Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Substitusi Tepung Jagung (Zea mays L.) Pada Pembuatan Kulit Kue Sus Terhadap Kualitas Fisik Dan Organoleptik Putri, Dhea Yuwono; Alsuhendra, Alsuhendra; Riska, Nur
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh substitusi tepung jagung (Zea mays L.) terhadap kualitas fisik dan organoleptik kulit kue sus sebagai alternatif pengganti sebagian tepung terigu. Penelitian dilakukan secara eksperimen dengan tiga perlakuan substitusi tepung jagung sebesar 20%, 30%, dan 40%. Uji fisik meliputi daya kembang, baking loss, dan diameter rongga; sementara uji organoleptik mencakup aspek warna, aroma, rasa, tekstur, dan rongga. Hasil uji ANOVA menunjukkan tidak terdapat pengaruh signifikan pada daya kembang dan baking loss, namun substitusi berpengaruh nyata terhadap diameter rongga. Pada uji organoleptik menggunakan uji Kruskal-Wallis, ditemukan bahwa aspek tekstur dan rongga dipengaruhi secara signifikan oleh tingkat substitusi tepung jagung, sedangkan aspek warna, aroma margarin, aroma jagung, rasa gurih, dan rasa jagung tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Uji Tuckey menunjukkan substitusi 20% menghasilkan kualitas tekstur dan rongga terbaik. Temuan ini menunjukkan bahwa substitusi tepung jagung hingga 20% dapat menghasilkan kue sus dengan kualitas fisik dan organoleptik yang baik, serta mendukung upaya diversifikasi pangan berbasis bahan lokal untuk mengurangi ketergantungan terhadap tepung terigu impor.
PENGEMBANGAN PRODUK SNACK SEHAT BERBASIS IKAN UNTUK REMAJA PUTRI DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN PROTEIN SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENCEGAHAN STUNTING DI DESA PANTAI MEKAR - KECAMATAN MUARA GEMBONG - KABUPATEN BEKASI - JAWA BARAT Riska, Nur; Rusilanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik : Jurnal Abditek Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik: Jurnal Abditek
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Abditek.032.01

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pengembangan produk snack sehat berbasis ikan untuk memenuhi kebutuhan protein pada remaja putri sebagai upaya preventif untuk mencegah stunting di Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di wilayah Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada 27 Juli 2023. Pengabdian masyarakat ini diawali dengan memberikan pelatihan berupa materi dan pendampingan tentang edukasi gizi kepada orang remaja putri dan ibu yang memiliki remaja putri. Metode yang dilakukan dalam penyampaiannya adalah ceramah. Pelatihan ini diikuti oleh 31 dengan harapan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya kebutuhan zat gizi guna mencegah kasus stunting. Peserta melakukan pre test dan post test dengan hasil selisih 19,35. Aspek sikap yang didapatkan adalah rata-rata peserta sering dan sangat setuju dengan adanya pemenuhan kebutuhan gizi pada remaja putri dengan mengonsumsi makanan yang tinggi protein dan zat besi untuk mencegah terjadinya kasus stunting.
THE UTILIZATION OF LOCAL POTENTIAL TO MAKE HEALTHY FOOD IN CHILDREN FROM KNOWLEDGE AND SKILL IMPROVEMENT IN VILLAGE BENDA BARU, KECAMATAN PAMULANG-TANGERANG SELATAN Hendrawan, Rina Febriana; Nur Riska; Rusilanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik : Jurnal Abditek Vol. 2 No. 02 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik: Jurnal Abditek
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of the P2M program is community empowerment in the Benda Baru village, Pamulang District, South Tangerang in the form of utilizing local potential to make healthy food for toddlers to increase knowledge and skills in the town of new objects. The methods used in this activity were the provision of material, direct practice, and mentoring. Pelican was attended by 20 participants namely 15 mothers and five children under five and carried out on Saturday 15 September 2018. The results of pretest data had obtained at a range of 60 values. -80 with enough categories as much as 27%. While the post-test data at the cost of> 80 with a suitable type of 67%. Based on the results of calculations with an average of 8.87, it indicates that the participants have received the material delivered by the instructor. The increase in pre-test and post-test on maternal knowledge was only a difference of 1.81. This increase is expected to contribute to the experience that is useful in processing and serving healthy food for children.
PENGARUH SUSTITUSI TEPUNG SORGUM (SORGHUM BICOLOR L. MOENCH) TERHADAP KUALITAS FISIK DAN MUTU SENSORI KUE Renanda, Rizka Aulia; Mariani, Mariani; Riska, Nur
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.50855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung sorgum terhadap kualitas fisik pada aspek daya kembang dan mutu sensori pada aspek warna, rasa, aroma, tekstur, dan pori kue kamir. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengolahan Roti dan Kue, Program Studi Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini dilaksanakan pada November 2024 hingga Juli 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah kue kamir substitusi tepung sorgum dengan persentase 10%, 20%, dan 30% yang kemudian diuji kepada 45 orang panelis agak terlatih untuk menilai dari aspek mutu sensori. Sedangkan, uji kualitas fisik diujikan pada daya kembang kue kamir. Berdasarkan hasil uji hipotesis statistik kualitas fisik dengan uji Anova, menunjukkan tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap daya kembang kue kamir substitusi tepung sorgum. Berdasarkan hasil uji hipotesis mutu sensori dengan uji Kruskal-Wallis menunjukkan tidak terdapat pengaruh terhadap aspek warna permukaan, aroma sorgum, rasa manis, tekstur berpasir, kelembutan, dan pori kue kamir dengan substitusi tepung sorgum. Namun, terdapat perbedaan signifikan pada aspek warna bagian dalam. Dilakukan uji Man Whitney dan menunjukkan kue kamir substitusi 20% dan 30% memiliki perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil uji fisik dan mutu sensori kue kamir substitusi tepung sorgum, peneliti merekomendasikan kue kamir dengan substitusi tepung sorgum sebanyak 30% untuk dikembangkan sebagai pengoptimalan pemanfaatan tepung sorgum sebagai bahan pangan lokal alternatif pengganti terigu.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP AYAH TENTANG PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Sartika, Sartika; Istiani, Ari; Riska, Nur
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 1 No. 2 (2014): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.491 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.012.01

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran pengetahuan dan sikap ayah tentang pemberian asi ekslusif. Penelitian dilaksanakan di RW 01 dan RW 15 Kelurahan Rawamangun Jakarta Timur. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan penarikan sampel menggunaan teknik sampel aksidental. Pengumpulan data menggunakan angket yang telah teruji reliabilitasnya dengan nilai koefisien Alpha Cronbach sebesar 0,96. Pengolahan dan analisis data menggunakan statistik deskriptif dibantu dengan Microsoft Excel. Berdasarkan hasil penelitian, ayah memiliki pengetahuan yang baik dengan perolehan persentase 89% dalam kategori baik. Lebih dari setengah dari total sampel juga memiliki sikap yang baik dengan perolehan persentase 84% dalam kategori baik. Kesimpulannya adalah gambaran pengetahuan dan sikap tentang ayah ASI eksklusif menunjukkan bahwa pentingnya pengetahuan dan sikap ayah harus mendukung pemberian ASI eksklusif.
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA YANG BEKERJA DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA REMAJA Lestari, Restu Khoiriya; Artanti, Guspri Devi; Riska, Nur
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 1 No. 2 (2014): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.328 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.012.06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua yang bekerja dengan kecerdasan emosional pada remaja. Penelitian dilaksanakan di SMP Angkasa pada bulan Pebruari – Juli 201. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pendekatan korelasional dengan populasi seluruh siswa kela VIII yang memiliki orang tua yang keduanya bekerja atau salah satu orang tua yang sudah meninggal (ayah atau ibu) dan yang lainnya bekerja (ayah atau ibu). Adapun sampel yang diambil sebanyak 65 siswa dengan teknik sampling jenuh. Data yang diperoleh berdistribusi normal dan terdapat linieritas regresi di antara variabel penelitian. Berdasarkan hasl penelitian diketahui bahwa koefisien korelasi sebesar 0,37 dan korelasi signifikan. Koefisien determinasi diketahui 13,69% yang berarti bahwa pola asuh orang tua bekerja berpengaruh terhadap kecerdasan emosional anak sebesar 13,69%. Hasi uji regresi diketahui persamaan regresi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara pola asuh orang tua yang bekerja dengan kecerdasan emosional pada remaja.
PENGARUH PELATIHAN TENTANG PEMILIHAN MAKANAN SEHAT UNTUK MENCEGAH TERJADINYA STUNTING MELALUI EDUKASI GIZI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI Rusilanti; Riska, Nur
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 8 No. 02 (2021): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.082.06

Abstract

Stunting adalah salah satu dari tiga beban masalah gizi di Indonesia yang harus segera ditangani. Perbaikan gizi pada remaja melalui intervensi gizi spesifik seperti pendidikan gizi, fortifikasi dan suplementasi serta penanganan penyakit penyerta perlu dilakukan. Masa remaja adalah windows of opportunity kedua yang sangat sensitif dalam menentukan kualitas hidup saat menjadi individu dewasa dan juga dalam menghasilkan generasi selanjutnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja puteri tentang pemilihan makanan sehat melalui edukasi gizi untuk mencegah stunting. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan penelitian menggunakan pretest dan post test pada remaja puteri di Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan dengan sampel penelitian sebanyak 20 orang remaja puteri. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah soal berupa pretest yang diberikan sebelum perlakuan dan soal posttest yang diberikan setelah perlakuan. Hasil penelitian ini didapatkan terdapat peningkatkan pengetahuan pemilihan makanan sehat melalui media edukasi gizi pada remaja puteri di Kelurahan Benda Baru dengan hasil pre test sebesar 73,5 yang berarti pengetahuan remaja puteri sebelum menggunakan media edukasi gizi masih tergolong rendah dan setelah menggunakan media edukasi gizi diberikan soal post test dan mendapatkan hasil sebesar 84,5 yang berarti terdapat peningkatan pengetahuan pemilhan makanan remaja puteri setelah menggunakan media edukasi gizi. Hasil uji t diperoleh bahwa adanya pengaruh pelatihan tentang pemilihan makanan sehat untuk mencegah stunting terhadap peningkatan pengetahuan remaja puteri. Kata kunci: edukasi gizi, makanan sehat, remaja putri, stunting Abstract Stunting is one of the three burdens of nutritional problems in Indonesia that must be addressed immediately. It is necessary to improve nutrition in adolescents through specific nutritional interventions such as nutrition education, fortification and supplementation as well as treatment of comorbidities. Adolescence is the second window of opportunity that is very sensitive in determining the quality of life as an adult individual and also in producing the next generation. The purpose of this study was to increase the knowledge of young women about choosing healthy foods through nutrition education to prevent stunting. This type of research is a quasi-experimental research design using pretest and post-test on young women in Benda Baru Village, Pamulang District, South Tangerang City with a research sample of 20 young women. The data collection tools used are questions in the form of pretest given before treatment and posttest questions given after treatment. The results of this study showed that there was an increase in knowledge of healthy food choices through nutrition education media for young women in Benda Baru Village with a pre-test result of 73.5 which means that the knowledge of young women before using nutrition education media is still relatively low and after using nutrition education media questions are given. post test and get a result of 84.5 which means there is an increase in knowledge of adolescent girls' food choices after using nutrition education media. The results of the t-test showed that there was an effect of training on healthy food selection to prevent stunting on increasing knowledge of young women. Keywords: Adolescent Women, Healthy Food, Nutrition Education, Stunting
The Effect of Soybean Extract Substitution on Physical and Sensory Quality Pukis Cake Lestari, Dinda; Riska, Nur; Alsuhendra, Alsuhendra
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 11, No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Oktober)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v11i4.9594

Abstract

This study aims to analyze the effect of substituting instant coconut milk with soy milk on the physical quality and sensory quality of pukis cakes in order to determine the optimum formula for producing a product with good quality. The research method used was an experiment with three levels of soy milk substitution, namely 80%, 90%, and 100%. Physical tests were conducted by measuring height for expansion power and measuring hardness levels with a texture profile analyzer. Meanwhile, sensory quality was tested through organoleptic tests by 45 semi-trained panelists from Culinary Education students. Physical quality data were analyzed using the One Way ANOVA test and followed by Duncan's Multiple Range Test (DMRT), while sensory quality data were analyzed using the Kruskal-Wallis test and followed by Tukey's test. The results of statistical analysis showed that soybean milk substitution had a significant effect on the expansion, hardness level, and sensory characteristics of soybean flavor in pukis cakes. An increase in the percentage of soybean milk and a decrease in the use of coconut milk tended to produce pukis cakes with higher expansion, lower hardness values, and stronger soybean flavor. The formula with 80% soybean milk substitution is recommended as the optimal formulation because it produces the best balance between the physical quality and sensory quality of pukis cakes.
Pengembangan Media Video Animasi Bagi Remaja Putri Untuk Pencegahan Bayi Lahir Stunting Kurniawati, Syavira; Riska, Nur; Rusilanti, Rusilanti
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 8 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i8.476

Abstract

Salah satu bentuk permasalahan gizi yang masih terjadi pada anak dibawah lima tahun ialah stunting. Stunting termasuk dalam kategori gizi kronik. Perbaikan gizi pada remaja putri dalam upaya pencegahan stunting perlu ditingkatkan . Status gizi remaja putri sangat penting karena mereka akan menjadi ibu di masa depan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media dan menguji kelayakan media sebagai sarana edukasi gizi maupun penyuluhan bagi remaja putri untuk pencegahan bayi lahir stunting. Pengembangan media video animasi bagi remaja putri untuk pencegahan bayi lahir stunting menggunakan metode R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yang memiliki 5 tahapan pengembangan, yaitu 1) Analyze, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation dan 5) Evaluation. Hasil uji coba yang telah dilakukan kepada remaja putri usia 16 hingga 22 tahun di kelurahan Jembatan Besi, memperoleh hasil persentase 75% pada evaluasi one to one masuk dalam kualifikasi baik, 92% pada evaluasi small group masuk dalam kualifikasi sangat baik, dan 92% pada evaluasi field test masuk dalam kualifikasi sangat baik. Dapat ditarik kesimpulan, remaja putri menyatakan media video animasi pencegahan bayi lahir stunting layak untuk digunakan. Hasil respon remaja putri memberikan hasil yang sangat baik dengan persentase sebesar 95% dengan kategori sangat kuat yang berarti remaja putri merasa tertarik dan merasa puas dengan memberikan tanggapan positif terhadap media video animasi pencegahan bayi lahir stunting dan dapat digunakan sebagai media edukasi gizi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video animasi pencegahan bayi lahir stunting bagi remaja putri dinyatakan layak dan diharapkan dapat membantu dalam upaya penurunan prevalensi stunting.
Studi Gambaran Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Makanan Indonesia Pada Warga Negara Asing Di Desa Canggu Bali Melati Boninauli, Nathania; Febriana, Rina; Riska, Nur
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 8 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i8.498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor yang menjadi pemilihan makanan orang asing di Canggu. Abstrak ini menyajikan analisis komprehensif tentang faktor kunci yang memengaruhi pemilihan makanan. Faktor-faktor ini termasuk kesehatan, daya tarik sensorik, pengaruh sosial, biaya, sifat eksploratif, kebersihan, kemudahan, preferensi diet, dan pertimbangan budaya. Kesehatan muncul sebagai faktor yang paling berpengaruh, dengan individu memprioritaskan pilihan makanan yang selaras dengan tujuan kesehatan dan kesejahteraan mereka. Faktor-faktor seperti kandungan gizi, pedoman diet, dan manfaat kesehatan yang dirasakan dari makanan memainkan peran penting dalam membentuk pemilihan makanan. Daya tarik sensorik mengikuti kesehatan sebagai faktor penting, karena individu mencari makanan yang menyenangkan selera mereka dan memberikan pengalaman indrawi yang memuaskan. Pengaruh sosial menempati urutan ketiga, menyoroti dampak keluarga, teman, teman sebaya, dan norma budaya pada pemilihan makanan. Biaya muncul sebagai faktor penting, karena keterjangkauan pangan memengaruhi pengambilan keputusan, terutama bagi individu dengan anggaran terbatas. Sifat eksploratif individu mempengaruhi pilihan makanan mereka juga. Pertimbangan kebersihan, termasuk keamanan dan kebersihan makanan, juga memengaruhi pemilihan makanan. kemudahan memainkan peran penting, dengan individu memilih pilihan makanan yang mudah disiapkan, tersedia, dan sesuai dengan gaya hidup mereka yang sibuk. Preferensi diet, seperti vegetarian, vegan, bebas gluten, atau diet khusus lainnya, memengaruhi pemilihan makanan. Terakhir, pertimbangan budaya mencakup pilihan makanan yang dipengaruhi oleh tradisi budaya, adat istiadat, dan warisan.