terkadang diartikan sebagai malaikan jibril a.s yang pembawa wahyu dan sebagai perantara Allah Swt dalam menyampaikan berbagai hal yang Allah Swt perintahkan kea lam dunia , dan pada yat yang lain kata ruh juga dapat diartikan sebagai wahyu atau Al-Qur’an dan beberapa makna lainnya. Pembahasan lainnya mengenai ayat-ayat tentanng ruh seperti perbedaan makna kata ruh dan kata nafs, permasalahan mengenai eksistensi ruh, dan macam- macam permasalahan lainnya mengenai ruh yang perlu untuk didiskusikan dan dikaji kembali dalam satu kajian khusus. Berdasarkan hasil penelitian ini, bahwa menurut Quraish Shihab mengenai ruh adalah sedikit dari banyak, ruh mempunyai wilayah dalam wujud ini,mempunyai kekhususan dan ciri-ciri serta dampak di alam raya ini yang sungguh indah dan mengagumkan, tetapi ada tirai yang mengha langi kamu mengetahuinya
ANALISIS KATA YA BUNAYYA DALAM AL-QUR’AN (Kajian Metode Maudhu’i Tafsir Al-Maraghi) Rasyid, Abd; Rahman, Mahadi; Amanuddin, Muhammad; Qotrunnada, Elmira
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 11 No. 1 (2022): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk bagaimana penafsiran kata “ya bunayya” dalam Al-Qur’an menurut Ahmad Musthofa a-Maraghi. Dalam hal ini kata “ya bunayya” memiliki pesan yang tersirat yaitu tentang seorang ayah yang menunjukkan bentuk kasih sayang terhadap anaknya. Seorang ayah sejatinya bertanggung jawab penuh akan segala persoalan yang ada di dalam keluarga, namun kini banyak ayah yang hanya memfokuskan kewajibanya untuk persoalan perekonomian saja tanpa melihat persoalan pendidikan anak.Hasil penelitian kata “ya bunayya” adalah satuan kata dari munada yang didahulukan dengan huruf nida. Munada kata tersebut yaitu bunayya dan ya sebagai huruf nida. Dalam hal ini bunayya adalah bentuk tasghir dari kata ibni. Bentuk kata ini digunakan untuk mengambarkan kasih sayang, dan biasanya kasih sayang dicurahkan kepada anak. kata ibn yang seakar kata dengan bana (membangun) menganjurkan bagi orang tua untuk membangun karakter anak. Jenis penelitian ini adalah Library Research, yaitu usaha untuk memperoleh data dalam kepustakaan. Adapun penelitian ini deskriptif kualitatif yang mengumpulkan data-data lalu dianalisa. Data tersebut meliputi primer berupa Al-Qur’an dan tafsir al-Maraghi sekaligus subjek dari peneliti, data sekunder berupa beberapa tafsir lainnya. Kata “ya bunayya” terdapat 6 tempat dalam 4 surat yaitu: Qs. Hud/11:42, Qs. Yusuf/12:5, Qs. Ash-Shaffat/37:102, dan Qs. Luqman/31:13-17
RUH DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN MENURUT PENAFSIRAN QURAISH SHIHAB DALAM TAFSIR AL-MISBAH Rasyid, Abd; Mukhammad, Mukhammad; Muttaqin, Sufyan; Mutahara, Mutahara
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 10 No. 2 (2021): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada argumentasi Al-Qur’an dalam mengungkapkan konsep ruh, diantara teks-Al-Qur’an sebagai landasan konsep tersebut diantaranya adalah QS. AL-Isra’: 85. Dalam penelitian ini juga membahsa tentang ruh di dalam Al- Qur’an dan juga berbagai masalah seputar ruh dalam pandangan Quraish shihab melalui kitab tafsirnya yang berjudul tafsir al- Misbah. Didalam Al-Qur’an kata ruh itu sendiri sering kali di ulang- ulang dalam ayat dan surat yang berbeda, dan juga dalam konteks yang berbeda, sehingga makna kata ruh itu mempunyai perbedaan arti sesuai dengan konteks ayat tersebut, pada satu ayar ruh itu diartikan sebagai dzat atau sesuatu yang menyebabkan adanya kehidupan, dan diayat lain terkadang diartikan sebagai malaikan jibril a.s yang pembawa wahyu dan sebagai perantara Allah Swt dalam menyampaikan berbagai hal yang Allah Swt perintahkan kea lam dunia , dan pada yat yang lain kata ruh juga dapat diartikan sebagai wahyu atau Al-Qur’an dan beberapa makna lainnya. Pembahasan lainnya mengenai ayat-ayat tentanng ruh seperti perbedaan makna kata ruh dan kata nafs, permasalahan mengenai eksistensi ruh, dan macam- macam permasalahan lainnya mengenai ruh yang perlu untuk didiskusikan dan dikaji kembali dalam satu kajian khusus. Berdasarkan hasil penelitian ini, bahwa menurut Quraish Shihab mengenai ruh adalah sedikit dari banyak, ruh mempunyai wilayah dalam wujud ini,mempunyai kekhususan dan ciri-ciri serta dampak di alam raya ini yang sungguh indah dan mengagumkan, tetapi ada tirai yang mengha langi kamu mengetahuinya
ANALISIS KATA YA BUNAYYA DALAM AL-QUR’AN (Kajian Metode Maudhu’i Tafsir Al-Maraghi) Rasyid, Abd; Rahman, Mahadi; Amanuddin, Muhammad; Qotrunnada, Elmira
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 11 No. 1 (2022): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk bagaimana penafsiran kata “ya bunayya” dalam Al-Qur’an menurut Ahmad Musthofa a-Maraghi. Dalam hal ini kata “ya bunayya” memiliki pesan yang tersirat yaitu tentang seorang ayah yang menunjukkan bentuk kasih sayang terhadap anaknya. Seorang ayah sejatinya bertanggung jawab penuh akan segala persoalan yang ada di dalam keluarga, namun kini banyak ayah yang hanya memfokuskan kewajibanya untuk persoalan perekonomian saja tanpa melihat persoalan pendidikan anak.Hasil penelitian kata “ya bunayya” adalah satuan kata dari munada yang didahulukan dengan huruf nida. Munada kata tersebut yaitu bunayya dan ya sebagai huruf nida. Dalam hal ini bunayya adalah bentuk tasghir dari kata ibni. Bentuk kata ini digunakan untuk mengambarkan kasih sayang, dan biasanya kasih sayang dicurahkan kepada anak. kata ibn yang seakar kata dengan bana (membangun) menganjurkan bagi orang tua untuk membangun karakter anak. Jenis penelitian ini adalah Library Research, yaitu usaha untuk memperoleh data dalam kepustakaan. Adapun penelitian ini deskriptif kualitatif yang mengumpulkan data-data lalu dianalisa. Data tersebut meliputi primer berupa Al-Qur’an dan tafsir al-Maraghi sekaligus subjek dari peneliti, data sekunder berupa beberapa tafsir lainnya. Kata “ya bunayya” terdapat 6 tempat dalam 4 surat yaitu: Qs. Hud/11:42, Qs. Yusuf/12:5, Qs. Ash-Shaffat/37:102, dan Qs. Luqman/31:13-17
MEMAKNAI DILALAH LAFZIYAH DALAM MEMAHAMI MAKNA AL-QURÁN Rasyid, Abd
JURNAL CERDAS HUKUM Vol. 3 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : LPPM-IAI BATAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kajian hukum Islam, kedudukan Al-Qur'an dan hadis Nabi Muhammad saw dianggap sebagai dalil paling utama dalam menetapkan hukum islam. Ummat Islam meyakini bahwa semua ajaran yang terkandung di dalam dalil-dalil yang terdapat dalam Al-Qur'an maupun hadits dapat dijadikan sebagai jawaban atas setiap pertanyaan hukum serta penyelesaian setiap yang menuntut diformulasikannya sebuah hukum Islam. Hal ini menjadi fokus utama para ulama dan cendekiawan Islam, yang menggunakan berbagai metode untuk memaknai pada tiap ayat yang ada di dalam Al-Qurán. Salah satu metode kajian pemaknaan dalil untuk menentukan hukum disebut dengan metode pemaknaan lafziah, yaitu suatu bentuk ilmu yang khusus untuk mengetahui makna tersurat dan tersirat dalam ayat Al-Qurán. Ilmu ini melibatkan pemahaman tentang hubungan antara al-dal dan al-madlul yang merupakan bagian dasar dalam memahami hukum Islam. Dan telaah pada lafziah dan kalimat pada ayat Al-Qurán sangat penting untuk memahami hubungan antara al-dal dan al-madlul tersebut serta hubungan antara al-dal dan al-madlul. Kata Kunci: Dilalah, lafdziah dan hukum islam
Tafsir Ayat-Ayat Kauniyah: Pendekatan Tematik dalam Bahasa Arab dan Relevansinya di Era Sains Modern Abd Rasyid
QAZI: Journal of Islamic Studies Vol 1 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qz.v1i2.225

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya pemahaman ayat-ayat kauniyah dalam Al-Qur’an melalui pendekatan tematik berbasis bahasa Arab dan relevansinya pada era sains modern. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk mengintegrasikan nilai-nilai agama dan prinsip-prinsip ilmiah dalam pendidikan Islam, sekaligus menjawab kesenjangan antara teori dan praktik yang selama ini masih terbatas pada kajian deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendekatan tematik yang menggunakan bahasa Arab dapat meningkatkan pemahaman mendalam tentang ayat-ayat kauniyah dan mendukung penguatan literasi sains yang kontekstual dengan perkembangan teknologi dan globalisasi. Menggunakan metode studi pustaka dengan teknik analisis isi terhadap literatur dan artikel ilmiah yang terbit dalam sepuluh tahun terakhir, penelitian ini menemukan bahwa pendekatan tematik berbasis bahasa Arab memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap ayat-ayat kauniyah serta mampu memperkuat integrasi ilmu agama dan sains. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan tersebut relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran di lembaga pendidikan Islam sebagai upaya meningkatkan sinergi antara nilai-nilai keislaman dan literasi sains. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa penggunaan pendekatan tematik berbasis bahasa Arab dapat menjadi solusi strategis dalam memperkuat literasi sains sekaligus menjaga keautentikan pesan keagamaan, serta menjadi kontribusi nyata bagi pengembangan kurikulum dan strategi pengajaran yang lebih holistik dan kontekstual.
Media Pembelajaran Dalam Meningkatkan Prestasi Siswa Sekolah Dasar Berbantuan Produk Adobe Flash Agusniati, Andi; Putera, Wahyudi; Rasyid, Abd; Rajamemang, Rajamemang; Baharuddin, H.A.
TIN: Terapan Informatika Nusantara Vol 4 No 8 (2024): January 2023
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/tin.v4i8.4852

Abstract

This research aims to how to provide learning media development with Adobe Flash multimedia assistance in improving the achievement of elementary school students with improved learning in class VI Inpres Elementary School Complex BTN Pemda Makassar. The problems faced are how the description, design, validity and level of effectiveness in the development of learning media to improve learning achievement assisted by Adobe Flash products for grade VI students of Inpres Elementary School Complex BTN Pemda Makassar. This type of research is research and development for learning purposes. The development procedure refers to the 4-D model of Thiagarajan and Semmel (1974) which is adapted to 3-D. The data analysis technique in this study is Single group with pretest-posttest. The subject of this research is a subject matter expert of 1 person. Data collection techniques using interview, questionnaire and test techniques. The data analysis technique used in this research is qualitative with the research method using a qualitative descriptive approach and descriptive statistical analysis which prioritises data that is quality, statistical, subjective, and phenomelogical to produce conclusions. The results of this study indicate that the learning media for elementary school students of Inpres Kompleks BTN Pemda Makassar assisted by Adobe Flash application is in the category of very valid and very practical, so it is feasible to use on improving student achievement in elementary schools with the value of each stage of defining (Define) with a total score of 85 with an average score of 4 valid and 5 very valid. Furthermore, the planning stage (Design) for the recapitulation of the results of the RPP validation, the total score was 24.7 with an average score of 5 very valid and for the recapitulation of the LKS results with a total score of 64 with an average score of 4 valid and 5 very valid. Then the development stage (Development) for validation of student activities with a total score of 74.8 with an average of 5 very valid. As well as student learning outcomes for the percentage of completeness of learning outcomes with a total score of 93% complete and 7% incomplete. The research findings show the suitability of the Adobe Flash application designed as a learning tool to improve student achievement.
THE STATUS OF ORGANIC POLLUTION AND THEIR SPATIAL DISTRIBUTION IN THE WEST COAST OF SOUTH SULAWESI H, A Suci Islameini; Faizal, Ahmad; Samawi, M Farid; Werorilangi, Shinta; Rasyid, Abd
Jurnal Ilmu Kelautan SPERMONDE VOLUME 6 NUMBER 2, 2020
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jiks.v6i2.13720

Abstract

Aquaculture activities produce organic wastes that are discharged into coastal waters and may impact the water quality. This research aimed to study the status of organic pollution and its spatial distribution on the west coast of South Sulawesi, Indonesia. Water was sampeld from two locations (Punaga Village, Takalar Regency (an open water system), and Bojo Village, Barru District (in a bay, a semi-closed water system)). Water quality was assessed by using the STORET index. Whilst to assess the spatial distribution of organic waste, an interpolation technique was used. Results showed that the water quality was categorized as highly polluted by organic pollution. The distribution of the organic pollutant, however, showed a different spatial pattern between the two locations. The difference was may be due to the different origin of the pollutant and geomorphology of the sampling locations.
Reviving the Authority of Customary and Religious Institutions: Sustaining Post Conflict Peace in Mamasa, Indonesia Mahyuddin Mahyuddin; Mohd Azmir Mohd Nizah; Abd Hakim Mohad; Abd Rasyid
Jurnal Sosiologi Reflektif Vol. 20 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jsr.v20i2.3826

Abstract

Post conflict societies face major challenges in rebuilding social unity, particularly in areas with long histories of communal and religious tension such as Mamasa, West Sulawesi. This study aims to analyze how customary authority and religious institutions interact with state institutions in sustaining post conflict peace in Mamasa. The research adopts a qualitative design using a case study approach. Data were collected through in depth semi structured interviews with ten purposively selected informants, including customary leaders, religious leaders, community members, youth figures, representatives of the Interfaith Harmony Forum (FKUB), and local government actors, supplemented by participant observation and an analysis of relevant policy documents. The data were analyzed thematically using an interpretative approach through coding, iterative theme development, and source triangulation. The findings indicate that sustainable peace in Mamasa is produced through a hybrid configuration that integrates the cultural legitimacy of customary institutions, the moral authority of religious actors, and the procedural support of state institutions in conflict resolution. The implication of this research is that strengthening institutional collaboration that connects restorative justice procedures with customary mediation and interfaith moral leadership is crucial for making reconciliation more durable.   Masyarakat pascakonflik menghadapi tantangan besar untuk membangun kembali kesatuan sosial, terutama di wilayah yang memiliki sejarah ketegangan komunal dan keagamaan seperti Mamasa, Sulawesi Barat. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana otoritas adat dan institusi keagamaan berinteraksi dengan institusi negara dalam mempertahankan perdamaian pascakonflik di Mamasa. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus intrinsik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi terstruktur dengan 10 informan yang dipilih secara purposif, yakni pemimpin adat, pemimpin agama, anggota masyarakat, tokoh pemuda, perwakilan FKUB, dan aktor pemerintah daerah, serta dilengkapi observasi partisipatif dan analisis dokumen kebijakan terkait. Data dianalisis secara tematik dengan pendekatan interpretatif melalui pengodean, pengembangan tema secara iteratif, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perdamaian berkelanjutan di Mamasa terbentuk melalui konfigurasi hibrida yang mengintegrasikan legitimasi budaya lembaga adat, otoritas moral aktor agama, dan dukungan prosedural institusi negara dalam resolusi konflik. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya penguatan kolaborasi kelembagaan yang menghubungkan prosedur restorative justice dengan mediasi adat dan kepemimpinan moral lintas agama agar rekonsiliasi lebih tahan lama.