Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Pembelajaran dalam Jaringan (Daring) Berbasis Multimedia Nur Latifah; Zulela MS; Fahrurrozi Fahrurrozi
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1106

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat analisis kebutuhan untuk mengevaluasi perencanaan program yang sedang berlangsung dan bertujuan untuk memperbaiki program perencanaan selanjutnnya yang berkaitan dengan proses pembelajran yang meliputi perancangan, pengembangan, pemanfaatan dan pengelolahan dan penilaian. Multimedia merupakan pengabungan antara pengunaan komputer untuk menyampaikan materi pembelajaran, metode yang di gunakan adalah metode deskriptif kualitatif melalui teknik pengumpulan data dengan mengunakan observasi, wawancara dan angket guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan pengajaran mengunakan pembelajaran jarak jauh dengan penyusunan bahan ajar yang sudah di sesuaikan oleh pemerintah, perumusan tujuan pembelajaran. dan pemenfaatan beberapa plafom adapun faktor yang di butuhkan dalam pembelajaran dalam jaringan berbasis multimedia yaitu: 1. Kemampuan untuk mendisain pembelajaran dalan jaringan, 2. Pelaksanaan pelatihan guru untuk dapat mengunakan multimedia, 3. Kemampuan mengunakan multimedia dalam pembelajarna dalam jaringan 4. Menjadikan multimedia sebagai sarana pembelajaran, 5. Sekolah mampu merencanakan,mengelolah dan mengevaluasi multimedia yang di gunakan
THE EFFECTIVENESS OF 5K-BASED SYNECTIC MODEL TO IMPROVE HIGHER ORDER THINKING SKILL OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Uswatun - Hasanah; Fahrurrozi - Fahrurrozi; Zulela M. S.; Ahmad Januar
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 7, No 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/muallimuna.v7i1.4803

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the 5K-based Synectic model to improve the higher-order thinking skills of elementary school students. The type of research method used is a quantitative method with a quasi-experimental design and a one-group pretest-posttest design with a control group design. The sample used was 127 grade V elementary school students in the District of Kebayoran Lama who were selected by purposive sampling technique. The results of this study prove that the application of the 5K-based synectic model obtained a significant value so that it is effectively used in improving the higher-order thinking skills of elementary school students. This model can help students develop creative reasoning to solve problems, store new information, assist in producing writing, and explore social and disciplinary problems to improve their high-order thinking skills. This research can be used as input for education practitioners, especially teachers in developing learning that adapts to the needs of the times and can develop students' reasoning.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN SBdP MATERI KERAJINAN IKAT CELUP DI SEKOLAH DASAR Fahrurrozi Fahrurrozi; Yofita Sari; Uswatun Hasanah; Adinda Desty Dian Utami
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.213 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i3.8928

Abstract

Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) merupakan model pembelajaran yang bepusat pada siswa. Dalam model ini, siswa diberikan sebuah proyek yang dikerjakan secara nyata. Model PjBL bisa diterapkan kepada mata pelajaran yang mempunyai materi mengenai kehidupan sehari-hari, salah satunya pelajaran Seni, Budaya, dan Prakarya (SBdP). Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui bagaimana penerapan model PjBL dalam pembelajaran SBdP salah satunya pada materi Kerajinan Ikat Celup. Kerajinan Ikat Celup merupakan kerajinan yang menghasilkan motif di atas permukaan kain.  Apakah model PjBLini efektif diterapkan dalam pembelajaran materi tersebut atau tidak bisa dilihat dari hasil penelitian ini. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian kualitatif, yaitu studi kepustakaan atau literature research. Data yang diambil bersumber dari penelitian-penelitian yang sudah ada di internet. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model PjBL dalam pembelajaran SBdP memberikan banyak manfaat positif untuk siswa maupun guru. Dengan kata lain model PjBL ini dapat mengoptimalkan pembelajaran SBdP di sekolah dasar, salah satunya pada materi Kerajinan Ikat Celup. 
PENGEMBANGAN MODUL MENULIS TEGAK BERSAMBUNG BERBASIS SENSORI MOTORIK DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PERMULAAN SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR Ayu Koernia Malyk; Fahrurrozi; Edwita
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 Nomor 01, Juni 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i1.254

Abstract

Cursive writing is an essential writing skill that must be mastered by second grade elementary school students. However, the use of teaching materials in schools is still limited. The average students learning outcomes also have not achieved maximum result. This research and development aims to produce a product in the form of a cursive writing module based on sensory motor in beginning writing learning grade II elementary school. The development of this cursive writing module uses the Research and Development (RnD) method with the Borg and Gall model through 7 stages. Data collection techniques consisted of observation, interviews, questionnaires, and tests. This product has gone through a validation test by getting a percentage of 93.75% by media expert in the "very good" category, 82.5% by material expert in the "very good" category, and 75% by language expert in the "good" category. So that, the average percentage in the validation test by experts obtained 83.75% which is categorized as "very good". Then in the preliminary field testing which involved 3 students, the percentage was 96.67% in the "very good" category. Furthermore, in the main field testing which involved 8 students, the percentage was 97,5% in the "very good" category. The result of the average scores on student’s pretest and posttest showed that there was an increase the average score on student’s cursive writing skills after using this product. Menulis tegak bersambung merupakan keterampilan menulis esensial yang harus dikuasai siswa kelas II Sekolah Dasar (SD). Namun penggunaan bahan ajar penunjang pada materi tersebut di sekolah masih terbatas. Rata-rata hasil belajar siswa juga belum mencapai hasil yang maksimal. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk berupa modul menulis tegak bersambung berbasis sensori motorik dalam pembelajaran menulis permulaan siswa di kelas II Sekolah Dasar (SD). Pengembangan modul menulis tegak bersambung ini menggunakan metode Research and Development (RnD) dengan model Borg and Gall melalui 7 tahap. Teknik pengumpulan data yang dilakukan terdiri dari observasi, wawancara, kuesioner, dan tes. Produk ini telah melalui uji validasi dengan mendapatkan perolehan persentase oleh ahli media sebesar 93,75% dengan kategori “sangat baik”, ahli materi sebesar 82,5% dengan kategori “sangat baik”, dan ahli bahasa sebesar 75% dengan kategori “baik”. Maka nilai rata-rata pada uji validasi didapatkan persentase sebesar 83,75% yang berkategori “sangat baik”. Kemudian pada uji coba lapangan tahap awal yang dilakukan dengan 3 orang siswa mendapatkan persentase sebesar 96,67% dengan kategori “sangat baik”. Selanjutnya pada uji coba lapangan utama yang dilakukan oleh 8 siswa mendapatkan persentase sebesar 97,5% dengan kategori “sangat baik”. Hasil dari nilai rata-rata pada tes awal/pretest dan tes akhir/postest siswa menujukan terdapat peningkatan nilai rata-rata pada keterampilan menulis tegak bersambung siswa setelah menggunakan produk ini
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS KELAS 4 SD Fahrurrozi Fahrurrozi; Yofita Sari; Roy Ranto Simanjuntak
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.702 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i5.8912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS siswa kelas IV Sekolah Dasar dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri. Jenis penelitian yang digunakan adalah berupa studi literatur yang di peroleh dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menelusuri jurnal melalui Google Scholar dan Sinta. Dari model pembelajaran inkuiri dipilih 10 hasil penelitian untuk dianalisis. Rata-rata nilai sebelum dilakukan model pembelajaran inkuiri adalah 64,96 dan setelah dilakukan model pembelajaran inkuiri hasil pembelajaran meningkatkan menjadi 85,85. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar IPS kelas IV SD.  
IMPROVING NARRATIVE TEXT WRITING SKILLS USING PROJECT-BASED LEARNING TECHNIQUES IN ELEMENTARY SCHOOL Markus Harefa; Nidya Chandra Muji Utami; Fahrurrozi
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v9i3.4919

Abstract

Writing narrative text is one of the important aspects of language education that involves students' ability to organize their ideas into a coherent and meaningful narrative. However, many students face difficulties in writing narrative texts due to lack of practical experience and lack of imaginative stimulation. In this regard, the Project Based Learning (PjBL) technique has proven to be an effective teaching approach in developing students' writing skills and imaginative abilities. PjBL engages students in real projects or tasks that require problem solving, research and collaboration. In the context of writing narrative texts, PjBL allows students to develop their writing skills through projects that encourage imagination, creativity, and collaboration. This study aims to see how the Project Based Learning (PjBL) technique can improve narrative text writing skills while developing imaginative ideas and self-confidence of fifth-grade students of SDN Semplak 2 Bogor. This study used classroom action research with 2 cycles following the Kemmis and Taggart model. Each cycle includes 4 stages: planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study involved 17 fifth-grade students. Data were obtained using tests and words. The findings of this study indicate that the Project Based Learning (PjBL) technique can help improve narrative text writing skills. The results showed an increase in Project Based Learning (PjBL) writing skills in fifth-grade students. Menulis teks naratif adalah salah satu aspek penting dalam pendidikan bahasa yang melibatkan kemampuan siswa untuk mengorganisir ide-ide mereka menjadi sebuah narasi yang koheren dan bermakna. Namun, banyak siswa menghadapi kesulitan dalam menulis teks naratif karena kurangnya pengalaman praktis dan kurangnya rangsangan imajinatif. Dalam hal ini, teknik Project Based Learning (PjBL) telah terbukti menjadi pendekatan pengajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan menulis dan kemampuan imajinatif siswa. PjBL melibatkan siswa dalam proyek atau tugas nyata yang membutuhkan pemecahan masalah, penelitian, dan kolaborasi. Dalam konteks menulis teks naratif, PjBL memungkinkan siswa untuk mengembangkan kemampuan menulis mereka melalui proyek yang mendorong imajinasi, kreativitas, dan kolaborasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana teknik Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan keterampilan menulis teks naratif sekaligus mengembangkan ide imajinatif dan kepercayaan diri siswa kelas V SDN Semplak 2 Bogor. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus yang mengikuti model Kemmis dan Taggart. Setiap siklus meliputi 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini melibatkan 17 siswa kelas V. Data diperoleh dengan menggunakan tes dan kata-kata. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa teknik Project Based Learning (PjBL) dapat membantu meningkatkan keterampilan menulis teks naratif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis teks naratif melalui Project Based Learning (PjBL) pada siswa kelas V SD.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA VIDEO ANIMASI DALAM PERKEMBANGAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Khusnul Khotimah; Fahrurrozi; Uswatun Hasanah; Petrus Suhendro
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 2 Juni 2024 in Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.2910

Abstract

The development of the times which is also followed by technological developments certainly makes a lot of changes that occur. One of the changes that can be seen is in the field of education. The entry of technology into education can make education more interesting and fun. Evidence that the entry of technology in education can make it more interesting and fun is the existence of animated video learning media. Video animation is one of the technology-based interactive learning media. With the presence of animated videos in learning, of course, it can make the learning process more fun and not boring so that it will make student learning outcomes develop well. This research is based on a literature review conducted to determine the use of animated video media in the development of learning outcomes of elementary school students. This research uses the literature review method as many as 5 articles. Based on the results of data analysis and discussion of 5 articles in the literature review, it can be concluded that the use of animated videos can improve the development of learning outcomes of primary school students and is also feasible to use in learning activities in primary schools. Keywords: Technology, Video Animation, Learning Outcomes