Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Analisis Stabilitas Tanah Timbunan dengan Perkuatan Turap Kayu Galam di Daerah Rawa Kalimantan Selatan Akhmad Gazali; Fathurrahman Fathurrahman
Media Ilmiah Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2019): Media Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.705 KB) | DOI: 10.33084/mits.v7i2.840

Abstract

South Kalimantan is one of the areas that has a lot of swamps. The use of galam wood is an alternative to the construction of landslide resistors on the roadside in swamp areas. Landslides often occur on the edge of road piles in swamp areas. Not infrequently damage due to landslides on several roads. This study aims to determine the effect of galam wood plaster reinforcement on increasing soil carrying capacity and stability of embankment due to the operation of external forces. The factor of manual embankment slope safety with the fellenius slice method shows that SF = 0.857 <1.0 "is not safe" so there will be a collapse on the slope of the embankment. Then the embankment stability analysis is carried out gradually, so that an increase from cu = 1.04 t/m2 to cu = 1.8 t/m2. The results of the analysis carried out manually revealed that the total decrease was = 284.62 cm ≈ 285 cm. For the simulation results with the PLAXIS program, it shows that there is a decrease of 3.1 cm.
Analisis Sistem Drainase Di Kawasan Permukiman Pada Ruas Jalan Getah Tunggal Kelurahan Cempaka Kota Banjarbaru Fathurrahman Fathurrahman; Akhmad Gazali
Media Ilmiah Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2019): Media Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.763 KB) | DOI: 10.33084/mits.v7i2.842

Abstract

Floods that occurred in the city of Banjarbaru especially those that occurred in residential areas caused problems for the community as well as challenges for the government to evaluate the drainage channel in the settlement. The existing rainwater drainage channels need to be reviewed and developed so that they can accommodate the water flowing in the area. One of the settlements that had occurred in the city of Banjarbaru was a residential area in Cempaka Subdistrict, Cempaka Village, precisely on Jalan Getah Tunggal. The data needed in this study are rainfall data, land use data, topographic data and existing data on channel conditions at the study site. Rainfall data were analyzed by Log Pearson III, Gumbel and Iwai Kadoya methods, then tested by Chi Square to choose the distribution of statistics received. The rainfall data was analyzed into the intensity of hourly rain using the mononobe method. Rain intensity is analyzed using a rational method to get a plan debit (Qchannel). Furthermore (the plan) is compared with (Qchannel), and (Qexisting). Based on the calculation results obtained (Qplanning) of 0.76 m3/sec, (Qchannel) of 0.78 m3/sec, (Qexisting) of 0.0645 m3/sec, the comparison results are obtained (Qchannel)>(Qplanning), (Qexisting) <(Qplanning). So that it can be concluded that the causes of flooding and inundation are sediments as high as 70 cm which reduce the storage capacity of the initial dimensions of the channel
ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI BORE PILE BERDASARKAN DATA SONDIR PADA PROYEK PEMBANGUNAN INSTALASI IBU KOTA KECAMATAN (IKK) PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KABUPATEN TANAH LAUT Hendra Cahyadi; Akhmad Gazali; Firman Al Hakim
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v3i2.4255

Abstract

Penyelidikan geoteknik merupakan pekerjaan yang menghasilkan data - data penunjang dalam pekerjaan perencanaan suatu bangunan. Didalam kegiatan perencanaan, penyelidikan geoteknik harus dilakukan secara baik sehingga dihasilkan gambaran yang jelas mengenai index properties dan engineering properties dari tanah. Analisis geoteknik dilakukan untuk dapat mengetahui stabilitas dan daya dukung tanah dalam menerima beban struktur diatasnya. Untuk mengetahui struktur tanah dan daya dukung tanah di lokasi perencanaan proyek pembangunan Instalasi Ibu Kota Kecamatan (IKK) Pelaihari Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Tanah Laut maka dilakukan analisis perhitungan daya dukung tanah menggunakan data sondir dari dua titik sondir dengan menggunakan tiga metode yaitu metode Van Der Ween, metode Philipponant, dan metode Mayerhoff. Berdasarkan hasil perhitungan nilai daya dukung pondasi bore pile dengan menggunakan tiga metode dihasilkan nilai daya dukung yang berbeda – beda. Untuk perhitungan menggunakan metode Van Der Ween hasil nilai daya dukung ultimit (Qult) 213.20 ton dengan daya dukung izin (Qizin) 71.06 ton untuk titik sondir S.02 dan 193.52 ton dengan daya dukung izin (Qizin) 64,50 ton untuk titik sondir S.03. Perhitungan menggunakan metode Philipponant   hasil nilai daya dukung ultimit (Qult) 136.51 ton dengan daya dukung izin (Qizin) 45,50 ton untuk titik sondir S.02 dan 135, 06 ton dengan daya dukung izin (Qizin) 45,02  ton untuk titik sondir S.03. Dan untuk perhitungan metode Mayerhoff hasil nilai daya dukung ultimit (Qult) 654.37 ton dengan daya dukung izin (Qizin) 218,12 ton untuk titik sondir S.02 dan 702.73 ton dengan daya dukung izin (Qizin) 234,24 ton untuk titik sondir S.03. Kata Kunci: sondir, daya dukung, Van Der Ween, Philipponant, Mayerhoff
STUDI EVALUASI DAYA DUKUNG ULTIMIT PONDASI TIANG PANCANG TUNGGAL BERDASARKAN DATA CPT PADA PEMBANGUNAN GEDUNG BARU UNISKA HANDIL BAKTI KABUPATEN BARITO KUALA Akhmad Gazali; Muhammad Gunawan Perdana; Tezar Aulia Rachman
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i2.6431

Abstract

Pondasi merupakan elemen struktur bangunan bawah tanah yang sangat penting dalam suatu pekerjaan konstruksi bangunan, karena pondasi inilah yang berfungsi sebagai penopang bangunan dan meneruskan beban yang berasal dari berat bangunan itu sendiri dan beban yang bekerja pada bangunan ke lapisan tanah disekitarnya yang cukup kuat daya dukungnya. Selain itu, menyangkut masalah ketahanan bangunan tergantung pada jenis pondasi yang akan digunakan. Salah satu jenis pondasi yang sering digunakan untuk bangunan tinggi adalah pondasi tiang pancang. Pondasi tiang pancang atau disebut juga pondasi dalam dipergunakan untuk konstruksi beban berat (high rise building). Tujuan dari Penelitian ini untuk menghitung nilai daya dukung ultimit teoritis dan daya dukung ijin teoritis tiang pancang tunggal berdasarkan data Cone Penetration Tests (CPT), selanjutnya membandingkan hasil daya dukung ultimit teoritis dan daya dukung ijin teoritis tiang pancang tunggal dengan beberapa metode. Metodologi pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi, pengambilan data dari pihak proyek serta melakukan studi literatur ke perpustakaan. Pada perhitungan daya dukung tiang pancang tunggal dilakukan dengan menggunakan beberapa metode yaitu metode Meyerhof dengan metode Price & Wardle. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh kapasitas daya dukung ultimit pondasi mini pile menggunakan Metode Mayerhoff sebesar Qu1 = 188,82 ton pada sondir 1 (S-1), Qu2 = 214,62 ton pada sondir 2 (S-2) dan Qu3 = 230,95 ton pada sondir 3 (S-3). Sedangkan berdasarkan hasil perhitungan kapasitas daya dukung ultimit pondasi mini pile menggunakan Metode Price & Wardle sebesar Qu1 = 347,72 ton pada sondir 1 (S-1), Qu2 = 433,18 ton pada sondir 2 (S-2) dan Qu3 = 487,29 ton pada sondir 3 (S-3).Kata Kunci: Daya Dukung Ultimit, Pondasi Tiang Pancang, CPT, Kabupaten Barito Kuala
KAJIAN POTENSI KETERSEDIAAN AIR PADA EMBUNG RANTAU BARU GUNA KEBUTUHAN AIR IRIGASI DI SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI TAPIN Akhmad Gazali
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2019): DESEMBER JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.522 KB) | DOI: 10.31602/jk.v2i2.2672

Abstract

Air merupakan sumberdaya alam yang sangat penting untuk kelangsungan hidup dan kegiatan komersial seperti pertanian, air minum, industri dan usaha lainnya. Perkembangan suatu daerah akan menyebabkan kebutuhan air terus meningkat seiring dengan lajunya pertumbuhan penduduk dan taraf hidupnya. Kecenderungan yang sering terjadi adalah adanya ketidakseimbangan antara ketersediaan air dan kebutuhan air sehingga menimbulkan terjadinya krisis air. Tujuan yang ingin dicapai dalam tinjauan ini adalah untuk mengetahui jumlah ketersediaan air Embung Rantau Baru sepanjang tahun. Dalam penulisan ini dilakukan analisis hidrologi yang terdiri dari analisis evapotranspirasi, analisis ketersediaan air dan analisis debit andalan di Embung Rantau Baru. Metode yang dipakai untuk menganalisis ketersediaan air adalah dengan metode NRECA, dimana metode ini mensimulasikan keseimbangan air bulanan pada suatu daerah pengaliran sungai tertentu yang ditunjukkan untuk menghitung total limpasan dengan menggunakan hujan bulanan, evapotranspirasi dan kelembaban tanah. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa ketersediaan air Sungai Salak pada kondisi debit andalan (Q80%), debit paling rendah pada bulan Mei, Juni, Juli, Agustus dan September sebesar 0,000 m3/detik (volume air 0,000 m3) dan paling tinggi 0,287 m3/detik (volume air 0,767 juta m3) pada bulan Januari. Ketersediaan air di Embung Rantau Baru totalnya sebesar 2,712 juta m3/tahun.
ANALISIS STABILITAS LERENG DAN PENANGGULANGAN LONGSORAN MENGGUNAKAN PROGRAM PLAXIS V.8.2 Akhmad Gazali; Abdurahim Sidiq; Adhi Surya
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v3i1.3593

Abstract

Curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini menyebabkan kondisi lereng yang secara berangsur-angsur mengalami kelongsoran, dimana terjadinya kelongsoran tersebut dapat membahayakan keselamatan masyarakat di sekitar jalan tersebut. Longsoran lereng pada penelitian ini terjadi di jalan Desa Gunung Ulin, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Propinsi Kalimantan Selatan. Berdasarkan hasil penyelidikan tanah yang dilakukan pada daerah tersebut didominasi oleh jenis tanah lempung dengan kedalaman tanah keras mencapai 10,2 meter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis stabilitas lereng dan alternatif penanggulangan longsoran yang aman dengan bantuan Program PLAXIS V.8.2. Pengolahan data tanah dilakukan di lapangan dan laboratorium, kemudian dilakukan analisis stabilitas lereng dengan menggunakan metode Alan.W.Bishop. Untuk menentukan tekanan tanah aktif dan pasif digunakan metode Rankine. Hasil penelitian melalui analisis stabilitas lereng menggunakan Program PLAXIS V.8.2  menunjukkan bahwa kondisi awal lereng tidak aman dengan nilai Safety Factor (SF) sebesar 1,407. Untuk menanggulangi kelongsoran tersebut, digunakan alternatif pemasangan turap baja bentuk kotak jenis FSP VIL (Profil A dan B), dengan panjang total 10,7 meter dari permukaan tanah. Untuk menahan gaya lateral digunakan jangkar sepanjang 7,2 meter dengan diameter jangkar sebesar 3 cm, sehingga diperoleh kondisi lereng menjadi aman dengan nilai SF sebesar 5,277.
PERBANDINGAN NILAI SIFAT-SIFAT CAMPURAN LAPISAN ASPAL BETON (LATASTON) HRS-BASE GRADASI SENJANG MENGGUNAKAN AGREGAT PADA QUARRY MARTADAH DAN QUARRY AWANG BANGKAL Daniel Ajie Saputra; Akhmad Gazali; Robiatul Adawiyah
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.186 KB) | DOI: 10.31602/jk.v1i1.1478

Abstract

Dalam pengujian ini bertujuan untuk mengetahui hasil sifat-sifat yang dimiliki campuran beraspal HRS-Base gradasi senjang serta perbandingan berdasarkan agregat yang digunakan. Agregat yang digunakan dalam pengujian ini adalah agregat yang berada pada quarry Martadah dengan quarry Awang Bangkal. Perancangan campuran ini menggunakan metode Ideal Gradasi yang berdasar pada nilai tengah batas-batas spesifikasi umum gradasi agregat campuran HRS-Base.Pada  perancangan yang  telah  dilakukan dengan  metode  Ideal  Gradasi didapatkan proporsi campuran yaitu CA  55%, FA  39,5% dan  FF  5,5%. Dari hasil pengujian didapat sifat-sifat campuran dengan agregat quarry Martadah yaitu, VIM 4,89%, VMA 17,56%, VFB 72,32%, Flow4,00 mm, Marshall Quotient 271,86 kg/mm, Stabilitas Marshall 1083,41 kg, VIM PRD 4,10%, Stabilitas Sisa 90,16% dan Kadar Aspal Optimum 6,55% sedangkan dengan agregat quarry Awang Bangkal yaitu, VIM 5,51%, VMA 17,29%, VFB 68,20%, Flow 3,49 mm, Marshall Quotient 250,30 kg/mm, Stabilitas Marshall 865,30 kg, VIM PRD 4,60%, Stabilitas Sisa 90,49% dan Kadar Aspal Optimum 6,40%.Dari hasil/ nilai pada pengujian Marshall pada kedua agregat maka dapat kita simpulkan bahwa secara garis besar nilai sifat-sifat campuran pada Lataston quarry Martadah lebih besar dibandingkan dengan quarry Awang Bangkal.Kata Kunci: Sifat Campuran; Ideal Spesifikasi; Quarry Martadah; Quarry Awang Bangkal.
Analisis Kapasitas Daya Dukung Pondasi Tiang Pancang: Studi Kasus Proyek Pembangunan PLTU Sampit 2x25 MW Akhmad Gazali
Buletin Profesi Insinyur Vol 2, No 3 (2019): Edisi Khusus: Prosiding Seminar Nasional Keinsinyuran 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v2i3.57

Abstract

Setiap konstuksi bangunan sipil harus mempunyai pondasi yang dapat mendukung beban yang bekerja padanya. Pondasi adalah bangunan bawah tanah (sub structure) dari suatu konstruksi yang merupakan bagian penting untuk meneruskan beban konstruksi di atasnya (upper structure) dan beban lainnya seperti gempa, angin dan lainnya ke lapisan tanah keras. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kapasitas daya dukung aksial pondasi tiang tunggal secara analitis dan pembebanan aksial maksimum yang diterima pondasi, sehingga diperoleh nilai faktor keamanan pondasi tiang. Pada Proyek Pembangunan PLTU Sampit 2×25 MW, nilai pembebanan aksial maksimum dihitung menggunakan Metode Elemen Hingga dan perhitungan daya dukung aksial dengan Metode Mayerhoff. Selanjutnya kedua nilai tersebut dibandingkan untuk memperoleh nilai Faktor Keamanan (FK) pondasi tiang. Berdasarkan hasil analisis menggunakan Metode Elemen Hingga diperoleh nilai pembebanan aksial maksimum sebesar 31,349 ton, sedangkan hasil perhitungan daya dukung ultimit tiang berdasarkan data SPT pada titik BH 33 kedalaman 24 meter adalah 99,300 ton. Dari hasil kedua analisis tersebut dapat diperoleh nilai FK pondasi tiang sebesar 3,17 (>FKizin 3,0) dan pondasi tiang tunggal tersebut dapat disimpulkan aman menahan pembebanan aksial.Kata kunci : Kapasitas Daya Dukung, Tiang Pancang, Metode Elemen Hingga
TINJAUAN KESEIMBANGAN NERACA AIR (WATER BALANCE) DI KOLAM RANTAU BARU KABUPATEN TAPIN Akhmad Gazali
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 1 No. 02 (2016): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.345 KB)

Abstract

Kolam Rantau Baru merupakan waduk berukuran mikro dibangun untuk menampung kelebihan air hujan dan aliran permukaan di musim hujan. Air yang ditampung tersebut selanjutnya digunakan sebagai sumber irigasi suplementer untuk budidaya komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi di musim kemarau atau di saat curah hujan tidak memenuhi kebutuhan irigasi dengan syarat selalu menjaga ketersediaan air di kolam sepanjang tahun khususnya pada musim kemarau. Studi ini bertujuan untuk mengetahui keseimbangan neraca air di Kolam Rantau Baru berdasarkan nilai perbandingan antara ketersediaan air dan kebutuhan air. Dalam penulisan ini dilakukan analisis hidrologi yang terdiri dari analisis evapotranspirasi, analisis ketersediaan air, analisis debit andalan, analisis kebutuhan air irigasi di hilir Kolam Rantau Baru dan analisis neraca air di Kolam Rantau Baru. Metode yang dipakai untuk menganalisis ketersediaan air adalah dengan metode NRECA, dimana metode ini mensimulasikan keseimbangan air bulanan pada suatu daerah pengaliran sungai tertentu yang ditunjukkan untuk menghitung total limpasan dengan menggunakan hujan bulanan, evapotranspirasi dan kelembaban tanah. Disimpulkan bahwa ketersediaan air Sungai Salak pada kondisi debit andalan (Q80%), debit paling rendah pada bulan Mei, Juni, Juli, Agustus dan September sebesar 0,000 m3/detik (volume air 0,000 m3) dan paling tinggi 0,287 m3/detik (volume air 0,767 juta m3) pada bulan Januari. Ketersediaan air di Kolam Rantau Baru totalnya sebesar 2,712 juta m3/tahun. Adapun kebutuhan air irigasi di hilir Kolam Rantau Baru totalnya sebesar 0,689 juta m3/tahun. Dari hasil studi ini, secara umum kondisi keseimbangan neraca air di Kolam Rantau Baru dalam kondisi terpenuhi, kecuali pada bulan Mei dan Juni mengalami kegagalan. Pilihan yang bisa dipertimbangkan untuk menanggulangi masalah ini, yaitu melakukan modifikasi dalam pola tanam.
ANALISIS STABILITAS LERENG DAN PENANGGULANGAN KELONGSORAN LERENG PADA RUAS JALAN ABDUL AZIS KARIAS (PASAR AMUNTAI), KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Akhmad Gazali
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (953.15 KB)

Abstract

Tanah longsor merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi pada saat musim hujan. Seperti pada jalan di sekitar pasar Amuntai (Jl. Abdul Azis Karias), yang merupakan jalan lintas yang selalu dilalui ban- yak kendaraan. Hal ini terjadi karena peningkatan tekanan air pori pada lereng, yang kemudian mengakibat- kan penurunan kuat geser tanah (c) dan sudut geser dalam (φ). Dalam penelitian ini menguraikan tentang perencanaan turap baja sebagai konstruksi penahan longsor pada lereng sungai Nagara Kabupaten Hulu Sungai Utara. Memperhatikan kondisi lereng yang secara berangsur-angsur mengalami kelongsoran, dimana terjadinya kelongsoran tersebut dapat membahayakan keselamatan masyarakat di sekitar jalan pasar Amuntai (Jl.Abdul Azis Karias). Menurut penyelidikan tanah yang dilakukan pada daerah tersebut didominasi oleh jenis tanah lempung, dan kedalaman tanah keras mencapai 37,8 meter. Tujuan dari perencanaan ini adalah untuk mendapatkan rancangan konstruksi yang aman yang dapat digunakan untuk mengatasi kelongsoran. Perencanaan ini dimulai dengan pengumpulan data-data penyelidikan tanah pada lokasi setempat. Pengolahan data tanah dilakukan di lapangan dan laboratorium, kemudian dilakukan analisa stabilitas lereng dengan menggunakan metode Alan.W.Bishop. Untuk menentukan tekanan tanah aktif dan pasif digunakan metode Rankine dan untuk gaya lateral tiang pancang menggunakan metode Broms. Hasil analisa perhitungan menunjukkan bahwa lereng mengalami keruntuhan, sehingga perlu dilakukan perencanaan konstruksi yang aman. Dari hasil perencanaan didapat desain konstruksi berupa turap baja bentuk kotak jenis FSP VIL (Profil A dan B), dengan panjang total 22 meter dari permukaan tanah dengan lebar 50 cm. Untuk menahan gaya jangkar sepanjang 17 meter dengan diameter jangkar sebesar 3 cm didukung oleh tiang pancang baja profil A dan B yaitu FSP VIL dengan kedalaman pemancangan 17 meter. Dan untuk menahan gaya lateral pada turap baja didesain juga dimensi gording CNP-26.