Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP PRODUKTIFITAS KERJA KARYAWAN PADA BIDANG PENGECATAN DI BENGKEL CITA CAKRA PERSADA HONDA JEMURSARI SATRIA PAMUNGKAS, RAGIL; RIANDADARI, DYAH
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era globalisasi segala aspek yang ada berkembang begitu pesat, hal tersebut karena didukung oleh teknologi informasi, komunikasi dan penerapan teknologi terbarukan. Berbanding lurus dengan semua kemajuan yang ada saat ini, sumber daya manusia (SDM) dan faktor keselamatan pekerja harus menjadi prioritas utama. Usaha meningkatkan kualitas SDM dan penanaman pemahaman mengenai keselamatan dan kesehatan kerja serta peralatan keselamatan dan kesehatan kerja menjadi suatu proritas dasar yang harus diperhatikan dalam proses berjalan kegiatan di segala bidang.Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Mode kuantitatif menggunakan sistem pengambilan sampel dari suatu populasi dan menggunakan kesioner terstruktur sebagai alat pengumpulan data. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mencari informasi faktual secara mendetail yang sedang mengejala dan mengidentifikasi masalah-masalah atau untuk mendapat justifikasi keadaan dan kegiatran-kegiatan yang sedang terjadi yang digunakan untuk mengetahui hubungan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap produktivitas kerja.Hasil penelitan menunjukan hubungan yang tidak berkorelasi antara keselamatan dan kesehatan kerja terhadap prodktivitas kerja karyawan dengan nilai mement produk sebesar 0,07. Tingkat penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja mendapat skor total 81,20% sedangkan tingkat produktivitas kerja karyawan dengan skor total 68,06% Moment produk tidak berkorelasi dapat terjadi karena banyak faktor yang mempengaruhi tingkat produktivitas kerja karyawan tidak hanya ada sistem keselamatan dan kesehatan kerja saja Kata Kunci : Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Produkivitas, Pengecatan
ANALISA KUALITAS PRODUK MENGGUNAKAN METODE SPC DAN RPN UNTUK MENGURANGI CACAT PRODUK KERAMIK KETUT PITRA PUJA MAHAYANA, I; RIANDADARI, DYAH
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada perusahaan pembuat keramik, metode SPC dan RPN sangatlah berpengaruh untuk mengurangi jumlah cacat keramik pada perusahaan tersebut. Metode SPC (Statistical Process Control) ini merupakan Teknik penyelesaian masalah yang di gunakan sebagai pemonitor, pengendalian, penganalisis, pengelola dan memperbaiki proses menggunakan metode statistik. Sedangankan metode RPN (Risk Priority Number) merupakan teknik yang di gunakan untuk mendefinisikan, mengindentifikasi, dan menghilangkan kegagalan serta masalah pada proses produksi, baik permasalahan yang telah diketahui maupun potensial yang terjadi pada system. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kualitas produk keramik dengan analisis SPC dan RPN, dan untuk mengetahui faktor ? faktor penyebab kerusakan atau kecacatan pada produk keramik kemudian diolah berupa angka. Alat bantu yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menyusun tabel periksa, membuat peta kendali, membuat bagan peta kendali, membuat diagram pareto dan menentukan usulan perbaikan. Pengelolahan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan alat bantu software Microsoft Exel dan minitab 16. Hasil penelitian menunjukan bahwa presentase jumlah cacat produk keramik di PT. Keramik Diamond Industries sebesar 3.8 % pada tahun 2016 dengan batas kendali cacat maksimal sebesar 0,0380 dari total 3,8 jenis cacat gupil (27,4%), jenis cacat retak body (25,8%), jenis cacat galze (25,0%), jenis cacat sablon (21,8%). Sedangan pada tahun 2017 sebesar 4,2% dari jenis cacat gupil (26,3%), jenis cacat retak body (24,9%), Jenis cacat sablon (24,9%), jenis cacat glaze (23,9%)
ANALISA KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP KUALITAS LAYANAN BENGKEL MENGGUNAKAN METODE QFD (QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT) DI PT CITRA CAKRA PERSADA HONDA JEMURSARI LUKMANASARI, DITAHESTIMEY; RIANDADARI, DYAH
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pasar bisnis menuntut setiap perusahaan untuk selalu berusaha meningkatkan kualitas produknya. Perusahaan didirikan dengan tujuan mencapai tingkat penjualan tertentu, meraih laba, meningkatkan pangsa pasar, mempertahankan eksistensi, mencapai tingkat pertumbuhan tertentu dan memberikan pelayanan optimal. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kepuasan pelanggan terhadap kualitas pelayanan bengkel dengan menggunakan metode QFD (Quality Function Deployment). Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik probablysampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuisioer yang berisi 5 atribut kepada customer yang menggunakan jasa pelayanan service di Honda Jemursari. Jumlah sampel dalam penelitian dihitung menggunakan persamaan Solven. Analisa data Quality Function Deployment meliputi analisa planning matrix, evaluasi tingkat kepuasan konsumen, penentuan prioritas dari kepentingan teknik.Dari 25 atribut jasa pelayanan yang dianggap paling penting oleh pelanggan adalah hasil perawatan dan perbaikan sesuai dengan yang diinginkan konsumen (4,71). Sedangkan penilaian kepuasan konsumen terhadap kualitas layanan bengkel adalah kemampuan petugas bengkel dalam menganalisa masalah (0,050). Dari urutan prosedur hasil analisis QFD, maka diperoleh urutan prioritas yang harus dilakukan bengkel Honda Jemursari untuk mengembangkan peningkatan kinerja yaitu mulai dari pelatihan Service advisor (0,293). Pelatihan mekanik (0,154). Persediaan suku cadang (0,101). Pemberian insentif bonus dan diskon (0,089). Kata Kunci : Keinginan pelanggan, Jasa pelayanan, Kualitas jasa, Kepuasan pelanggan, QFD (Quality Function Deployment). Abstract The business market requires every company to always try to improve the quality of its products. The company was established with the aim of achieving a certain level of sales, earning profit, increasing market share, maintain existence, achieve a certain level of growth and provide optimal service. This research was conducted with the aim to determine customer satisfaction with the quality of workshop services using the QFD (Quality Function Deployment) method. This type of research is a quantitative descriptive research technique used in sampling in this study using the probably sampling technique.Data collection is done by distributing queries containing 5 attributes to customers who use service services at Honda Jemursari. The number of samples in the study was calculated using the Solven equation. Analysis of Quality Function Deployment data includes planning matrix analysis, evaluation of the level of customer satisfaction, prioritization of engineering interests.Of the 25 service attributes that are considered most important by customers are the results of care and repair in accordance with what consumers want (4.71). While the assessment of customer satisfaction with the quality of workshop services is the ability of workshop staff to analyze problems (0.050). From the sequence of procedures from the QFD analysis, a sequence of priorities must be obtained from the Honda Jemursari workshop to develop performance improvements, starting from Service advisor training (0.293).Mechanical training (0.154). Spare parts inventory (0.101).Giving bonus and discount incentives (0.089). Keywords: Customer desires, Service services, Service quality, Customer satisfaction, QFD (Quality Function Deployment).
ANALISA KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP HASIL KINERJA BENGKEL DENGAN MENGGUNAKAN METODE IPA (IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS) DI BENGKEL PT. CITRARAYA MANDIRI MOTOR WAHYU UTOMO, PANGGIH; RIANDADARI, DYAH
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Semakin tinggi jumlah mobil yang ada di jalanan, juga menyebabkan semakin banyak bengkel yang ada. Hal itu menyebabkan persaingan yang ketat antara bengkel yang satu dengan bengkel yang lain. Pelanggan datang dengan harapan yang tinggi namun pelanggan merasa kecewa karna pelayanan yang di berikan tidak sesuai dengan apa yang di harapkan, hal tersebut juga terjadi di bengkel PT. Citraraya Mandiri Motor. Oleh karna itu, dilakukan penelitian untuk menganalisa kepuasan pelanggan terhadap pelayanan bengkel di PT. Citraraya Mandiri Motor.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripstif kuantitatif dan kualitatif. Variabel penelitian merupakan atribut pelayanan bengkel PT. Citraraya Mandiri Motor, atribut kualitas pelayanan diidentifikasi dari indikator kepuasan menurut pelanggan yang di ungkap oleh Zeitmal dkk, yaitu dengan TRREASE (Tangiables, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy). Pengukuran tingkat kepuasan pelanggan di bengkel PT. Citraraya Mandiri Motor menggunakan metode IPA (Importance Performance Analysis). Metode IPA pada tingkat kesesuaian membandingkan antara tingkat kepentingan dengan tingkat kinerja yang diberikan bengkel pada pelanggan. Hasilnya di jabarkan dan dibagi pada 4 bagian pada diagram kartesius. Kata Kunci : Kepuasan pelanggan, IPA (Importance Performance Analysis). Abstract The higher the number of cars on the road, also causes more workshops to exist. This caused intense competition between one workshop and another workshop. Customers come with high expectations but customers feel disappointed because the service provided is not in accordance with what is expected, it also occurs in the workshop of PT. Citraraya Mandiri Motor. Because of that, research was conducted to analyze customer satisfaction with workshop services at PT. Citraraya Mandiri Motor.This type of research is descriptive quantitative and qualitative research. The research variable is the service service attributes of PT. Citraraya Mandiri Motor, service quality attributes are identified from customer satisfaction indicators revealed by Zeitmal et al, namely TRREASE (Tangiables, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy). Measuring the level of customer satisfaction in the workshop of PT. Citraraya Mandiri Motor uses the IPA (Importance Performance Analysis) method.The IPA method at the level of compatibility compares the level of importance with the level of service performance provided by the workshop to the customer. The results are described and divided into 4 sections on the Cartesian diagram.Keywords: Customer satisfaction, IPA (Importance Performance Analysis).
PENGARUH KELAYAKAN PERALATAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP KEBIASAAN MENGGUNAKAN PERALATAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI BENGKEL OTOMOTIF SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO CHOIRUN NIDZOMI, FAJAR; RIANDADARI, DYAH
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak SMKN 1 Pungging Mojokerto merupakan sekolah menengah kejuruan yang memiliki berbagai macam jurusan atau program keahlian, salah satunya yaitu program keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelayakan peralatan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap kebiasaan menggunakan peralatan keselamatan dan kesehatan kerja di bengkel Otomotif SMK Negeri 1 Pungging. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelayakan peralatan dan kesehatan kerja terhadap kebiasaan menggunakan peralatan dan kesehatan kerja di bengkel otomotif SMKN 1 Pungging Mojokerto. Dalam melakukan perhitungan-perhitungan statistik, peneliti akan dibantu dengan menggunakan aplikasi SPSS. Kelayakan peralatan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam kategori sangat baik dengan persentase 21,67%, kategori baik dengan persentase 21,67%, kategori cukup dengan persentase 26,66 %,kategori kurang baik dengan persentase 13,34 % dan dalam kategori tidak baik dengan persentase 16,66 %. Kebiasaan menggunakan peralatan kesehatan kerja dalam kategori sangat baik dengan persentase 8,33%,kategori baik dengan persentase 40,00% ,kategori cukup dengan persentase 26,66 % ,kategori kurang baik dengan persentase 20,00 % dan kategori tidak baik dengan persentase 8,33 % Hasil penelitian ini mempunyai pengaruh yang signifikan dengan persamaan garis regresi Y= 17,646+0,316.X dan nilai rxy sebesar 0,461 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif. Kata kunci: persepsi siswa, keselamatan dan kesehatan kerja, kebiasaan menggunakan peralatan K3
PENERAPAN MATERIAL REQUIREMENTS PLANNING (MRP) DALAM PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PRODUK MULTI – PLY CONVEYOR BELT CONSTRUCTION DI PT. KARET NGAGEL SURABAYA WIRA JATIM DADANG FIRMANSYAH, MOCHAMMAD; RIANDADARI, DYAH
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan semakin berkembangnya dunia industri sekarang ini, perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur mempunyai persaingan yang ketat dalam memproduksi produk-produk yang bermutu dengan harga jual yang murah. Dari pengamatan dan observasi di PT. Karet Ngagel Surabaya Wira Jatim, penentuan persediaan bahan baku di perusahaan yang selama ini tidak berdasarkan metode-metode yang sudah baku, melainkan berdasarkan pada pengalaman-pengalaman sebelumnya. Untuk membantu memecahkan permasalahan di atas, khususnya masalah perencanaan kebutuhan bahan baku, telah dikembangkan system Material Requirements Planning (MRP). MRP adalah penggunaan teknik lot sizing yang tepat. Lot sizing merupakan penentuan ukuran lot pengadaan material yang dimaksud. Dengan menerapkan sistem tersebut diharapkan pemenuhan kebutuhan bahan baku dapat dilakukan secara tepat, dan dapat ditetapkan seoptimal mungkin.Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan pada bab sebelumnya, dapat diambil simpulan bahwa peramalan permintaan bahan baku Multi ? Ply Conveyor Belt Construction di PT. Karet Ngagel Surabaya Wira Jatim pada 1 (satu) periode kedepan mulai bulan Mei tahun 2019 ? bulan April 2020 menggunakan teknik Moving Average (MA) dan didapatkan permintaan pada bulan Mei tahun 2019 sebesar 5.215 m2 , bulan Juni tahun 2019 sebesar 5.188 m2 , bulan Juli tahun 2019 sebesar 4.651 m2 , bulan Agustus tahun 2019 sebesar 4.212 m2 , bulan September tahun 2019 sebesar 3.979 m2, bulan Oktober tahun 2019 sebesar 4.023 m2, bulan November tahun 2019 sebesar 4.350 m2 , bulan Desember tahun 2019 sebesar 4.298 m2 , bulan Januari tahun 2020 sebesar 4.720 m2 , bulan Februari tahun 2020 sebesar 4.853 m2 , bulan Maret tahun 2020 sebesar 5.388 m2 , dan pada bulan April tahun 2020 sebesar 5.388 m2 . Perencanaan persediaan masing-masing bahan baku menggunakan lima perbandingan teknik lotting yaitu LFL (lot for lot) Fixed Period Requirement (FPR), Economic Order Quantity (EOQ), Fixed Order Quantity (FOQ), dan Period Order Quantity (POQ).Sesuai hasil penelitian di PT. Karet Ngagel Surabaya Wira Jatim metode yang tepat untuk melakukan pemesanan bahan baku produk Multi ? PLY Conveyor Belt Construction di tiap-tiap item bahan baku dengan mempertimbangkan biaya pemesanan dan biaya penyimpanan terendah yaitu dengan metode: Metode Lot for Lot (LFL) untuk bahan baku Karet Alam Ribbed Smoked Sheet (RSS) 1, Zinc Oxide (ZnO), Carbon Black (CB), Silika, C9 Petroleum Resin, Pentachlorothiophenol, dan Prevulcanization Inhibitor (PVI); Metode Fixed Periode Requirement (FPR) untuk bahan baku Petroleum Oils Parrafins, Petroleum Oils Naphthenes, Petroleum Oils Aromatics, Microcrystalline Wax, Belerang atau Sulfur, TMTD, dan CBS; Metode Fixed Order Quantity (FOQ) untuk bahan baku Karet Sintetis Styrene Butadiene Rubber (SBR), dan Magnesium Silikat; Metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk bahan baku TMQ. Kata kunci: Perencanaan Persediaan, Material Requirements Planning (MRP), Lot Sizing, Multi ? Ply Conveyor Belt Construction.
PERENCANAAN PERSEDIAAN SPARE PART FORKLIFT TCM FD 30 PADA BIDANG MAINTENANCE DENGAN MENGGUNAKAN METODE CONTINUOUS REVIEW DI PT INDUSTRI KERETA API (PERSERO) MADIUN MUSONIF, ACHMAD; RIANDADARI, DYAH
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen persediaan merupakan aspek utama dalam pengelolaan sejumlah bahan baku atau spare part yang disimpan untuk memenuhi permintaan. Persediaan yang terlalu banyak menimbulkan modal yang tertanam untuk pengadaan terlalu besar. Sebaliknya jika terjadi kekurangan persediaan proses operasional akan terganggu dan produktivitas perusahaan akan menurun. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research). Penelitian ini dilakukan di PT INKA (persero) Madiun pada persediaan spare part Forklift TCM FD 30 dengan metode Continuous Review dimana bertujuan untuk menentukan ukuran lot pemesanan tetap (q0) dan titik pemesanan kembali (r) yang menghasilkan total biaya persediaan terkecil. Dalam menggunakan metode Continuous Review peramalan permintaan akan suku cadang sangat diperlukan untuk menghitung perencanaan inventory spare part.Berikut adalah hasil perencanaan peramalan yang didapatkan. Bearing Assy diramalkan sebesar 47 unit, Roller Mast sebesar 11 unit, Kampas Kopling sebesar 3 unit, King Pin Kit sebesar 14 unit, Filter Solar sebesar 29 unit, Seal Plunger sebesar 29 unit, Filter Air sebesar 25 unit, Battery sebesar 2 unit, Starters sebesar 1 unit, Filter Oil sebesar 30 unit, dan Brush Starter sebesar 15 unit. Berikut adalah hasil ukuran lot pemesanan tetap (q0) dan titik pemesanan kembali (r). Untuk Bearing Assy (q0) sebesar 47 dan (r) jumlahnya 20 unit, Roller Mast (q0) sebesar 19 unit dan (r) 4 unit, Kampas Kopling (q0) sebesar 11 unit dan (r) jumlahnya 3 unit, King Pin Kit (q0) sebesar 19 unit dan (r) jumlahnya 5 unit, Filter Solar (q0) sebesar 41 unit dan (r) jumlahnya 9 unit, Seal Plunger (q0) sebesar 46 unit dan (r) jumlahnya 8 unit, Filter Air (q0) sebesar 32 unit dan (r) jumlahnya 7 unit, Battery (q0) sebesar 2 unit dan (r) jumlahnya 1 unit, Starters (q0) sebesar 2 unit (r) jumlahnya 1 unit, Filter Oil (q0) sebesar 31 unit (r) jumlahnya 7 unit, dan Brush Starter (q0) sebesar 22 unit (r) jumlahnya 5 unit. Kata kunci: Inventory Management, Spare Part Forklift TCM FD 30, Model Continuous Review.
IDENTIFIKASI POTENSI BAHAYA GUNA PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECTS ANALYSIS DI PT. CITA CAKRA PERSADA HONDA JEMURSARI SUTRISNO, IMAM; RIANDADARI, DYAH
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Cita Cakra Persada Honda Jemursari merupakan perusahaan yang bergerak dibidang otomotif yang merupakan dealer resmi Honda. PT Cita Cakra Persada Honda Jemursari memiliki peralatan pendukung seperti car lift, dongkrak, alat test putaran roda dan peralatan pendukung lainnya, bekerja diperalatan pendukung yang umumnya digunakan dibengkel tak lepas dengan keselamatan dan kesehatan kerja. Selama 3 tahun terakhir tercatat kecelakaan kerja diantaranya seperti luka, tangan terjepit, kaki terpeleset, tersetrum, hingga tertimpa benda yang jatuh. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan mengidentifikasi kejadian kecelakaan kerja berdasarkan kasus dan penyebab kemudian mengkategorikan kasus kecelakaan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) dengan mempertimbangkan nilai severity, occurence, dan detection untuk menghitung nilai RPN. Dari hasil perhitungan RPN diketahui mode kegagalan yang harus diprioritaskan di PT. Cita Cakra Persada Honda Jemursari adalah mobil terjatuh dari car lift dengan nilai RPN 192. Bedasarkan potensi bahaya nilai Severity mobil terjatuh dari carlift memiliki nilai paling tinggi yaitu 8, sedangkan untuk nilai occurence tergores plat mobil memiliki nilai tertinggi 6, dan untuk nilai detection terjepit saat mendongkrak, dan mobil terjatuh dari carlift memiliki nilai tertinggi dengan nilai 8 dari hasil perhitungan. Dampak yang ditimbulkan dari mode kegagalan dirasakan baik karyawan pribadi, maupun juga perusahaan tempat karyawan bekerja. Terjadinya kecelakaan kerja dapat diminimalisir dengan penanganan yang tepat, termasuk pengawasan yang ketat, penggunaan prosedur kerja yang sesuai dan mengingatkan pentingnya menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat melakukan pekerjaan sesuai dengan prosedur.Kata Kunci : Otomotif, kecelakaan kerja, FMEA
ANALISA KECELAKAAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE WHY BECAUSE ANALYSIS (WBA) DAN TECHNIQUE OF OPERATING REVIEW (TOR) PADA PT. VICTORY PLASTIC BRINGIN BENDO-SIDOARJO IRWA AYU NINGTYAS, TIAR; RIANDADARI, DYAH
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Victory Plastic adalah perusahaan yang bergerak di industri peralatan rumah tangga plastik. Setiap departemen memiliki bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Dari data kecelakaan kerja di PT. Victory Plastic untuk periode April 2015 - April 2016 ada 32 kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja dibagi menjadi 26 kasus kecelakaan pabrik dan 6 kasus kecelakaan di jalan. Kecelakaan kerja yang terjadi meliputi: percikan, jatuh, tergores, terjepit. Untuk alasan ini, analisis kecelakaan kerja perlu dilakukan sebagai kebutuhan untuk pencegahan kecelakaan sehingga insiden serupa tidak terulang kembali. Dari ini, metode diperlukan untuk meminimalkan kecelakaan kerja. Metode yang dilakukan adalah why because analysis dan technique of operating review. Metode WBA digunakan untuk menemukan akar penyebab kasus kecelakaan kerja yang terjadi dan TOR untuk mengidentifikasi kegagalan manajemen. Akar penyebab yang telah diperoleh dari Analisis WBA akan digabungkan menjadi Analisis TOR dalam bentuk lembar kerja TOR sehingga peran manajemen dalam terjadinya kecelakaan kerja dapat diketahui. Setelah identifikasi dan analisis kasus kecelakaan kerja di PT. Victory Plastic dengan alasan mengapa karena metode analisis dan teknik tinjauan operasi. Dapat disimpulkan bahwa penyebab dasar kecelakaan adalah pekerja tidak menggunakan APD saat bekerja, kondisi area kerja kurang bersih karena menerapkan 5R program. Pengetahuan dan pelatihan K3 kurang sehingga pekerja tidak memahami langkah kerja yang benar. Rekomendasi yang dapat diberikan kepada perusahaan untuk meminimalkan tingkat kecelakaan bagi pekerja termasuk membuat titik pemeriksaan APD untuk pekerja dan staf yang akan memasuki area produksi terbatas, jika ada APD tidak lengkap yang digunakan secara otomatis pekerja dan staf tidak dapat memasuki area tersebut. Laksanakan program 5R dan pasang peringatan bahaya di area kerja. Kata Kunci : Kecelakaan Kerja, Root Cause, Why because analysis, Technique of operating review
PENENTUAN PENJADWALAN PREVENTIVE MAINTENANCE PADA KOMPONEN MESIN CALLENDER DI PT. KARET NGAGEL SURABAYA WIRA JATIM IKHBARUL HAQ, MUHAMMAD; RIANDADARI, DYAH
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Karet Ngagel Surabaya Wira Jatim adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan karet. Dengan berkembangnya bisnis properti dan meningkatnya pemakaian karet siap pakai saat ini, melihat kondisi yang telah dijelaskan. Oleh karena itu perlu diberlakukan proses pemeliharaan yang terencana pada setiap mesin produksi. Selama ini perusahaan hanya menggunakan sistem break down maintenaince yaitu ketika mesin mati atau alat mengalami kerusakan baru dilakukan perbaikan. Untuk memberikan solusi terbaik, kami sebagai penulis mengambil langkah untuk melakukan penelitian dengan menggunakan metode preventive maintenance yang bertujuan untuk meminimalisir kerusakan fatal pada komponen mesin. Kerusakan komponen Carbon Brush pada mesin Callender dalam rentan waktu Januari 2017 sampai dengan Desember 2017 tercatat kerusakan sebanyak 18 kali, pada mesin Callender terdapat 18 komponen Carbon Brush. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan preventive maintenance dengan menggunakan metode Age Replacement. Penentuan penjadwalan interval waktu penggantian Spring Carbon Brush sebagai bentuk mengoptimalkan biaya down time dengan menggunakan metode Age Replacement di PT. Karet Ngagel Surabaya Wira Jatim diperoleh interval waktu penggantian yang paling optimal adalah 18 hari dan terjadi 16 kali perbaikan komponen dalam 1 tahun kedepan Penghematan biaya down time sebesar Rp.1.710.000,- atau 37.25% dibandingkan dengan sebelum menggunakan penjadwalan dengan metode Age Replacement. Kata kunci: Preventive Maintenance, down time, Spring Carbon Brush, Age Replacement.
Co-Authors Adham Rifai, Hasif ADHI GUNA, IBRAHIM ADI PERMANA PUTRA, IVAN Afghan, Fayyadh Buddy Al Afifah, Hidayanti Nuzulatul Aji Nugroho AKBAR ZAKARIA PURBA, FAJAR Al Fahrurrozi, Mochammad Arya Aldio, Bintang Tri ANAS GHOZALI, MUHAMMAD Argi Eka Pramudita Arya Mahendra Sakti Aufillah, Muhammad Husain Auliana Diah Wilujeng Austin, Aqsha Parisya BAGAS ALIFFIANUDIN, MOHAMMAD Bin Laday, La Dedy Augustino BREGAS SAPUTRO, PRIYARGO C. I. Sutrisno Chatarina Umbul Wahyuni Chinsa, Iqbal Rifky CHOIRUN NIDZOMI, FAJAR DADANG FIRMANSYAH, MOCHAMMAD Dewi Puspitasari Diah Wulandari DWI CAHYA, WASHINGTON EKO SAPUTRA, BIMO Fahmi, Mochamad Amrizal Farizi, Aziizun Faiq Al Fatahillah, Idham Rizki Yusma Ferditama, Dani Ferly Isnomo Abdi FIRMAN HAKIKI, MUHAMMAD Firman Yasa Utama Firza, Firza ichmamudin sarfani FRITZ WOGE SE, YULIANUS Fuad Windra Khoirul Anam, Mohammad Ganda, Andita Ganda, Andita Nataria Fitri Hamdani, Riza Arif HANDIWI, RIA Hanun, Siti Afifah Latifah Hermawan, Dedy Andy Hidayaturrahman, Hidayaturrahman IKHBARUL HAQ, MUHAMMAD ILHAM AL AFGANI, MUHAMMAD Ilham, Muhammad Nur ILHAMDAN PRIMA, DHOVAN IRWA AYU NINGTYAS, TIAR IVANG REYNALDI, WIDHY Juwono Ardiansah KETUT PITRA PUJA MAHAYANA, I Khumaidillah, Moh. Rifqi Kurniawan, Prasetyo Tri Laksono, Alif Rahman LUKMANASARI, DITAHESTIMEY Marwinsyah, Rizky MUSONIF, ACHMAD najimuddin, ahmad Nanang Fatkuroji Nasrul, Nasrulloh Ibrahim Nosuvian, Joko Laksono NUR NINGSIH, RANIYA Nur Rohman, Muhammad Pamungkas, Salihin Ardian Prasetyo, Rafly Budi Qurrotul Aini rachmansyah, fajar Rahman, Muhammad rahmani willdanata Ramadhan, Aldhi Fahrezy Ramadhan, Maulana Trisnanda Rizky Ramadhani, Muhammad Rizqullah, Ahmad Fakih Muhaimin Ronaldo Dwi Tyastando Santoso, Muchammad Rafly SATRIA PAMUNGKAS, RAGIL SYFA URROHMAH, DESY Trimariyono, Dimas Ulfiyah, Laily Umar Al Faruq WAHYU UTOMO, PANGGIH WAHYUDIN, YUSY WARJU WARJU Widoretno, Yustin Setiya Wulandari, Cyndhi Kartika YEFTA, ANUGRAH Yolarinda, Dhiko