Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

IMPLEMENTASI KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DI SDN 13 LOLONG BELANTI PADANG Efendi, Nofriza; Baskara, Refli Surya; Fitria, Yanti
Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol 29, No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN ILMU SOSIAL
Publisher : Department of Accounting Education, Faculty of Teacher Training and Education Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jpis.v29i2.9747

Abstract

The phenomenon of students who clean the school grounds before the bells enter the lesson, pay attention to the cleanliness conditions around the seat and before coming home from school the students always water the flower plants. All these activities are carried out consciously without a teacher's order. This study aims to analyze the implementation of the value of caring for the environment through learning in the classroom, the implementation of the value of caring for the environment through extracurricular activities and the obstacles found in the implementation of the value of caring for the environment in elementary schools. This type of research is a qualitative research with a case study approach. Informants are determined using Purposive Sampling. the research results obtained findings that (1) Internalization of the value of environmental care in learning planning in the form of compiling teaching devices such as syllabus, Learning Implementation Plan (RPP) and learning media, the device has been analyzed in advance about the value content contained in the material to be taught (2 ) Implementation of the value of environmental care is integrated through learning in the classroom and through routine school activities, spontaneous activities and through exemplary behavior (3) Obstacles found in the implementation of the value of environmental care consist of internal factors such as, bad habits of students do not care about personal hygiene, lack of knowledge students to choose the scattered garbage. External factors such as lack of adequate facilities and lack of collaboration between parents and teachers in schools.
Pengaruh Model Webbed Berbasis Lingkungan Terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi di SMA Barkara, Rafli Surya; Efendi, Nofriza
Tarikhuna: Journal of History and History Education Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembelajaran tematik model webbed berbasis lingkungan untuk perolehan kemampuan berpikir tingkat tinggi anak Sekolah Dasar. Pendekatan kualitiatif dengan subjek anak, dan guru SMAN 3 Lubuk Basung. Hasil penerapan pembelajaran tematik model webbed berbasis lingkungan, anak merasa senang dan mempunyai kemampuan berpikir tingkat tinggi walaupun belum 100% anak. Hasil kemampuan menganalisis 39.66%%, mengevaluasi 34.65%, dan berkreasi 43.14%%. Pembelajaran tematik model webbed berbasis lingkungan adalah baik karena sebagian besar anak mempunyai kemampuan berpikir tingkat tinggi berupa menganalisis, mengevaluasi, berkreasi/mencipta, dan dapat berpikir secara saintifik untuk menghindari pola pikir menghafal dan mengingat.
Implementasi Pembiasaan Karakter Peduli Lingkungan melalui Pembelajaran Sejarah Di SMAN 2 Lubuk Basung Barkara, Rafly Surya; Efendi, Nofriza
Tarikhuna: Journal of History and History Education Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa strategi  konstruktif yang diterapkan berdampak positif bagi masyarakat sekitar. Pesantren Dr.Muhammad Natsir punya kapasitas mengangkat taraf hidup, mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan masyarakat sekitar melalui program padat modal, padat karya, penanggulangan anak putus sekolah. Melalui pengembangan usaha ekonomi produktif masyarakat sekitar mengenal jenis tanaman baru dan pekerjaan baru sehingga kesejahteraan mereka bisa terangkat dan dapat mempercepat usaha pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan dan pengangguran di wilayah perdesaan. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya fenomena peserta didik yang menunjukan indikasi pelaksanaan pendidikan karakter peduli lingkungan seperti membersihkan halaman sekolah sebelum berbunyi lonceng masuk Pembelajaran Sejarah. Semua kegiatan tersebut dilakukan secara sadar tampa ada  perintah dari guru yang bersangkutan, sehingga menjadi pertanyaan upaya yang dilakukan sekolah dalam mengimplementasikan nilai peduli lingkungan sehingga peserta didik mempunyai rasa peduli lingkungan yang cukup tinggi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembiasaan karakter peduli lingkungan melalui Pembelajaran Sejarah di kelas rendah SMAN 2 Lubuk Basung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kemudian data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi, selanjutnya dilakukan analisis data melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data hasil reduksi dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh temuan bahwa implementasi pembiasaan karakter peduli lingkungan melalui  Pembelajaran Sejarah dikelas rendah yaitu kegiatan perencanaan dengan mengintegrasikan nilai karakter peduli lingkungan menggunakan  Program tahunan, Program semester, silabus dan RPP sedangkan dalam pelaksanaan Pembelajaran Sejarah dilakukan dengan kegiatan rutin, spontan, keteladanan dan pengkondisian.
PENINGKATAN PARTISIPASI PIKIRAN SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) Efendi, Nofriza; Fitria, Yanti; Fahrudin, Farida; Syahniar, Syahniar
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i3.180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan partisipasi pikiran siswa pada pembelajaran IPA di kelas IV SDN 24 Kalumbuk Kota Padang. Penelitian ini dilatarbelakangi karena belum sepenuhnya siswa berpartisipasi pada pembelajaran IPA  di kelas IV SDN 24 Kalumbuk  Kota Padang. Siswa belum banyak terlihat seperti mengemukakan pendapat, bertanya, dan menjawab pertanyaan dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian ini yaitu guru dan para siswa kelas IV SDN 24 Kalumbuk Kota Padang. Teknik pengumpulan data adalah observasi, dokumentasi dan tes. Sedangkan instrumen penelitian berupa lembar pengamatan, dokumentasi dan lembar tes. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan partisipasi pikiran siswa pada pembelajaran IPA. Hal ini dapat dilihat pada hasil rekapitulasi partisipasi pikiran siswa pada siklus I adalah 62,7% dengan kategori Cukup dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 90% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPA  dengan menggunakan pendekatan Sains Teknologi Masyarakat (STM) dapat meningkatkan partisipasi pikiran siswa di kelas IV SDN 24 Kalumbuk Kota Padang.  
Implementasi Karakter Peduli Lingkungan di Sekolah Dasar Lolong Belanti Padang Efendi, Nofriza
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Komunikasi Pendidikan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jkp.v4i2.460

Abstract

Fenomena peserta didik yang membersihkan lapangan sekolah sebelum berbunyi lonceng masuk pelajaran, memperhatikan kondisi kebersihan di sekitar tempat duduk dan sebelum pulang sekolah peserta didik selalu menyirami tanaman bunga. Semua kegiatan tersebut dilakukan secara sadar tampa ada perintah guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai peduli lingkungan melalui pembelajaran di dalam kelas, implementasi nilai peduli lingkungan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan hambatan yang ditemukan dalam implementasi nilai peduli lingkungan di Sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan ditentukan dengan menggunakan Purposive Sampling. Hasil penelitian diperoleh temuan bahwa (1) Internalisasi nilai peduli lingkungan dalam perencanaan pembelajaran berupa menyusun perangkat pengajaran seperti silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan media pembelajaran, perangkat tersebut telah dianalisis terlebih dahulu mengenai muatan nilai yang terkandung dalam materi yang akan diajarkan (2) Implementasi nilai peduli lingkungan diintegrasikan melalui pembelajaran didalam kelas dan melalui kegiatan rutin sekolah, kegiatan spontan dan melalui keteladanan perilaku (3) Hambatan yang ditemukan dalam implementasi nilai peduli lingkungan terdiri dari faktor internal seperti, kebiasaan buruk peserta didik tidak peduli kebersihan diri, rendahnya pengetahuan peserta didik untuk memilih sampah yang berserakan. Faktor eksternal seperti, kurangnya fasilitas yang memadai dan kurangnya kerjasama orang tua dengan guru di sekolah.
Sosialisasi Penggunaan Media Sosial Tik Tok DI SDN 13 Lolong Kota Padang Efendi, Nofriza; Wati, Lesma; Prananda, Gingga; Barkara, Refli Surya
Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Vol. 3 No. 1 (2024): Maret : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58374/jmmn.v3i1.241

Abstract

This study examines approaches to social media use of TikTok in elementary schools, focusing on safety, education, and positive impact. In an increasingly digitally connected environment, children face increased opportunities and risks associated with social media use. The aim of this study is to develop appropriate approach strategies to help students understand how to use her TikTok in a balanced and safe manner. Research methods include literature research on children's social media use and analysis of educational policies related to social media in elementary schools.The results demonstrate the need for educational approaches that focus on positive creativity, digital awareness, and online safety. The proposed approach includes educational sessions, workshops, and training sessions involving students, teachers, and parents. Public relations takes into account age restrictions, privacy settings, and the positive and negative effects of online activity.  The role of teachers and school staff in monitoring and supporting students in the digital world will also be strengthened. The implementation of this outreach strategy aims to create a supportive, educational and safe environment for the u. se of the social media TikTok among primary school children, thereby bridging the gap between technological development and child protection
PENINGKATAN PARTISIPASI PIKIRAN SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) Efendi, Nofriza; Fitria, Yanti; Fahrudin, Farida; Syahniar, Syahniar
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i3.180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan partisipasi pikiran siswa pada pembelajaran IPA di kelas IV SDN 24 Kalumbuk Kota Padang. Penelitian ini dilatarbelakangi karena belum sepenuhnya siswa berpartisipasi pada pembelajaran IPA  di kelas IV SDN 24 Kalumbuk  Kota Padang. Siswa belum banyak terlihat seperti mengemukakan pendapat, bertanya, dan menjawab pertanyaan dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian ini yaitu guru dan para siswa kelas IV SDN 24 Kalumbuk Kota Padang. Teknik pengumpulan data adalah observasi, dokumentasi dan tes. Sedangkan instrumen penelitian berupa lembar pengamatan, dokumentasi dan lembar tes. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan partisipasi pikiran siswa pada pembelajaran IPA. Hal ini dapat dilihat pada hasil rekapitulasi partisipasi pikiran siswa pada siklus I adalah 62,7% dengan kategori Cukup dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 90% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPA  dengan menggunakan pendekatan Sains Teknologi Masyarakat (STM) dapat meningkatkan partisipasi pikiran siswa di kelas IV SDN 24 Kalumbuk Kota Padang.  
PEMBINAAN KOMUNITAS BELAJAR GURU DALAM PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS POWTOON DAN E-MODUL Putra, Ari Limay Trisno; Firdaus, Firdaus; Efendi, Nofriza
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i2.2254

Abstract

Abstract: Engaging learning will increase students' motivation and numeracy-literacy skills. Teachers' digitalization skills are needed in developing teaching media used in the learning process to achieve learning outcomes. The Teacher Learning Community is a forum for teachers to learn to solve problems faced in the learning process in the classroom. The need for a program to develop digitalization skills in making teaching media in the teacher learning community. The Teacher Learning Community Development Activity in Powtoon-Based Learning Media Development and E-Modules carried out by the community service team with funding from the Ministry of Education and Culture's DRTPM Grant is a solution. The activity was carried out for 4 meetings, namely Introduction to the Powtoon Application, Making or producing Powtoon Learning Media, Introduction to Sigil Software for making E Modules, Making or producing E Modules, Evaluation and mentoring Involvement of members and partner partners. At the evaluation and assistance stage of producing learning media, the results produced by the participants will be used by teachers in the learning process in their respective classes.Keywords: Learning Media, Powtoon, E-Module, Teacher Community Abstrak: Pembelajaran yang menarik akan meningkatkan motivasi dan kemampuan literasi-numerasi siswa. Kemampuan digitalisasi guru sangat dibutuhkan dalam mengembangkan media ajar yang digunakan pada proses pembelajaran untuk mencapai capaian pembelajaran. Komunitas Belajar Guru merupakan wadah guru dalam belajar menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam proses pembelajaran di kelas. Perlunya program pengembangan kemampuan digitalisasi dalam pembuatan media ajar pada komunitas belajar guru. Kegiatan Pembinaan Komunitas Belajar Guru dalam Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Powtoon Dan E-Modul dilakukan tim pengabdian kepada masyarakat dengan pendanaan Hibah PKM DRTPM Kemendikbud menjadi sebuah solusi. Kegiatan dilakukan selama 4 kali pertemuan yaitu Pengenalan Aplikasi Powtoon, Pembuatan atau memproduksi Media Pembelajaran Powtoon, Pengenalan Sigil Soffware untuk pembuatan E Modul, Pembuatan atau memproduksi E Modul, Evaluasi dan pedampingan Keterlibatan anggota dan mitra Mitra. Pada tahap evaluasi dan pendampingan memproduksi media pembelajaran,  hasil yang diproduksi oleh peserta akan digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran dikelas masing-masing.Kata kunci: Media Pembelajaran, Powtoon, E-Modul, Komunitas Guru
THE DEVELOPMENT OF LEARNING DESIGN USING ASSURE MODELS AT ELEMENTARY SCHOOLS Stavinibelia, Stavinibelia; Aris, Affandy Agusman; Kholik, Nur; Efendi, Nofriza; Sari, Ika Purnama; Saman, Saman; Oktira, Yona Syaida
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 4 No 2 (2023): DE_Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/dejournal.v4i2.1117

Abstract

Meaningful and enjoyable learning will lead students to memorable learning experiences, one of which can be achieved through learning activities that emphasize the involvement of student learning activities. The purpose of this research is to describe the validity, practicality, and effectiveness of the results of learning design with the ASSURE model in elementary schools. This research is research development (research and development). The model used as the basis for developing this learning design is ASSURE. The procedure for developing this learning design is in accordance with the stages of the ASSURE development model. The test subjects in this study were fourth grade students at SDN 16 Sitiung in the odd semester of the 2022/2023 academic year. The results of this study show validity at 90% in the very valid category. The practicality of the results of the ASSURE model learning design model with a percentage of 93%. While the effectiveness of the implementation of lesson plans, activities and learning outcomes of students with a percentage of 90%. Based on the results of the study it was concluded that the learning design with the ASSURE model developed was valid, practical and effective.  
Implementation of Merdeka Curriculum in Strengthening the Pancasila Profile of Elementary School Students Yuwandra, Ari; Efendi, Nofriza
International Journal of Elementary School Vol. 2 No. 1 (2025): March
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Solok Nan Indah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69637/ijes.v2i1.254

Abstract

This study aims to reveal information, analyze and discuss the habituation carried out by students through the implementation of a Merdeka Curriculum in strengthening students' Pancasila profile values in the elements of faith, devotion to God Almighty, and noble character in grade IV in elementary schools. This research uses a qualitative approach with a descriptive type. Then the data were collected through observation, interviews, and documentation studies. Furthermore, data analysis went through three stages, namely data collection, data reduction, and data display. The subjects of this study were the principal, fourth grade teacher and fourth grade students. The results of data analysis by checking data from three different sources and analyzing the suitability of practices in the field concluded that the implementation of a Merdeka Curriculum in strengthening students' Pancasila profile is carried out through habituation which is grouped into routine habituation and spontaneous habituation and runs well. The habituation carried out is able to develop the character of religious and noble students in accordance with the main characteristics of the Pancasila student profile