Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Microwave-Assisted Extraction of Polysaccharides from Chlorella pyrenoidosa and Its Characterization Aulia, Margaretha Praba; Azis, Muhammad Mufti; Rochmadi, Rochmadi; Budiman, Arief
Indonesian Journal of Chemistry Vol 25, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijc.103337

Abstract

This study explored an efficient method for extracting polysaccharides from Chlorella pyrenoidosa using microwave-assisted extraction (MAE) with water as the solvent, a technique consistent with green chemistry principles. The goal was to enhance the yield and quality of polysaccharides for their potential applications as multifunctional active ingredients in the pharmaceutical and functional food industries. Key extraction parameters, including extraction time (10, 20, and 30 min), temperature (80 °C), and solid-to-liquid ratios (1:20, 1:30, 1:40 m/v), were systematically evaluated. The results indicated that a solid-to-liquid ratio of 1:40 m/v at 80 °C for 10 min yielded the highest polysaccharide content (56.64%). FTIR analysis confirmed the presence of pyranose rings in D-glucose and hydroxyl groups, while HPLC identified D-mannose (58.12%) as the predominant sugar, followed by D-glucose (34.46%), D-galactose (3.61%), and L-rhamnose (3.81%). Purified polysaccharide was composed of major mannose and glucose, a biomolecule very important given that it has wide applications in medical and food industries.
Peningkatan Mutu Sumber Daya Manusia Pendidikan Melalui Motivasi Kerja Bagi Guru dan Guru Pendamping Khusus (GPK) MIM PK Kartasura Berbasis Employee Engagement Training Indri, Indri; Rochmadi, Rochmadi; Rahayu, Yayuk Nur
Jurnal ABDIRAJA Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v8i2.4287

Abstract

Madrasah ibtidaiyah memegang peran penting dalam membentuk generasi yang tidak cakap secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia sesuai nilai-nilai keislaman. Sebagai lembaga pendidikan berbasis agama, madrasah ibtidaiyah menghadapi tantangan besar dalam menjaga kualitas dan eksistensinya di tengah persaingan dengan sekolah-sekolah formal lainnya. Kompetisi ini tidak terbatas pada pencapaian akademis semata, melainkan juga menyangkut kemampuan institusi dalam menarik minat dan membangun kepercayaan publik. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan loyalitas dan semangat kinerja para guru dan guru pendamping khusus atau guru program inklusi. Pengabdian dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) PK Kartasura. Solusi yang ditawarkan berupa Employee Engagement Training.
Konstruksi Pengetahuan Dalam Filsafat Ilmu Dan Penerapannya Dalam Pembentukan Kriteria Keadilan Dalam Filsafat Hukum Rochmadi, Rochmadi; Israhadi, Evita Isretno
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9909

Abstract

Makalah ini membahas konstruksi pengetahuan dalam filsafat ilmu dan penerapannya dalam pembentukan kriteria keadilan dalam filsafat hukum, dengan fokus pada studi kasus kasus Brown v. Board of Education di Amerika Serikat. Filsafat ilmu mengajukan pertanyaan fundamental tentang hakikat pengetahuan, metode perolehannya, dan validitasnya. Filsafat hukum, di sisi lain, menyoroti konsep keadilan dan cara mewujudkannya dalam sistem hukum. Melalui metode deskriptif kualitatif, makalah ini menggabungkan analisis teks filosofis dan studi literatur untuk memahami konstruksi pengetahuan dalam filsafat ilmu dan penerapannya dalam pembentukan kriteria keadilan dalam filsafat hukum. Studi kasus Brown v. Board of Education menunjukkan bagaimana pertimbangan ilmiah dan moral memengaruhi pengambilan keputusan hukum, menegaskan bahwa keadilan dalam hukum tidak dapat terlepas dari pemahaman yang mendalam tentang realitas sosial dan konteksnya. Hasil pembahasan menyoroti pentingnya pengetahuan dalam memahami dan mengatasi ketidakadilan sosial, serta mengembangkan kerangka kerja untuk menerapkan pengetahuan dalam filsafat ilmu dalam pembentukan kriteria keadilan dalam filsafat hukum. Karya-karya filosof ilmu seperti Karl Popper, Thomas Kuhn, dan Paul Feyerabend, serta teori-teori keadilan dari John Rawls, H.L.A. Hart, dan Ronald Dworkin, menjadi landasan utama untuk analisis ini.