Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pembuatan Alat Pembasmi Hama Modern Berbasis Solar Cell Pada Petani Bawang Merah prasetya, kartika; Elsanda Merita Indrawati; M. Dewi Manikta Puspitasari; Miftakhul Maulidina; Fanny Anggoro
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 1 No 1 (2021): Vol.1 No.1 (Desember 2021)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v1i1.17050

Abstract

Abstract— Shallots are one of the spices that have unstable prices where the price of shallots can be high but in a short time the price of shallots can drop down, many factors cause instability in the price of shallots in the market, one of which is the main factor in crop failure caused by pest attack. The main pest of shallot farmers is in the form of leafhoppers, the effort to control leafhoppers is the use of pesticides. However, this method is less than optimal because it requires a lot of money, excessive use of pesticides causes environmental damage. Based on these problems, the researchers designed a pest control device in the form of a modern, environmentally friendly pest control device based on solar cells. This service activity includes observation, analysis, training, monitoring and evaluation. The final results of this PKM activity are: 1) improving the skills of farmers so that they can design modern and environmentally friendly pest control tools for shallot plants; 2) a solar cell-based pest control device can work effectively in eradicating where in 1 night on average the tool can kill planthoppers, bugs, grasshoppers and kaper as much as 1/2 kg.
Pelatihan Pembuatan dan Pengaplikasian Trainer Mikrokontroller Atmega2560 Sari, Kartika Rahayu Tri Prasetyo; Puspitasari, M. Dewi Manikta; Maulidina, Miftakhul; Suwardono, Agus; Riyanto, Indra; indrawati, elsanda merita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 1 No 2 (2022): Vol.1 No.2 (Juni 2022)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v1i2.18018

Abstract

Trainer microcontroller Atmega2560 is a learning media used to run DC motor control programs, stepper motor control, traffic light modules, piezo speaker modules, 4 x 4 keypad modules, 20 x 4 LCD modules with I2C, 32 x 8 pixel matrix modules with MAX7219, 8 digit 7 segment Display with MAX7219. The problem that occurs in the field is that many users are able to run the Trainer Microcontroller Atmega2560 but do not know how to make the Trainer Microcontroller Atmega2560, so this training is expected to increase the knowledge and creativity of users in designing the Trainer Microcontroller Atmega2560. The object of this community service activity is for teachers and students in the field of electrical engineering. The method used in the implementation of community service activities is training and mentoring by adopting classroom action research. The results of this activity are (1) the knowledge and skills of participants involving teachers and students increase in designing the Trainer Microcontroller Atmega2560; and (2) participants' knowledge involving teachers and students increased in running the running LED program, traffic light, DC motor, dot matrix, seven segment, and piezo speaker, and LCD program on the Trainer Microcontroller Atmega2560.
Penerapan Trainer Seri Paralel Bagi Siswa SD Pojok Kota Kediri Indrawati, Elsanda Merita; Suwardono, Agus; Sari, Kartika Rahayu Tri Prasetyo; Manikta, M. Dewi; Maulidina, Miftakhul; Prahesti, Fidya Eka; Kamelia, Riza; Jalil A, Moh. Abd.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 3 No 1 (2023): Vol.3 No.1 (Desember 2023)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v3i1.21679

Abstract

Abstract—Paralel series circuit thematic material is one of the materials that is difficult for elementary school (SD) students to understand because it requires direct understanding and application of paralel series material. At SD Negeri Pojok Kota Kediri the paralel series material is taught in class VI, the lack of learning media for this material causes students to have difficulty understanding the material. The aim of this Community Service (PkM) activity is to design and implement a paralel series trainer for elementary school students so that it is hoped that students will find it easy to understand and apply the series. This service activity produced 4 trainers, namely a series circuit trainer, a paralel circuit trainer, a combination switch circuit trainer, and a paralel series resistance interactive trainer. The results of applying the trainer show that 90% of students are able to apply circuits to series and paralel material using the series paralel circuit trainer.
Teknologi Smart Manufacturing untuk Kampung Gurami yang Mandiri dan Berkelanjutan Indrawati, Elsanda Merita; Munawi, Hisbulloh Ahlis; Suwardono, Agus; Santoso, Rachmad; Pratama, Renno; Prayoga, Evan; Rekado, Mischel Kaka; Cahyani, Imelda Vivi Dwi; Dayni, Laeha Kusuma Rahma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.27133

Abstract

Pemanfaatan teknologi smart manufacturing pada budidaya perikanan menjadi sangat penting karena dapat meningkatkan perekonomian petani ikan. Teknologi ini diterapkan untuk menghasilkan produk olahan ikan, mengingat harga ikan segar di pasaran sering mengalami fluktuasi, daya simpan ikan segar relatif singkat, serta minat konsumen terhadap produk olahan lebih tinggi dibandingkan dengan ikan segar. Tujuan kegiatan adalah: (1) membantu mitra menghasilkan produk olahan ikan gurami yang berkualitas; (2) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra terkait penggunaan teknologi smart manufacturing; dan (3) meningkatkan pendapatan mitra. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, pelatihan, serta pendampingan dalam proses produksi produk olahan ikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa: (1) mitra mampu menghasilkan produk olahan ikan gurami berupa bakso ikan gurami dengan kualitas sangat  baik nilai rata-rata 86,66; (2) pengetahuan mitra meningkat 98,27% dan keterampilan mitra meningkat 98,98% dalam menghasilakn produk dengan menggunakan teknologi smart manufacturing; dan (3) pendapatan petani meningkat hingga 52,03%. Dengan demikian, penerapan teknologi smart manufacturing terbukti mampu meningkatkan kualitas produk serta kesejahteraan petani ikan.
Peningkatan Resiliensi Peternak Pasca Pandemi Covid-19 Menuju Kemandirian Peternakan Hanggara, Guruh Sukma; Irawan, Rony Heri; Indrawati, Elsanda Merita; Prasetyo, Adi Bagus; Badaruzzaman, Ahmad
Prosiding Seminar Nasional Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 7 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MANAJEMEN, EKONOMI DAN AKUNTANSI 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi covid-19 membawa dampak luar biasa pada perekonomian negara, peternakan ayam broiler/ potong tidak luput dari dampak tersebut. Di desa jombok, para peternak yang menjalankan system kemitraan inti plasma, banyak yang merugi karena tingginya proses produksi yang tidak diimbangi oleh harga beli dari mitra inti. Dengan keadaan tersbut banyak peternak yang memilih untuk menghentikan operasional ternaknya. Setelah pandemic berlalu, ternyata mereka kesulitan untuk bermitra kembali karena sarana dan kandang yang digunakan tidak lagi memenuhi kriteria mitra inti. Dengan resiliensi rendah dan penuh dengan keraguan mereka menjalankan peternakan secara mandiri dengan hasil yang tidak maksimal. Melalui PKM ini, tim pengusul menjalankan beberapa solusi antara lain: 1) konseling dalam rangka meningkatkan keyakinan dan kepercayaan diri peternak, 2) menyelenggarakan bimbingan dan pelatihan utnuk meningkatkan pengetahuan pengelolaan ternak secara mandiri, 3) Melakukan peremajaan pada sarana pokok yang digunakan untuk mengoperasikan peternakan, 4) Melakukan perbaikan minor pada kendang serta penambahan bibit unggul. Adapaun luaran yang ditargetkan dari kegiatna ini yaitu mulai dari publikasi jurnal dan prosiding nasional, artikel pada media masa, video kegiatan yang telah terunggah pada youtube, serta peningkatan pemberdayaan mitra.
Implementation of Methods Engineering to Improve Occupational Safety and Productivity in the String-and-Button Envelope Manufacturing Process Rachmad Santoso; Elsanda Merita Indrawati; Ary Permatadeny Nevita; Kartika Rahayu Tri Prasetya Sari; Hisbulloh Ahlis Munawi; Venus Khatta Salsabillah
JUMANTARA: Jurnal Manajemen dan Teknologi Rekayasa Vol 5, No 2 (2026): Juli
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/jumantara.v5i2.3943

Abstract

The high rate of occupational accidents in Small and Medium Enterprises (SMEs), particularly in the button map manufacturing process at PT. RR, is caused by unsafe rivet machine designs and risky work methods. This issue necessitates a feasible and integrated solution. A Methods Engineering approach was selected to combine technical and managerial interventions to create a safer working environment without sacrificing productivity. This study aims to: (1) analyze the effectiveness of rivet machine modifications in preventing accidents; (2) evaluate the impact of modified work methods on worker behavior and fatigue; and (3) measure the simultaneous balance between improved occupational safety and productivity. The research employs a mixed-methods quasi-experimental one-group pretest-posttest design. The stages include: (1) problem identification and baseline analysis; (2) design and implementation of interventions; (3) participatory worker training; (4) monitoring and data collection for three months post-intervention; (5) quantitative and qualitative data analysis; and (6) evaluation and conclusion formulation. The results demonstrate a significant improvement in operational performance, characterized by a 100% reduction in work accidents (from 5 to 0 incidents), the average cycle time decreased from 21.02 seconds to 18.75 seconds, representing a 10.80% improvement in time efficiency, this indicates a 12.1% increase in productivity, rising from 1,199 units/day to 1,344 units/day. Furthermore, there was a 43.44% reduction in the defect rate, dropping from 3.20% to 1.81%, which indicates an improvement in production quality resulting from the intervention. To examine the significance of these changes, a Paired T-test was conducted. The results show a t-stat of 48.63 with a p-value < 0.001 (below the threshold of p < 0.05). These findings provide strong empirical evidence that the implemented Methods Engineering intervention had a statistically significant impact on increasing production process speed.
RANCANG BANGUN ALAT MONITORING SUHU KANDANG AYAM RAS BROILER MENGGUNAKAN KIPAS DAN HEATER BERBASIS IoT Ridho Ahmad Setyadi; Miftakhul Maulidina; M. Dewi Manikta Puspitasari; Elsanda Merita Indrawati
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 9 No 01 (2026): Volume 9 Nomor 1 - 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/noe.v9i01.26687

Abstract

Peternakan ayam menjadi bisnis menjanjikan serta mempunyai masa umur ekonomi yang panjang, namun ayam dengan umur 1-15 hari sangat rentan terhadap suhu. Suhu menjadi permasalahan utama pada peternak ayam, pada dasarnya di dunia peternakan ayam masih menggunakan alat konvesional untuk mengatur suhu dan kelembaban. Suhu lingkungan yang tidak terkontrol dapat mempengaruhi kesehatan dan pertumbuhan ayam. Tujuan penelitian untuk mengetahui rancang bangun alat monitoring suhu ayam ras broiler, cara kerja alat dan efektivitas alat monitoring suhu ayam ras broiler usia 1-15 hari berbasis IoT. Metode penelitian menggunakan model pendekatan waterfall meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem implementasi pengujian serta evaluasi. dalam pengambilan data dengan pengambilan data suhu kandang serta membandingkan antara sebelum dan sesudah adanya alat monitoring suhu, serta dengan melakukan wawancara terhadap mitra untuk mengetahui seberapa optimal dan efektif alat monitoring suhu. Hasil penelitian ini bahwa alat uji coba berhasil dikembangkan dengan menggunakan ESP32, sensor DHT22, kipas, dan heater. Alat dapat mempertahankan suhu kandang dalam batas ideal 30°C–35°C, Monitoring dilakukan melalui aplikasi Bylnk secara real-time dengan hasil uji menunjukkan alat efektif secara statistik dengan nilai t hitung sebesar 2.86 > t tabel sebesar 2.093 serta mitra menyatakan alat imi mudah digunakan, efisien, ekonomis, dan mendukung peningkatan produktivitas ayam.
SISTEM PENYIRAMAN OTOMATIS PADA BUDIDAYA JAMUR TIRAM BERBASIS IOT (INTERNET OF THINGS) Cucun Andrianto; Miftakhul Maulidina; M. Dewi Manikta Puspitasari; Elsanda Merita Indrawati
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 9 No 01 (2026): Volume 9 Nomor 1 - 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/noe.v9i01.26689

Abstract

Budidaya jamur tiram memerlukan kondisi lingkungan yang stabil, terutama dari segi suhu dan kelembaban. Namun, sistem penyiraman manual masih banyak digunakan oleh petani, yang kurang efisien dan tidak konsisten dalam menjaga kondisi ideal. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT) untuk mendukung proses budidaya jamur tiram secara lebih modern dan efisien. Sistem ini menggunakan sensor DHT22 untuk memantau suhu dan kelembaban, mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali, serta aplikasi Blynk untuk pemantauan dan pengendalian jarak jauh melalui internet. Ketika kelembaban turun di bawah ambang batas yang telah ditentukan, sistem secara otomatis mengaktifkan pompa air untuk penyiraman. Pengujian selama 14 hari menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja secara otomatis dan real-time dengan respon yang cepat, rata-rata waktu penyiraman sekitar 1,24 menit per semprot dan volume rata-rata 41,47 ml per penyiraman. Hasil analisis menunjukkan peningkatan efisiensi waktu, penghematan air, serta peningkatan kualitas hasil panen jamur tiram. Sistem ini mendapat respons positif dari mitra petani dan dinilai layak untuk diterapkan dalam skala kecil hingga menengah.
RANCANG BANGUN ALAT PENGUKUR DAN PENGATUR SUHU RUANGAN GREENHOUSE TANAMAN MELON HIDROPONIK BERBASIS IOT Adam Kurniawan; M. Dewi Manikta Puspitasari; Miftakhul Maulidina; Elsanda Merita Indrawati
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 9 No 01 (2026): Volume 9 Nomor 1 - 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/noe.v9i01.26718

Abstract

Agriculture has experienced developments, especially in the horticultural sector that has high economic value, such as the melon business cultivated through Greenhouses, but the indoor temperature is higher than outside due to the greenhouse effect and the absence of a temperature control system in the Greenhouse. The purpose of this study is to determine the design and working system of a hydroponic melon temperature measuring and regulating device in an IoT-based Greenhouse in stabilizing the temperature. The research model used is a "prototyping model" because in the process of developing a temperature control device, it requires stages of making an initial prototype, testing, until the system is refined in stages, in data collection the researcher conducted field observations, documentation, automatic recording of the system from the DS18B20 sensor readings and sent the data to the webserver via an ESP32 Wi-Fi connection as well as interviews with partners who are members of the melon farmer group in Ngadiluwih Village, Kediri. The results of this research show that monitoring and regulating temperature on the IoT dashboard (Blynk) can be done in real-time using a DS18B20 temperature sensor, ESP32 microcontroller, heater lamp, and AC fan. The tools studied and tested can maintain the temperature in the Greenhouse within the ideal range (between 25°C - 30°C) automatically with fast and stable responsiveness.
SISTEM MONITORING SUHU DAN KELEMBABAN JAMUR TIRAM BERBASIS IOT (INTERNET OF THINGS) Muhammad Didik Setiawan; M. Dewi Manikta Puspitasari; Miftakhul Maulidina; Elsanda Merita Indrawati
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 9 No 01 (2026): Volume 9 Nomor 1 - 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/noe.v9i01.26728

Abstract

Sektor pertanian menjadi peranan penting dalam perekonomian masyarakat Indonesia, salah satu komoditas pertanian yang potensial ialah jamur tiram putih yang memiliki nilai jual tinggi serta masa panen yang relatif cepat. Namun budidaya jamur masih dilakukan secara manual, sehingga pertumbuhan jamur menjadi kurang optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui perancangan dan pembuatan alat pengendali suhu serta kelembapan otomatis pada rumah (kumbung) jamur berbasis IoT serta mengetahui sistem kumbung sesuai dengan suhu dan kelembapan yang ideal. Penelitian ini menggunakan metode mode prosedural, dengan teknik pengumpulan data observasi, pencatatan otomatis sistem, wawancara dan dokumentasi yang dianalisis dengan kuanitatif dan kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa alat pada rumah (kumbung) jamur sebagai perancangan dan pembuatan pengendali suhu serta kelembapan otomatis pada bersistem monitoring suhu dan kelembapan berbasis IoT yang memakai sensor suhu dan kelembapan, mikrokontroler ESP32, dan koneksi internet menghasilkan, memantau dan mengatur suhu secara otomatis, dan alat terbukti bisa menjaga suhu dan kelembapan tetap stabil, sesuai kebutuhan jamur tiram (suhu 22–28°C dan kelembapan 80–90%). Penggunaan aplikasi Blynk membantu para petani dalam memantau jamur dengan kondisi dari jarak jauh, kapan pun dan dimanapun melalui smartphone.