Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengetahuan, Sikap, dan Dukungan Keluarga dengan Minat Imunisasi Measles Rubella di Kelurahan Bukit Wolio Indah Kota Baubau taswin, Taswin; Azis, Waode Azfari; Wahyuddin, Wahyuddin; Erni, Erni; ,; Meilani, Ni'ma
Jurnal Kebidanan Malakbi Vol 1 No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/b.v1i2.282

Abstract

Measles, or known in Indonesian as measles, and Rubella, are two infectious diseases that are contagious. Data for 2018 MR immunization coverage until the end of november only reaches (73.7%) and Measles Immunization trends tend to fluctuate in Bukit Wolio Indah Kelurahan. This happens because of various factors namely mother's knowledge, attitudes, and family support which have been formulated as the reason of the many factors. This study aims to determine how the relationship of knowledge, attitudes, and family support to the interest of MR immunization in the Bukit Wolio Indah Village, Baubau City. This type of research is analytical survey with cross sectional approach, and uses simple random sampling technique. The number of samples in the study were 70 respondents. The analysis used was univariate and bivariate analysis at 95% confidence level (α = 0.05). Chi square test results obtained from the study that knowledge of MR immunization interests (ρ = 0.005), attitudes with MR immunization interests (ρ = 0.004), and family support with MR immunization interests (ρ = 0.273). The conclusion from this study there is no relationship on the family support variable, and there is a relationship on the attitude and knowledge variables with the interest of MR immunization in Bukit Wolio Indah Village, Baubau City. Suggestions that health practitioners can better socialize to the public about the benefits of MR immunization.
Pengelolaan Pangan Lokal Berbahan Dasar Rumput Laut Sebagai Upaya Penurunan Angka Stunting dan Untuk Menunjang Perekonomian Mandiri di Buton Tengah di Desa Nepah Mekar: Management of Local Food Made from Seaweed to Reduce Stunting Rates and Support an Independent Economy in Central Buton in Nepah Mekar Village Andi Yaumil Bay R Thaifur; Waode Azfari Azis
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 7: July 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i7.5942

Abstract

Latar belakang : Stunting merupakan masalah kesehatan yang serius di Indonesia, khususnya di daerah terpencil seperti Buton Tengah, yang dapat berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif anak-anak. Tujuan : untuk mengeksplorasi pengelolaan pangan lokal berbahan dasar rumput laut sebagai upaya penurunan angka stunting dan untuk menunjang perekonomian mandiri di Desa Nepah Mekar Metode : Memberikan pre test dan pro test dan melakukan edukasi serta pelatihan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, dengan persentase jawaban benar pada posttest lebih tinggi dibandingkan pretest. Kesimpulan : Pemanfaatan rumput laut sebagai pangan lokal memiliki potensi besar untuk menurunkan angka stunting dan menunjang perekonomian mandiri, melalui strategi pengelolaan yang tepat, termasuk edukasi, pelatihan, dan pengembangan produk olahan, rumput laut dapat menjadi solusi gizi dan ekonomi yang berkelanjutan.
Ekologi Pangan Lokal untuk Pencegahan Stunting dengan Bolu Kelor, Penyedap Rasa Ikan Tongkol, dan Kerupuk Ikan Tongkol: Local Food Ecology for Stunting Prevention with Moringa Sponge Cake, Tuna Flavoring, and Tuna Crackers Andi Yaumil Bay R. Thaifur; Eky Endriana Amiruddin; Wa Ode Nadziyran Urufia; Waode Azfari Azis; Jumadi; Fitriani; Muhamad Subhan; Mariene Wiwin Dolang
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.7035

Abstract

Stunting terjadi ketika anak mengalami gizi kurang dalam jangka waktu yang lama (kronik). Desa Tongali merupakan salah satu desa yang berasa di Kecamatan Siompu, Kabupaten Buton Selatan dengan prevalensi stunting yang cukup tinggi sebesar 37,01%. Kasus stunting di daerahn ini tertinggi kedua setelah Kabupaten Buton, namun prevalensi kasusnya tidak jauh berbeda secara signifikan. Perbaikan gizi masyarakat dengan pemanfaatan pangan lokal dapat menjadi solusi dalam pencegahan stunting di Desa Tongali, diantaranya dengan mengkonsumsi kelor dan ikan tongkol. Keduanya merupakan pangan lokal yang umum dikonsumsi oleh masyarakat setempat, namun belum diketahui luas bahwa kelor dan ikan tongkol dapat mencegah stunting, biasanya hanya diolah sebagai sayur dan ikan masak atau digoreng, serta dijual sebagai penghasilan masyarakat desa.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengani manfaat kelor dan ikan tongkol dalam mencegah stunting dan memberikan pelatihan untuk mengolah kelor dan ikan tongkol menjadi produk baru yang memiliki nilai ekonomi berupa bolu kelor, penyedap rasa ikan tongkol, dan kerupuk ikan tongkol. Manfaat kegiatan ini adalah membantu meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Tongali dalam mencegah stunting dengan memanfaatkan olahan pangan lokal dari kelor dan ikan tongkol. Kegiatan ini dilakukan tanggal 07 Oktober 2024 di Desa Tongali yang diikut oleh ibu-ibu PKK Desa Tongali sebanyak 40 orang. Kegiatan ini menhasilkan produk berupa bolu kelor, penyedap rasa ikan tongkol, dan kerupuk ikan tongkol, serta dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk mencegah stunting dengan memanfaatkan pangan lokal dari kelor dan ikan tongkol. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan konsumsi kelor dan ikan tongkol untuk mencegah stunting.
Edukasi dan Pengolahan Daun Kelor untuk Pencegahan Stunting dan Anemia : Education And Processing of Moringa Leaves for Prevention of Stunting and Anemia Andi Yaumil Bay R Thaifur; Waode Azfari Azis
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 3: Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i3.7188

Abstract

Latar Belakang: Tingginya prevalensi stunting dan enemia di indonesia, terutama pada balita dan remaja, mendorong upaya peningkatan pengetahuan masyarakat untuk pencegahan dini. Tujuan: Untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat daun kelor untuk mencegah stunting dan anemia. Memberikan pelatihan pengolahan daun kelor menjadi es krim dan sosialisasi cara pengolahannya. Metode: Edukasi melalui penyuluhan dan leaflet, serta metode kuantitatif (pre-test dan post-test) untuk mengukur pengetahuan siswi SMP Negeri 14 Baubau sebelum dan sesudah materi, pendampingan pengolahan es krim daun kelor, dan pembagian es krim. Hasil: Peningkatan pengetahuan siswi tentang stunting, manfaat daun kelor, dan pengolahannya serta respon positif terhadap edukasi dan produk. Kesimpulan: inovasi es krim daun kelor berpotensi meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang dan pemanfaatan pangan lokal untuk pencegahan stunting.
Determinants of Hypertension in Coastal Communities: A Study in the East Mawasangka Health Center Area, Indonesia Waode Azfari Azis; Lufiana; Rininta Andriani
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 7 No. 3: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i3.8496

Abstract

Introduction: Hypertension is a growing health problem and is one of the leading causes of morbidity and mortality worldwide. Coastal communities in the East Mawasangka Health Center working area show an increasing trend of hypertension cases every year. This study aims to analyze the relationship between family history, obesity, stress, and sodium consumption with the incidence of hypertension. Methods: This study used a cross-sectional design, involving 82 respondents (n=82) from eight villages selected through accidental sampling in the East Mawasangka Health Center, Central Buton Regency, Southeast Sulawesi, from Juni to Juli 2023. Data were obtained through direct interviews using a structured questionnaire. Data were analyzed using the chi-square test to see the relationship between these variables and hypertension. Results: The results of this study showed a p-value for family history (p-value = 0.004 <0.05), obesity (p-value = 0.048 <0.05), stress (p-value = 0.047 <0.05), and sodium consumption (p-value = 0.014 <0.05) with the incidence of hypertension in coastal communities in the East Mawasangka Health Center working area. Conclusion: The study concluded that Family history, obesity, stress, and high sodium consumption are significantly associated with hypertension in coastal residents of East Mawasangka, so intensive and continuous education to the community, practical salt consumption reduction strategies, routine hypertension and obesity screening programs in posyandu, schools, and workplaces need to be strengthened for early detection and appropriate follow-up, accompanied by nutritional and psychological counseling services for individuals with risk factors in coastal communities.
Pengetahuan, Sikap, dan Dukungan Keluarga dengan Minat Imunisasi Measles Rubella di Kelurahan Bukit Wolio Indah Kota Baubau taswin, Taswin; Azis, Waode Azfari; Wahyuddin, Wahyuddin; Erni, Erni; Meilani, Ni'ma
Jurnal Kebidanan Malakbi Vol 1 No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.244 KB) | DOI: 10.33490/b.v1i2.282

Abstract

Measles, or known in Indonesian as measles, and Rubella, are two infectious diseases that are contagious. Data for 2018 MR immunization coverage until the end of november only reaches (73.7%) and Measles Immunization trends tend to fluctuate in Bukit Wolio Indah Kelurahan. This happens because of various factors namely mother's knowledge, attitudes, and family support which have been formulated as the reason of the many factors. This study aims to determine how the relationship of knowledge, attitudes, and family support to the interest of MR immunization in the Bukit Wolio Indah Village, Baubau City. This type of research is analytical survey with cross sectional approach, and uses simple random sampling technique. The number of samples in the study were 70 respondents. The analysis used was univariate and bivariate analysis at 95% confidence level (α = 0.05). Chi square test results obtained from the study that knowledge of MR immunization interests (ρ = 0.005), attitudes with MR immunization interests (ρ = 0.004), and family support with MR immunization interests (ρ = 0.273). The conclusion from this study there is no relationship on the family support variable, and there is a relationship on the attitude and knowledge variables with the interest of MR immunization in Bukit Wolio Indah Village, Baubau City. Suggestions that health practitioners can better socialize to the public about the benefits of MR immunization.
Penyuluhan Membangun Kesadaraan Terkait Kesetaraan Gender Pada Remaja Di SMPN 15 Kota Baubau: Awareness Building Counseling on Gender Equality among Adolescents at SMPN 15 Baubau City Waode Azfari Azis
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.462 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.466

Abstract

Kesetaraan gender merupakan prinsip fundamental yang menggarisbawahi hak-hak yang sama bagi semua individu, tanpa memandang jenis kelamin. Namun, dalam praktiknya, masih terdapat ketimpangan gender yang signifikan di berbagai aspek kehidupan, termasuk di kalangan remaja. Remaja adalah fase penting dalam pembentukan sikap, nilai, dan pola pikir individu, dan sangat rentan terhadap stereotip gender yang dapat mempengaruhi pemahaman dan perilaku mereka terkait kesetaraan gender. Di SMPN 15 Kota Baubau, seperti di banyak sekolah lainnya, kesadaran terkait kesetaraan gender seringkali belum menjadi fokus utama dalam pendidikan formal. Kondisi ini dapat berkontribusi pada perpecahan gender, ketidakadilan, dan diskriminasi di lingkungan sekolah dan masyarakat lebih luas. Oleh karena itu, perlunya upaya yang sistematis dan terarah untuk membangun kesadaran terkait kesetaraan gender di kalangan remaja di SMPN 15 Kota Baubau menjadi sangat penting. Dengan menyadarkan remaja akan pentingnya kesetaraan gender, diharapkan mereka dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif dalam menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan adil. Melalui program pengabdian ini, kami bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang kondisi kesadaran terkait kesetaraan gender di kalangan remaja SMPN 15 Kota Baubau, serta merancang dan melaksanakan kegiatan penyuluhan yang dapat efektif meningkatkan kesadaran dan pemahaman mereka tentang kesetaraan gender. Dengan demikian, diharapkan hasil dari pengabdian ini dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam upaya membangun kesadaran terkait kesetaraan gender di kalangan remaja.
STRATEGI PENURUNAN ANGKA STUNTING: EDUKASI DAN PENGOLAHAN PANGAN LOKAL UBI UNGU SEBAGAI MENU CEMILAN GIZI SEIMBANG MENCEGAH ANEMIA Thaifur, Andi Yaumil Bay R; Jumadi, Jumadi; Azis, Waode Azfari; Fitriani, Fitriani; Subhan, Muh; Amiruddin , Eky Endriana; Urufia, Wa Ode Nadziyran; Dolang, Mariene Wiwin
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 Nomor 1 Edisi April 2025
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v6i1.398

Abstract

Anemia merupakan gangguan gizi disebabkan oleh kekurangan zat besi terutama pada remaja putri yang kurang beruntung. Berdasarkan pedoman World Health Organization (WHO), remaja dikatakan mengalami anemia bila kadar hemoglobinnya kurang dari 12 mg/dl. Prevalensi anemia di Indonesia pada remaja putri usia 18-24 tahun berkisar 27.2%. Hal ini dapat disebabkan adanya peningkatan kebutuhan zat besi, penurunan asupan zat besi, pertumbuhan fisik yang cepat, kehilangan menstruasi, dan permintaan zat besi yang tinggi untuk pembentukan hemoglobin (Hb). pemenuhan zat besi dapat diperoleh dari konsumsi pangan lokal Indonesia salah satunya adalah ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L. Poir). Tujuan pengabdian ini adalah memperkenalkan ubi ungu sebagai bahan pangan kaya nutrisi yang dapat diolah menjadi produk inovatif, seperti bolu, untuk meningkatkan asupan gizi dan meningkatkan kesadaran masyarakat serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya asupan gizi, khususnya zat besi, dalam pencegahan anemia. Metode pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pre-test dan post-test, melakukan penyuluhan dan pelatihan pembuatan bolu ubi ungu, membagikan leaflet serta memberikan  bolu ubi  ungu sebagai intervensi  fisiknya. Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank yang menunjukkan nilai Prob > |z| = 0,0000 < 0,05 sehingga terdapat pengaruh penyuluhan dan demo masak terhadap pengetahuan responden sebelum dan sesudah penyuluhan dan demo masak. Hal ini menunjukkan pula terdapat peningkatan pengetahuan responden sebelum dan sesudah penyuluhan dan demo masak. Bolu ubi ungu berbahan dasar ubi ungu merupakan salah satu inovasi makanan yang dapat menurunkan angka prevalensi anemia.
The Impact of the Educational Program on the Processing of Moringa Leaves and Mackerel Tuna for Stunting Prevention in Tongali Village Thaifur, Andi Yaumil Bay R; Urufia, Wa Ode Nadziyran; Azis, Waode Azfari; Fitriani; Nurhidayati, Wa Ode; Subhan, Muhamad; Amiruddin, Eky Endriana; Dafid, Darsal Zulfakar
Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/ejpazih.v14i2.424

Abstract

Background: Stunting prevention can be accomplished by augmenting maternal knowledge through education that employs locally accessible nutrient-rich foods to facilitate children's growth and development. This entails converting moringa leaves into moringa cake and mackerel tuna into chips as nutritional snack alternatives and flavor enhancers to substitute MSG, thereby supporting the Free Nutritious Meal Program (MBG). Objectives: This study aimed to determine the impact of the educational program on the processing of moringa cake, tuna-based flavor enhancers, and mackerel tuna chips for stunting prevention toward the knowledge of the Family Welfare Movements (PKK) mothers in Tongali Village. Methods: The study used a quasi-experimental design. The sampling method used was accidental sampling, comprising a sample size of 40 respondents. Bivariate analysis was performed utilizing the One Group Pretest-Posttest Design with the Wilcoxon Signed Rank test. Results: Bivariate analysis demonstrated that the educational program significantly influenced the knowledge of PKK mothers before and after their implementation (Prob > |z| = 0.0000 < 0.05). Conclusions: This study aimed to enhance the engagement of PKK mothers in the utilization of moringa leaves and mackerel tuna for the preparation of nutritious foods, diminish the reliance on MSG to mitigate stunting, and bolster the local economy.
Hubungan Lama Penggunaan Laptop Dengan Keluhan Neck Pain Pada Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau: The Relationship Between Length of Laptop Use and Neck Pain Complaints in Informatics Engineering Students at Dayanu Ikhsanuddin University, Baubau Andi Yaumil Bay R. Thaifur; Wahyuddin; Waode Azfari Azis; Hasta Afrianti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.8012

Abstract

Nyeri Leher adalah suatu rasa nyeri, pegal atau tidak nyaman yang dirasakan pada daerah leher, yang secara anatomis meliputi daerah antara oksiput (bagian belakang kepala) sampai tulang belakang toraks pertama atau ketiga, termasuk batas medial skapula yang sering dialami oleh mahasiswa yang menggunakan laptop lebih dari 2 jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lamanya penggunaan laptop dengan keluhan Nyeri Leher pada mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah populasi 161 orang berusia dan sampel 62 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling, dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara jenis kelamin (p-Value = 0,05), usia (p-Value = 0,05), postur kerja (p-Value = 0,026) dan lama penggunaan laptop (p-Value = 0,00) dengan keluhan nyeri leher pada mahasiswa. Kesimpulannya, terdapat hubungan yang signifikan antara keempat faktor tersebut dan Rata-rata durasi penggunaan laptop oleh mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau adalah lebih dari 2 jam per hari. Disarankan untuk meningkatkan edukasi kesehatan dan pelatihan mengenai postur kerja dan durasi yang benar dalam menggunakan laptop sebagai upaya pencegahan.