Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Multikultura

TINDAK TUTUR MEMUJI OLEH KOMENTATOR BAHASA ARAB PADA SIARAN FINAL SEPAK BOLA PIALA DUNIA 2022 Aprilian, Dhafa; Triwinarti, Wiwin
Multikultura Vol. 3, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuturan merupakan wacana yang menonjolkan rangkaian peristiwa dalam serentetan waktu tertentu, bersama dengan partisipan dan keadaan tertentu. Dalam dunia sepak bola, banyak ditemukan tindak tutur memuji yang berkaitan antara komentator sebagai penutur dengan kejadian yang sedang berlangsung. Dalam hal ini, studi pragmatik bahasa Arab akan dilakukan melalui pengkajian sebuah pertandingan sepak bola Final Piala Dunia 2022 antara Argentina versus Prancis. Pada umumnya, pertandingan sepak bola dunia menampilkan komentator dalam bahasa Inggris saja, tetapi dengan diadakannya Piala Dunia 2022 di Qatar, maka siaran Piala Dunia 2022 juga menampilkan komentator dalam bahasa Arab. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif metode deskriptif analitis dengan pendekatan pragmatik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk-bentuk dan jenis-jenis tindak tutur memuji yang dituturkan dalam Final Piala Dunia 2022 melalui komentator berbahasa Arab. Teori yang digunakan dalam mengategorisasikan bentuk-bentuk pujian menggunakan teori Yuan (2002), sedangkan dalam mengategorisasikan jenis-jenis pujian menggunakan teori Holmes (1986). Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan 16 data pujian yang terbagi atas 13 termasuk ke dalam bentuk pujian tidak terikat dan 3 data termasuk ke dalam bentuk pujian terikat. Semua data termasuk ke dalam jenis pujian terhadap kemampuan, prestasi atau perbuatan baik.
TINDAK TUTUR MENGHINA DALAM FILM ANIMASI AL-RIḤLAH Haristianti, Fanny; Triwinarti, Wiwin
Multikultura Vol. 2, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesantunan berbahasa adalah aspek penting dalam kehidupan sosial. Namun, tindak tutur yang mengancam muka mitra tutur tidak dapat dihindari pada situasi tertentu, salah satunya tindak tutur menghina yang penuh konflik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi tindak tutur menghina yang dituturkan tokoh film animasi al-Riḥlah dengan menggunakan teori strategi Face-Threatening Acts (FTA) oleh Brown dan Levinson 1987. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan dalam tiga tahap, yaitu 1) teknik simak bebas libat cakap; 2) transkripsi; dan 3) catat. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan teknik analisis padan ekstralingual dan disajikan melalui metode informal. Penelitian ini menemukan dua strategi yang digunakan dalam bertindak tutur menghina oleh para tokoh film animasi al-Riḥlah, yaitu 1) strategi langsung tanpa basa-basi (bald on-record) dan 2) strategi tidak langsung (off record) berupa pertanyaan retorik, ironi (al-Sikhriyyah), dan menggantikan mitra tutur (displace Hearer). Tuturannya bermakna negatif merendahkan, meremehkan, menyinggung perasaan, mengumpat untuk mengutuk, dan menghina mitra tutur menggunakan kata, frasa, maupun kalimat.
TINDAK TUTUR MENGKRITIK DALAM SERIAL BAHASA ARAB <i>CRASHING EID /JĀYIBATU AL-‘ĪDI/</i> Nurhannah, Childa; Triwinarti, Wiwin
Multikultura Vol. 4, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The speech act of criticizing is a statement that contains assessment, expression, and emotion towards the behavior and words of the speech partner or the object of criticism. The data corpus studied in this research is the speech act of criticizing in the Arabic series from Saudi Arabia جايبة العيد or Crashing Eid which aired on Netflix in 2023. This descriptive qualitative research data is processed with free listening and note-taking techniques. This study aims to analyze the form of criticizing speech acts in the Hijazi dialect of Arabic contained in the series and classify criticizing speech acts with direct and indirect categories based on Nguyen's theory (2005). The results show that the strategy that is more widely used in the data corpus is direct criticism speech, which acts as an expression of disagreement.