Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Religious Moderation Values In Islamic Education Textbooks At The Junior Secondary Level: A Curriculum Merdeka Perspective Junaidi Arsyad; Indah Sri Wahyuni; Yusnaili Budianti; Azizah Hanum OK
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 11 No. 01 (2026): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/qs33ke21

Abstract

Penelitian ini didorong oleh kebutuhan untuk memperkuat nilai-nilai moderasi agama dalam pendidikan, khususnya di SMP, yang sejalan dengan orientasi Kurikulum Merdeka pada karakter, keragaman, dan pembelajaran kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif analisis konten, dengan menganalisis struktur, narasi, gambar, dan aktivitas pembelajaran dari buku teks Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Karakter (PAI-BP) untuk kelas VIII. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai moderasi agama, bagaimana nilai tersebut diwujudkan, dan pentingnya nilai tersebut dalam memperkuat karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moderasi yang paling sering muncul adalah keadilan, keseimbangan, toleransi, penghormatan terhadap perbedaan, dan penolakan terhadap ekstremisme. Nilai-nilai ini diwujudkan melalui penjelasan konseptual, penguatan dengan ayat-ayat Al-Qur'an, contoh praktis, dan latihan reflektif pemikiran kritis. Berdasarkan hasil temuan, studi ini menilai bahwa buku teks PAI-BP kelas VIII selalu mengemban nilai moderasi dan relevan dengan tujuan Kurikulum Merdeka dalam menumbuhkan karakter moderat, toleran, dan adaptif pada siswa. Disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut untuk melihat bagaimana nilai-nilai ini diterapkan dalam praktik pembelajaran di kelas. Kata kunci: Moderasi Beragama, Pendidikan Agama Islam, Kurikulum Merdeka, Analisis Isi, Sekolah Menengah Pertama
Pemanfaatan Konten YouTube Kids dalam Stimulasi Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Syafa Amalia; Junaidi Arsyad
AL-HANIF: Jurnal Pendidikan Anak dan Parenting Vol 5, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/al-hanif.v5i2.30854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan konten YouTube Kids dalam menstimulasi kemampuan bahasa anak usia dini melalui kajian berbagai hasil penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library Research). Data diperoleh dari artikel ilmiah nasional terindeks SINTA dan jurnal internasional bereputasi yang dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui proses reduksi data, kategorisasi, sintesis, dan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa konten YouTube Kids berupa lagu edukatif, cerita animasi, dan video pembelajaran berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan bahasa, kemampuan menyimak, berbicara, dan pelafalan anak usia dini. Efektivitas pemanfaatannya dipengaruhi oleh kualitas konten, durasi penggunaan, karakteristik anak, serta keterlibatan aktif orang tua dalam memilih, mendampingi, dan menyebarkan konten yang ditonton. Di sisi lain, penggunaan yang berlebihan tanpa pengawasan berpotensi mengurangi interaksi sosial yang penting bagi perkembangan bahasa. Oleh karena itu, YouTube Kids perlu dimanfaatkan secara terarah sebagai media pendukung stimulasi bahasa yang melengkapi interaksi langsung antara anak dengan orang tua dan pendidik.
Pengaruh Gadget Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Tri Andini Pebianti; Mutiara Windira Lubis; Nabila Balqis; Junaidi Arsyad
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 5 (2026): Juni
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan bahasa anak usia dini dalam konteks perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Perkembangan bahasa merupakan aspek penting dalam tumbuh kembang anak karena berperan dalam kemampuan komunikasi, proses kognitif, serta interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui pengkajian berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, dan prosiding yang relevan dengan topik penelitian. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif melalui tahap reduksi data, klasifikasi, serta interpretasi untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget memiliki dampak positif dan negatif yang dipengaruhi oleh durasi penggunaan, jenis konten, serta tingkat pendampingan orang tua. Penggunaan gadget secara berlebihan dan tanpa pengawasan cenderung mengurangi interaksi langsung anak dengan lingkungan, sehingga dapat menghambat perkembangan bahasa reseptif dan ekspresif. Sebaliknya, penggunaan gadget yang mengandung konten edukatif dan dilakukan dengan pendampingan yang tepat dapat membantu meningkatkan kosakata dan pemahaman bahasa anak. Oleh karena itu, peran orang tua dan pendidik sangat penting dalam mengatur penggunaan gadget agar tetap seimbang dengan interaksi sosial. Penelitian ini menekankan pentingnya penggunaan gadget secara bijak dan terarah guna mendukung perkembangan bahasa anak usia dini secara optimal.
Internalisasi Nilai Pendidikan Akhlak pada Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Negeri Stabat Kabupaten Langkat Muhammad Rifa Badawi; Azizah Hanum OK; Junaidi Arsyad
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.951

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis internalisasi nilai pendidikan akhlak pada anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri Stabat Kabupaten Langkat. Fokus kajian meliputi program internalisasi, faktor pendukung dan penghambat, serta solusi praktis yang dikembangkan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan guru kelas yang mendampingi peserta didik dengan ragam ketunaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai akhlak dilakukan melalui program sapa-sambut harian, minat bakat, praktik ibadah Jumat, keterampilan, PHBI, dan kegiatan Ramadan. Nilai yang ditanamkan mencakup religiusitas, adab ibadah, disiplin, percaya diri, sopan santun, empati, tanggung jawab, dan kepedulian lingkungan. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan kepala sekolah, keteladanan guru, dukungan orang tua, budaya sekolah, masyarakat, dan pemerintah daerah. Kendala utama mencakup hambatan komunikasi, keterbatasan sarana prasarana, jarak, transportasi, dan ekonomi keluarga. Solusi dilakukan melalui penguatan kompetensi guru, komunikasi adaptif, kemitraan lintas pihak, bantuan transportasi, toleransi kehadiran secara proporsional, serta perbaikan fasilitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan akhlak pada anak berkebutuhan khusus perlu dilakukan secara konkret, berulang, fleksibel, dan kolaboratif.
VALUES OF MORAL EDUCATION IN THE BOOK OF MANHAJ AT-TARBIYYAH AN-NABAWIYYAH LI AT-TIFLI BY MUHAMMAD NUR SUWAID Nurhamimah Nasution; Azizah Hanum; Junaidi Arsyad
International Journal of Cultural and Social Science Vol. 6 No. 2 (2025): International Journal of Cultural and Social Science
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/ijcss.v6i2.1082

Abstract

This study aims to analyze the moral values in the book Manhaj at-Tarbiyyah an-Nabawiyyah li a?-?ifli by Mu?ammad N?r Suwaid and its relevance to the present. The type of research is qualitative using a library research approach. The data analysis technique in this study is with content or content analysis techniques. The results of this study are divided into four parts : first; the role of parents in children's education, second; morals and children's devotion to parents, third; children's development in terms of faith, worship, society, morals, feelings, physical, intellectual, health, sexual education, and fourth; The method of education is a good example, the right time to provide guidance, be fair and equal to fellow children, fulfill children's rights, pray for children, buy toys, help children to do good and obey, don't reproach! Bringing stories, speaking directly, talking to children according to their intellectual capacity, dialogue, practical experience methods, teaching the personality of the Prophet, accompanying children, instilling joy and happiness into children's souls, instilling a spirit of constructive competition among fellow children and giving awards to the winners, motivating children, praise and flattery, motivating and frightening, fulfilling desires and satisfying children. Based on the researcher's analysis, the values of moral education in the book Manhaj at-Tarbiyyah an-Nabawiyyah li a?-?ifli by Mu?ammad N?r Suwaid are relevant to the current context.
THE ROLE OF ISLAMIC RELIGIOUS INSTRUCTORS IN THE RELIGIOUS AFFAIRS OFFICE (KUA) OF PANDAN DISTRICT, CENTRAL TAPANULI REGENCY IN NON-FORMAL EDUCATION Suwanto; Junaidi Arsyad; Solihah Titin Sumanti
International Journal of Cultural and Social Science Vol. 6 No. 2 (2025): International Journal of Cultural and Social Science
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/ijcss.v6i2.1083

Abstract

This study aims to analyze the role   of Islamic Religious Extension Workers in the Office of Religious Affairs (KUA) of Pandan District, Central Tapanuli Regency in Non-Formal Education. Then analyze the concept of Non-Formal Education carried out by the Islamic Religious Extension Division of KUA, Pandan District, Central Tapanuli Regency and analyze  how the supporting and inhibiting factors of the Role of Islamic Religious Extension Officers in KUA, Pandan District, Central Tapanuli Regency in Non-Formal Education. The type of research is qualitative with reduction analysis, presentation and data verification techniques. The results of the study include : first; the role of Islamic religious extension workers in KUA Pandan District shows that Islamic religious extension workers play a role in fostering religion in the al-barakah taklim council. Second; The roles carried out are as educators (Muaddib) and as information straighteners (Musaddin). The concept of non-formal education carried out by the field of religious extension science KUA Pandan District, Central Tapanuli Regency, there are three methods that religious extension workers do, namely the lecture method, the story method and the educational method. Third; The supporting and inhibiting factor of the role of Islamic religious extension workers in KUA, Pandan District, Central Tapanuli Regency in non-formal education is the supporting factor with the activities of the Al-Barakah Circle taklim council getting good support and appreciation from the Kalangan Village apparatus