Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Run-Off Menggunakan Cara Manual dan Software Hydrognomon pada DAS Batang Lembang Amri, Syaiful; Syofyan, Elvi Roza; Yurisman; Wahyuni, Fitri; Kurniawan, Jhoni
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2024.V1101.046-55

Abstract

Batang Lembang terdiri dari dua sub DAS yaitu sub DAS Batang Lembang dan sub DAS Batang Sumani dan bertemu di Kenagarian Selayo, Kota Solok. Belakangan ini Batang Lembang kerap meluap dan menimbulkan banjir, seperti yang terjadi pada 12 Januari 2021 yang merendam Sembilan desa di Kota Solok serta Kenagarian Selayo dan Koto Baru di Kabupaten Solok. Banjir ini telah menimbulkan kerugian yang cukup besar terhadap sawah, jalan dan pemukiman penduduk. Akibatnya banyak lahan yang beralih fungsi dari lahan terbuka menjadi lahan terbangun seperti pemukiman, jalan, dan perkantoran. Tujuan penelitian adalah untuk menghitung HRU pada masing-masing sub-DAS dan menghitung besar perbedaan curah hujan rencana  dan debit banjir yang terjadi dengan periode ulang 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun, 50 tahun dan 100 tahun menggunakan cara manual dan software Hydrognomon. Batang Lembang didominasi oleh kedalaman tanah (solum) mencakup horizon A dan B. Sedangkan untuk jenis tanahnya memiliki butiran yang halus, untuk kemiringan DAS, pada daerah hulu DAS terdapat perbukitan dengan kemiringan antara 25 - 40% dan ada juga kemiringan > 40%. Hasil selisih perhitungan curah hujan rencana sebesar 0.004% - 0.193 % dan debit banjir rencana 0.004% - 0.725%, yang didapat dari cara manual dan menggunakan software hydrognomon.
Pendampingan Perkuatan Dinding Rumah Jahit Maharani Hijab untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi Fitria, Winda; Annisa, Lidiya; Syofyan, Elvi Roza; Afriyani, Sicilia; Revolis, Messa
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i3.1047

Abstract

Maharani Hijab merupakan salah satu UMKM yang bergerak di bidang fashion muslimah dan mendorong perekonomian di Kota Padang. Meskipun memiliki kontribusi vital terhadap pertumbuhan ekonomi Maharani Hijab menghadapi kendala pada infrastruktur bangunan produksi. Dinding bangunan tempat usaha ini mengalami lendutan dan ditemukan banyak hairline cracks. Hal ini disebabkan karena dinding bangunan pasangan bata memiliki bentang cukup panjang yaitu 6 meter tanpa adanya elemen pengaku vertikal. Oleh karena itu perlu dilakukan perkuatan dinding agar bangunan mampu menahan beban lebih efektif baik beban lateral yang terjadi akibat gempa, tekanan angin, dan mesin produksi yang ada pada bangunan. Metode perkuatan yang dipilih adalah penambahan kolom praktis dan balok di tengah bentang. Kegiatan ini berjalan dengan baik bekerja sama dengan mitra pengabdian yang terlibat, yaitu tim pengurus Maharani Hijab. Hasil dari pendampingan perkuatan dinding ini membuat pihak Maharani Hijab dan masyarakat sekitarnya mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai bangunan sederhana tahan gempa sebagai bangunan untuk usaha maupun rumah sebagai tempat tinggal.
Reviu Desain Struktur Bawah Bangunan Gedung: Studi Kasus Pengecekan Kekuatan Pondasi Tapak Sekolah Dasar Negeri (SDN) 12 Muntei, Mentawai Fitria, Winda; Misriani, Merley; Syofyan, Elvi Roza
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 11 No 2 (2023): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muntei is one of the villages in South Siberut, Mentawai Island Regency. The Mentawai Island located in West Sumatera and are outside the territory of the island of Sumatera, including one of the outermost islands in this Province. Mentawai is one of the areas in West Sumatera that is frequently shaken by earthquake. So, the implementation of earthquake resistant building standars is an important factor that must be considered in efforts to reduce disaster risk, considering that West Sumatera is one of the areas with a high earthquake risk. The implementation of earthquake resistant building standards should have started during the planning process. As one of the outermost province Mentawai is also lagging behind in infrastructure development, so sustainable development needs to be carried out to make Mentawai come out of being behind compare to other district in the West Sumatera. The review design of the site foundation of the SDN 12 Muntei school building aims to ensure the carrying capacity of the foundation. To obtain maximum axial value of the building, modeling was carried out using the sap2000 application. From the modeling and data analysis can be concluded that the foundation does not meet the requirements and is unable to carry the maximum load of the building. The allowable capacity of foundation permit for the SDN 12 Muntei is 12.96 Tonenes, while the maximum load on the building is 34.57 tonnes. The result of this analysis show that the foundation is not good and must be repaired.
Analisis Banjir Menggunakan Aplikasi GIS dan HEC-RAS Pada Batang Tapakis Kabupaten Padang Pariaman: Analisis Banjir Syofyan, Elvi Roza; Fitria, Winda; Istijono, Bambang; Rahmi, Yosa Anggia; Rasyid, Fadillah
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 11 No 1 (2023): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/fropil.v11i1.4700

Abstract

Kabupaten Padang Pariaman memiliki beberapa sungai besar salah satunya sungai Batang Tapakis. Penelitian mengenai Batang Tapakis sangat jarang diteliti. Berikut dokumentasi Batang Tapakis tepatnya di Jembatan Tiram, Jalan Syekh Burhanuddin, Nagari Tapakis, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Pada saat Rabu, 24 Januari 2023 terjadi banjir pada Korong Kasai Nagari Tapakis yang menyebabkan 1.200 KK mengungsi. Ketinggian banjir diperkirakan setinggi 80 cm. Oleh sebab itu dalam kajian ini penelitian menggunakan aplikasi HEC-RAS dan GIS untuk menampilkan sebaran banjir dan tinggi muka air banjir.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data primer, sekunder dan data DEM yang diunduh dari DEMNAS . Penggunaan aplikasi GIS yaitu Global Mapper berfungsi untuk mengubah data DEM yang berformat GeoTiff menjadi prj agar dapat diolah ke dalam HEC-RAS. Pada aplikasi HEC-RAS terdapat tools RAS Mapper yang berfungsi menggambarkan hasil sebaran banjir dan tinggi banjir. Dari hasil pemanfaatan data DEM menggunakan HEC-RAS dan GIS pada Batang Tapakis dapat menampilkan gambaran genangan pada Korong Tapakis dan tinggi banjir antara 70-80 cm yang sesuai dengan banjir yang terjadi pada tanggal 24 Januari 2023 setinggi 80 cm.