Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

The relationship of community leaders' support and geographic factors with the utilization of healthy latrine, Kuala Patah Parang Village, Sungai Batang District MAYASARI, EVA; Saleh, Muhammad; Hayu, Riska Epina
Riset Informasi Kesehatan Vol 13 No 1 (2024): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/rik.v13i1.829

Abstract

Geospatial and Environmental Analysis of Stunting Prevalence in Pekanbaru City, Indonesia Hayu, Riska Epina; Mayasari, Eva; Hadziqoh, Nur
Jurnal Kesehatan Manarang Vol 11 No 2 (2025): August 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/jkm.v11i2.2058

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that remains a major public health challenge in Indonesia. In 2022, the national stunting prevalence was recorded at 21.6%, exceeding the WHO threshold of below 20%. In Pekanbaru, the prevalence reached 23%, contributing significantly to the total number of stunting cases in Riau Province. Stunting reflects the socio-economic conditions of a community, as it can be influenced by various factors, including population density and environmental conditions. This study aimed to analyze the spatial distribution of stunting in Pekanbaru and examine its correlation with environmental and geographic factors, including population density, access to clean water, and sanitation facilities. An observational analytical design was used, incorporating spatial analysis and correlation tests. The study was conducted in 2023 by confirming reported stunting cases. Results showed that stunting was distributed across 15 districts in Pekanbaru, with the highest prevalence found in the sub-districts of Lima Puluh. Notably, Lima Puluh also ranked third in population density. The average percentage of clean drinking water quality was 91.8%, and access to healthy latrines averaged 99.8%. Correlation analysis revealed no significant relationship between population density (p 0.112, r 0.417), drinking water quality (p 0.568, r 0.160), or access to healthy latrines (p 0.995, r 0.002) and the prevalence of stunting. These findings suggest that the three examined variables were not significantly associated with stunting incidence. However, the variable of population density showed a potential correlation, indicating a need for further research.
KESEHATAN KERJA DAN KONSUMSI GIZI PADA MARBOT MASJID/MUSHOLLA DI WILAYAH KELURAHAN TANGKERANG SELATAN Hasrianto, Nofri; Mayasari, Eva; Hayu, Riska Epina; Randika, Rendi; Redho, Ahmad
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 2 No. 2 (2023): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, Desember 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v2i2.1624

Abstract

Healthy living and carrying out the work of Mosque and Prayer Room Gharim/marbots is very important because Gharim/Marbots interact with the congregation. Comfort in worship is a priority, especially personal hygiene. This Community Service aims to provide education regarding personal hygiene patterns and work implementation carried out by Gharim/marbot. The service activities went well and smoothly, but only 20% of the Gharim/Marbot were able to attend and take part in the educational activities. The activity went well and the enthusiasm of the training participants was very visible by actively asking questions and providing answers to questions asked by the presenters and discussions about health and carrying out work. Before carrying out community service, a pretest was carried out, namely asking each participant about occupational health and knowledge about nutritional consumption. The method of implementing the activity is to provide knowledge/education to all gharim and marbot of mosques and prayer rooms in the working area of Tangkerang Selatan sub-district. This activity was carried out in the Village Building Hall, supported by village officials and the head of the RW RT in the Tangkerang Selatan. From the results of providing
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DASAR LENGKAP MELALUI PRECEDE PROCEED MODEL eva mayasari; riska epina hayu; nofri hasrianto; ika permanasari; destria efliani
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 1 No 1 (2024): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/fvewgf64

Abstract

Profil kesehatan Indonesia tahun 2021 menyatakan bahwa cakupan imunisasi dasar lengkap secara nasional yaitu 84,2%. Target renstra tahun 2021 yaitu 93,6%, sehingga angka ini belum memenuhi target.  Pemberdayaan masyarakat merupakan proses sosial, budaya, psikologis dan politik melalui individu dan kelompok sosial sehingga mengekspresikan kebutuhan, menghadirkan kepedulian, menyusun strategi keikutsertaan dalam pengambilan keputusan, serta melakukan tindakan politik, sosial dan budaya untuk memenuhi kebutuhan kesehatan (WHO,1998 cit. Sulaeman, 2013). Target dalam pemberdayaan masuyarakat yang akan dilakukan adalah ibu yang mempunyai bayi dan balita. Model precede proceed  merupakan salah model yang digunakan untuk merencanakan dan mengevaluasi promosi kesehatan. Tahapan dalam pelaksanaan model ini dapat dilakukan berurutan, fleksibel dan dapat beradaptasi dengan kebutuhan. Fase Precede terdiri dari lim fase, meliputi proses pengkajian meneyeluruh yang terdiri dari pengkajian sosial, pengkajian epidemiologi, pengkajian perilaku dan lingkungan, pengkajian edukasi dan ekologi, pengkajian kebijakan administratif. Hasil pengkajian lima fase precede tsb maka didapatkan prioritas masalah kesehatan yaitu rendahnya pengetahuan ibu tentang imunisasi. Fase Proceed telah dilakukan penyuluhan tentang imunisasi kepada ibu yang mempunyai bayi dan balita di desa Lubuk Siam. Hasil penyuluhan yang dilakukan didapatkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan ibu sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan.
EDUKASI DAN SCREENING DIABETES MELITUS PADA REFUGEE DI SIAK RESORT PEKANBARU Rika Mianna; Riska Epina Hayu; Hirza Rahmita; Eva Maya Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 1 No 2 (2024): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/8fvsb205

Abstract

Gaya hidup yang tidak sehat menyebabkan tingginya prevalensi kejadian penyakit tidak menular yang salah satu kasus teringgi yaitu Diabetes Melitus (DM). Prevalensi DM meningkat 0,5 persen dari tahun 2013 ke tahun 2018. Pemerintah sudah melakukan upaya dalam penjaringan kasus DM melalui kegiatan screening dan edukasi DM pada masyarakat, namun tentunya tidak semua masyakat dapat terjaring, terutama bagi refugee. Beberapa tahun terakhir jumlah reefugee di Pekanbaru mengalami peningkatan. Semakin bertambahnya reefugee, tentunya juga dengan permasalahan kesehatan yang beragam diantaranya DM.  Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengedukasi dan meng screening DM pada refugee yang ada di Siak Resort Pekanbaru. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu edukasi berupa memberikan penyuluhan tentang DM yang terdiri dari beberapa materi dengan menggunakan Bahasa Inggris dan Indonesia karena mereka mengalami kendala berbahasa, setelah dilakukan edukasi, dengan persetujuan dilakukan screening DM dengan alat glukometer. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap diantaranya persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hail kegiatan sesuai dengan yang diharapkan, refugee memahami apa yang disampaikan dan mereka aktif bertanya mengenai DM. Berdasarkan hasil screening pada 25 refugee tidak ditemukan penderita DM
Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Media Video Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil tentang Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Utari, Erlina; Mianna, Rika; Mayasari, Eva; Hayu, Riska Epina
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4109

Abstract

Abstrak Stunting, yang mempengaruhi 148,1 juta anak balita global pada 2022 (22,3%), memerlukan intervensi edukasi. Tujuan penelitian ini adalah menguji pengaruh edukasi kesehatan melalui media video terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai stunting di Puskesmas Rejosari. Metode yang digunakan adalah desain Pra-Eksperimen (One Group Pretest-Posttest). Instrumen uji menunjukkan validitas (r Hitung >0,349) dan reliabilitas tinggi (Cronbach's Alpha 0,938). Hasil analisis univariat menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan yang signifikan, dari pretest 62,97 menjadi posttest 89,91. Data berdistribusi normal (p-value pretest=0,058;p value posttest=0,291). Uji hipotesis Paired Sample T-Test menghasilkan P Value0,036<0,05, menunjukkan adanya pengaruh signifikan. Kesimpulan, edukasi kesehatan media video efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil, mendorong mereka untuk mulai menghindari faktor penyebab stunting. Saran, Puskesmas Rejosari dapat menggunakan hasil ini sebagai dasar merancang program edukasi berbasis video sebagai metode komunikasi yang efektif, serta mengembangkan intervensi edukatif yang lebih interaktif. Abstract Stunting, which affects 148.1 million children under five globally in 2022 (22.3%), requires educational intervention. The purpose of this study was to examine the effect of health education through video media on increasing pregnant women's knowledge about stunting at the Rejosari Community Health Center. The method used was a Pre-Experimental design (One Group Pretest-Posttest). The test instrument demonstrated validity (r>0.349) and high reliability (Cronbach's Alpha 0.938). The results of univariate analysis showed a significant increase in the mean knowledge score, from a pretest of 62.97 to a posttest of 89.91. The data were normally distributed (p-value pretest=0.058; p-value posttest=0.291). The Paired Sample T-Test hypothesis test yielded a P Value of 0.036<0.05, indicating a significant effect. In conclusion, health education through video media is effective in increasing the knowledge of pregnant women, encouraging them to start avoiding factors that cause stunting. Suggestion: Rejosari Community Health Center can use these results as a basis for designing video-based educational programs as an effective communication method, as well as developing more interactive educational interventions.
PERKUAT PERAN KADER POSYANDU DENGAN MENGADAKAN PELATIHAN SKILL KONSELING IMUNISASI Mayasari, Eva; Hayu, Riska Epina Hayu; permanasari, Ika Permanasari; Wilker Helary
JITER-PM (Jurnal Inovasi Terapan - Pengabdian Masyarakat) Vol. 3 No. 4 (2025): JITER-PM
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/jiter-pm.v3i4.6774

Abstract

Imunisasi merupakan upaya pemberantasan penyakit yang terbukti paling hemat biaya. Sejak tahun 1977 upaya imunisasi diperluas menjadi program pengembangan imunisasi dalam rangka mencegah penularan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) yaitu tuberculosis, difteri, pertusis, campak, tetanus, hepatitis B dan polio. Dukungan kader memiliki pengaruh terhadap imunisasi dasar lengkap, sehingga direkomendasikan bagi kader untuk meningkatkan pendidikan melalui pelatihan tentang imunisasi dasar lengkap sehingga cakupannya dapat meningkat. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam memberikan edukasi dan konseling kepada masyarakat, khususnya ibu balita, mengenai pentingnya imunisasi dasar lengkap serta mengatasi keraguan atau penolakan imunisasi di masyarakat. Pemberdayaan masyarakat yang akan dilakukan diharapkan akan memberikan pemahaman lebih kepada kader Posyandu tentang imunisasi dan keberadaan kader Posyandu yang dekat dengan masyarakat dapat menjadi motivator bagi para ibu untuk membawa anaknya untuk diberikan imunisasi. Pengabdian masayarakat ini diikuti oleh seluruh kader Posyandu yang ada di Desa Lubuk Siam berjumlah 16 orang. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan berlangsung secara kondusif dengan kehadiran penuh serta partisipasi aktif dari seluruh peserta. Materi disampaikan dengan jelas dan mudah dipahami, sehingga mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan konseling para kader. Kader juga menjadi lebih percaya diri dalam menyampaikan edukasi secara efektif, persuasif, dan sesuai kebutuhan audiens
EFEKTIFITAS PENERAPAN G-SPREADSHEETS PADA LPLPODI JARINGAN PUSKESMAS SABAK AUH Nurhasiah; Eva Mayasari; Nofri Hasrianto; Riska Epina Hayu
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 14 No 2 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v14i2.3078

Abstract

Digitalisasi mempermudah Pengelolaan Data Kesehatan sedangkan data LPLPO sangat Penting untuk Pengelolaan Sediaan Farmasi di Puskesmas. Kelemahan Sistem Manual yaitu Lambat, rentan salah hitung, sulit kolaborasi sedangkan penggunaan G-Spreadsheets mendukung kolaborasi real-time dan akurasi data. Tujuan Penelitian adalah untuk melihat efektifitas penggunaan Spreadsheet, Efek Penggunaan Sebelum dan Sesudah dari Manual ke G-Spreadsheets. Metode yang diterapkan yakni Quasi-Experimental Designs melalui Rancangan Penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Subjek pada studi ini ialah Bidan Desa  yang bekerja di Pustu, Polindes dan Poskesdes di Wilayah Kecamatan Sabak Auh sebanyak 7 orang. Data diperoleh dari pengecekan laporan manual dan lembar ceklis wawancara penggunaan G-Spreadsheets. Analisa data menggunakan uji Mc. Nemar Hasil Penelitian yang diperoleh skor P Value <0.05 (LPLPO yang belum sesuai standar P Value 0.031 dan Kesalahan Perhitungan P Value 0.031 dengan demikian terdapat efektivitas penggunaan Google Spreadsheets dalam Pelaporan LPLPO dari Pada Pelaporan Manual. Sedangkan untuk ketepatan waktu tidak menunjukkan pengaruh yang besar karna P Value >0.05 (P Value 0.50). Disarankan Pelaporan LPLPO Menggunakan G-Spreadsheets sebagai laporan bulanan untuk Bidan Pustu, Polindes dan Poskesdes untuk melaporkan ke Puskesmas  
Penerapan Model Proceed pada Edukasi Imunisasi: Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu di Desa Lubuk Siam Mayasari, Eva; Hayu, Riska Epina; Mianna, Rika
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 11 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol11.Iss3.2364

Abstract

The double burden in the development of Indonesia’s health sector consists of communicable diseases and degenerative diseases. Communicable diseases are difficult to eradicate because their transmission is not limited by administrative boundaries. One of the most cost-effective preventive measures to limit the spread of diseases to other regions is immunization. The aim of this study was to determine the effectiveness of an immunization education intervention on mothers’ knowledge regarding complete basic immunization in Lubuk Siam Village. This research employed a quantitative approach using a quasi-experimental design with a one-group pre-test–post-test method. The study population consisted of 152 mothers with children under five, from which 30 respondents were selected as the sample. The results showed a significant difference in knowledge between pre-test and post-test scores, with a statistical test result of p = 0.015. The Wilcoxon test indicated that the educational intervention was effective in improving mothers’ knowledge about complete basic immunization. It is recommended that Lubuk Siam Village integrate immunization education into routine posyandu (integrated health post) programs and involve community leaders as well as local government in supporting the sustainability of the immunization program.
EKSPLORASI PENERAPAN STANDAR HIGIENE DAN SANITASI DALAM PENGELOLAAN DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS TENAYAN RAYA Annisa, Annisa; Hayu, Riska Epina; Mianna, Rika; Randika, Rendi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55743

Abstract

Air minum merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus memenuhi syarat kualitas agar aman dikonsumsi. Namun, peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) belum diikuti dengan penerapan standar higiene dan sanitasi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam penerapan standar higiene dan sanitasi dalam pengelolaan DAMIU di wilayah kerja Puskesmas Tenayan Raya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 5 pemilik depot, 4 konsumen, dan 1 petugas sanitarian, serta observasi langsung di lapangan. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik higiene personal pengelola depot masih rendah, ditandai dengan jarangnya penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan dan masker. Pada aspek sanitasi peralatan, sebagian besar depot hanya mencuci galon dengan air biasa tanpa sabun atau disinfektan, dan kondisi rak penyimpanan galon juga kurang terjaga kebersihannya. Sementara itu, pemahaman dan kepatuhan terhadap standar masih rendah, terlihat dari kurangnya pengetahuan pengelola mengenai aturan yang berlaku serta terbatasnya pengawasan rutin dari pihak Puskesmas. Diperlukan pengawasan yang lebih intensif, pendampingan berkelanjutan, serta peran aktif masyarakat untuk menjamin kualitas air minum yang aman dan sehat