Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Ketersediaan dan Akses Informasi Pada Petani Jagung Di Nagari Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat Aditya weli pratama; Yenny Oktavia; Dwi Evaliza
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA) Vol 1, No 3 (2019): December
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v1i3.178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketersediaan, akses informasi dan mengetahui hubungan antara ketersediaan informasi dengan akses informasi petani jagung di Nagari Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dimana dalam pengambilan data menggunakan metode survei. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah accidental sampling dan alat analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ketersediaan informasi petani jagung di Nagari Koto Baru yang diukur melalui sumber informasi dan ragam informasi berada pada kategori sedikit. Dan untuk akses informasi petani jagung di Nagari Koto Baru yang diukur dengan dua indikator yaitu intensitas informasi dan frekuensi informasi berada pada kategori rendah. Berdasarkan hasil korelasi rank spearman didapat hasil Terdapat korelasi yang signifikan antara peubah ketersediaan informasi dan akses informasi. Apabila ketersediaan informasi petani rendah, maka akses informasi petani akan semakin rendah secara siginifikan. Sebaliknya, apabila ketersediaan informasi petani tinggi, maka akses informasi petani akan semakin tinggi secara signifikan.Dari hasil penelitian disarankan untuk meningkatkan penyebaran informasi yang sesuai dengan kebutuhan informasi petani     Kata kunci : ketersediaan, akses informasi, jagungThis study aims to describe the availability, access to information and find out the relationship between the availability of information with information access to corn farmers in Nagari Koto Baru, Luhak Nan Duo District, West Pasaman Regency. The research method used in this study is descriptive in which the data collection using survey methods. The method used in sampling in this study was accidental sampling and the analytical tool used was quantitative descriptive analysis. The results showed that the availability of information on corn farmers in Nagari Koto Baru as measured through information sources and various types of information were in the small category. And for access to information on corn farmers in Nagari Koto Baru, measured by two indicators, namely the intensity of information and frequency of information are in the low category. Based on the Spearman rank correlation results, there is a significant correlation between the variables of information availability and information access. If the availability of farmers 'information is low, then farmers' access to information will be significantly lower. Conversely, if the availability of farmer information is high, then access to farmer information will be significantly higher. From the results of the study it is recommended to increase the dissemination of information in accordance with farmers' information needs Keywords : availability, access, corn
Alokasi Jam Kerja Dan Pendapatan Buruh Tani Perempuan Di PT Anam Koto Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat Yozi Rahmayani; Dwi Evaliza; Zulvera Zulvera
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA) Vol 1, No 2 (2019): August
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v1i2.150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) untuk mendeskripsikan karakteristik dan pola kerja buruh tani perempuan yang bekerja di PT Anam Koto Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat. (2) Menghitung alokasi waktu kerja dan pendapatan buruh tani perempuan yang bekerja di PT Anam Koto Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat.Penelitian ini dilakukan pada tanggal 1-30 Januari 2019. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Metode yang digunakan adalah metode survei yang menggunakan kuisioner sebagai instrumen pengumpulan data. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Data dianalisis untuk tujuan pertama dengan deskriptif kualitatif, untuk tujuan kedua dianalisis dengan analisis kuantitaif. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) Profil buruh tani perempuan yang bekerja di PT Anam Koto , rata-rata buruh tani perempuan memiliki usia yang produktif untuk bekerja, namun tidak memiliki latar belakang pendidikan yang tinggi, memiliki jumlah anggota keluarga paling banyak kisaran 2-4 orang dan jumlah tanggungan keluarga paling banyak kisaran 1-3 orang dan lama bekerja di PT Anam Koto 1-2 tahun. Pola kerja buruh tani perempuan yang bekerja di PT Anam Koto yaitu mereka bekerja melakukan pemeliharaan kelapa sawit, pemupukan dan mengumpulkan brondolan kelapa sawit. Buruh tani perempuan bekerja enam hari selama satu minggu yaitu dari hari senin hingga sabtu, dan mempunyai hari libur yaitu hari minggu. Buruh tani perempuan yang bekerja di PT Anam Koto ada yang tinggal di barak tempat hunian para buruh yang telah di sediakan PT Anam Koto dan ada juga yang tinggal di rumah miliknya sendiri di luar lokasi PT Anam Koto. (2) Pendapatan buruh tani perempuan yang bekerja di PT Anam Koto selama satu bulan dengan pendapatan paling banyak didapatkan oleh responden yaitu rentang Rp 500.000 sampai Rp 1.000.000 sebanyak 24 responden atau sebesar 80%. Jumlah jam kerja rata-rata/individu yang dilakukan oleh buruh tani perempuan di PT Anam Koto pada setiap kegiatan memiliki perbedaan pada alokasi jam kerjanya. Pada kegiatan pengutipan brondol adalah kegiatan yang mempunyai waktu paling banyak dengan jumlah alokasi jam kerja/individu selama satu bulan yang dilakukan oleh buruh tani perempuan yaitu sebesar 32 jam/bulan. Kata Kunci : Jam Kerja, Pendapatan, Buruh Tani PerempuanThe research aims to analyze (1) To describe the characteristics and patterns of work of female farm laborers who work in PT Anam Koto, Pasaman District, West Pasaman Regency. (2) Calculating the work time allocation and income of female farm laborers who work in PT Anam Koto Pasaman District, West Pasaman Regency. This study was conducted on 1-30 January 2019. The data used in this study were primary data. The method used is a survey method that uses questionnaires as an instrument for data collection. The sampling method used is simple random sampling. Data were analyzed for the first purpose with descriptive qualitative, for the second purpose analyzed by quantitative analysis. The results of the analysis show that (1) The profile of female farm laborers working at PT Anam Koto, the average female farm laborer has a productive age to work, but does not have a high education background, having the most family members in the range of 2-4 people and the number of dependents at most ranges from 1-3 people and work long at PT Anam Koto 1-2 years. The working pattern of female farm laborers working at PT Anam Koto is that they work to maintain oil palm, fertilize and collect palm oil waste. Female farm workers work six days a week, from Monday to Saturday, and have holidays, namely Sundays. There are female farm workers working at PT Anam Koto who live in the barracks of workers' homes that have been provided by PT Anam Koto and there are also those who live in their own homes outside the PT Anam Koto location. (2) The income of female farm laborers working at PT Anam Koto for one month with the most income obtained by respondents is the range of Rp. 500,000 to Rp. 1,000,000 for 24 respondents or 80%. The number of average / individual working hours carried out by female farm workers at PT Anam Koto at each activity differs from the allocation of working hours. In the activity of brondol quotation, it is an activity that has the most time with the number of work / individual hours allocated for one month by female farm workers, which is 32 hours / month.Keywords : working hours, Income, female farm laborers
Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Desa, Kasus Penggunaan Dana Desa di Desa Marunggi Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman Hidayatul Husna; Dwi evaliza; Ira wahyuni syarfi
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA) Vol 1, No 1 (2019): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v1i1.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perencanaan kegiatan penggunaan dana desa di Marunggi Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman dan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan dana desa di Marunggi Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman tahun 2016. Metode pengambilan responden dalam penelitian ini menggunakan mekanisme sengaja (Purposive) dengan 20 orang responden yang dianggap ahli dan kompeten dibidang dana desa. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dengan prinsip Triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa perencanaan dana desa berdasarkan Peraturan Walikota Pariaman dengan perencanaan yang telah direalisasikan Desa Marunggi tahun 2016 dapat dikatakan sesuai, karena perencanaan tersebut berpedoman pada Peraturan Walikota Pariaman dan pelaksanaan kegiatan di Desa Marunggi sesuai dengan tahapan yang ada didalam Peraturan Walikota Pariaman dan RKP desa Marunggi tahun 2016.Kata kunci : Mekanisme, deskriptif, kualitatifThis study aims to analyze the 2016 fiscal year allocation and management of village fund in Marunggi Pariaman Selatan Subdistrict of Pariaman Municipality. The analysis was based on principle, priority, and governance of village fund assistance. By interviewing 20 informants who are considered expert and competent in managing the village funds. Data and information is qualitatively analyzed. The results show that the allocation of Marunggi village’s fund has been following to RPJM and RKP of the village. RPJM and RKP are the guidance in allocating and managing village fund. While the management and implementation of the activities which were funded by village funds has also been in line with the RKP of village funds in 2016.Keyword : Mechanism, descriptive, qualitative
Analisis Perbandingan Pendapatan dan keuntungan Usahatani Petani Karet di Nagari Padang Laweh Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung Sebelum dan Pada Saat Covid-19 Yola Sri Melni; Dwi Evaliza; Rina Sari
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA) Vol 4, No 3 (2022): December
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v4i3.446

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Nagari Padang Laweh Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung, pada tanggal 11 Januari sampai 11 Februari 2022. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perbedaan pelaksanaan usahatani petani karet di Nagari Padang Laweh sebelum dan pada saat Pandemi Covid-19 dan mengalisis perbandingan pendapatan dan keuntungan usahatani petani karet di Nagari Padang Laweh sebelum dan pada saat Pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan sampel yang dilakukan secara Quota Sampling. Analisa data secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkkan bahwa terdapat perbedaan pelaksanaan usahatani petani karet di Nagari Padang Laweh Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung sebelum Pandemi Covid-19 (Maret 2019-Februari 2020) dan pada saat Pandemi Covid-19 (Maret 2020-Februari 2021). Perbedaan itu dapat dilihat pada kegiatan usahatani yaitu pada kegiatan Pemeliharaan kebun karet, kegiatan penyadapan, kegiatan panen dan kegiatan pengangkutan. Tujuan kedua pada penelitian ini menganalisis perbandingan pendapatan dan keuntungan yang diterima petani karet di Nagari Padang Laweh sebelum Pandemi Covid-19 lebih besar nominalnya dibandingkan pada saat Pandemi Covid-19. Rata-rata pendapatan petani karet sebelum Pandemi Covid-19 adalah Rp. 27.496.134/Ha/Tahun. Sedangkan rata-rata pendapatan yang diterima petani karet di Nagari Padang Laweh pada saat Pandemi Covid-19 adalah Rp. 21.369.43/Ha/Tahun. Rata-rata keuntungan yang diterima petani karet di Nagari Padang Laweh sebelum Pandemi Covid-19 sebesar Rp.12.465.401/Ha/Tahun. Dan rata-rata keuntungan yang diterima petani karet di Nagari Padang Laweh pada saat Pandemi Covid-19 sebesar Rp. 9.663.068/Ha/Tahun. Hasil uji statistik perbandingan pendapatan dan keuntungan menun
Analisis Perbandingan Pendapatan dan keuntungan Usahatani Petani Karet di Nagari Padang Laweh Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung Sebelum dan Pada Saat Covid-19 Yola Sri Melni; Dwi Evaliza; Rina Sari
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 4 No. 3 (2022): December
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v4i3.446

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Nagari Padang Laweh Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung, pada tanggal 11 Januari sampai 11 Februari 2022. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perbedaan pelaksanaan usahatani petani karet di Nagari Padang Laweh sebelum dan pada saat Pandemi Covid-19 dan mengalisis perbandingan pendapatan dan keuntungan usahatani petani karet di Nagari Padang Laweh sebelum dan pada saat Pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan sampel yang dilakukan secara Quota Sampling. Analisa data secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkkan bahwa terdapat perbedaan pelaksanaan usahatani petani karet di Nagari Padang Laweh Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung sebelum Pandemi Covid-19 (Maret 2019-Februari 2020) dan pada saat Pandemi Covid-19 (Maret 2020-Februari 2021). Perbedaan itu dapat dilihat pada kegiatan usahatani yaitu pada kegiatan Pemeliharaan kebun karet, kegiatan penyadapan, kegiatan panen dan kegiatan pengangkutan. Tujuan kedua pada penelitian ini menganalisis perbandingan pendapatan dan keuntungan yang diterima petani karet di Nagari Padang Laweh sebelum Pandemi Covid-19 lebih besar nominalnya dibandingkan pada saat Pandemi Covid-19. Rata-rata pendapatan petani karet sebelum Pandemi Covid-19 adalah Rp. 27.496.134/Ha/Tahun. Sedangkan rata-rata pendapatan yang diterima petani karet di Nagari Padang Laweh pada saat Pandemi Covid-19 adalah Rp. 21.369.43/Ha/Tahun. Rata-rata keuntungan yang diterima petani karet di Nagari Padang Laweh sebelum Pandemi Covid-19 sebesar Rp.12.465.401/Ha/Tahun. Dan rata-rata keuntungan yang diterima petani karet di Nagari Padang Laweh pada saat Pandemi Covid-19 sebesar Rp. 9.663.068/Ha/Tahun. Hasil uji statistik perbandingan pendapatan dan keuntungan menun
Analisis Penyaluran Pupuk bersubsidi di Kelompok Tani Patamuan Kota Padang Halomoan, Salim; Evaliza, Dwi; Zulvera, Zulvera
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 6 No. 1 (2024): April
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v6i1.394

Abstract

Penyaluran pupuk bersubsidi sangat diperlukan bagi para petani di berbagai daerah Indonesia karena mayoritas petani di Indonesia memiliki penghasilan menengah ke bawah dan memerlukan pupuk untuk bertani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemyaluran pupuk bersubsidi di Kelompok Tani Patamuan Kota Padang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode survei. Jumlah seluruh responden sebanyak 42 petani dari total 71 orang populasi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik sampling acak sederhana. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mengacu kepada Permendag No. 15 Tahun 2013, bahwa penyaluran pupuk bersubsidi harus sesuai dengan enam Azas Ketepatan, yaitu; Ketepatan Harga, Ketepatan Jumlah, Ketepatan Waktu, Ketepatan Tempat, Ketepatan Mutu, dan Ketepatan Jenis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi di kelompok tani Patamuan belum sesuai dengan enam ketepatan yang sebelumnya telah ditetapkan oleh pemerintah, hal ini terjadi karena hanya dua jenis pupuk bersubsidi yang diterima oleh petani, sedangkan yang disalurkan oleh pemerintah ada tujuh jenis pupuk yang telah bersubsidi. 
Analisis Kontribusi Pendapatan Karyawan Wanita Bagian Pemeliharaan Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Pendapatan Rumah Tangga (Studi Kasus: Ptpn Iv Kebun Laras, Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun Sumatera Utara) Nasution, Tresna Dwie Salsabila; Syarfi, Ira Wahyuni; Evaliza, Dwi
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 6 No. 2 (2024): August
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v6i2.502

Abstract

Fenomena wanita bekerja telah menjadi hal yang menarik untuk dikaji. Kondisi perekonomian keluarga yang lemah dan serba kekurangan memaksa wanita untuk ikut bekerja membantu keluarga dalam rangka mendapatkan penghasilan tambahan. Masyarakat desa dengan pendapatan yang kecil membuat kehidupan keluarga kurang maju karena dengan ekonomi yang rendah maka pendidikan anak dalam rumah tangga tidak dijadikan prioritas, hanya untuk memenuhi keperluan sehari- hari saja mengingat pendapatan yang diterima suami kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pekerjaan utama karyawan wanita perkebunan kelapa sawit dan menganalisis kontribusi pendapatan karyawan wanita perkebunan sawit. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode studi kasus (case study), dengan analisiskuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan informan kunci dengan karyawan wanita perkebunan kelapa sawit PTPN IV Kebun Laras. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi pendapatan karyawan wanita merupakan penyumbang tertinggi dalam pendapatan rumah tangga dengan persentase sebesar 67% dimana nilai persentase pendapatan karyawan wanita merupakan yang terbesardibandingkan persentase kontribusi pendapatan suami yakni sebesar 27% persentase kontribusi pendapatan anak sebesar 3% dan persentase kontribusi hasil usaha lainnya sebesar 3%.