Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Hubungan Antara Kecerdasan dan Kesiapan Sekolah Pada Siswa Preschool di Sekolah X Ratnawati, Sri; Puteri, Ika Apriati Widya; Aprilyani, Ratnasartika; Kartasasmita, Anna Mariani
Pendas Mahakam : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): December
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the relationship between intelligence level and school readiness in children aged 5–7 years who are about to enter elementary school. A total of 139 students participated, completing an intelligence test using the Coloured Progressive Matrices (CPM) and a school readiness test using the Nijmeegse Schoolbekwaamheids Test (NST). Results showed that most students had intelligence levels in the Grade I/Superior category (72%), Above Average (13%), Average (10%), Below Average (1%), and Mentally Deficient (4%). NST results indicated that 81% of students were classified as ready, 6% as undecided, and 14% as not ready. Less optimal readiness aspects included understanding numbers and comparisons, concentration, body awareness, fine motor skills, shape recognition, and story comprehension. Statistical analysis showed a Sig. value of 0.293 > 0.05, indicating no significant relationship between CPM and NST scores. These findings suggest that intelligence alone does not directly determine school readiness; other factors such as parenting style, developmental stimulation, physical health, motivation, and learning experiences also play a significant role. The study recommends holistic interventions that address both cognitive and non-cognitive skills to better prepare children for primary education.
Pelatihan Manajemen Waktu Pada Organisasi Futsal Di SMA X Ratnawati, Sri; Fera, Amanda Putri; Pakpahan, Tabita Gabriella; Arifin, Saptyani; Aziz, Abdul
-
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jrpi.v1i1.37548

Abstract

This community service activity aimed to improve time management skills among members of a futsal student organization at SMA X, considering the high academic demands that often interfere with organizational participation. The program involved 20 students and employed a quasi-experimental pretest–posttest design, evaluated using Kirkpatrick’s training evaluation model focusing on reaction and learning levels. Reaction level was measured using a Likert-scale questionnaire, while learning level was assessed through time management knowledge tests. The results showed an increase in the mean reaction score from 3.12 (pre-test) to 4.21 (post-test), with a significant difference based on paired samples t-test (p 0.05). At the learning level, the mean score increased from 3.10 to 9.85, with Wilcoxon Signed Rank Test indicating a significant improvement (p 0.05). These findings indicate that time management training effectively enhanced participants’ responses and knowledge, highlighting its importance in supporting student organizations’ effectiveness and sustainability.
Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Manajemen Diabetes Melitus Tipe 2 melalui Edukasi Interaktif Berbasis Quarter Card dan Skrining Berkala: Enhancing Health Cadre Competencies in Community-Based Type 2 Diabetes Mellitus Management through Interactive Quarterly Card-Based Education and Periodic Screening Sutandi, Aan; Manurung, Sondang; Ratnawati, Sri; Fikri, Nurul; Cinta, Anggiesta Junif Putri
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1203

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kader kesehatan dalam meningkatkan kemampuan pendampingan perawatan sehari-hari bagi pasien Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) di tingkat komunitas . Program ini dilaksanakan di RW 05 Kelurahan Batu Ampar, Jakarta Timur, dengan melibatkan 20 kader kesehatan aktif melalui teknik total sampling. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan edukasi interaktif menggunakan media Quarter Card, pelatihan teknis skrining kesehatan (pemeriksaan tekanan darah dan glukosa darah), serta penguatan kemampuan regulasi emosi untuk mendukung pengelolaan penyakit secara holistik. Evaluasi dilakukan dengan mengukur pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan menggunakan instrumen baku Diabetes Knowledge Questionnaire-24 (DKQ-24) serta lembar observasi untuk menilai keterampilan teknis. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan secara statistik (p < 0,001) dengan ukuran efek yang sangat besar (Cohen’s d = 2,299). Sebelum intervensi, tidak ada kader yang masuk kategori 'baik', namun setelah pelatihan, 35% kader mencapai kategori 'baik', 55% kategori 'cukup', dan hanya 10% yang masih berada di kategori 'kurang'. Selain itu, kader menunjukkan peningkatan keterampilan praktis dalam melakukan skrining kesehatan secara mandiri serta peningkatan kepercayaan diri dalam mendampingi pasien. Program ini dapat meningkatkan kompetensi kader untuk deteksi dini dan edukasi DMT2. Disarankan adanya keberlanjutan program melalui pendampingan berkala oleh Puskesmas setempat untuk menjaga kualitas layanan kader di Masyarakat