Articles
Hubungan Efikasi Diri Dengan Pola Makan Pada Pasien Hipertensi
Raziansyah, Raziansyah;
Mulhimah Putri, Novia
Journal of Intan Nursing Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54004/join.v1i2.65
Pendahuluan Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik atau tekanan darah diastolik ≥140/90 mmHg,efikasi diri dapat digunakan untuk memprediksi perilaku hidup sehat seperti mengontrol pola makan. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan pola makan pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sungai Tabuk 1 Tahun 2019 Metode : Jenis penelitian ini menggunakan asosiatif dengan pendekatan cross sectional, denganpopulasi 1033 orang jumlah sampel 92 orang dengan teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kusioner. Pengumpulan data dengan menggunakan data primer dan sekunder Hasil:Analisis data univariat dengan tekhnik asosiatif dan bivariatmenggunakan ujichi-square.Didapatkan hasil = 0,002 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada hubungan (significant) antara efikasi diri dengan pola makan pada pasien hipertensi Kesimpulan : Disarankan perlu adanya peningkatan dan merubah pola makan menjadi lebih baik sehingga tidak menimbulkan komplikasi
Kepatuhan Pengobatan Pasien HIV/AIDS dengan Kualitas Hidup dan Retensi Perawatan
Raziansyah, Raziansyah;
Pertiwi, Melinda Restu;
Chairunnisa, Chairunnisa
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54004/jikis.v12i2.259
Pendahuluan: Penderita HIV memerlukan pengobatan Antiretroviral (ARV) untuk menurunkan jumlah virus agar tidak masuk ke stadium AIDS. Kepatuhan pengobatan pada pasien HIV/AIDS dapat meningkatkan kualitas hidup dan retensi perawatan. Tujuan: Penelitian bertujuan menganalisis hubungan kepatuhan pengobatan pasien HIV/AIDS dengan kualitas hidup dan retensi perawatan di Poli VCT As-Syifa RSUD Ratu Zalecha Martapura. Metode: Desain kuantitatif yaitu cross sectional, populasi seluruh pasien HIV/AIDS yang berobat di Poli VCT RSUD Ratu Zalecha Martapura, sebanyak 168 responden, dengan sampel sebanyak 118 responden. Instrumen menggunakan kuesioner kepatuhan pengobatan kuesioner WHOQoL BREF untuk menilai kualitas hidup, dan kuesioner penilaian retensi perawatan, analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rho. Hasil: Uji statistik kepatuhan pengobatan dengan kualitas hidup diperoleh P-value = 0,005 dimana nilai p value < α (0,05) dan kepatuhan pengobatan dengan retensi perawatan diperoleh P-value = 0,003 dimana nilai p value < α (0,05. Kesimpulan: Ada hubungan signifikan antara kepatuhan pengobatan pasien HIV/AIDS dengan kualitas hidup dan retensi perawatan di Poli VCT As-Syifa RSUD Ratu Zalecha Martapura. Saran: Mengoptimalkan kepatuhan pengobatan dengan cara pendidikan kesehatan melalui Whatsapp.
POLA ASUH ORANG TUA MENCEGAH MASALAH MENTAL EMOSIONAL REMAJA AWAL
Raziansyah, Raziansyah;
Lani, Tiara;
Silviah, Nur
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54004/jikis.v13i1.302
Pendahuluan: Masalah mental emosional pada remaja yang tidak diselesaikan dengan baik berdampak negatif terhadap tahap perkembangan remaja. Penerapan pola asuh orang tua dalam keluarga dapat mencegah masalah mental emosional remaja. Tujuan: untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan mental emosional remaja awal di MA Miftahul Khairiyah Cempaka. Metode: Studi korelasional kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 97 responden, sampel sama dengan jumlah populasi berjumlah 97 responden menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pola asuh keluarga dan mental emosional remaja serta analisis data menggunakan uji chi-squere. Hasil: Pola asuh orang tua mayoritas adalah pola asuh otoriter sebanyak 62,9 % dan mayoritas anak remaja dengan gangguan mental emosional sedang sebanyak 60,8%, terdapat hubungan antara pola asuh keluarga dengan mental emosional remaja dengan nilai p value = 0,001 < α 0,05. Kesimpulan: Pola asuh orang tua yang tepat dapat mencegah masalah mental emosional remaja awal. Saran: Keluarga dalam menerapkan pola asuh pada remaja dengan cara menjalin komunikasi yang baik dalam mendidik remaja dan menjadikan anak lebih mandiri dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya.
Pengaruh Rebusan Daun Sirsak Terhadap Tekanan Darah Pada Wanita Usia Subur Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura 1
Nugraha, Fir'ad Setya;
Sukmawaty, Martini Nur;
Pusparina, Iis;
Raziansyah, Raziansyah
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51143/jksi.v10i2.918
Hypertension is one of the non-communicable diseases often referred to as a “silent killer”. In women of reproductive age, it is commonly caused by unhealthy lifestyle behaviors and hormonal imbalances. Hypertension can be managed through non-pharmacological therapies. One such therapy is consuming a decoction of soursop leaves. The intervention provided was an adjunct therapy to pharmacological treatment. This study aimed to investigate the effect of soursop leaf decoction on blood pressure among women of reproductive age with hypertension in the working area of Martapura 1 Health Center. A quantitative quasi-experimental method was used with a pre-test and post-test repeated measures design. The study involved 40 respondents selected through purposive sampling. Data were analyzed using the Wilcoxon test. The results showed a significant effect of soursop leaf decoction on both systolic and diastolic blood pressure, with a p-value of 0.000 (p < 0.005). These findings suggest that soursop leaf decoction effectively lowers blood pressure in hypertension women of reproductive age in the working area of Martapura 1 Health Center. This therapy is expected to serve as a potential alternative treatment for managing blood pressure in women of reproductive age with hypertension.
Pemberdayaan Kader dalam Pendampingan Kepesertaan BPJS (Dandaman BPJS)
Restu Pertiwi, Melinda;
Raziansyah, Raziansyah;
Ifansyah, M. Noor;
Reviagana, Kusnindyah Praedevy
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1.1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) SPECIAL ISSUE
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.1.5015
BPJS merupakan badan hukum yang wajib diikuti oleh penduduk Indonesia. Kepesertaan BPJS di Indonesia masih 83,89%, di bawah target minimal 95% dari total penduduk Indonesia. Namun, kader masih belum memahami tentang kepesertaan termasuk jenis dan alur pendaftaran peserta. Tujuan pengabdian ini yaitu berdayanya kader dalam pendampingan kepesertaan BPJS Kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan melalui sosialisasi langsung. Sehingga bertambahnya angka kepesertaan BPJS di Desa Tanjung Rema. Metode pelaksanaan yaitu melalui pengkajian, penentuan masalah, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pengabdian didapatkan data pengetahuan masyarakat tentang JKN dan BPJS sebelum dilaksanakan pendampingan yaitu baik 64%, cukup 28%, dan kurang 8%. Setelah diberikan pendampingan dan sosialisasi pengetahuan meningkat menjadi baik 92% dan cukup 8%. Masyarakat kurang mendapatkan informasi terkait JKN dan layanan yang diberikan BPJS. Kendala yang dialami seperti kurang pengetahuan tentang cara mendaftar hingga asumsi Masyarakat yang merasa rugi jika tidak memanfaatkan layanannya. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu pengetahuan kader tentang BPJS Kesehatan masih kurang sehingga perlu mendapatkan sosialisasi langsung dari narasumber yang kompeten untuk meningkatkan kepesertaan BPJS.
Cognitive Behaviour Therapy with Roy Adaptation Approach on Improving Adolescent Self-Esteem in the Special Institution for Children Class I Martapura
Sitanggang, Yohana Agustina;
Lani, Tiara;
Raziansyah, Raziansyah
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33755/jkk.v10i2.677
Aims: This research aims to examine the impact of cognitive behaviour therapy with Roy's adaptation approach on increasing adolescent self-esteem in the Special Development Institute for Children Class 1 Martapura. Methods: This research employed a Quasi-Experimental Pre-Post Test with Control Group design. The sample size consisted of 30 respondents, divided into 15 in the treatment group and 15 in the control group, selected using purposive sampling techniques. The research instrument utilized to measure self-esteem was the Rosenberg Self-Esteem Scale. Results: The outcomes revealed a significant increase in adolescent self-esteem before and after receiving cognitive behavior therapy with the Roy adaptation approach in the treatment group, with a p-value of 0.014 < 0.05. This indicates that there is a positive effect of administering cognitive behavior therapy with the Roy adaptation approach on adolescent self-esteem at the Class 1 Martapura Children's Special Development Institute. Conversely, the control group experienced a decline in self-esteem during the post-test measurement. Conclusion: Cognitive Behaviour Therapy with Roy's adaptation theory approach conducted in 3 sessions is able to improve the self-esteem of adolescents who are in the Class 1 Martapura Children's Special Development Institute.
The Effect of Psychoeducation with Roleplay on Knowledge of Physical Violence and Bullying Prevention in Adolescents in Junior High School
Sukmawati, Martini Nur;
Sitanggang, Yohana Agustina;
Lani, Tiara;
Raziansyah, Raziansyah
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 10 No. 3 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33755/jkk.v10i3.680
Aims: Bullying, characterized by physical or mental harm, can lead to negative effects on victims and perpetrators. Enhancing knowledge about bullying through role-play psychoeducation is crucial for prevention among junior high school students. Methods: This study uses a pretest-posttest design to investigate the impact of psychoeducation roleplay on bullying knowledge among junior high school students, finding a significant effect on learning outcomes. Results: Psychoeducation using roleplay can increase knowledge about bullying prevention among junior high school students at SMP Negeri 1 Karang Intan. This approach helps students understand the impact of bullying and how to prevent it, making them more enthusiastic and happy to participate. Research shows that increased empathy from witnesses can reduce bullying behavior. The relaxed and enjoyable environment of roleplay can help students understand the importance of prevention and reduce bullying. Conclusions: The roleplay method in psychoeducation significantly enhanced students' knowledge of bullying prevention among junior high school students in Negeri 1 Karang Intan, Banjar Regency.
STRATEGI PENINGKATAN KEPATUHAN PENGOBATAN ANTIRETROVIRAL (SIPATUH ARV) PADA ORANG DENGAN HIV AIDS (ODHIV)
Reviagana, Kusnindyah Praedevy;
Raziansyah, Raziansyah;
Pertiwi, Melinda Restu;
Ifansyah, M. Noor
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 6, No 2 (2025): November: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/jpkm.v6i2.35327
Pengobatan Human Immunodeficiency Virus (HIV) dengan antiretroviral (ARV) merupakan terapi utama untuk meningkatkan kualitas hidup ODHIV, namun rendahnya pemahaman mengenai terapi masih menjadi hambatan dalam mencapai kepatuhan. Kegiatan pengabdian ini menghadirkan kebaruan melalui pengembangan media edukasi digital berupa e-poster berjudul “Si Patuh ARV, Mengenal TLD” yang berfokus pada pengenalan regimen TLD (Tenofovir, Lamivudine, Dolutegravir) dan disusun bersama Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) agar sesuai dengan kebutuhan ODHIV, terutama mereka yang baru memulai pengobatan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan ODHIV mengenai terapi ARV jenis TLD melalui media yang mudah diakses secara daring. Metode yang digunakan meliputi penyebaran e-poster kepada 20 ODHIV dampingan KDS disertai pengisian kuesioner pretest dan posttest, dengan analisis menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan P-value = 0,001, yang menandakan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah pemberian e-poster, meskipun mayoritas responden telah memiliki dasar pemahaman yang baik sebelumnya. Kesimpulannya, e-poster ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan ODHIV terkait pengobatan TLD dan dapat menjadi rekomendasi untuk pengembangan kegiatan selanjutnya dengan mempertimbangkan durasi pengobatan agar pemahaman dasar seluruh ODHIV lebih merata.Kata Kunci: Antiretroviral; E-poster; HIV-AIDS; Sipatuh; TLD.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN TEKANAN DARAH DAN NADI PADA PASIEN HEMODIALISIS DI RSD IDAMAN KOTA BANJARBARU
Risda, Nor;
Muhlisoh, Muhlisoh;
Raziansyah, Raziansyah;
Maria, Insana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55583
Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan masalah kesehatan global dengan insidensi meningkat. Hemodialisis pada pasien ESKD dapat menimbulkan kecemasan yang memengaruhi tekanan darah dan frekuensi nadi serta berdampak pada stabilitas kardiovaskular dan kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan tingkat kecemasan terhadap tekanan darah dan nadi pada pasien yang menjalani hemodialisis di RSD Idaman Kota Banjarbaru. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain cross-sectional yang dilakukan di RSD Idaman Banjarbaru pada Desember 2025, dengan populasi 80 pasien dan sampel 71 responden menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner GAD-7, sphygmomanometer, dan oksimeter, serta analisis data menggunakan uji Spearman rho. Didapatkan hasil p value = 0.011 (p < 0.05) dan r = -0.0301 adanya hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan frekuensi nadi, pada pasien hemodialisis di RSD Idaman Kota Banjarbaru. Dengan adanya pengukuran tingkat kecemasan pasien hemodialisis disarankan untuk mengelola kecemasan melalui edukasi, konseling, atau teknik relaksasi agar repons fisiologis tubuh tetap terkontrol Mayoritas pasien tidak cemas dan mengalami hipertensi dengan nadi umumnya normal. Kecemasan tidak berhubungan dengan tekanan darah, tetapi berhubungan sangat lemah dengan nadi, sehingga perubahan hemodinamik lebih dipengaruhi faktor fisiologis.
Pengetahuan dan Motivasi Meningkatkan Penggunaan Aplikasi Mobile JKN pada Pasien BPJS di Instalasi Rawat Jalan RSD Idaman Banjarbaru
Kanzha Khairunnisa, Salbia Putri;
Raziansyah, Raziansyah;
Fahriadi, Fahriadi
Jurnal ARSI : Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : UI Scholars Hub
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The development of digital health services encourages the use of the Mobile JKN application to enhance access and service efficiency for BPJS participants. However, its utilization remains inconsistent due to limited knowledge of its functions and low motivation to use it. This study examined the relationship between knowledge and motivation with the use of the Mobile JKN application among BPJS patients at the Outpatient Installation of RSD Idaman Banjarbaru in 2025. This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design. The population comprised 10,478 BPJS patients, while the sample consisted of 100 outpatient BPJS patients who used the Mobile JKN application during March-April 2025 and were selected using a stratified random sampling technique. Data were obtained using a questionnaire and analyzed with the Spearman Rank test. The results indicated that most respondents had good knowledge (74.0%), high motivation (53.0%), and active use of the Mobile JKN application (80.0%). There was a relationship between knowledge and the use of the Mobile JKN application (p-value = 0.030; r = 0.217), as well as a relationship between motivation and the use of the Mobile JKN application (p-value = 0.006; r = 0.272). This study concluded that although most respondents had good knowledge, high motivation, and active application use, there were still users who had not utilized the application optimally. Therefore, the findings of this study may serve as a consideration for hospital management to expand socialization strategies and digital assistance services in order to support the sustainable use of Mobile JKN.