Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR DAN KEMAMPUAN GROUP-WORKMELALUI KOMBINASI PEMBELAJARAN PEER LEARNING DAN BLENDED LEARNING Annisa Ratna Sari
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 12, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.563 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v12i1.5169

Abstract

Abstrak Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah: (1) meningkatkan prestasi belajar mahasiswa melalui kombinasi pembelajaran Peer Learning dan Blended Learning pada mahasiswa Pendidikan Akuntansi FE UNY, (2) meningkatkan kemampuan Group-work mahasiswa melalui kombinasi pembelajaran Peer Learning dan Blended Learning pada mahasiswaPendidikan Akuntansi FE UNY. Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Akuntansi FE UNY. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan model Kemmis-Taggart. Penelitian ini didahului dengan mengembangkan perangkat pembelajaran Blended Learning yang dikombinasikan dengan Peer Learning untuk mata kuliah Bahasa Inggris. Selanjutnya pembelajaran Blended Learning digunakan dalam prosespembelajaran dan dikombinasikan dengan peer learning sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi belajar dan kemampuan Group-work mahasiswa. Tahap-tahap penelitian tiap siklus meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian iniadalah mahasiswa yang mengambil mata kuliah Bahasa Inggris pada semester khusus tahun akademik 2012/2013. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, dan tes/penugasan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Strategi pembelajaran Blended Learning yang dikombinasikan dengan peer learning terbukti berhasil memberikan manfaat dan meningkatkan Prestasi Belajar dan kemampuan Group-work yang dijabarkan dalam 7 aspek yaitu: peningkatan prestasi, munculnya keberagaman pendapat, peningkatan kemampuan berbahasa, peningkatan kemampuan bertanya, rasa bertanggung jawab terhadapkesuksesan seluruh anggota kelompok, dan kemampuan bekerja dalam tim/grup. Kata kunci: prestasi belajar, kemampuan group-work, blended learning, peer learning
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA DAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 1 BANJARNEGARA TAHUN AJARAN 2011/2012 Yolanda Dian Nur Megawati; Annisa Ratna Sari
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 10, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.8 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v10i1.927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Meningkatkan Keaktifan Siswa denganImplementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization kelas XIIPS 1 SMA Negeri 1 Banjarnegara tahun ajaran 2011/2012. 2. Meningkatkan Hasil BelajarAkuntansi Siswa dengan Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team AssistedIndividualization kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Banjarnegara tahun ajaran 2011/2012.Penelitian ini termasuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan 2siklus. Setiap siklus dimulai dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, danrefleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Banjarnegara sebanyak37 siswa. Instumen digunakan pada penelitian ini adalah lembar pengamatan/catatan harianuntuk mencatat semua kejadian selama proses penelitian berlangsung dan melakukanpenilaian Keaktifan Siswa, Instrumen tes untuk mengukur pencapaian hasil belajar akuntansisiswa setelah mengikuti proses belajar mengajar, Lembar Kerja Siswa/Modul Siswa disusunsebagai bahan pedoman pada saat melakukan diskusi, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran(RPP), dan Dokumentasi. Keaktifan Siswa yang dipantau dari lembar pengamatan/catatanharian setiap pertemuan dan Hasil Belajar Akuntansi Siswa dipantau dengan tes disetiap akhirsiklus. Analisis data dilakukan dengan mereduksi, menyajikan dan menyimpulkan hasil padasiklus I dan siklus II.Hasil penelitian yaitu: 1. Peningkatan Keaktifan Siswa dengan ImplementasiModel Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization, siklus I memperolehrata-rata Keaktifan Siswa mencapai 65,02%, dan pada siklus II naik menjadi 81,83%, jaditerdapat peningkatan Keaktifan Siswa antara siklus I dengan siklus II sebesar 8,11%. 2.Peningkatan Hasil Belajar Akuntansi Siswa dengan Implementasi Model PembelajaranKooperatif Tipe Team Assisted Individualization siklus I, siswa tuntas sebesar 70,27%, dansiklus II siswa tuntas sebesar 86,49%, jadi terdapat peningkatan sebesar 16,22%.
THE IMPLEMENTATION OF NUMBERED HEAD TOGETHER MODEL TO IMPROVE STUDENTS’ ACCOUNTING LEARNING ACTIVITY Frank Aligarh; Annisa Ratna Sari
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 12, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.864 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v12i2.2707

Abstract

This study is categorized as a classroom action research that aims to improve the Accounting Learning Activities of the students of class XI Accounting 1 SMK N 1 Depok Sleman academic year 2013/ 2014. This study is a collaborative research which is conducted in two cycles using the two methods of data collection which are observation and questionnaire. The data is first collected and then analyzed by the analysis of qualitative data through two stages, namely the presenting the data and drawing the conclusions. Qualitative analysis is then fitted with a descriptive analysis using quantitative percentage to calculate the score Accounting Learning Activities. Based on the results of the study, it can be concluded that the implementation of Cooperative Learning Model using Numbered Head Together type can improve Accounting Learning Activities of the students of Class XI Accounting Skills Competency SMK N 1 Depok Sleman Academic Year 2013/ 2014. It is evidenced by an increasing score on Accounting Learning Activities of the students’ of class XI Accounting 1. It increased from 67.30% in the first cycle to 83.04% in the second cycle. It also shows that the average score of students’ Accounting Learning Activities in the second cycle has reached the expectation score, i.e. 75%.   Keywords: Cooperative Learning of NHT type, Activity, Accounting Learning Activity
THE USE OF BLENDED LEARNING TO IMPROVE STUDENTS’ SELF DIRECTED LEARNING IN ACCOUNTING CLASS AT SMK N 7 YOGYAKARTA ACADEMIC YEAR OF 2014/2015 Yolandaru Septiana; Annisa Ratna Sari
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 13, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.294 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v13i1.5172

Abstract

Based on the pre-research questionnaire in accounting introduction class at SMK N 7 Yogyakarta, 64,68% students have self management, 75,00% students have desire for learning and 71,00% students have characteristics of self control. This shows the self directed learning is low. Thus, the type of this research aimed to improve students’ Self Directed Learning of Class X AK 1 SMK N 7 Yogyakarta Academic Year of 2014/2015. The research is done in two cycles uses one kinds of data collection techniques is questionnaire. The data collected was analyzed by qualitative analysis using three steps, data reduction, data presentation and conclusion formulation. The analysis is completed with descriptive quantitative analysis to calculate the score of Self Directed Learning. Based on the research result, the implementation of Blended Learning is able to improve students’ Self Directed Learning of the class X AK 1 SMK N 7 Yogyakarta academic year of 2014/2015. It is proven by the improvements of X AK 1’s average score of Self Directed Learning from 73,66% on the first cycle and reaches to 79,60% on the implementation of the second cycle. This improvement shows that using Blended Learning is able to improve students’ Self Directed Learning of class X AK 1 SMK N 7 Yogyakarta.   Keywords: Blended Learning, Self Directed Learning, Accounting Class
IMPROVING STUDENTS’ MOTIVATION OF LEARNING USING BLENDED LEARNING STRATEGY FACILITATED WITH VARK LEARNING STYLE MODEL Yessica Mega Aprita; Annisa Ratna Sari
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 12, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.889 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v12i2.2705

Abstract

The type of this research is Classroom Action Research aimed to improve students’ Motivation of Learning of Grade X AK 1 SMK Negeri 1 Bantul Academic Year of 2013/2014. The research is done in two cycles uses two kinds of data collection techniques, i.e. observation and questionnaire. The data collected was analyzed by qualitative analysis using three steps, data reduction, data presentation and conclusion formulation. The analysis is completed with descriptive quantitative analysis to calculate the score of Accounting Learning Motivation. Based on the research result, the implementation of Blended Learning Strategy facilitated with VARK Learning Style Model is able to improve students’ Accounting Motivation of Learning of the grade X AK 1 SMK Negeri 1 Bantl accounting academic year of 2013/2014. It is proven by the improvements of X AK 1’s  average score of Learning Motivation from 76,71% on the first cycle and reaches to 84,18% on the implementation of the second cycle. This improvement shows that using Blended Learning Strategy facilitated with VARK Learning Style Model, the students’ Motivation of Learning is increasing classically, without any domination from a few of students of the class. Keywords: blended learning, VARK learning style model, motivation, motivation of learning
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ULAR TANGGA UNTUK SISWA KELAS X AKUNTANSI SMK NEGERI 1 TEMPEL Syahida Norviana; Annisa Ratna Sari
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 13, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpai.v13i2.10310

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) mengembangkan Media Pembelajaran Ular Tangga untuk Siswa Kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Tempel dan 2) mengetahui kelayakan media pembelajaran Ular Tangga. Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik  analisis  data  yang digunakan  yaitu  analisis  statistik  deskriptif. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran Ular Tangga layak digunakan. Hal ini dibuktikan dari penilaian ahli media bahwa kelayakan aspek rekayasa media dan aspek komunikasi visual sebesar 71,17% dan 71,76% dengan kategori “Layak” dan penilaian ahli materi bahwa kelayakan aspek pembelajaran sebesar 88,5% dengan kategori “Sangat Layak”. Hasil penilaian siswa pada aspek rekayasa media dalam uji coba perorangan sebesar 85% dengan kategori “Sangat Layak”, uji coba kelompok kecil 91% dengan kategori “Sangat Layak”, dan uji coba lapangan seberar 88% dengan kategori “Sangat Layak”. Hasil penilaian siswa pada aspek komunikasi visual dalam uji coba perorangan sebesar 88,36% dengan kategori “Sangat Layak”, uji coba kelompok kecil 90,67%  dengan kategori “Sangat Layak”, dan uji coba lapangan seberar 86,78%  dengan kategori “Sangat Layak”. Hasil penilaian siswa pada aspek pembelajaran dalam uji coba perorangan sebesar 88% dengan kategori “Sangat Layak”, uji coba kelompok kecil 81,57%   dengan kategori “Sangat Layak”, dan uji coba lapangan seberar 82,83% dengan kategori “Sangat Layak”.Kata kunci: Media Pembelajaran, Ular Tangga
FINANCIAL DISTRESS DURING THE PANDEMIC: DO FINANCIAL LITERACY AND FINANCIAL COPING BEHAVIOR MATTER? Ratna Candra Sari; Denies Priantinah; Mimin Nur Aisyah; Annisa Ratna Sari; Patriani Wahyu Dewayanti
E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana VOLUME.11.NO.09.TAHUN.2022
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EEB.2022.v11.i09.p12

Abstract

The COVID-19 pandemic is not only related to health problems but also related to life problems across multi-dimensional aspects including economic aspects. The pandemic has led to recession and financial distress for vulnerable groups. The current phenomenon shows that teenagers have a low level of financial literacy and are a psychologically vulnerable group. This study aims to: first, examine the effect of financial socialization agents, which have the potential to impact the level of financial literacy in teenagers. The second objective was to examine the effect of financial literacy on financial emergencies during the pandemic. The extent of the financial distress has a negative impact on the health and performance of the students (not attending classes and poor academic performance). The third goal of this research is to examine the effect of financial literacy and financial distress on coping behaviors. This study used 206 respondents. Hypothesis testing with structural equation modeling using Partial Least Squares (PLS). Based on the results of the factor analysis test, parents and family, people other than parents (teachers and financial professionals), and formal education are the financial socialization agents that affect financial literacy. The results of this study find empirical evidence that financial literacy has a negative impact on financial distress, and that financial literacy has a significant negative impact on financial distress, both directly and through coping behaviors. Implications and suggestions for future research are also suggested.
Inovasi Pelayanan Publik Dalam Penyediaan Aplikasi LAPAKAMI sari, annisa ratna; Pamungkas, Bambang; Setiawan, Erwin; Santa, Rahmat
Sadharananikarana: Jurnal Ilmiah Komunikasi Hindu Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53977/sadharananikarana.v6i1.1471

Abstract

Technological advances have had a positive impact on the implementation of e-government in internet-based service innovation at the central to local government levels. One example is the LAPAKAMi application issued by the Cimahi City Government through the Cimahi City Communication and Information Service. The research method used in this study is a qualitative method. This research will involve collecting data and information collected through reviewing research journals, literature, as well as visual sources through images and videos sourced from the YouTube application (Sugiono 2019). This article will analyze how the LAPAKAMi application has provided convenience in public services. Through this application, the public can easily access information and carry out various transactions with local governments. For example, the public can apply for permits, report complaints, or obtain information related to other public services. With the LAPAKAMi application, the public service process becomes more efficient and transparent. People no longer need to visit government offices in person, but can access services online through this application. This also helps reduce bureaucracy and speed up the resolution of various requests or complaints. Apart from that, the LAPAKAMi application also allows local governments to collect more accurate and up-to-date data and information. This makes it easier to make decisions and plan development at the local government level.
THE NAPA CHANGE MODEL: AN APPROACH TO EASE THE ORGANIZATIONAL CHANGE Sari, Annisa Ratna
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2013): Nominal April 2013
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.22 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v2i1.1645

Abstract

Perubahan adalah suatu keharusan dalam sebuah organisasi dalam mempertahankan eksistensinya. Perubahan organisasi dapat berupa perubahan yang sistemik ataupun struktural, dan dapat dilakukan sendiri oleh organisasi tersebut maupun dengan bantuan konsultan. Dalam melakukan perubahan, dibutuhkan keberanian dari dalam diri organisasi untuk bertransformasi dari keadaan saat ini ke keadaan ideal yang diharapkan. Oleh karena itu, organisasi memerlukan sebuah model perubahan yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam mengimplementasikan perubahannya. The NAPA Change Model merupakan model perubahan yang diajukan oleh penulis sebagai sebuah pendekatan yang dapat diadopsi agar perubahan dapat berjalan dengan baik. Model ini meliputi empat fase, yaitu fase pengenalan kebutuhan (Need Urgency), fase penilaian dan analisis (Assessment and Analysis), fase perencanaan (Planning), dan fase pelaksanaan (Action). Fase pengenalan kebutuhan dilakukan dengan cara membandingkan antara keadaan organisasi saat ini dengan keadaan ideal yang diharapkan oleh organisasi. Fase Penilaian dan analisis meliputi beberapa tahap analisis, yaitu analisis PEST, analisis SWOT, dan analisis Force Field. Fase perencanaan merupakan tahapan pengembangan strategi dan rencana aksi organisasi untuk mengelola transisi organisasi dari keadaan saat ini ke keadaan idealnya. Fase pelaksanaan merupakan fase dimana organisasi mulai melakukan perubahan berdasarkan desain yang sudah dibuat dalam fase sebelumnya. Kelebihan model ini adalah bahwa model ini menawarkan fleksibilitas kepada agen perubahan ataupun pemimpin perubahan untuk dapat melakukan refleksi, pengambilan kesimpulan, dan pengambilan keputusan selama proses pelaksanaan keempat fase yang sudah dijelaskan diatas. Keywords: change model, organizational change, change process
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Taman, Abdullah; Sukirno, Sukirno; Sari, Annisa Ratna; Setiawan, Ngadirin; Pustikaningsih, Adeng
Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2013): Nominal April 2013
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.585 KB) | DOI: 10.21831/nominal.v2i1.1651

Abstract

Penelitian ini mengkaji kualitas layanan yang disediakan oleh FE UNY dan pengaruhnya terhadap tingkat kepuasan mahasiswa studi di FE UNY. Lebih spesifik lagi, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keandalan, ketulusan, jaminan, keberwujudan dan ketanggapan terhadap kepuasan mahasiswa. Penelitian ini termasuk penelitian kausal-komparatif, yaitu penelitian untuk menguji variabel satu mempengaruhi varaibel lain. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang dibagikan kepada para mahasiswa FE UNY dari semua program studi, baik S1 maupun D3, mahasiswa yang berkuliah di Kampus UNY Karangmalang, maupun di UNY Wates, dengan menggunakan metode proportional random sampling. Teknik analisis data dengan menggunakan regresi berganda, dengan melihat uji-t dan uji-F. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan Keandalan terhadap Kepuasan mahasiswa; terdapat pengaruh positif dan signifikan Ketulusan terdahap Kepuasan mahasiswa;t idak terdapat pengaruh Jaminan terhadap Kepuasan mahasiswa; terdapat pengaruh positif dan signifikan Keberwujudan terhadap Kepuasan mahasiswa; terdapat pengaruh positif dan signifikan Ketanggapan terhadap Kepuasan mahasiswa. Secara simultan kelima variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan mahasiswa, dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,814. Artinya, kelima variabel independen mempengaruhi variabel Kepuasan mahasiswa sebesar 81,4%, sedangkan selebihnya (18,6%) dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci: kualitas pelayanan, kepuasan mahasiswa