Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PEMANFAATAN SAMPAH ANORGANIK AGAR BERNILAI EKONOMIS UNTUK PERBAIKAN RESAPAN AIR HUJAN PADA TANAH RAWA DI KECAMATAN AMUNTAI SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Fitria Handayani; Akhmad Gazali; Robiatul Adawiyah; Eka Purnamasari; Hendra Cahyadi
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 2 (2021): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.125 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i2.6260

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi di desa Telaga Sari yang daerahnya merupakan tanah rawa yaitu terjadinya banjir yang semakin tahun semakin besar karena volume daya tampung saluran primer semakin berkurang. Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan buruk warga membuang sampah anorganik (sampah yang sukar terurai dalam tanah) ke saluran primer dan rendahnya pengetahuan tentang drainase (resapan air). Ada cara yang perlu dilakukan agar banjir tahunan dapat dicegah yaitu dengan memperbaiki sistem resapan air ke dalam (drainase). Perbaikan drainase dapat dilakukan dengan tidak membuang sampah yang tidak mudah terurai dengan menggunakan kembali (daur ulang) agar bermanfaat, maupun membuat sumur resapan. Pembuatan sumur resapan tidak memungkin karena memerlukan biaya dan proses yang lama sehingga cara yang digunakan adalah pemanfaatan sampah anorganik menjadi barang yang bermanfaat seperti pot, tempat penyimpanan barang, celengan dan lain sebagainya. Diharapkan dengan adanya program pemanfaatan sampah anorganik ini dapat memperbaiki taraf hidup di bidang sosial, ekonomi, dan pangan.
Analisis Desain Penanggulangan Longsoran pada Ruas Jalan Kusuma Bangsa Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur Akhmad Gazali; Fathurrahman Fathurrahman
Media Ilmiah Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2018): Media Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.478 KB) | DOI: 10.33084/mits.v6i2.253

Abstract

Penelitian ini menguraikan tentang perencanaan tiang pancang yang dikombinasikan dengan kantilever sebagai desain konstruksi penanggulangan longsoran pada ruas Jalan Kusuma Bangsa Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur. Memperhatikan kondisi lereng yang telah mengalami kelongsoran dan hancurnya konstruksi penahan tanah sebelumnya yang terbuat dari kayu ulin akan membahayakan kondisi di sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan rancangan konstruksi tiang pancang yang aman dan dapat menahan terjadinya kelongsoran. Dimana tiang pancang ini dikombinasikan dengan kantilever yang berfungsi sebagai pengaku tiang pancang tersebut dan juga sebagai penahan timbunan di belakangnya. Analisis stabilitas lereng menggunakan metode Alan W.Bishop yang diaplikasikan dalam program komputer X-Stable. Untuk perencanaan penanggulangan dengan tiang dilakukan dengan mengacu pada SNI 03-1962-1990 dan untuk menentukan tekanan tanah aktif digunakan metode Rankine. Hasil perhitungan dengan aplikasi X-Stable menunjukan bahwa lereng yang telah longsor dalam keadaan kritis dengan SF yang didapat sebesar 1,078, sehingga dipandang perlu adanya penanggulangan. Dari hasil analisa perancangan didapatkan desain tiang pancang yang aman yaitu tiang pancang baja dengan 21,63 cm, tebal 8,2 mm, yang dipancang sampai lapisan tanah keras sedalam 6 m.Untuk lebar 1 m didapatkan jumlah tiang sebanyak 2 buah dengan jarak 75 cm antar as ke as tiang. Pada bagian kantilever digunakan beton bertulang dengan mutu K-225 dengan bagian telapak digunakan tulangan tarik 12-100 sengkang 10-100, untuk pada bagian badan digunakan tulangan tarik 12-100 dengan sengkang 10-100 pula. Dari hasil analisa ulang didapatkan Faktor Keamanan sebesar 3,34, dengan demikian kondisi lereng ada pada keadaan relatif aman.
Pengaruh Variasi Waktu Pemeraman Terhadap Daya Dukung Tanah Lunak Gambut Kalimantan Selatan Distabilisasi Menggunakan Semen Portland Akhmad Gazali; Robiatul Adawiyah
Media Ilmiah Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2018): Media Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.402 KB) | DOI: 10.33084/mits.v7i1.680

Abstract

Stabilization is an attempt to improve the physical and mechanical properties of the soil so that it meets specific technical requirements. One method of stabilization is the addition of portland cement additives. This study aimed to compare the CBR values of soft soil of peat before and after stabilization with portland cement and to determine the effect of variations in ripening time on carrying capacity of soft soil peat. Soft peat soil used was taken from Handil Bakti Village, Alalak District, Barito Kuala District, South Kalimantan Province. Variations in the addition of cement levels used 5%, 10%, and 15%, while the variety of curing time starts from 7 days, 14 days and 21 days. In the results of the modified Proctor compaction test, the addition of cement levels in the soft soil of peat was shown to increase the maximum dry weight volume (γd) value continuously. While the value of optimum water content (ωopt) has decreased which is not too significant at each addition of cement content. For the value of the soft soil type of peat mixed with cement, the increase in weight compared with the original soil type weight. In CBR Laboratory testing using modified Proctor compaction at 15% cement content addition and 21 days curing time, the maximum CBR value of the Laboratory was 18.039%. The addition of Portland cement has been shown to increase the CBR value and the carrying capacity of the soil
Analisis Stabilitas Tanah Timbunan dengan Perkuatan Turap Kayu Galam di Daerah Rawa Kalimantan Selatan Akhmad Gazali; Fathurrahman Fathurrahman
Media Ilmiah Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2019): Media Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.705 KB) | DOI: 10.33084/mits.v7i2.840

Abstract

South Kalimantan is one of the areas that has a lot of swamps. The use of galam wood is an alternative to the construction of landslide resistors on the roadside in swamp areas. Landslides often occur on the edge of road piles in swamp areas. Not infrequently damage due to landslides on several roads. This study aims to determine the effect of galam wood plaster reinforcement on increasing soil carrying capacity and stability of embankment due to the operation of external forces. The factor of manual embankment slope safety with the fellenius slice method shows that SF = 0.857 <1.0 "is not safe" so there will be a collapse on the slope of the embankment. Then the embankment stability analysis is carried out gradually, so that an increase from cu = 1.04 t/m2 to cu = 1.8 t/m2. The results of the analysis carried out manually revealed that the total decrease was = 284.62 cm ≈ 285 cm. For the simulation results with the PLAXIS program, it shows that there is a decrease of 3.1 cm.
Analisis Sistem Drainase Di Kawasan Permukiman Pada Ruas Jalan Getah Tunggal Kelurahan Cempaka Kota Banjarbaru Fathurrahman Fathurrahman; Akhmad Gazali
Media Ilmiah Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2019): Media Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.763 KB) | DOI: 10.33084/mits.v7i2.842

Abstract

Floods that occurred in the city of Banjarbaru especially those that occurred in residential areas caused problems for the community as well as challenges for the government to evaluate the drainage channel in the settlement. The existing rainwater drainage channels need to be reviewed and developed so that they can accommodate the water flowing in the area. One of the settlements that had occurred in the city of Banjarbaru was a residential area in Cempaka Subdistrict, Cempaka Village, precisely on Jalan Getah Tunggal. The data needed in this study are rainfall data, land use data, topographic data and existing data on channel conditions at the study site. Rainfall data were analyzed by Log Pearson III, Gumbel and Iwai Kadoya methods, then tested by Chi Square to choose the distribution of statistics received. The rainfall data was analyzed into the intensity of hourly rain using the mononobe method. Rain intensity is analyzed using a rational method to get a plan debit (Qchannel). Furthermore (the plan) is compared with (Qchannel), and (Qexisting). Based on the calculation results obtained (Qplanning) of 0.76 m3/sec, (Qchannel) of 0.78 m3/sec, (Qexisting) of 0.0645 m3/sec, the comparison results are obtained (Qchannel)>(Qplanning), (Qexisting) <(Qplanning). So that it can be concluded that the causes of flooding and inundation are sediments as high as 70 cm which reduce the storage capacity of the initial dimensions of the channel
ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI BORE PILE BERDASARKAN DATA SONDIR PADA PROYEK PEMBANGUNAN INSTALASI IBU KOTA KECAMATAN (IKK) PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KABUPATEN TANAH LAUT Hendra Cahyadi; Akhmad Gazali; Firman Al Hakim
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v3i2.4255

Abstract

Penyelidikan geoteknik merupakan pekerjaan yang menghasilkan data - data penunjang dalam pekerjaan perencanaan suatu bangunan. Didalam kegiatan perencanaan, penyelidikan geoteknik harus dilakukan secara baik sehingga dihasilkan gambaran yang jelas mengenai index properties dan engineering properties dari tanah. Analisis geoteknik dilakukan untuk dapat mengetahui stabilitas dan daya dukung tanah dalam menerima beban struktur diatasnya. Untuk mengetahui struktur tanah dan daya dukung tanah di lokasi perencanaan proyek pembangunan Instalasi Ibu Kota Kecamatan (IKK) Pelaihari Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Tanah Laut maka dilakukan analisis perhitungan daya dukung tanah menggunakan data sondir dari dua titik sondir dengan menggunakan tiga metode yaitu metode Van Der Ween, metode Philipponant, dan metode Mayerhoff. Berdasarkan hasil perhitungan nilai daya dukung pondasi bore pile dengan menggunakan tiga metode dihasilkan nilai daya dukung yang berbeda – beda. Untuk perhitungan menggunakan metode Van Der Ween hasil nilai daya dukung ultimit (Qult) 213.20 ton dengan daya dukung izin (Qizin) 71.06 ton untuk titik sondir S.02 dan 193.52 ton dengan daya dukung izin (Qizin) 64,50 ton untuk titik sondir S.03. Perhitungan menggunakan metode Philipponant   hasil nilai daya dukung ultimit (Qult) 136.51 ton dengan daya dukung izin (Qizin) 45,50 ton untuk titik sondir S.02 dan 135, 06 ton dengan daya dukung izin (Qizin) 45,02  ton untuk titik sondir S.03. Dan untuk perhitungan metode Mayerhoff hasil nilai daya dukung ultimit (Qult) 654.37 ton dengan daya dukung izin (Qizin) 218,12 ton untuk titik sondir S.02 dan 702.73 ton dengan daya dukung izin (Qizin) 234,24 ton untuk titik sondir S.03. Kata Kunci: sondir, daya dukung, Van Der Ween, Philipponant, Mayerhoff
STUDI EVALUASI DAYA DUKUNG ULTIMIT PONDASI TIANG PANCANG TUNGGAL BERDASARKAN DATA CPT PADA PEMBANGUNAN GEDUNG BARU UNISKA HANDIL BAKTI KABUPATEN BARITO KUALA Akhmad Gazali; Muhammad Gunawan Perdana; Tezar Aulia Rachman
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i2.6431

Abstract

Pondasi merupakan elemen struktur bangunan bawah tanah yang sangat penting dalam suatu pekerjaan konstruksi bangunan, karena pondasi inilah yang berfungsi sebagai penopang bangunan dan meneruskan beban yang berasal dari berat bangunan itu sendiri dan beban yang bekerja pada bangunan ke lapisan tanah disekitarnya yang cukup kuat daya dukungnya. Selain itu, menyangkut masalah ketahanan bangunan tergantung pada jenis pondasi yang akan digunakan. Salah satu jenis pondasi yang sering digunakan untuk bangunan tinggi adalah pondasi tiang pancang. Pondasi tiang pancang atau disebut juga pondasi dalam dipergunakan untuk konstruksi beban berat (high rise building). Tujuan dari Penelitian ini untuk menghitung nilai daya dukung ultimit teoritis dan daya dukung ijin teoritis tiang pancang tunggal berdasarkan data Cone Penetration Tests (CPT), selanjutnya membandingkan hasil daya dukung ultimit teoritis dan daya dukung ijin teoritis tiang pancang tunggal dengan beberapa metode. Metodologi pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi, pengambilan data dari pihak proyek serta melakukan studi literatur ke perpustakaan. Pada perhitungan daya dukung tiang pancang tunggal dilakukan dengan menggunakan beberapa metode yaitu metode Meyerhof dengan metode Price & Wardle. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh kapasitas daya dukung ultimit pondasi mini pile menggunakan Metode Mayerhoff sebesar Qu1 = 188,82 ton pada sondir 1 (S-1), Qu2 = 214,62 ton pada sondir 2 (S-2) dan Qu3 = 230,95 ton pada sondir 3 (S-3). Sedangkan berdasarkan hasil perhitungan kapasitas daya dukung ultimit pondasi mini pile menggunakan Metode Price & Wardle sebesar Qu1 = 347,72 ton pada sondir 1 (S-1), Qu2 = 433,18 ton pada sondir 2 (S-2) dan Qu3 = 487,29 ton pada sondir 3 (S-3).Kata Kunci: Daya Dukung Ultimit, Pondasi Tiang Pancang, CPT, Kabupaten Barito Kuala
KAJIAN POTENSI KETERSEDIAAN AIR PADA EMBUNG RANTAU BARU GUNA KEBUTUHAN AIR IRIGASI DI SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI TAPIN Akhmad Gazali
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2019): DESEMBER JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.522 KB) | DOI: 10.31602/jk.v2i2.2672

Abstract

Air merupakan sumberdaya alam yang sangat penting untuk kelangsungan hidup dan kegiatan komersial seperti pertanian, air minum, industri dan usaha lainnya. Perkembangan suatu daerah akan menyebabkan kebutuhan air terus meningkat seiring dengan lajunya pertumbuhan penduduk dan taraf hidupnya. Kecenderungan yang sering terjadi adalah adanya ketidakseimbangan antara ketersediaan air dan kebutuhan air sehingga menimbulkan terjadinya krisis air. Tujuan yang ingin dicapai dalam tinjauan ini adalah untuk mengetahui jumlah ketersediaan air Embung Rantau Baru sepanjang tahun. Dalam penulisan ini dilakukan analisis hidrologi yang terdiri dari analisis evapotranspirasi, analisis ketersediaan air dan analisis debit andalan di Embung Rantau Baru. Metode yang dipakai untuk menganalisis ketersediaan air adalah dengan metode NRECA, dimana metode ini mensimulasikan keseimbangan air bulanan pada suatu daerah pengaliran sungai tertentu yang ditunjukkan untuk menghitung total limpasan dengan menggunakan hujan bulanan, evapotranspirasi dan kelembaban tanah. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa ketersediaan air Sungai Salak pada kondisi debit andalan (Q80%), debit paling rendah pada bulan Mei, Juni, Juli, Agustus dan September sebesar 0,000 m3/detik (volume air 0,000 m3) dan paling tinggi 0,287 m3/detik (volume air 0,767 juta m3) pada bulan Januari. Ketersediaan air di Embung Rantau Baru totalnya sebesar 2,712 juta m3/tahun.
ANALISIS STABILITAS LERENG DAN PENANGGULANGAN LONGSORAN MENGGUNAKAN PROGRAM PLAXIS V.8.2 Akhmad Gazali; Abdurahim Sidiq; Adhi Surya
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v3i1.3593

Abstract

Curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini menyebabkan kondisi lereng yang secara berangsur-angsur mengalami kelongsoran, dimana terjadinya kelongsoran tersebut dapat membahayakan keselamatan masyarakat di sekitar jalan tersebut. Longsoran lereng pada penelitian ini terjadi di jalan Desa Gunung Ulin, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Propinsi Kalimantan Selatan. Berdasarkan hasil penyelidikan tanah yang dilakukan pada daerah tersebut didominasi oleh jenis tanah lempung dengan kedalaman tanah keras mencapai 10,2 meter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis stabilitas lereng dan alternatif penanggulangan longsoran yang aman dengan bantuan Program PLAXIS V.8.2. Pengolahan data tanah dilakukan di lapangan dan laboratorium, kemudian dilakukan analisis stabilitas lereng dengan menggunakan metode Alan.W.Bishop. Untuk menentukan tekanan tanah aktif dan pasif digunakan metode Rankine. Hasil penelitian melalui analisis stabilitas lereng menggunakan Program PLAXIS V.8.2  menunjukkan bahwa kondisi awal lereng tidak aman dengan nilai Safety Factor (SF) sebesar 1,407. Untuk menanggulangi kelongsoran tersebut, digunakan alternatif pemasangan turap baja bentuk kotak jenis FSP VIL (Profil A dan B), dengan panjang total 10,7 meter dari permukaan tanah. Untuk menahan gaya lateral digunakan jangkar sepanjang 7,2 meter dengan diameter jangkar sebesar 3 cm, sehingga diperoleh kondisi lereng menjadi aman dengan nilai SF sebesar 5,277.
PERBANDINGAN NILAI SIFAT-SIFAT CAMPURAN LAPISAN ASPAL BETON (LATASTON) HRS-BASE GRADASI SENJANG MENGGUNAKAN AGREGAT PADA QUARRY MARTADAH DAN QUARRY AWANG BANGKAL Daniel Ajie Saputra; Akhmad Gazali; Robiatul Adawiyah
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.186 KB) | DOI: 10.31602/jk.v1i1.1478

Abstract

Dalam pengujian ini bertujuan untuk mengetahui hasil sifat-sifat yang dimiliki campuran beraspal HRS-Base gradasi senjang serta perbandingan berdasarkan agregat yang digunakan. Agregat yang digunakan dalam pengujian ini adalah agregat yang berada pada quarry Martadah dengan quarry Awang Bangkal. Perancangan campuran ini menggunakan metode Ideal Gradasi yang berdasar pada nilai tengah batas-batas spesifikasi umum gradasi agregat campuran HRS-Base.Pada  perancangan yang  telah  dilakukan dengan  metode  Ideal  Gradasi didapatkan proporsi campuran yaitu CA  55%, FA  39,5% dan  FF  5,5%. Dari hasil pengujian didapat sifat-sifat campuran dengan agregat quarry Martadah yaitu, VIM 4,89%, VMA 17,56%, VFB 72,32%, Flow4,00 mm, Marshall Quotient 271,86 kg/mm, Stabilitas Marshall 1083,41 kg, VIM PRD 4,10%, Stabilitas Sisa 90,16% dan Kadar Aspal Optimum 6,55% sedangkan dengan agregat quarry Awang Bangkal yaitu, VIM 5,51%, VMA 17,29%, VFB 68,20%, Flow 3,49 mm, Marshall Quotient 250,30 kg/mm, Stabilitas Marshall 865,30 kg, VIM PRD 4,60%, Stabilitas Sisa 90,49% dan Kadar Aspal Optimum 6,40%.Dari hasil/ nilai pada pengujian Marshall pada kedua agregat maka dapat kita simpulkan bahwa secara garis besar nilai sifat-sifat campuran pada Lataston quarry Martadah lebih besar dibandingkan dengan quarry Awang Bangkal.Kata Kunci: Sifat Campuran; Ideal Spesifikasi; Quarry Martadah; Quarry Awang Bangkal.