Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Sosialisasi Aplikasi Administrasi Pembelajaran Berbasis Excel untuk Implementasi MBKM di Tingkat SMA (meningkatkan kinerja proses pembelajaran) Rasmuin Rasmuin; Sardiana Sardiana; Dian Lestari; Sanaria Maneba; Nining Syafitri
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (957.279 KB) | DOI: 10.55340/kambampu.v1i1.1203

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada guru SMA Negeri 4 Baubau untuk melakukan administrasi pembelajaran terpadu yang memuat unsur perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran yang saling terkoneksi. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan ini adalah melaksanakan sosialisasi penggunaan aplikasi Program Pembelajaran Terpadu (PPT) berbasis excell untuk memudahkan guru dalam melakukan administrasi pembelajaran. Pada akhir pelaksanaan sosialisasi, peserta diberi kesempatan untuk mengisi angket respon terhadap aplikasi administrasi pembelajaran ini. Angket respon ini berisi 25 butir pernyataan yang meliputi aspek (1) kelayakan isi (2) kebahasaan, (3) sajian, dan (4) manfaat. Pengambilan data dilakukan dengan menentukan pengukuran item yang terdiri dari lima alternatif jawaban, yang memiliki gradasi  positif atau negative. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah: pada aspek kelayakan isi, 93 % peserta menyatakan bahwa aplikasi ini layak dan sangat layak untuk digunakan. Pada aspek kebahasaan, 90 % peserta menyatakan bahasa yang digunakan dalam penyusunan aplikasi tergolong baik dan sangat baik. Pada aspek sajian, 93 % peserta sosialisasi menyatakan bahwa aplikasi ini menyajikan sesuatu yang layak dan sangat layak dalam melakukan administrasi pembelajaran. Pada aspek manfaat, 100 % peserta sosialisasi menyatakan setuju dan sangat setuju, sehingga disimpulkan bahwa aplikasi ini bermanfaat dan sangat bermanfaat dalam mengadminstrasikan pembelajaran.
Pelatihan Membuat Kutipan dengan Mendeley pada Mahasiswa Tingkat Akhir FKIP Universitas Dayanu Ikhsanuddin Azis Azis; Maya Nurlita; Artati Iriana; Baharudin Baharudin; Sanaria Maneba; Nety Nety; Asti Wahyuni B; Nining Syafitri
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.8 KB) | DOI: 10.55340/kambampu.v1i1.1208

Abstract

Penulisan karya ilmiah memerlukan sitasi atau kutipan. Salah satu aplikasi yang dengan mudah digunakan dalam membuat kutipan tersebut adalah dengan referensi manajer Mendeley. Dengan tidak menggunakan referensi manajer pada pengutipan, ada kemungkinan plagiasi, yang merupakan salah satu faktor yang menentukan kualitas karya tulis. Beberapa aplikasi seperti Mendeley dapat digunakan untuk mengelola referensi dari buku dan jurnal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta lebih memahami dan dapat membuat kutipan dengan Mendeley baik sebelum maupun sesudah pelatihan. Namun, beberapa peserta belum menguasai sepenuhnya cara menginstal aplikasi di laptop dan Ms. Word serta membuat daftar pustaka dengan Mendeley, sehingga mereka perlu dibantu dan diarahkan sampai pelatihan selesai.
STUDENTS’ PERCEPTION TOWARD THE ENGLISH TEACHER’S TEACHING STYLE ON THE EIGHTH-GRADE STUDENTS AT SMP NEGERI 7 BAUBAU Sanaria Maneba; Asti Wahyuni B; Vebby Chintya Vranciska
English Education Journal Volume 9, Number 1, May 2023
Publisher : English Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/e2j.v9i1.1241

Abstract

Problem statement that is answered in this research is what is the teaching style the English teacher use in teaching English at the eighth-grade students of SMP Negeri 7 Baubau. The objective of this research was to find out the teaching style the English teacher use in teaching English at the eighth-grade students of SMP Negeri 7 Baubau. The research used a quantitative approach with applying the descriptive method. The population of this research was the eighth-grade students of SMP Negeri 7 Baubau who registered in the school year of 2022/2023 in odd semester. In taking sample of the population, the researcher used cluster sampling technique by taking 60 students to be the sample of this research. Instrument that was used in this research will be a teacher style questionnaire. Technique of data analysis that was applied in this research is a descriptive statistics. Based on the finding of the research and the data analysis, it was found that the mean score of expert style was 2.9 which achieves high category, the mean score of formal authority style was 2.7 which achieves moderate category, the mean score of personal model style was 2.5 which achieves moderate category, the mean score of facilitator style was 2.9 which achieves high category, and the mean score of delegator style was 2.8 which achieves moderate category. From those results, it could be concluded that the most teaching styles used by the English teacher at grade eight at SMP Negeri 7 Baubau were the expert style and the facilitator style.
Peningkatan Kemampuan Penulisan Tugas Akhir melalui Pendampingan Metodologi Penelitian Kuantitatif: Uji Prasyarat, Komparatif, dan Ex Post Facto bagi Mahasiswa Akhir Pendidikan Bahasa Inggris Azis Azis; Rahmatia Rahmatia; Baharudin Baharudin; Sanaria Maneba; Saifullah Saifullah; Esa Penilta Amiruddin
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4, Nomor 1, Juni 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v4i1.2082

Abstract

Kemampuan mahasiswa tingkat akhir dalam memahami dan mengaplikasikan metodologi penelitian kuantitatif masih menjadi tantangan serius di berbagai perguruan tinggi, termasuk di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Dayanu Ikhsanuddin. Banyak mahasiswa mengalami kesulitan dalam menentukan jenis penelitian yang tepat, memilih uji statistik yang sesuai, serta menginterpretasikan hasil analisis data secara akurat dalam konteks penulisan tugas akhir. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa akhir Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Dayanu Ikhsanuddin dalam penulisan tugas akhir, khususnya pada aspek metodologi penelitian kuantitatif yang mencakup uji prasyarat analisis, penelitian komparatif, dan penelitian ex post facto. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 12 Februari 2026 dengan dihadiri oleh sekitar 20 mahasiswa semester akhir. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan langsung (workshop) dengan pendekatan berbasis praktik. Materi yang disampaikan mencakup perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif, jenis-jenis desain penelitian kuantitatif, uji normalitas, uji homogenitas, uji linieritas sebagai uji prasyarat, serta penerapan analisis komparatif dan ex post facto. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan keterampilan mahasiswa terhadap metodologi penelitian kuantitatif. Mahasiswa mampu mengidentifikasi jenis penelitian yang sesuai dengan variabel yang diteliti dan memahami prosedur analisis data secara lebih sistematis. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pendampingan berbasis praktik terbukti efektif dalam meningkatkan literasi penelitian mahasiswa akhir di bidang pendidikan bahasa Inggris.
The Evaluation of English Coursebook for Young Learners When English Rings a Bell: A Survey Research Sahril Nur; Zul Astri; Sanaria Maneba; Fhadli Noer; Kasmawati Kasmawati
Seltics Journal: Scope of English Language Teaching Literature and Linguistics Vol. 5 No. 2 (2022): Seltics Journal: Scope of English Language Teaching, Literature and Linguistics
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/seltics.v5i2.1574

Abstract

This research aimed to assess When English Rings a Bell, an introductory English textbook. In addition, this research seeks to examine one textbook used in seventh-grade classrooms. This research aims to determine if the goals of the English textbook When English Rings a Bell align with the principles of teaching English to young students. When English Rings a Bell, the researcher, the evaluation checklist from (Bilash, 2009), and the textbook's material served as the research instruments. Overall, the textbook seems like it would be a good fit for young learners in terms of several aspects, such as General Appearance, Layout and Design, Activities, and Language skills.). In addition, the textbook fulfills the principles of teaching for young learner
Exploring English Varieties Used by Indonesian Employees: A Linguistic Perspective Waode Hanafiah; Nining Syafitri; Sanaria Maneba; Baharudin Adu
ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Vol. 8 No. 2 (2025): JUNE
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/els-jish.v8i2.44313

Abstract

This research explores the common linguistic features found in the spoken English of Indonesian employees in corporate settings, focusing on grammatical, pronunciation, and vocabulary aspects. The primary objective of this research is to identify and analyze the errors made by Indonesian employees when using English in professional contexts. The research utilizes qualitative methods, involving interviews with employees from various corporate sectors, analyzing their spoken English for common linguistic patterns. The research finds that significant grammatical errors include the omission of plural noun markers (-s/-es), incorrect usage of auxiliary verbs, and the overuse of "to be" in present sentences. Pronunciation errors, such as mispronouncing the ‘v’ sound as ‘f’, and the tendency to apply Indonesian pronunciation patterns, were also prevalent. Additionally, vocabulary usage showed signs of direct translation from Indonesian, resulting in inappropriate word choices. The findings highlight the influence of native language structures on English proficiency, particularly in formal communication. This research emphasizes the need for tailored language training to address these specific challenges, including focused grammar, pronunciation, and vocabulary exercises. It is suggested that such interventions would improve the clarity and effectiveness of English communication among Indonesian employees in the corporate environment. Future researches may further explore sociolinguistic factors and evaluate the efficacy of proposed language improvement programs.
Sosialisasi Perawatan dan Pemeliharaan Peninggalan Sejarah Bungker Jepang sebagai Destinasi Pariwisata Amaluddin Amaluddin; La Ode Muhammad Nasrun Saafi; Sanaria Maneba
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 2, Desember 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v1i2.1372

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah perawatan dan pemeliharaan peninggalan Sejarah yaitu Bungker Jepang serta pengembang Potensi Pariwisata peninggalan sejarah Buncker Jepang. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan ini Adapun proses pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diawali dengan observasi lapangan dimana dilakukan selama beberapa hari, dan dilanjutkan pertemuan dengan masyarakat diaula desa bola perawatan dan pemeliharaan peninggalan Sejarah yaitu Bungker Jepang serta pengembang Potensi Pariwisata peninggalan sejarah Buncker Jepang. Hasil 1) Hal yang pertama dilakukan adalah membersihkan diarea sekitar peninggalan sejarah yaitu bungker jepang, 2) melakukan pengukuran selanjutnya membuat gambar design Pembuatan Gapura Bungker Jepang, 3) Perencanaan/desain Gazebo Buncker Jepang Desa Bola, 4) Rencana adanya pemasangan patok rambu rambu jalan menuju ke bungker jepang di situ rencana dibuatkan guardrail sebagai penahan dan apabila terjadinya kecelakaan, 5) banyaknya bangunan atau objek wisata yang tidak terawat dan dibiarkan begitu saja, 6) tidak adanya listrik di dalam terowongan bungker jepang, 7) tidak adanya perawatan dan hilangnya bagian tempat terpenting peninggalan itu dan tidak adanya himbauan atau larangan di area situs sejarah bangker jepang, dan 8) menumbuhkan kesadaran pemerintah daerah, masyrakat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta seluruh lapisan masyarakat untuk serta menjaga dan merawat situr sejarah yaitu bungker jepang. Kesimpulan Adapun proses pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diawali dengan observasi lapangan dimana dilakukan selama beberapa hari, dan dilanjutkan pertemuan dengan masyarakat diaula desa bola sehingga melihat tidak adanya Gapura Buncker Jepang, tidak adanya Gazebo di Bungker, patok rambu rambu jalan menuju ke bungker jepang, banyaknya bangunan atau objek wisata yang tidak terawat dan dibiarkan begitu saja, tidak adanya listrik di dalam terowongan bungker jepang dan tidak adanya perawatan dan hilangnya bagian tempat terpenting peninggalan. serta menumbuhkan kesadaran pemerintah daerah, masyrakat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta seluruh lapisan masyarakat untuk serta menjaga dan merawat situr sejarah yaitu bungker jepang.
Edukasi Pentingnya Belajar Bahasa Inggris dan Matematika di Tingkat Sekolah Menengah Pertama dalam Menghadapi Era Globalisasi Maya Nurlita; Nining Syafitri; Wa Ode Hanafiah; Rahmatia Rahmatia; Dian Lestari; Azis Azis; Herlawan Herlawan; Sanaria Maneba; Baharudin Adu; Asti Wahyuni B.
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2, Nomor 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v2i1.1643

Abstract

Di tengah kemajuan teknologi dan konektivitas global yang semakin berkembang pesat, pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan era globalisasi. Bahasa Inggris dan Matematika adalah dua mata pelajaran yang mendominasi dalam kurikulum pendidikan. Bahasa Inggris menjadi bahasa global yang digunakan dalam berbagai konteks, termasuk komunikasi bisnis, teknologi, sains, dan budaya. Sementara itu, Matematika adalah bahasa universal yang digunakan untuk memecahkan masalah, menganalisis data, dan memahami fenomena alam serta teknologi. Kegiatan edukasi pentingnya belajar bahasa Inggris dan Matematika di tingkat sekolah menengah pertama dalam menghadapi era globalisasi di MTsN 1 Buton Selatan telah dilaksanakan pada tanggal 7 September 2023. Kegiatan PkM dihadiri oleh 15 siswa-siswi dan 1 guru kelas. Pelaksanaan kegiatan ini dibuka oleh kepala sekolah mitra yakni kepala MTsN 1 Buton Selatan, dilanjutkan dengan penjelasan materi tentang pentingnya belajar bahasa Inggris dan Matematika. Materi ini diberikan untuk meningkatkan motivasi siswa dalam belajar sehingga mereka dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam bidang tersebut untuk bekal di masa depan. Setelah penyampaian materi, kemudian dibuka sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta terlihat antusias dan aktif selama mengikuti kegiatan hingga akhir kegiatan. Pada akhir kegiatan, peserta mengisi angket yang berisi penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan PkM. Berdasarkan hasil analisis terhadap angket tersebut, diperoleh bahwa sebagian besar peserta menyatakan setuju bahwa pentingya belajar bahasa Inggris dan Matematika dalam menghadapai era globalisasi.
Kampanye Anti-Bullying di SMA: Pendekatan melalui Media Sosial Nining Syafitri; Wa Ode Hanafiah; Rahmatia Rahmatia; Baharudin Baharudin; Sanaria Maneba; Asti Wahyuni B.; Dian Lestari; Baharudin Adu; Sardiana Sardiana; Esa Penilta Amiruddin; Saifullah Saifullah
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2, Nomor 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v2i1.1649

Abstract

Bullying di sekolah menengah atas (SMA) telah menjadi masalah sosial serius yang berdampak negatif terhadap prestasi akademik dan kesejahteraan mental siswa. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai bullying melalui kampanye anti-bullying berbasis media sosial. Metode yang digunakan adalah pembuatan konten edukatif dan interaktif di platform seperti Instagram dan TikTok. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang bullying serta partisipasi aktif dalam kampanye. Kampanye ini berhasil membangun solidaritas siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman. Kesimpulannya, media sosial efektif sebagai platform kampanye untuk mengurangi bullying di kalangan remaja.
Menjadi Generasi Emas: Pentingnya Pendidikan di Era Digital Rahmatia Rahmatia; Wa Ode Hanafiah; Nining Syafitri; Baharudin Adu; Sanaria Maneba; Dian Lestari; Baharudin Baharudin; Sardiana Sardiana; Esa Penilta Amiruddin; Saifullah Saifullah
Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2, Nomor 2, Desember 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/kambampu.v2i2.1790

Abstract

Perkembangan era digital yang masif menuntut generasi muda memiliki literasi pendidikan dan teknologi untuk bersaing secara global. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya pendidikan sebagai fondasi meraih peluang yang baik di era digital. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi melalui presentasi power point interaktif, dilanjutkan sesi tanya jawab untuk mendiskusikan tantangan dan solusi penerapan pendidikan berbasis digital. Hasil evaluasi menunjukkan antusiasme peserta dalam menyimak materi, ditandai partisipasi aktif selama diskusi serta peningkatan kesadaran akan pentingnya integrasi teknologi dalam pembelajaran. Kesimpulannya, pendidikan di era digital tidak hanya memerlukan penguasaan teknis, tetapi juga pembentukan karakter kritis, kreatif, dan adaptif sebagai pondasi Generasi Emas 2045. Kegiatan ini menjadi stimulus awal bagi siswa untuk memanfaatkan kemajuan digital secara positif guna mendukung keberhasilan pendidikan berkelanjutan.