Rio Rinaldi
Departemen Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Gaya Bahasa Lokalitas Minangkabau dalam Novel-Novel Karya Wisran Hadi Rinaldi, Rio; Isnanda, Romi
Puitika Vol. 16 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.12.1.75--89.2016

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa lokalitas Minangkabau dalam novel-novel karya Wisran Hadi. Gaya bahasa yang dimaksud adalah retorik dan majas lokalitas Minangkabau. Gaya bahasa retorik (bermakna langsung) terdiri atas penegasan dan pertentangan. Gaya bahasa majas (bermakna tidak langsung) terdiri atas perbandingan dan sindiran. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data penelitian ini adalah kata, frasa, klausa, atau kalimat yang dapat dirumuskan sebagai gaya bahasa lokalitas Minangkabau. Sumber data penelitian ini adalah novel-novel karya Wisran Hadi yaitu, Tamu, Orang- orang Blanti, dan Negeri Perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara : (1) membaca dan memahami gaya bahasa lokalitas Minangkabau dalam novel-novel karya Wisran Hadi yaitu, Tamu, Orang- orang Blanti, dan Negeri Perempuan, (2) mengklasifikasi data yang berhubungan dengan gaya bahasa lokalitas Minangkabau, yaitu retorik penegasan dan pertentangan dan majas perbandingan dan sindiran. Hasil temuan penelitian dalam novel-novel karya Wisran Hadi yaitu, Tamu, Orang-orang Blanti, dan Negeri Perempuan adalah sebagai berikut ini : (1) terdapat gaya bahasa retorik lokalitas Minangkabau, yaitu penegasan (hiperbola, antiklimaks, dan pleonasme) dan pertentangan (paradoks dan antitesis), (2) terdapat majas lokalitas Minangkabau, yaitu perbandingan (metafora, personifikasi, sinekdoke, alusio, dan simile) dan sindiran (ironi, sinisme, dan sarkasme). Dari sejumlah gaya bahasa yang ditemukan, gaya bahasa yang dominan sebagai khas Wisran Hadi adalah majas lokalitas Minangkabau, yaitu majas perbandingan (alusio). Majas perbandingan menjadi ciri khas Wisran Hadi dalam usahanya memberikan corak lokalitas Minangkabau pada karya-karyanya. Hal tersebut berupa gaya bahasa perbandingan yang secara sugestif menggambarkan tentang tempat, orang, dan peristiwa yang bersifat setempat, yaitu Minangkabau. Di samping itu, gaya bahasa lokalitas bertujuan menggambarkan tentang cara pengungkapan, cara merasa, dan lain sebagainya. 
Teks Berwawasan Kecerdasan Ekologis dalam Pembelajaran Bahasa sebagai Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Islam Isnanda, Romi; Azkiya, Hidayati; Rinaldi, Rio
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2021.vol6(2).7926

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan peran teks berwawasan kecerdasan ekologis dalam pembelajaran bahasa sebagai alternatif penanaman nilai-nilai pendidikan islam. Metode yang digunakan adalah analisis konsep dan dianalisis menggunakan content analysis. Penelitian ini menghasilkan, yaitu: Pertama, kemajuan teknologi yang berkembang begitu pesat, bukan berarti harus menganulir karakter kepedulian yang ada pada manusia sehingga tatap berada dalam koridor nilai-nilai pendidikan Islam. Kedua, wawasan kecerdasan ekologis atau kecerdasan ekologis tidak hanya terintegrasi atau diamanahkan pada bidang ilmu atau mata pelajaran tertentu, melainkan dibebankan pada setiap bidang ilmu atau mata pelajaran di setiap jenjang pendidikan. Ketiga, wujud nyata penanaman kecerdasan ekologi dapat diintergrasikan dengan nilai-nilai pendidikan Islam pada pelajaran bahasa Indonesia dengan teknis pemanfaatan teks berwawasan kecerdasan ekologis. Keempat, pemanfaatan teks berwawasan kecerdasan ekologis untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan Islam melalui perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan. Penelitian ini berkontribusi dalam mengembangkan wawasan kecerdasan ekologis dalam pembelajaran bahasa dengan nilai-nilai pendidikan Islam.