Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Faktor–faktor yang Mempengaruhi Stres Digital Mahasiswa Santi Puspitasari; Lia Nurlianawati; Wini Resna Novianti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.966

Abstract

Transformasi digital dalam dunia pendidikan memberikan beragam kemudahan, namun juga menimbulkan stres digital bagi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi stres digital mahasiswa Universitas Bhakti Kencana. Menggunakan metode deskriptif kuantitatif, penelitian ini melibatkan 152 mahasiswa yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen penelitian dengan menggunakan kuesioner Digital Stress Scale (DSS) dengan Uji Validitas 0,80 dan Reabilitas 0.88 yang Dimana sudah valid dan realibel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres digital mahasiswa berada pada kategori sedang dengan faktor penyebab terbesar terdiri dari fear of missing out (40%), smartphone attachment (30%), information overload (10%), manajemen waktu dan batas digital (10%), multitasking digital (5%), dan tekanan media sosial (5%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa stres digital mahasiswa dipengaruhi oleh kombinasi faktor personal, akademik, dan sosial yang terintegrasi dalam kehidupan digital sehari-hari.Berdasarkan penelitian ini perlunya penguatan literasi digital, peningkatan kemampuan manajemen waktu, pembatasan penggunaan gawai, serta dukungan institusi berupa edukasi kesehatan mental untuk menurunkan risiko stres digital.
Optimalisasi Uks Untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan Remaja Tentang Kegawatdaruratan Dan Perawatan Luka Sumbara; Inggrid Dirgahayu; Lia Nurlianawati; Vina Vitniawati
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol. 5 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/vhsa9y88

Abstract

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja di lingkungan sekolah, khususnya terkait kegawatdaruratan dan perawatan luka. Remaja merupakan kelompok yang rentan mengalami cedera ringan dan kondisi darurat kesehatan akibat aktivitas sehari-hari, sementara literasi kesehatan dan kesiapsiagaan pertolongan pertama masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan remaja melalui optimalisasi program UKS dengan pendekatan edukasi, demonstrasi, dan simulasi. Metode yang digunakan meliputi pemberian pendidikan kesehatan, demonstrasi perawatan luka sederhana, serta simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi awam. Evaluasi efektivitas program dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test pada 100 peserta yang terdiri dari siswa, guru, dan pengurus UKS di SMP Negeri 66 dan SMKN 6 Kota Bandung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan tingkat pengetahuan dan kesiapsiagaan peserta setelah intervensi, ditandai dengan pergeseran seluruh peserta ke kategori pengetahuan sangat baik pada post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi UKS dengan metode pembelajaran aplikatif mampu meningkatkan literasi kesehatan dan kesiapsiagaan kegawatdaruratan di lingkungan sekolah. Disarankan agar program edukasi kegawatdaruratan dan perawatan luka diintegrasikan secara berkelanjutan ke dalam kegiatan rutin UKS untuk memperkuat ketahanan kesehatan sekolah.