Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pengaruh Substitusi Buah Plum Pada Pembuatan Permen Jeli Terhadap Sifat Fisik Dan Daya Terima Konsumen Fadillah, Alyarachmawati; Dahlia, Mutiara; Riska, Nur
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi buah plum pada pembuatan permen jeli terhadap sifat fisik dan daya terima konsumen meliputi aspek warna, aroma, rasa permen jeli, rasa buah plum, dan tekstur. penelitian dilakukan di Laboratorium Pastry and Bakery Program Studi Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta yang dimulai sejak Mei 2024 hingga Mei 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen terhadap 3 jenis perlakuan substutusi buah plum yang berbeda, 25%, 50%, dan 75%. Uji organoleptik dilakukan kepada 5 dosen panelis ahli yaitu dosen Program Studi Pendidikan Tata Boga, dilanjutkan dengan uji daya terima konsumen yang dilakukan oleh 30 orang panelis agak terlatih. Hasil menunjukan bahwa permen jeli substitusi buah plum 75% mendapatkan nilai tertinggi pada aspek warna, aroma, rasa permen jeli, rasa buah plum, dan tekstur. Hasil pengujian hipotesis uji friedman menunjukan bahwa terdapat pengaruh substitusi buah plum pada pembuatan permen jeli terhadap sifat fisik dan daya terima konsumen pada aspek warna, aroma, rasa permen jeli, rasa buah plum, dann tekstur. Hasil uji hipotesis kualitas fisik menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata terhadap permen jeli substitusi buah plum 25%, 50%, dan 75%. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa permen jeli substitusi buah plum dapat direkomendasikan untuk dikembangkan lebih lanjut karena semua mendapatkan penilaian yang baik.
Pengaruh Substitusi Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera L) Terhadap Kualitas Fisik Dan Mutu Sensoris Almond Crispy Fitriani, Fitriani; Riska, Nur; Mahdiyah, Mahdiyah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung daun kelor (Moringa oleifera L) terhadap kualitas fisik dan mutu sensoris Almond Crispy. Tepung daun kelor digunakan sebagai bahan substitusi tepung terigu dalam tiga level perlakuan, yaitu 5%, 10%, dan 15%. Metode eksperimen dilakukan di Laboratorium Pastry & Bakery Universitas Negeri Jakarta mulai April 2024. Evaluasi produk meliputi uji organoleptik terhadap aspek warna, rasa, aroma, kerenyahan, kerapuhan, dan ketebalan oleh 45 panelis agak terlatih serta uji kualitas fisik (kerenyahan) menggunakan alat texture analyzer. Analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis dan uji lanjut Tuckey’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung daun kelor tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas fisik (kerenyahan) dan sebagian besar aspek sensoris. Namun, terdapat pengaruh signifikan pada aspek warna, rasa manis, dan rasa butter. Substitusi 5% memberikan hasil terbaik untuk warna, rasa butter, dan rasa daun kelor, sementara 10% paling disukai dalam aspek kerenyahan dan aroma butter. Substitusi 15% memberikan aroma daun kelor paling menonjol. Dengan karakteristiknya yang kaya gizi dan mirip matcha, tepung daun kelor menunjukkan potensi besar sebagai bahan inovatif dalam industri makanan ringan, khususnya Almond Crispy. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan substitusi sebesar 5–10% untuk hasil sensoris terbaik serta mendorong pengembangan lebih lanjut pangan lokal berbasis daun kelor.
Pengaruh Substitusi Sari Kedelai Hitam (Glycine Soja) Pada Pembuatan Silky Pudding Terhadap Kualitas Fisik Dan Daya Terima Konsumen Alpiyanti, Delia; Mariani, Mariani; Riska, Nur
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi sari kedelai hitam (Glycine soja) terhadap kualitas fisik dan daya terima konsumen silky pudding. Kedelai hitam dikenal memiliki kandungan protein, isoflavon, dan antosianin yang tinggi serta aktivitas antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan tiga perlakuan substitusi sari kedelai hitam terhadap susu UHT, yaitu 25%, 40%, dan 55%. Produk diuji kualitas fisiknya (kadar air dan sineresis) serta diuji organoleptik oleh 30 panelis agak terlatih. Hasil menunjukkan bahwa substitusi sari kedelai hitam tidak berpengaruh signifikan terhadap kadar air dan daya terima pada aspek warna, rasa manis, aroma susu, dan tekstur. Namun, terdapat pengaruh yang signifikan terhadap aspek sineresis, rasa kedelai, dan aroma kedelai. Uji Duncan menunjukkan sineresis terendah pada perlakuan 25%, sedangkan uji Tuckey menunjukkan rasa dan aroma kedelai terbaik terdapat pada perlakuan 25% dan 40%. Dengan demikian, substitusi sari kedelai hitam hingga 40% menghasilkan silky pudding yang disukai konsumen dan memiliki kualitas fisik yang baik. Penelitian ini mendukung pemanfaatan kedelai hitam sebagai bahan pangan fungsional dan alternatif diversifikasi produk olahan lokal.
Pengaruh Penambahan Pasta Buah Markisa Ungu (Passiflora. Edulis F. Edulis) Pada Pembuatan Permen Keras Terhadap Kualitas Fisik Dan Mutu Sensori Wardiman, Safika Aisyah; Riska, Nur; Singamurni, I Gusti Ayu Ngurah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan pasta buah markisa ungu (Passiflora edulis f. edulis) terhadap kualitas fisik dan mutu sensori permen keras. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan tiga perlakuan, yaitu penambahan pasta markisa ungu sebanyak 5%, 10%, dan 15% ke dalam formula standar permen keras. Uji kualitas fisik dilakukan melalui pengukuran keseragaman bobot, sementara mutu sensori dinilai oleh 45 panelis agak terlatih berdasarkan aspek warna, aroma, rasa (markisa ungu, asam, manis), tekstur, dan kehalusan permukaan permen di dalam mulut. Uji kualitas fisik dilakukan dengan 3 kali pengulangan terhadap aspek keberagaman bobot permen keras menunjukkan tidak terdapat pengaruh nyata penambahan pasta markisa ungu terhadap keseragaman bobot permen keras dengan penambahan pasta markisa ungu 5%, 10% dan 15% Permen keras dengan penambahan pasta markisa ungu 5%, 10% dan 15% dinyatakan lolos uji keseragaman bobot sesuai dengan standar Farmakope Indonesia V karena tidak ada bobot permen yang menyimpang dari batas penyimpangan yang telah ditentukan (5% dan 10%). Uji mutu sensoris dilakukan dengan pengujian hipotesis menggunakan Uji Kruskal-Wallis pada taraf signifikan α = 0,05. Hasil uji menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan pada 4 aspek yaitu aspek aroma, rasa manis, tekstur dan kehalusan permukaan di dalam mulut. Sedangkan 3 aspek lainnya menunjukkan terdapat pengaruh panambahan pasta buah markisa terhadap mutu sensori permen keras diantaranya pada aspek warna, rasa markisa ungu dan rasa asam. Uji coba lanjutan dilanjutkan dengan Uji Tuckey, berdasarkan hasil Uji Tuckey, peneliti menyimpulkan bahwa secara keseluruhan produk terbaik pada penelitian ini adalah permen keras dengan penambahan pasta buah markisa ungu 15%. Hasil ini menunjukkan bahwa pasta markisa ungu dapat meningkatkan mutu sensori tertentu permen keras tanpa mengganggu kualitas fisiknya, serta berpotensi sebagai bahan alami untuk diversifikasi produk pangan berbasis buah lokal.
Peningkatan Pengetahuan Mahasiswa Tata Boga Melalui Media Video Animasi 2 Dimensi Kebutuhan Gizi Ibu Hamil Junaz, Leony Ridfilia; Riska, Nur; Yulianti, Yeni
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media video animasi 2 dimensi kebutuhan gizi ibu hamil berpengaruh terhadap pengetahuan mahasiswa Tata Boga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre experimental, pada metode ini menggunakan desain penelitian one group pre-test post-test design. Sampel pada penelitian ini yaitu mahasiswa Pendidikan Tata Boga angkatan 2023 sejumlah 30 orang. Uji statistik yang digunakan menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pre-test sebesar 33,47 dan nilai rata-rata post-test sebesar 88,40 terdapat selisih sebesar 54,93. Hasil pengujian hipotesis menggunakan paired sampel t-test diperoleh signifikansi 0,00001 lebih kecil dari nilai p value 0,05 dan diperoleh nilai t hitung sebesar 25,62 dan nilai t hitung sebesar 2,04, yang artinya nilai nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel maha Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil uji N-Gain mengalami peningkatan sebesar 0,83 masuk dalam kategori tinggi. Hasil perhitungan angket respon mahasiswa mendapatkan hasil yang sangat efektif yaitu sebesar 99,3%, artinya mahasiswa setuju penggunaan media video animasi 2 dimensi efektif terhadap peningkatan pengetahuan mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan mahasiswa Tata Boga melalui penggunaan media video animasi 2 dimensi kebutuhan gizi ibu hamil.
Pengembangan Media Flipbook Glossary Makanan Asia Nugraha, Dylan Aryan; Febriana, Rina; Riska, Nur
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguasaan materi bumbu makanan Asia dalam mata kuliah Makanan Asia bagi mahasiswa program studi Pendidikan Tata Boga Universitas Negeri Jakarta, mengingat kompleksitas dan keberagaman istilah yang seringkali menjadi kendala. Pengembangan flipbook glossary daring ini bertujuan untuk menyediakan media pembelajaran yang interaktif, menarik, dan mudah diakses, sehingga dapat memfasilitasi pemahaman mahasiswa secara efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah model pengembangan Hannafin dan Peck, yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan dan implementasi, serta evaluasi dan revisi. Kelayakan media ini diuji melalui validasi ahli (bahasa 79%, media 92%, materi 90%) dan uji coba mahasiswa (perorangan 88%, kelompok kecil 90%, lapangan 91%), yang menunjukkan hasil positif. Berdasarkan hasil tersebut, flipbook glossary daring yang dikembangkan terbukti layak dan efektif sebagai media pembelajaran untuk materi bumbu makanan Asia, serta diharapkan dapat meningkatkan pemahaman materi, mempermudah proses pembelajaran mandiri, dan pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan kualitas hasil belajar mahasiswa secara keseluruhan.
Pengembangan Media Flipbook Tentang Gizi Remaja Untuk Pencegahan Stunting Defi Iqfirli; Nur Riska; Rusilanti Rusilanti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh media flipbook sebagai sarana edukatif tentang stunting pada remaja putri dan memperoleh nilai kelayakan media flipbook. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D Thiagarajan dan memiliki empat tahap, yaitu define, design, develop, dan dessiminate. Teknik analisis data pada penelitian dan pengembangan ini berupa deskriptif kualitatif. Flipbook ini telah melewati tahap validasi oleh beberapa ahli dengan persentase penilaian sebesar 80% untuk aspek materi, 80% untuk aspek bahasa, dan 83% untuk aspek media. Hasil uji coba yang dilakukan bertahap pada remaja putri di Kabupaten dan Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mendapat persentase penilaian 87% untuk hasil uji coba one to one, 81,4% untuk hasil uji coba small group, dan 84,2% untuk hasil uji coba field group. Hasil perhitungan data skor respon remaja putri terhadap flipbook yaitu 83,1%, dengan katagori sangat kuat atau diterima dengan positif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan flipbook tentang pengetahuan stunting pada remaja putri dinyatakan layak untuk digunakan dan dipublikasikan untuk masyarakat umum maupun digunakan secara langsung oleh remaja putri dalam kegiatan edukasi kesehatan.
PENGARUH PENAMBAHAN PUREE BIT PADA PEMBUATAN WINGKO BABAT TERHADAP KADAR AIR, SUSUT MASAK, DAN DAYA TERIMA KONSUMEN Tiara Risky; Ridawati Ridawati; Nur Riska
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan puree bit terhadap kualitas fisik dan daya terima konsumen pada produk wingko babat. Parameter yang diamati meliputi kadar air, susut masak, serta penilaian sensori yang mencakup warna bagian luar, warna bagian dalam, rasa manis, rasa bit, aroma bit, dan tekstur. Penelitian menggunakan tiga perlakuan penambahan puree bit, yaitu 40%, 50%, dan 60%. Uji kualitas fisik dianalisis menggunakan Anova, sedangkan uji daya terima konsumen dianalisis dengan uji Friedman dan dilanjutkan uji Tuckey’s apabila terdapat perbedaan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan puree bit tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kadar air, serta menghasilkan kecenderungan penurunan susut masak pada persentase 60%. Pada uji daya terima, warna bagian luar menunjukkan perbedaan signifikan dengan perlakuan 60% memperoleh skor tertinggi. Aspek warna bagian dalam, aroma bit, rasa bit, dan tekstur tidak menunjukkan pengaruh signifikan antarperlakuan, namun tetap berada pada kategori disukai. Aspek rasa manis menunjukkan pengaruh signifikan, tetapi ketiga perlakuan sama-sama disukai oleh panelis. Secara keseluruhan, penambahan puree bit memberikan pengaruh positif terhadap karakteristik fisik dan sensori wingko babat, dan perlakuan 60% puree bit merupakan formulasi terbaik karena memberikan daya tarik warna serta penerimaan konsumen tertinggi tanpa mengubah karakteristik dasar produk.