Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

ANALISIS PERILAKU PETANI NANAS PENGGUNA PESTISIDA DALAM PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DI DESA TANJUNG MEDANG KECAMATAN KELEKAR KABUPATEN MUARA ENIM TAHUN 2019 Fitriyani; Yusnilasari
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 13 No 03 (2021): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pestisida merupakan zat, senyawa kimia (zat pengatur tumbuh dan perangsang tumbuh), organisme renik, virus dan zat lainlain yang digunakan untuk melakukan perlindungan tanaman atau bagian tanaman. Penggunaan pestisida yang tidak bijaksana dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, salah satunya ialah keracunan. Keracunan pestisida pada petani terkait dengan beberapa faktor antara lain faktor dari dalam tubuh (eksternal) dan faktor dari luar tubuh (internal). Penelitian ini bertujuan diketahuinya perilaku petani nanas pengguna pestisida dalam pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) di Desa Tanjung Medang Kecamatan Kelekar Kabupaten Muara Enim Tahun 2019. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 52 responden, metode pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan (?=0.05). Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 01-07 Juli 2019. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan antara umur, jenis kelamin, pengetahuan dan sikap, serta tidak ada hubungan antara massa kerja dengan perilaku penggunaan APD pada petani nanas. Simpulan penelitian ini ada hubungan antara umur, jenis kelamin, pengetahuan dan sikap, serta tidak ada hubungan antara massa kerja dengan perilaku penggunaan APD pada petani nanas. Disarankan untuk agar lebih memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja dalam bekerja dan lebih meningkatkan kesadaran tentang pentingnya penggunaan APD untuk keselamatan dan peningkatan produktifitas hasil kerja dalam bekerja.
HUBUNGAN LAMA, BEBAN, SHIFT KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA DI PT. WASKITA PROYEK TOL KAPAL BETUNG TAHUN 2019 Hasannudin; Yusnilasari
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 13 No 03 (2021): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelelahan akibat kerja dapat diartikan juga menurunnya efisiensi, performa kerja dan berkurangnya ketahanan atau kekuatan fisik tubuh untuk terus melanjutkan pekerjaan yang dilakukan oleh seorang tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya hubungan lama, beban, dan shift kerja dengan kelelahan kerja pada Operator Alat Berat Di PT. WASKITA Proyek Jalan Tol Kapal Betung Tahun 2019. Desain penelitian ini kuantitatif dengan survey analitik dengan rancangan cross sectional yang artinya rancangan penelitian dengan melakukan pengukuran atau pengamatan pada saat bersamaan. Sampel penelitian adalah berjumlah 30 respoden yang diambil secara total populasi untuk diambil secara total populasi. Instrument penelitian mengunakan kuesioner dengan analisa bivariat dengan uji chi square p value < 0,05 penelitian dilaksanakan pada tanggal 25 juli 2019. Lama kerja ( p value = 0,678) beban kerja (p value = 0,031) shift kerja (p value =0,046) dengan kelelahan kerja pada pekerja operator alat berat di PT.Waskita Proyek Tol Kapal Betung tahun 2019. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara lama kerja dengan kelelahan kerja. Ada hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja. Ada hubungan antara shift kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja operator alat berat di PT.WASKITA proyek tol kapal betung tahun 2019.
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RUANG RAWAT INAP MEDANG RSUD SEKAYU TAHUN 2021 Hernita, Hernita; Yusnilasari, Yusnilasari; Nisa, Hanik Khairun
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 14 No 03 (2022): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58231/jkbh.v14i03.95

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit sangatlah penting, karena mempengaruhi kepuasan pasien. Berdasarkan kunjungan pasien di RSUD Sekayu tingkat kepuasan pasien pada tahun 2020 sebesar 83,33% mengalami penurunan dibandingakan tahun 2019 sebesar 7 % yang artinya mutu pelayanan di rumah sakit juga masih belum maksimal.Diketahui hubungan mutu pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap medang RSUD Sekayu.Jenis penelitian ini kuantitatif dengan survei analitik, pendekatan cross sectional, populasi penelitian ini berjumlah 70 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simpel random sampling dengan besar sampel 60 responden sesuai kriteria inkulsi-eksklusi. Uji Kendall Tau yang digunakan dalam analisis penelitian ini. Hasil didapatkan reponden yang paling banyak dengan mutu pelayanan dimensi reliability baik sebanyak 47 responden (78,3%), assurances kategori baik sebanyak 51 responden (85%), dimensi tangible kategori baik sebanyak 49 responden (81,7%), dimensi emphaty kategori baik sebanyak 45 responden (75%) dan dimensi responsiviness kategori baik sebanyak 45 responden (75%). Hasil uji Kendall Tau didapatkan ada hubungan antara mutu pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien di ruang medang RSUD Sekayu (p= 0,000). Ada hubungan antara mutu pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien di ruang medang RSUD Sekayu (p= 0,000). Diharapkan kepada petugas kesehatan rumah sakit untuk meningkatkan dan memperbaiki semua kualitas dimensi mutu pelayanan kesehatan.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN DI BALAI BESAR PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN DI PALEMBANG TAHUN 2022 Novaldi, Alief; Yusnilasari, Yusnilasari
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 15 No 03 (2023): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58231/jkbh.v15i03.250

Abstract

Berdasarkan dari data yang di ambil dari absensi 5 bulan terakhir, jam kerja yang di terapkan di BBPOM Palembang ini menerapkan jam kerja lebih dari 8 jam/hari, yang dimana aturan pemerintah itu menetapkan untuk jam kerja yaitu 8 jam/hari. Dan yang saya dapat juga bahwa masih ada beberapa karyawan yang tidak tepat waktu saat scan masuk jam kerja, ada beberapa karyawan yang terlambat lebih dari jam 08.00, yang bisa di artikan itu dapat memengaruhi produktivitas kerja karyawan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya faktor yang berhubungan dengan produktivitas kerja karyawan di Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan BPOM Palembang yang berjumlah 80 orang dengan teknik Total sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2022 di BPOM Palembang. Hasil uji univariat distribusi frekuensi responden tidak produktif berjumlah 58 responden (72,5%), yang mengalami stress berjumlah 43 responden (53,8%), jam kerja melebihi kapasitas berjumlah 51 responden (63,8%), dan beban kerja normal berjumlah 43 responden (53,8%). Hasil uji bivariat didapatkan ada hubungan antara stress kerja (p value = 0,000), jam kerja (p value = 0,004), dan beban kerja (p value = 0,000) dengan produktifitas kerja. Simpulan didapatkan ada hubungan antara stress kerja, jam kerja, beban kerja terhadap produktifitas kerja. Disarankan untuk memberikan pekerjaan kepada karyawan sesuai dengan keahlian karyawan dan perlu mengukur dengan cermat kualifikasi yang sesuai dengan setiap pekerjaan
ANALISIS KONDISI LINGKUNGAN RUMAH DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT PADA BALITA Wijaya, Vera; Priyatno, Akhmad Dwi; Ekawati, Dianita; Yusnilasari, Yusnilasari
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 1: Februari 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i1.795

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Berdasarkan pengumpulan data awal  yang peneliti lakukan selama 6 bulan terakhir yaitu dari bulan Januari-Juni 2021 didapatkan balita penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) sebanyak 86 kasus. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian  ISPA antara  lain,  lingkungan, Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), status  imunisasi, tingkat pendidikan dan pengetahuan keluarga, serta malnutrisi. Tujuan: Diketahuinya analisis kondisi lingkungan rumah dengan  kejadian ISPA pada balita. Metode: Desain penelitian ini adalah cross Sectional. Populasi penelitian ini semua balita yang berobat selama 6 bulan terakhir tahun 2021. Sampel penelitian berjumlah 86 responden, pengambilan sampel menggunakan total populasi. Uji statistik dengan menggunakan chi square dan regresi logistik berganda dengan tingkat kemaknaan (α=0.05). Hasil: Ada hubungan luas ventilasi (p=0.015), pengetahuan ibu (p=0.017), kebiasaan merokok (p=0.002) dan kelembaban (p=0.009) dengan kejadian ISPA pada balita serta tidak ada hubungan kepadatan hunian rumah (p=0,644), jenis dinding (p=0.909), pencahayaan (p=0.284), dan pendapatan orang tua (p=0,924). Pada analisis multivariat diperoleh variabel paling dominan yaitu kelembaban udara (p= 0.007). Saran: Melakukan penyuluhan dan edukasi secara berkala mengenai rumah sehat dan pencegahan infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). Kata Kunci: Lingkungan Rumah, ISPA, Balita
ANALYSIS OF HYPERTENSION INCIDENCE IN PRODUCTIVE AGE GROUP AT PLAJU HEALTH CENTER PALEMBANG CITY Prathama, Grease; Harokan, Ali; Ekawati, Dianita; Yusnilasari
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 10 No. 2 (2025): Cendekia Medika: Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v10i2.507

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease with increasing prevalence, particularly among the productive age group. Lifestyle factors and family history are suspected to significantly contribute to the incidence of hypertension. This study aimed to analyze the association between various risk factors and the incidence of hypertension in individuals of productive age. This was a cross-sectional study involving 375 respondents aged 15–59 years registered at Plaju Public Health Center. Samples were selected using accidental sampling. Data were collected using questionnaires, blood pressure measurements, and metabolic status assessments. Data analysis included univariate, bivariate (Chi-Square test), and multivariate (logistic regression). Bivariate analysis revealed significant associations between several factors—including education, family history of hypertension, sodium intake, physical activity, BMI, smoking, cholesterol, and stress—with hypertension. Logistic regression identified sodium intake as the most dominant factor influencing hypertension. The regression model demonstrated strong predictive ability. Hypertension among the productive age population is influenced by a combination of lifestyle and genetic predisposition. Controlling sodium intake, promoting healthy lifestyles, and conducting routine screening are essential for hypertension prevention in this age group.
ANALYSIS OF THE INCIDENCE OF DENGUE FEVER (DHF) IN THE WORKING AREA OF THE TALANG UBI HEALTH CENTER, PALI REGENCY IN 2025 Ni Putu Yanti; Nani Sari Murni; Gema Asiani; Yusnilasari; Indriany
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 10 No. 2 (2025): Cendekia Medika: Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v10i2.524

Abstract

The Dengue virus is a virus that can transmit disease, as its transmission is carried out by disease-carrying vectors, namely the Aedes aegypti and Aedes albopictus mosquitoes, through biting humans. The primary cause of the increase in DBD cases is the low level of DBD prevention behavior. There has been a fluctuation in the incidence of dengue fever in the service area of the Talang Ubi Health Center in PALI District, with 38 cases in 2022, increasing to 66 cases in 2023, and decreasing again to 43 cases in 2024. The objective of this study is to analyze the incidence of dengue fever (DBD) in the service area of the Talang Ubi Health Center. The research method used is analytical with a case-control study design. The study was conducted in the service area of the Talang Ubi Health Center in PALI District from April to May 2025. The research design was case-control. The population was 61,428 people living in the working area of Talang Ubi Health Center in PALI Regency. The sample was divided into 43 case group respondents and 43 control group respondents.  The case group was DHF patients in the working area of Talang Ubi Community Health Center in PALI Regency from January to December 2024. Meanwhile, the control group was people in the working area of the Talang Ubi Community Health Center of PALI Regency who were not diagnosed with Dengue Fever (DHF).  The sampling technique used was purposive sampling. Bivariate analysis used Chi-Square test, multivariate analysis used multiple logistic regression test, and univariate analysis was the first step in the data analysis process. The results showed the p value of knowledge 0.825, attitude 1.000. Water storage 0.004, garbage disposal system 0.093, home environmental conditions 0.093, cadre support 0, 049.  The conclusion is that there is a relationship between water reservoirs, garbage disposal systems, home environmental conditions and cadre support. The most dominant factor is the cadre support variable compared to other factors (OR 2.98). In preventing dengue fever cases, good cooperation between the community and health workers is essential in order to create a clean and safe environment that is free from such cases.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi pada Pasien Hipertensi: Studi Cross-Sectional di Puskesmas Alang-Alang Lebar Saputri, Dwi Nur; Wahyudi, Arie; Gustina, Erma; Yusnilasari, Yusnilasari
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.3198

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular utama dengan prevalensi yang terus meningkat. Kepatuhan minum obat antihipertensi menjadi faktor kunci dalam pengendalian tekanan darah dan pencegahan komplikasi. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Alang-Alang Lebar. Metode: Penelitian deskriptif analitik dengan desain cross-sectional terhadap 96 responden pasien hipertensi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner MMAS-8 untuk mengukur kepatuhan dan kuesioner terstruktur untuk variabel independen. Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik berganda. Hasil: Sebanyak 61,5% responden menunjukkan kepatuhan baik. Analisis multivariat menunjukkan faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan adalah jenis kelamin (OR=9,411; p=0,001), pendidikan (OR=29,899; p=0,001), lama menderita (OR=65,037; p=0,001), pengetahuan (OR=4,108; p=0,005), sikap (OR=6,557; p=0,007), dan efikasi diri (OR=21,251; p=0,001). Model mampu menjelaskan 82,7% variasi kepatuhan (Nagelkerke R²=0,827). Kesimpulan: Kepatuhan minum obat antihipertensi dipengaruhi oleh faktor demografis, psikologis, dan pengalaman penyakit. Intervensi holistik yang mencakup edukasi, konseling, dan dukungan psikososial diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan pasien.
Analysis of Pulmonary Tuberculosis Incidence in The Community in The Talang Pangeran Health Center Area, West Pemulutan District, Ogan Ilir Regency in 2022 Amin, Muhammad; Ekawati, Dianita; ., Yusnilasari
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 9, No 2 (2022): October 2022
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/j-kesmas.v9i2.5694

Abstract

Pulmonary tuberculosis is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis and is one of the top 10 causes of death worldwide. This study aims to analyze the relationship between the physical condition of the house and the incidence of pulmonary tuberculosis in the working area of the Talang Pangeran Public Health Center, Pemulutan Barat District, Ogan Ilir Regency. This research design uses a case-control approach in determining the sample using a total sampling technique for cases and purposive sampling for controls. The sample number was 96, with 32 cases and 64 control respondents. Based on bivariate using chi-square test. The variables that have a relationship with the incidence of pulmonary tuberculosis in the work area of the Talang Pangeran Public Health Center, Pemulutuan Barat District, Ogan Ilir Regency, are temperature p-Value = 0.004 (OR= 5.073; 95%CI= 1.7-14.8), humidity p-Value = 0.016 (OR= 3.4; 95%CI= 1.3-8.7), lighting p-Value = 0.048 (OR= 4.081; 95%CI= 1.1-15), roof  p-Value = 0.016 (OR= 3.182; 95%CI= 1.3-7.7). A variable that has no relationship with the incidence of tuberculosis is the type of wall p-Value = 0.828. The most dominant variable is house temperature. So that the temperature is normal, it is necessary to carry out home improvement interventions by the criteria for a healthy house. By expanding the size of the house, ventilating the house, and planting trees around the house.
ANALISIS DETERMINAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI RSUD KAYUAGUNG TAHUN 2024 RAHAYU, SRI; Murni, Nani Sari; Priyatno, Akhmad Dwi; Yusnilasari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.29789

Abstract

Data WHO menunjukkan bahwa sekitar 295.000 ibu meninggal selama, dan setelah kehamilan dan persalinan.Preeklamsia merupakan penyebab kematian ibu yang terbesar, yakni 30-40% merupakan penyebab kematian maternal yang terjadi pada Rumah Sakit di Indonesia. Kejadian preeklamsia pada ibu hamil di Provinsi Sumatera Selatan mengalami peningkatan dari tahun 2018-2022. Data RSUD Kayuagung pada tahun 2019, terjadi peningkatan kejadian preeklamsia dari tahun 2021 yang berjumlah 67 orang ibu bersalin yang mengalami preeklamsia, menjadi 89 orang di tahun 2022 ibu hamil mengalami preeklamsia.  Penelitian ini bertujuan diketahuinya determinan kejadian preeklampsia pada ibu hamil di RSUD Kayuagung. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 86 responden. Penelitian ini menggunakan data primer dengan accidental sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Analisis data menggunakan uji chi square dan regresi logistik. Hasil uji statistik chi square didapatkan ada hubungan paritas, usia, pekerjaan, pendidikan, IMT, kehamilan kembar, riwayat pemeriksaan ANC, riwayat hipertensi pada ibu hamil di Rumah Sakit Kayuagung Tahun 2024 (paritas nilai p = 0,006, usia ibu nilai p= 0,012, status pekerjaan  nilai p = 0,010, tingkat peendidikan nilai p = 0,008) IMT ibu nilai p = 0,018, kehamilan kembar nilai p = 0,052, pemeriksaan ANC nilai p = 0,025, riwayat hipertensi nilai p= 0,000. Faktor yang paling berpengaruh adalah tingkat pendidikan. Pendidikan seseorang berhubungan dengan kesempatan dalam menyerap informasi mengenai pencegahan dan faktor-faktor risiko preeklamsia.